Tampilkan postingan dengan label Aswaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aswaja. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Februari 2018

Teks Deklarasi Hubungan Islam-Pancasila pada Munas NU 1983

Banyak di antara ulama NU seperti KH Wahid Hasyim, KH Masykur dan lain sebagainya menjadi anggota BPUKPI yang bertugas merumuskan dasar negara dan undang-undang dasar. Dengan sendirinya mereka ikut dalam merumuskan Pancasila dan UUD 1945. Karena itu NU membela hasil kesepakatannya sendiri saat Indonesia dihadang oleh berbagai pemberontakan yang hendak mengganti NKRI. Tetapi celakanya di tangan Orde Baru Pancasila telah menjadi alat politik yang menentukan, sebagai sarana untuk mendiskiminasi dan menstigma kelompok lain. NU setia pada Pancasila karena itu menolak segala penyimpangan penafsiran dan pengamalan Pancasila serta penerapan di luar batas seperti itu.

Sebagai salah satu perumus Pancasila, NU menolak penafsiran tunggal Pancasila yang dimonopoli Orde Baru melalui P4 dan sebagainya. Pancasila harus diletakkan sebagai dasar negara menjadi milik bersama sebagai falsafah bangsa. Ketika Orde Baru mendesak semua organisasi tidak hanya organisasi politik, tetapi juga organisasi kemasyarakatan untuk menetapkan Pancasila sebagai satu-satunya asas, maka banyak organisasi yang curiga, enggan dan menolak, terutama ormas keagamaan, tidak hanya Islam tetapi juga agama yang lain. Melalui pembicaraan yang intensif antara KH. As’ad Syamsul Arifin dan juga KH Ahmad Siddiq dengan Presiden Soeharto bahwa Pancasila tidak akan menggeser agama dan agama tidak akan dipancasilakan, maka NU mau menerima Pancasila sebagai asas organisai, tanpa harus meninggalkan Ahlussunnah wal Jama’ah sebagai dasar akidahnya.

Kemudian penerimaan itu dirumuskan dalam sebuah piagam yang sangat komprehensif dan konklusif dalam sebuah Deklarasi Tentang Hubungan Pancasila dengan Islam. Deklarasi penting itu dirumuskan dalam Munas Alim Ulama NU di Situbondo pada tahun 1983. Pernyataan NU dianggap kontroversial dan menggemparkan saat itu. Bagi yang tidak tahu argumennya akan menentang, tetapi yang mengerti argumennya yang begitu rasional dan sistematis serta proporsional itu banyak yang tertegun dan simpati.

Tidak sedikit kalangan ormas Islam yang lain berterima kasih pada NU yang mampu berpikir cerdik dan strategis dalam memecahkan persoalan sangat pelik yakni hubungan agama dengan Pancasila, tetapi dengan kecemerlangannya NU mampu meletakkan hubungan yang proporsional antara agama dan Pancasila, sehingga mereka bisa menerima Pancasila secara proporsional pula. Bahkan agama-agama lain merasa sangat berterimakasih pada NU atau kemampuannya merumuskan hubungan Agama dengan Pancasila melalui argumen yang rasional dan mendasar baik secara syar’i maupun secara siyasi.

Teks Deklarasi Hubungan Islam-Pancasila pada Munas NU 1983 (Sumber Gambar : Nu Online)
Teks Deklarasi Hubungan Islam-Pancasila pada Munas NU 1983 (Sumber Gambar : Nu Online)

Teks Deklarasi Hubungan Islam-Pancasila pada Munas NU 1983

Ketika undang-undang mengenai penerapan asas tunggal diberlakukan pada tahun 1985, maka jalan yang dirintis NU telah mulus, sehingga hampir semua ormas besar dan agama-agama remi menerimanya. Hanya beberapa ormas Islam sempalan yang masih menentang Pancasila. Itulah jasa besar NU dalam menegakkan Pancasila sebagai falsafah dan dasar negara Republik Indonesia serta dasar bagi ormas yang ada. Berikut bunyi lengkap deklarasi fenomenal tersebut:

?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Deklarasi tentang Hubungan Pancasila dengan Islam?

Bismillahirrahmanirrahim

Pancasila sebagai dasar dan falsafah Negara Republik Indonesi bukanlah agama, tidak dapat menggantikan agama dan tidak dapat dipergunakan untuk menggantikan kedudukan agama. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai dasar Negara Republik Indonesia menurut pasal 29 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945, yang menjiwai sila-sila yang lain, mencerminkan tauhid menurut pengertian keimanan dalam Islam. Bagi Nahdlatul Ulama, Islam adalah akidah dan syari’ah, meliputi aspek hubungan manusia dengan Allah dan hubungan antarmanusia. Penerimaan dan pengamalan Pancasila merupakan perwujudan dari upaya umat Islam Indonesia untuk menjalankan syari’at agamanya. Sebagai konsekuensi dari sikap di atas, Nahdlatul Ulama berkewajiban mengamankan pengertian yang benar tentang Pancasila dan pengamalannya yang murni dan konsekuen oleh semua pihak. ?

Musyawarah Nasional Alim Ulama Nahdhatul Ulama

Sukorejo, Situbondo 16 Rabi’ul Awwal 1404 H

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

(21 Desember 1983)

?



Sumber: Abdul Mun’im DZ (Editor), Piagam Perjuangan Kebangsaan, 2011 (Jakarta: Setjen PBNU-Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Aswaja, Nahdlatul Ulama Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 14 Februari 2018

Pemimpin jangan Hanya Pentingkan Diri Sendiri

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Thalibin, Rembang, Jawa Tengah, KH Musthofa Bisri (Gus Mus) mengingatkan kepada para nasional untuk tidak mementingkan dirinya sendiri, melainkan sebaliknya, harus bisa memecahkan persoalan bangsa.

“Jadi pemimpin jangan hanya mementingkan diri sendiri saja, tetapi harus bisa memikirkan nasib bangsa ini,” kata Gus Mus dalam sambutannya pada acara tahlilan Tujuh Hari Wafatnya KH Yusuf Hasyim (Pak Ud) di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Minggu (21/1) lalu.

Pemimpin jangan Hanya Pentingkan Diri Sendiri (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemimpin jangan Hanya Pentingkan Diri Sendiri (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemimpin jangan Hanya Pentingkan Diri Sendiri

Menurut salah seorang anggota Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu, saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami berbagai cobaan mulai dari bencana alam hingga beberapa peristiwa kecelakaan transportasi.

“Sayangnya ketika kita sedang dirundung cobaan seperti ini, sampai sekarang kita masih belum memiliki seorang pemimpin yang benar-benar bisa menyelesaikan persoalan ini. Para pemimpin masih memikirkan kepentingan dirinya sendiri,” ujar Gus Mus di depan sekitar tiga ribu massa yang menghadiri acara tersebut.

Oleh sebab itu, Gus Mus, meminta para pemimpin nasional harus bisa menauladani para pendahulu yang berjuang mempertaruhkan jiwa dan raga demi bangsa ini.

“Pendiri NU Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari dan Pak Ud (putranya) adalah orang yang sampai akhir hayatnya tidak pernah berhenti memikirkan bangsa. Orang-orang seperti inilah yang seharusnya kita tauladani bersama,” ujar budayawan dan penyair itu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia mengungkapkan, Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari bersama beberapa ulama semasa hidupnya pernah mengikrarkan diri di depan Ka’bah sebelum pulang ke Tanah Air untuk berjuang membela bangsa dan negara dari cengkeraman penjajah.

Demikian juga dengan putranya, Pak Ud, yang semasa mudanya ikut terjun di medan pertempuran melawan penjajah Belanda. Disusul kemudian di era 1960-an, Pak Ud bersama dengan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang dipimpinnya turut serta dalam penumpas gerombolan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang hendak merongrong NKRI.

“Beliau ini sudah akrab dengan desingan peluru. Jarang sekali seorang pimpinan pondok pesantren ikut bertempur seperti Pak Ud,” ucap alumnus Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir itu.

Bahkan, meski dalam keadaan susah berjalan pun, Pak Ud, masih saja terlibat dalam berbagai aktifitas, termasuk menjadi “keynote speaker” dalam seminar tentang wacana kebangkitan komunis di Indonesia.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Saat itu, Pak Ud lah yang memelopori penolakan pembentukan Komite Kebenaran dan Rekonsiliasi Nasional yang beberapa nama calon anggotanya sudah diusulkan kepada presiden sebelum akhirnya dibatalkan.

Sementara, acara tujuh hari wafatnya sesepuh pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang itu selain dihadiri para santri dan ulama dari berbagai daerah, juga warga masyarakat sekitar yang ingin memberikan sumbangsih bacaan doa dan tahlil. (ant/miol/sbh)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Aswaja Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 10 Februari 2018

Prihatin Peredaran Narkoba di Jombang, Polisi Dekati Madrasah

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Akhir-akhir ini peredaran narkoba bahkan Napza atau narkotika, psikotropika, dan zat adiktif telah merambah banyak lapisan masyarakat termasuk pelajar. Di Jombang, pengguna bahan berbahaya ini terbilang tinggi. Mereka juga termasuk di dalamnya adalah kalangan pelajar.

"Data terakhir yang kami peroleh pada September 2015, pecandu narkoba menurut profesi pekerja swasta menempati posisi pertama dengan 53 orang," kata Kapolsek Jombang Kota AKP Yudiono, Selasa (10/2).

Prihatin Peredaran Narkoba di Jombang, Polisi Dekati Madrasah (Sumber Gambar : Nu Online)
Prihatin Peredaran Narkoba di Jombang, Polisi Dekati Madrasah (Sumber Gambar : Nu Online)

Prihatin Peredaran Narkoba di Jombang, Polisi Dekati Madrasah

Data ini disampaikan Yudiono saat melakukan kunjungan silaturahmi di Madrasah Aliyah Unggulan Wahab Hasbullah (MAU WH) di kawasan Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Angka berikutnya adalah mahasiswa dengan jumlah 20 orang, kemudian 15 pelajar, pengangguran 10 orang, serta 2 TNI, lanjutnya di hadapan para ustadz dan ratusan pelajar madrasah setempat.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Karena tingginya pelajar yang mengonsumsi obat berbahaya tersebut, Yudiono mengingatkan bahwa para siswa dan siswi adalah calon penerus bangsa. Karena itu sejumlah pertimbangan harus dilakukan agar tidak terjerumus pada kegiatan yang tidak menguntungkan di masa depan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Tahan semua keinginan semu seperti merokok dan berpacaran," terangnya. Karena perbuatan tersebut tidak akan membawa manfaat, lanjutnya.

Ia juga mengajak para pelajar di madrasah ini untuk bangga terhadap orang yang telah membesarkan dan mendidik dengan baik, yakni orang tua di rumah, kiai di pesantren, serta guru di madrasah.

"Banggakan lah almamater yakni madrasah, pondok serta orang tua," tegasnya.

Sukses, menurutnya, sangat bergantung pada diri sendiri, bukan orang lain. "Sukses ada di tangan diri kalian sendiri," ungkapnya.

Kepala MAU WH Ustadz Faizun yang menerima langsung Kapolsek Jombang Kota mengemukakan bahwa kegiatan seperti ini telah dilakukan beberapa kali. "Ini adalah tahun ketiga kita mengadakan kegiatan bekerja sama dengan jajaran TNI atau Polri," ungkap alumnus pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma) ini.

Ratusan siswa dan siswa MAU WH mengikuti dengan seksama kegiatan yang berlangsung di aula madrasah setempat sejak jam 9 pagi. (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Sunnah, Aswaja, PonPes Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 08 Februari 2018

Semarak Hari Santri di Pati, dari Shalawat Nariyah hingga Pasar Murah

Pati, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Samarak peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober hadir di berbagai daerah, tak terkecuali di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Untuk hal ini, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat menyelenggarakan serangkaian acara, di antaranya bincang publik di radio Pas FM Pati.

Acara-acara lainnya adalah jalan santai, donor darah, dan pasar murah yang digelar Jumat (21/10) pagi di lapangan Kecamatan Margoyoso, Pati dan di Gedung Madrasah Salafiyah Kajen. Dilanjutkan dengan acara pembacaan shalawat nariyah di seluruh masjid, mushalla, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan pada hari yang sama, pukul 19.00 WIB.

Semarak Hari Santri di Pati, dari Shalawat Nariyah hingga Pasar Murah (Sumber Gambar : Nu Online)
Semarak Hari Santri di Pati, dari Shalawat Nariyah hingga Pasar Murah (Sumber Gambar : Nu Online)

Semarak Hari Santri di Pati, dari Shalawat Nariyah hingga Pasar Murah

Jumat malam itu juga digelar "Kajen Bershalawat" di Desa Kajen, Margoyoso, Pati. Lalu, kirab dan apel Hari Santri Nasional mulai dari kantor PCNU Pati sampai alun-alun Pati pada 22 Oktober 2016, pukul 13.00 WIB. Pengajian akbar pada Ahad (23/10), pukul 13.00 WIB di Pendopo Kabupaten Pati juga melengkapi acara tahunan ini dengan menghadirkan Ketua PWNU Jateng, KH Abu Hafsin.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rais Syuriyah PCNU Pati KH M Aniq Muhammadun mengatakan, seluruh kegiatan hari santri ini bertujuan positif untuk mewujudkan akhlakul karimah. Sedangkan Ketua Tanfidziyah PCNU Pati KH Ali Munfaat menekankan supaya pelaksanaan kegiatan hari santri ini mampu mendorong elemen bangsa lain untuk bersatu padu melakukan segala hal demi kemajuan bangsa dan negara tercinta Indonesia.

Menurut Ketua Panitia Hari Santri Nasional PCNU Pati, Jamal Mamur, berbagai kegiatan ini menunjukkan kecintaan kaum santri kepada bangsa dan negara. Mereka, katanya, ingin meneruskan perjuangan para pendahulu, khususnya Hadlratussyekh KH Muhammad Hasyim Asyari yang mengeluarkan Resolusi Jihad pada tanggal 22 Oktober 1945 untuk mempertahankan kemerdekaan yang ingin direbut kembali oleh Belanda.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Dengan Resolusi Jihad Kiai Hasyim, umat Islam, khususnya kaum santri, terbakar semangatnya untuk mengangkat senjata melawan kolonial Belanda yang ingin menjajah kembali Indonesia,” ujarnya.

Dalam hati kaum santri, lanjut pria yang akrab disapa Kang Jamal ini, terpatri hubbul wathan minal iman atau cinta tanah air termasuk tanda iman. Maka, segala daya dan upaya akan dikerahkan untuk menunjukkan jiwa patriotisme dan nasionalisme. Tidak mungkin santri merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan pemikiran dan langkah yang destruktif, seperti yang dilakukan oleh kelompok radikal yang melakukan aksi-aksi teror atas nama agama. “Santri, seperti Hadlratussyekh KH. M. Hasyim Asyari mampu memaknai doktrin agama secara kontekstual sehingga Islam hadir sebagai agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam,” paparnya.

Khusus di Pati ini, figur santri yang pernah menjadi Rais Aam PBNU, KH MA Sahal Mahfudh, patut menjadi contoh. Dengan fiqih sosialnya, kata Kang Jamal, Kiai Sahal memberdayakan masyarakat yang tidak mampu agar mandiri dan mampu mengarungi kehidupan dengan bahagia.

“Mereka diberikan pelatihan kewirausahaan, pendampingan, modal, dan monitoring secara intensif sehingga program yang direncanakan dapat berjalan dengan sukses,” katanya.

Oleh sebab itu, lanjut Kang Jamal, santri-santri di Kabupaten Pati harus meneladani perjuangan Kiai Sahal dan para pendahulu yang lain dengan aktif berkarya baik dalam bentuk pemikiran atau dalam bentuk pemberdayaan masyarakat sebagai bukti kecintaan yang tinggi kepada bangsa dan negara. (Red: Mahbib)

?


Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kyai, Aswaja Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

MA Zaha 1 Genggong Lakukan Studi Banding di MAUWH Tambakberas

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Puluhan siswa dan siswi dari Madrasah Aliyah Zainul Hasan (MA Zaha) 1 Genggong Probolinggo melakukan studi banding di Madrasah Aliyah Unggulan KH Abd Wahab Hasbulloh atau MAUWH Tambakberas Jombang. Dengan didampingi kepala madrasah dan guru, rombongan ingin mendapatkan masukan terkait penulisan karya tulis ilmiah bagi peserta didik, serta keunggulan lain.

MA Zaha 1 Genggong Lakukan Studi Banding di MAUWH Tambakberas (Sumber Gambar : Nu Online)
MA Zaha 1 Genggong Lakukan Studi Banding di MAUWH Tambakberas (Sumber Gambar : Nu Online)

MA Zaha 1 Genggong Lakukan Studi Banding di MAUWH Tambakberas

"Kunjungan kami ke madrasah ini untuk belajar lebih banyak bagaimana melahirkan para siswa dan siswi dengan kemampuan menulis karya tulis ilmiah," kata KH Ahsan Maliky, Kamis (11/9). Demikian pula bagaimana mengarahkan peserta didik sehingga mampu membuat tugas akhir, termasuk pengelolaan kurikulum pembelajaran, lanjutnya.

Kepala MA Zaha 1 Genggong tersebut mengemukakan bahwa kemampuan menulis menjadi hal penting agar semakin banyak potensi pesantren yang dapat digali. Yang juga tidak kalah penting adalah bagaimana para penulis potensial dari pesantren, juga mampu berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.

Ada sejumlah keunggulan yang selama ini dijaga di MAUWH. Di samping kemampuan? menulis karya ilmiah atau paper, juga kemahiran dalam berbahasa asing.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Faizun Amir selaku kepala MAUWH menyadari bahwa kemampuan bahasa asing adalah di antara hal yang menjadi perhatian madrasah ini. "Karenanya, sejumlah ikhtiar kami lakukan sebagai upaya agar para peserta didik memiliki kemampuan bahasa yang dapat diandalkan," kata alumnus pascasarjana Universitas Islam Malang tersebut.

Lebih lanjut, Ustadz Miftakhul Arif selaku Wakil Kepala bagian Kurikulum MAUWH mengemukakan, ada program kemitraan yang digunakan untuk mengoptimalkan kemampuan bahasa asing. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

"Juga kemitraan dengan Pesantren Darul Lughah wad Dakwah di Bangil untuk memantapkan kemampuan Bahasa Arab para siswa," kata Ustadz Arif, sapaan akrabnya. Hal tersebut juga ditambah dengan pembinaan kemampuan bahasa Inggris di Intens English Course Pare Kediri.

Dan hal ini berbuah manis karena para siswa dan siswi pilihan di MAUWH dipercaya membimbing kemampuan bahasa asing bagi MTs Negeri Tambakberas dan MTs Plus Bahrul Ulum.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Khusus untuk tugas akhir atau paper, peserta didik yang telah memasuki kelas XI dibekali secara lebih intensif terkait kemampuan ini. "Dari mulai bimbingan teknis, pemilihan judul, pembimbing isi serta bahasa, hingga saat ujian," jelas kandidat doktor UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut.

Kegiatan dipungkasi dengan dialog dan pemberian cindera mata antar kedua belah pihak. (Ibnu Nawawi/Abdullah Alawi)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Syariah, Jadwal Kajian, Aswaja Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 20 Januari 2018

PMII Nyatakan Tiga Tuntutan Terkait Korupsi di Bondowoso

Bondowoso, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bondowoso mengadakan gelar aksi damai di jalan dalam rangka menyambut hari antikorupsi se-dunia pada 9 Desember ini. Puluhan aktivis mahasiswa ini menyatakan aksinya antara lain di depan Kantor Pemkab Kabupaten Bondowoso, Kamis (8/12) siang.

PMII Bondowoso dalam aksinya menuntut pemerintah dan penegak hukum Kabupaten Bondowoso untuk menyikapi dan menindak tegas segala bentuk tindak pidana korupsi.

PMII Nyatakan Tiga Tuntutan Terkait Korupsi di Bondowoso (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Nyatakan Tiga Tuntutan Terkait Korupsi di Bondowoso (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Nyatakan Tiga Tuntutan Terkait Korupsi di Bondowoso

Korlap Aksi Abdullah Basri membacakan surat tuntutan sebagai nota kesepahaman. Ia membacakan butir-butir tuntutan aspirasi mereka dalam aksi damai ini. pertama, PMII Bondowoso? menuntut Pemkab Bondowoso meningkatkan kinerja dalam memberantas korupsi di daerah. Kedua, penghapusan remisi terhadap narapidana korupsi.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Untuk yang terakhir, kami menuntut agar pemerintah daerah membersihkan praktik korupsi di Bondowoso," kata Abdullah Basri dengan suara lantang pada saat itu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Asisten Satu Pemkab Bondowoso Agung Tri Handono mendatangi para demontrasi. "Ada beberapa hal yang ingin kami sampaikan. Poin pertama dan ketiga memang target keinginan dan tujuan kita bersama. Pemkab Bondowoso terus menerus berupaya untuk menciptakan pemerintahan yang jauh lebih bagus, jauh lebih baik dan jauh lebih bersih," ungkapnya.

Ia menegaskan, Pemkab Bondowoso telah bekerja sama dengan Kejaksaan dan Polres Bondowoso untuk memberantas korupsi.

"Hari ini kita telah memiliki tim saber pungli dan tim pemberantasan korupsi. Semua itu dalam rangka menciptakan pemerintahan yang bersih," lanjutnya.

Dari pantauan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham peserta aksi mempertunjukan atraksi teaterikal dalam aksi. Abdullah meminta Agung Tri Handono sebagai perwakilan Pemkab Bondowoso menandatangani komitmen antikorupsi. (Ade Nurwahyudi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Aswaja Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 19 Januari 2018

Aswaja FM Siap Siaran Perdana Awal Mei

Pekalongan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Radio Aswaja FM yang mengudara di jalur 107.8 M.Hz siap melakukan siaran perdananya pada tanggal 6 Mei 2013 mendatang dengan format siaran religius, edutainment dan news dengan dikawal 10 penyiar.

Radio dengan tagline "Radione Warga NU Pekalongan" akan mengudara mulai jam 05.30 pagi hingga 23.30 malam dengan program program yang telah disiapkan antara lain pengajian kitab kuning, tausiyah kiyai, baiti jannati dan lain lain.

Aswaja FM Siap Siaran Perdana Awal Mei (Sumber Gambar : Nu Online)
Aswaja FM Siap Siaran Perdana Awal Mei (Sumber Gambar : Nu Online)

Aswaja FM Siap Siaran Perdana Awal Mei

Penaggungjawab Radio Aswaja FM, H. Muhtarom kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, Senin (15/4) mengatakan, beberapa program unggulan radio aswaja telah disiapkan dan siap memberikan hiburan dan pencerahan wawasan keagamaan ala ahlus sunnah wal jamaah di Kota Pekalongan dan sekitarnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Program pengajian kitab kuning, tausiyah kiyai dan dialog interaktif ummat bertanya kiyai menjawab telah disiapkan untuk warga Kota Pekalongan," ujarnya di tengah tengah melakukan persiapan.?

Dikatakan, saat ini Aswaja FM masih melakukan uji coba audio serta pembenahan teknis yang diharapkan pada akhir bulan April ini bisa dirampungkan.

Tarom berharap, kehadiran Aswaja FM di Kota Pekalongan dengan format dakwah dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat yang merindukan siaran radio dengan gaya yang santun dan tahu kebutuhan masyarakat Kota Pekalongan yang religius.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Saya berharap kehadiran Aswaja FM dapat menjadi pelengkap dan memenuhi keinginan masyarakat, khususnya warga nahdliyyin dalam hal siaran yang edukatif religius dengan format menyajikan informasi Islam yang ramah bukan Islam yang marah," katanya.

Ketua PCNU Kota Pekalongan, H. Ahmad Rofiq berharap Radio Aswaja FM dapat menjadi sarana penyebaran ajaran Islam ala ahlus sunnah wal jamaah di tengah tengah masyarakat Kota Pekalongan yang religius, sehingga NU tidak saja berkecimpung dalam kegiatan keagamaan semata, lebih dari itu NU dapat membantu memberikan pencerahan keagamaan melalui media radio.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Abdul Muiz

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Makam, Kajian, Aswaja Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 16 Januari 2018

Pembukaan Konbes GP Ansor Ditandai Ikrar Setia Pancasila oleh Semua Elemen Pemuda

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pada 1-3 Juni 2016, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor akan menyelenggarakan Konferensi Besar (Konbes) XX yang bertempat di Pondok Pesantren Miftahul Muta’alimin Babakan Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat. Konbes XX diikuti oleh Pimpinan Pusat GP Ansor dan Pimpinan Wilayah Ansor se-Indonesia. ?

Pembukaan Konbes GP Ansor Ditandai Ikrar Setia Pancasila oleh Semua Elemen Pemuda (Sumber Gambar : Nu Online)
Pembukaan Konbes GP Ansor Ditandai Ikrar Setia Pancasila oleh Semua Elemen Pemuda (Sumber Gambar : Nu Online)

Pembukaan Konbes GP Ansor Ditandai Ikrar Setia Pancasila oleh Semua Elemen Pemuda

“Konbes akan membahas dan mengesahkan beberapa Peraturan Organisasi sebagai langkah untuk memperkuat kelembagaan organisasi dan beberapa rekomendasi sebagai respons terhadap berbagai isu dan persoalan dalam kehidupan kebangsaan dan kemasyarakatan mutakhir,” ujar Ketua Umum PP GP Ansor, H Yaqut Cholil Qoumas dalam rilis persnya.

Kegiatan Konbes ini dirangkai dengan Apel Kesetiaan Pancasila dan Ansor Bersholawat. Apel Kesetiaan Pancasila digelar sore tadi di Alun-alun Palimanan Cirebon. Sedangkan Ansor Bersholawat dan Pembukaan Konbes dilaksanakan Rabu, 1 Juni 2016 malam di halaman Pondok Pesantren Miftahul Muta’alimin Babakan Ciwaringin, Cirebon. Persidangan Konbes akan berlangsung sampai Jumat, 3 Juni 2016 dan diakhiri dengan ziarah ke makam Sunan Gunung Jati.

Apel Kesetiaaan Pancasila melibatkan 3.000 pasukan Barisan Ansor Serba Guna (Banser) dari semua kesatuan dan unit dan diikuti juga oleh unsur TNI dan Polri serta delegasi dari berbagai elemen organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP). Dalam apel ini juga telah dilakukan penandatanganan Ikrar Kesetiaan Pancasila oleh semua elemen pemuda.

Apel yang diselenggarakan di Cirebon ini merupakan representasi dari Apel Kesetiaan Pancasila yang digelar oleh GP Ansor di seluruh Indonesia. Pimpinan Pusat GP Ansor telah menginstruksikan kepada semua Pimpinan Cabang GP Ansor di seluruh Indonesia untuk menggelar Apel Kesetiaan Pancasila pada 1 Juni 2016.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Jadi, selain di Cirebon yang dilaksanakan oleh Pimpinan Pusat dan Satkornas Banser, juga digelar apel yang sama di seluruh daerah mulai dari Sabang sampe Merauke yang dilaksanakan oleh GP Ansor dan Banser secara serentak pada tanggal 1 Juni 2016,” jelas Gus Tutut.

Sebagaimana kita ketahui, imbuhnya, saat ini banyak bermunculan kelompok dan gerakan anti-Pancasila, baik akstrem kanan ataupun ekstrem kiri. Bagi Ansor, ini merupakan ancaman serius terhadap eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila. ?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Sikap GP Ansor, sebagaimana juga sikap NU, sangat tegas. Siapa saja dan organisasi apa saja ? yang terang-terangan bertentangan, apalagi melawan ideologi Pancasila, haruslah ditetapkan sebagai organisasi subversif yang tidak boleh leluasa hidup mengembangkan ajarannya di negara Pancasila ini. GP Ansor berada di setiap jengkal NKRI dan akan memberikan yang terbaik untuk tanah air ini, termasuk darah dan nyawa,” tegasnya. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Aswaja, Fragmen Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 11 Januari 2018

Qanun "Potong Tangan" Diharapkan Selesai Tahun Ini

Banda Aceh, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Rancangan Qanun (peraturan daerah/Perda) tentang pencurian atau lebih dikenal Qanun potong tangan diharapkan selesai pada 2007 sehingga menghilangkan segala bentuk pencurian di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

"Saat ini sedang dilakukan finalisasi rancangannya. Sebelumnya tim penyusun telah mensosialisasikan melalui media massa serta instansi yang dianggap dapat memberikan masukan," kata Kepala Dinas Syariat Islam Provinsi NAD, Al Yasa` Abubakar di Banda Aceh, Rabu (28/2) kemarin.

Lebih lanjut dia mengatakan, rancangan tersebut diharapkan selesai pada Maret 2007 dan segera diserahkan kepada eksekutif sehingga segera dibahas setelah diserahkan ke DPRD NAD.

Qanun Potong Tangan Diharapkan Selesai Tahun Ini (Sumber Gambar : Nu Online)
Qanun Potong Tangan Diharapkan Selesai Tahun Ini (Sumber Gambar : Nu Online)

Qanun "Potong Tangan" Diharapkan Selesai Tahun Ini

Dalam rancangan Qanun, hukuman potong tangan hanya dikenakan bagi pencuri yang melakukan kejahatan yang memenuhi syarat berupa pencurian terhadap harta sebanyak yang kena zakat.

Kedua, harta dicuri betul-betul dari tempat penyimpanan yang layak. Karena itu seperti pencopet, tidak dianggap mencuri yang dapat dikenakan hukuman potong tangan. Kemudian perbuatan tersebut melawan hukum.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Misalnya dua pihak berkongsi, kemudian salah satu mengambi harta milik bersama tersebut, ini tidak bisa dikategorikan melawan hukum karena sebenarnya dia punya hak atas harta itu," katanya.

Setelah disosialisasikan Dinas Syariat Islam menerima 100 SMS, belasan telepon dan surat, yang intinya mendukung qanun tersebut.

"Ada juga yang meminta Qanun itu jangan hanya berlaku pada orang kecil. Beberapa ada yang menghendaki jangan hanya memenuhi tiga syarat baru dapat dihukum," jelasnya.

Syarat tambahan tersebut menyangkut hukuman potong tangan hanya dijatuhkan karena pernah dihukum akibat perbuatan serupa sebelumnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kemudian pencuri benar-benar terbebas dari subhat, betul-betul meyakinkan bahwa dia melakukan pencurian itu bukan karena terdesak dengan alasan kemanusiaan dan harta itu betul-betul bukan milik dia yaitu sudah lepas dari hak publik.

Namun Qanun tersebut masih diperdebatkan oleh sejumlah aktivis di Banda Aceh karena dinilai akan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Direktur Aceh Judicial Monitoring Institut (AJMI) Hendra Budian mengatakan qanun itu tidak melanggar HAM. Menurut dia, dikatakan melanggar HAM ketika ada orang yang melakukan pencurian karena negara tidak dapat memenuhi kesejahteraan warganya.

Safriadi Utama dari Koalisi NGO HAM menyatakan tidak ada yang perlu dipertentangkan antara HAM dan syariat Islam karena keduanya sejalan. Namun yang diperlukan yaitu adanya hukum acara tersendiri sehingga benar-benar ditegakkan syariat Islam. (ant/and)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Halaqoh, Aswaja, Hikmah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 29 Desember 2017

Bagi-bagi HP

Suatu ketika Gus Dur membagi-bagikan handphone kepada sejumlah kiai NU. Beberapa kiai agak kikuk dengan teknologi telepon genggam itu.

Karena merasa sejumlah kiai koleganya sudah mendapatkan handphone, Gus Dur pun dengan mudah menghubungi mereka lewat telepon genggam tersebut.

Pada satu kesempatan, Gus Dur meminta kepada asistennya untuk mengirimkan SMS ke salah seorang kiai. Namun, lama ditunggu, jawaban dari sang kiai tak kunjung didapat. Alhasil Gus Dur pun menelepon sang kiai.

“Pak kiai, kalau ada SMS dari umat mbok ya dijawab,” kata Gus Dur.

Bagi-bagi HP (Sumber Gambar : Nu Online)
Bagi-bagi HP (Sumber Gambar : Nu Online)

Bagi-bagi HP

Lantas sang kiai menjawab, “Waduh Gus, saya nggak nulis di handphone ini, soalnya tulisan saya jelek.” (Ahmad Syaefudin-Staf Majalah Bangkit PWNU DIY)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Jadwal Kajian, Aswaja, Tokoh Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Calon Dokter NU Luruskan Disinformasi Broadcast Kesehatan

Bandar Lampung, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Kader Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Unila Nadia Eva Zahara, di Bandar Lampung, Ahad (20/11) meluruskan pesan berantai (broadcast) tentang informasi kesehatan beredar yang tidak sesuai supaya tidak terjadi disinformasi pada publik.

Mahasiswi Fakultas Kedokteran Unila itu menjelaskan, yang dikhawatirkan kalau makan mie instan berlebihan itu kandungan natrium dan pengawetnya.

Calon Dokter NU Luruskan Disinformasi Broadcast Kesehatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Calon Dokter NU Luruskan Disinformasi Broadcast Kesehatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Calon Dokter NU Luruskan Disinformasi Broadcast Kesehatan

"Adapun yang dikhawatirkan kalau makan coklat manis berlebihan itu kandungan kolesterolnya sama gulanya. Tapi makanan yang sudah lulus uji BPOM kandungan pengawetnya dalam kadar normal, insya Allah," kata Eva menjelaskan.

Adapun mengenai Arsenic Pentoxide (As2O5), kata dia menjelaskan, sudah cukup mematikan walaupun cuma dimakan sekali tanpa perlu terjadi reaksi kimia menjadi Arsenic Trioxide (As2O3) seperti yang ada dalam pesan berantai yang tertulis sebagai info berharga dari mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Rokhmin Dahuri yang ditujukan bagi anak kost dan pondok.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Di pesan berantai tersebut digambarkan ada seorang wanita meninggal mendadak karena ketidaktahuannya akan "racun akibat makanan".

Wanita dalam pesan itu memiliki kebiasaan makan coklat tiap hari dan malamnya mengonsumsi mie instan. Mie instan diinformasikan mengandung As2O5 dan berhubungan habis makan mie wanita itu makan coklat terjadilah "reaksi kimia" di dalam perut yang membuat As2O5 berubah menjadi As2O3 yang sangat beracun.

"As2O5 itu sudah cukup mematikan walaupun cuma dimakan sekali tanpa perlu terjadi reaksi kimia menjadi As2O3 seperti yang ada dalam pesan berantai tersebut," ujar Eva menjelaskan. (Gatot Arifianto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ahlussunnah, Aswaja, Pemurnian Aqidah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 28 Desember 2017

Bupati Jember Sebut 3 Peranan Pesantren

Jember, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham



Apresiasi yang luar terhap santri disampaikan oleh Bupati Jember, Faida saat menjadi pembina Apel Santri di alun-alun Jember, Jumat (17/11). Menurutnya, santri merupakan bagian penting dan jumlah yang besar di Kabupaten Jember. 

Bupati Jember Sebut 3 Peranan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Jember Sebut 3 Peranan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Jember Sebut 3 Peranan Pesantren





Oleh karenanya, momentum Hari Santri Nasional, perlu dijadikan tonggak sejarah untuk mendorong santri dalam mengambil peran yang lebih masif di bumi Jember. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham





"Santri bagian penting di Kabupaten Jember. Kita sepakat bahwa membangun Jember tidak lepas dari membangun sumberdaya santri," ucapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham





Dalam kesempatan tersebut, Faida menyebut 3 peranan pesantren. Pertama adalah sebagai rumah santri, yaitu tempat belajar, tidak hanya tafaqquh fiddin. Tapi juga tempat belajar ilmu-ilmu yang lain. 





Dikatakannya, banyak lembaga yang menspesifikasikan dirinya sebagai tempat spesialis belajar hanya satu bidang ilmu. 





"Tapi pesantren adalah tempat belajar dan mendalami agama dan ilmu-ilmu lainnya. Jadi komplit," tuturnya.





Kedua, pesantren merupakan lembaga perjuangan. Adalah realitas yang tak terbantahkan bahwa kemerdekaan Indonesia tak lepas dari perjuangan para kiai, pengasuh pondok pesantren dan santri. 





Katanya, kalau dulu santri berjuang untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi, tapi sekarang sebagai penjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). 





"Sebagai benteng terakhir penjaga NKRI adalah pondok pesantren dan santri," lanjutnya.





Ketiga adalah sebagai lembaga pengabdian di bidang ekonomi, sosial dan budaya. Ia mengajak masyarakat agar peringatan Hari Santri ini dijadikan momentum kebangkitan Jember sebagai kota santri. 





"Kebangkitan ekonomi kerakyatan akan dimulai dari kebangkitan ekonomi para santri di pondok-pondok pesantren," tegasnya. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi).  

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Aswaja, RMI NU, Quote Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 27 Desember 2017

Bimtek, LPTNU Targetkan Akreditasi Prodi A

Sidoarjo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama, Pengurus Pusat Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PP LPTNU) bersama Direktorat Penjaminan Mutu Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) menggelar Bimbingan Teknis Sistem Penjamin Mutu Internal (Bimtek SPMI).

Bertempat di Hall Rohmatul Ummah Annahdliyah Universitas NU Sidoarjo pada Selasa (29/11), acara tersebut diikuti sekitar 100 orang perwakilan dari Lembaga Penjamin Mutu Perguruan Tinggi NU se-Jawa Timur.

Bimtek, LPTNU Targetkan Akreditasi Prodi A (Sumber Gambar : Nu Online)
Bimtek, LPTNU Targetkan Akreditasi Prodi A (Sumber Gambar : Nu Online)

Bimtek, LPTNU Targetkan Akreditasi Prodi A

Wakil Ketua PP LPTNU M Afifi yang hadir mewakili ketua PP LPTNU mengatakan, Bimtek SPMI tersebut merupakan komitmen Kemenristekdikti bersama PP LPTNU untuk mengawal dan mengadvokasi peningkatan mutu PTNU dan kualitas sumber daya manusia yang ada di dalamnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menurutnya, pendidikan tinggi NU yang terdeteksi berjumlah 185 dari jumlah perkiraan 230 lebih, tak boleh stagnan atau mati. Selain itu, ada sekitar 12.000 lebih lembaga pendidikan yang dikelola Ma’arif yang harus memiliki saluran di jenjang pendidikan tinggi. "Jangan sampai PTNU jadi ‘kuburan’ bagi ratusan lembaga pendidikan tinggi NU itu sendiri," tegas M Afifi.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia menambahkan, target dari program Bimtek tersebut adalah tahun 2017, yakni minimal ada Program Studi (Prodi) di salah satu PTNU yang terakreditasi A. Sehingga prodi tersebut nantinya bisa dijadikan rujukan untuk perbaikan akreditasi.

Minimal, lanjut M Afifi, ada perubahan akreditasi yang awalnya mendapat C menjadi B, dan yang B menjadi A. Selain itu, untuk menyongsong 1 abad NU pada 2026 nanti dengan target dosen PTNU bergelar S3.

Pada Bimtek regional Jawa Timur tersebut PP LPTNU mendatangkan 7 fasilitator, yakni: Moses L Singgih, Noor Harini, Sukatejo, Achmad Zubaydi, Aulia Sita Aisyah, Jenny Mochtar dan Alfin Mustikawan. (Moh Kholidun/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Aswaja, Pendidikan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 10 Desember 2017

Sumpah Pemuda, GP Ansor di Tasikmalaya Berdoa Bersama

Tasikmalaya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Peringatan Sumpah Pemuda diperingati semarak di mana-mana. Aneka kegiatan diadakan dari yang bersifat formal seperti upacara hingga sampai yang bersifat hiburan. Setelah Pemkab Tasikmalaya menggelar apel yang diikuti sejumlah organisasi kepemudaan, GP Ansor Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya memiliki cara sendiri.

Mereka menggelar shalawatan dan doa bersama di Lapangan Jayaraga Kampung Jayaraga Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (29/10) malam. Sekitar 5000 warga dari berbagai daerah di Tasikmalaya menyemut di lapang tersebut.

Sumpah Pemuda, GP Ansor di Tasikmalaya Berdoa Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)
Sumpah Pemuda, GP Ansor di Tasikmalaya Berdoa Bersama (Sumber Gambar : Nu Online)

Sumpah Pemuda, GP Ansor di Tasikmalaya Berdoa Bersama

Menurut Ketua GP Ansor Leuwisari Agus S Wafa, shalawatan dan doa bersama merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi Indonesia hari ini. Situasi Indonesia tengah kronis didera potensi perpecahan.

Untuk itu, GP Ansor Leuwisari memilih shalawatan dan doa bersama agar rahmat dan kasih sayang Allah tetap tercurah bagi masyarakat Indonesia.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Kita banyak melihat riak-riak perpecahan. Hujatan, isu, bahkan fitnah satu sama lain seringkali kita lihat. Terlebih di era digital seperti hari ini. Kita sejukkan dengan shalawat. Mintalah perlindungan hanya pada Allah," ujarnya.

Ketua GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Asep Muslim menyampaikan apresiasi kegiatan tersebut. Ia mengharapkan setiap anak cabang GP Ansor mengadakan kegiatan serupa dalam mengisi hari besar nasional di Indonesia. (Nurjani/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Khutbah, Aswaja, Warta Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 07 Desember 2017

LAZIS NU Posisikan Diri Sebagai Lembaga Pemberdayaan

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Direktur LAZIS NU Amir Makruf menyatakan lembaga yang dipimpinnya saat ini mengambil positioning atau memposisikan diri sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat, bukan lembaga aksi tanggap bencana yang sudah banyak digeluti oleh LAZIS lainnya.



LAZIS NU Posisikan Diri Sebagai Lembaga Pemberdayaan (Sumber Gambar : Nu Online)
LAZIS NU Posisikan Diri Sebagai Lembaga Pemberdayaan (Sumber Gambar : Nu Online)

LAZIS NU Posisikan Diri Sebagai Lembaga Pemberdayaan

Ia melihat sektor ini belum banyak dilirik oleh lembaga zakat, yang sebagian besar sangat kuat dalam program aksi tanggap darurat, padahal problem kemiskinan merupakan persoalan besar di Indonesia.

“Mayoritas penduduk miskin Indonesia adalah NU, karena itu LAZIS NU harus menjadi lembaga pemberdaya, bukan tanggap bencana dan belum ada yang mempositioningkan seperti ini. Bahwa urusan bencana bagian dari LAZIS NU, iya, tetapi saya ingin konsen di training dan pemberdayaan,” katanya dalam Diskusi Kamisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, (23/12).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Untuk menjadi lembaga zakat yang dipercaya, ia akan menggunakan prinsip-prinsip manajemen modern dalam organisasinya, salah satunya laporan keuangan yang terpercaya sehingga publik mau menitipkan amanahnya ke LAZIS NU.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Soal laporan keuangan, saya hati-hati betul. Kemarin pada waktu hari raya kurban, saya juga menegaskan tak mengambil untuk satu rupiah pun mengambil untung dari pembelian sapi. Tidak sekerat daging kurban pun saya mengambil,” katanya.

Untuk pelaporan transaksi keuangan, ia akan menggunakan prinsip laporan keuangan yang bisa diaudit oleh akuntan publik dan dilaporkan secara berkala kepada masyarakat.

   

Ditegaskannya, problem pengentasan kemiskinan merupakan kerja berat yang harus dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai kelompok, karena itu harus bersinergi dengan siapapun, tak mungkin kita melakukan sendiri.

“Saya tidak punya ambisi terlalu besar mengumpulkan sekian besar dana, tapi kita juga memiliki ambisi untuk menginspirasi orang dan melakakan hal yang sama. Ini lebih cepat berhasil daripada melakukan sendiri untuk semuanya,” paparnya.

Untuk menggerakkan masyarakat agar terlibat dalam gerakan LAZIS NU ini, ia membangun jaringan relawan NU, yang selama ini telah lama bergerak dalam pemberdayaan masyarakat. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Syariah, Ubudiyah, Aswaja Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 26 November 2017

Ansor Polman Gelar PKD untuk Satukan Tekad

Polewali Mandar, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Demi menjaga kelangsungan kaderisasi Pemuda NU di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Cabang Polman menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD). Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren DDI Kanang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman,? Sulawesi Barat, Rabu hingga Jumat (25-27/03).

Ansor Polman Gelar PKD untuk Satukan Tekad (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Polman Gelar PKD untuk Satukan Tekad (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Polman Gelar PKD untuk Satukan Tekad

PKD yang mengangkat tema “Revitalisasi Islam Aswaja di Kalangan Pemuda NU” diikut 30 peserta dari seluruh perwakilan kecamatan yang ada di Polman. Materi? yang diberikan meliputi materi Keislaman, Kebangsaan dan ke-NU-an dan kaderisasi GP Ansor.

Menurut Instruktur Kegiatan PKD, Mas’ud Saleh,? pengkaderan? ini merupakan kelanjutan rangkaian PKD yang digelar di beberapa kabupaten di Sulawesi Barat. Sebelumnya beberapa minggu yang lalu telah dilaksanakan PKD di kabupaten Mamuju Utara, Mamuju dan Majene.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Ini merupakan upaya melanjutkan proses kaderisasi di kalangan pemuda NU, sebab merekalah ke depan yang akan menjadi harapan NU untuk mengawal ajaran dan tradisi Ahlu Sunnah Wal Jamaah khususnya di tanah Mandar,” ungkapnya.

Mas’ud manambahkan bahwa Rangkaian PKD ini sejalan dengan arahan atau visi misi dari Ketua Umum PP GP Ansor NU, Nusron Wahid? yang lebih memfokuskan perbaikan kaderisasi di setiap tingkatan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Rangkaian PKD di Sulbar ini merupakan bukti kongkret kami untuk membenahi kaderisasi dan kedepan struktur pengurus GP Ansor Polman dari tingkatan cabang sampai ranting juga akan dibenahi,” tambah pria yang juga marupakan Wasekjen PP. GP. Ansor ini.

Kegiatan pengkaderan diakhiri dengan kegiatan penyatuan komitmen peserta untuk senantiasa menjaga amalan tradisi yang telah diajarkan oleh para ulama serta semakin cinta tanah air Indonesia. (Sudianto/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Aswaja Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 23 November 2017

Didesak Arab, UNESCO Tangguhkan Pameran Yahudi di Paris

Paris, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO) pada Jumat (17/1) menangguhkan pameran mengenai 3.500 tahun hubungan orang Yahudi dengan Israel, setelah ada desakan negara-negara Arab karena dapat merusak upaya perdamaian.

Pameran berjudul "The 3,500 Year Relationship of Jewish People to the Holy Land" itu menurut rencana dibuka pada Selasa pekan depan (21/1) di Markas Besar UNESCO di Paris, Prancis.

Didesak Arab, UNESCO Tangguhkan Pameran Yahudi di Paris (Sumber Gambar : Nu Online)
Didesak Arab, UNESCO Tangguhkan Pameran Yahudi di Paris (Sumber Gambar : Nu Online)

Didesak Arab, UNESCO Tangguhkan Pameran Yahudi di Paris

Tetapi, UNESCO mengumumkan, menerima surat dari 22 anggota Kelompok Arab yang menyatakan kecemasan mereka bahwa pameran itu dapat berdampak negatif pada upaya perdamaian dan perundingan, yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selain itu, menurut UNESCO, ada sejumlah masalah "yang yang belum diselesaikan menyangkut kemungkinan masalah-masalah sejarah menyangkut teks dan visual yang masih diperdebatkan" dalam pameran yang diselenggarakan bersama dengan Simon Wiesenthal Center.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Dalam konteks ini, disesalkan, UNESCO telah menangguhkan pembukaan pameran itu," demikian pernyataan resmi UNESCO di Paris.

Selain itu, UNESCO menyampaikan, "Konsensus mengenai keputusan-keputusan UNESCO dan resolusi-resolusi menyangkut Timur Tengah adalah sangat penting, untuk menghindari konfrontasi dan politisisasi."

Pembatalan pameran itu terjadi saat hubungan UNESCO dengan Israel berada pada titik rendah, setelah Palestina menjadi anggota badan itu pada Oktober 2011.

Saat menanggapi keputusan itu, Israel dan sekutu kuatnya Amerika Serikat (AS) memotong dana untuk UNESCO, yang menimbulkan krisis keuangan pada badan itu dan menyebabkan ratusan karyawan badan itu berada dalam bahaya. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Amalan, Aswaja, IMNU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 01 November 2017

Rekrutmen Anggota Parpol Harus Diperketat

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sejak era reformasi bergulir, partai politik memegang peran utama dalam menentukan nasib bangsa Indonesia. Lebih dari itu, negara kini sedang dikapling oleh beberapa partai politik yang berkuasa lewat menteri yang menduduki kursi kabinet dan parlemen.

Rekrutmen Anggota Parpol Harus Diperketat (Sumber Gambar : Nu Online)
Rekrutmen Anggota Parpol Harus Diperketat (Sumber Gambar : Nu Online)

Rekrutmen Anggota Parpol Harus Diperketat

Demikian kesimpulan diskusi refleksi akhir tahun pekan politik kebangsaan hari ke-2 yang digelar International Conference of Islamic Sholars (ICIS), di Jakarta, Rabu (11/12).

Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, partai politik punya peran besar dalam mempengaruhi kebijakan legislatif, eksekutif dan yudikatif. Sebab, semua yang menentukan terpilihnya mereka adalah anggota parlemen yang dikendalikan oleh parpol. “Jadi parpol itu kini penguasa tunggal. Jadi tidak ada trias politika itu,” kata khofifah.

Meski demikian besar peran partai politik, Khofifah menyayangkan rekrutmen anggota, pengurus dan calon legislatif dari partai politik sangat longgar. “Tapi dalam kaderisasi, parpol tak punya standarisasi yang jelas. Siapa saja bisa masuk parpol. Banyaknya korupsi sebenarnya yang harus bertanggung jawab juga parpol,” tandasya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senada dengan Khofifah, pengamat Kebijakan Publik Universitas Indonesia, Andrinof Chaniago, mengatakan, kekuasaan partai politik saat ini sangat besar. Karena itu, membuat masyarakat menjadi sejahtera dan cerdas, adalah tanggung jawab parpol.

Menurut Andrinof, pemilu yang sudah berkali-kali digelar telah memberikan pembelajaran bagi rakyat. Karena itu, program partai harus jelas untuk mensejahterakan rakyat. "Sekarang rakyat mulai disadarkan dan partai politik tidak bisa lagi menampilkan masa lalu, atau menampilkan arwah-arwah," terangnya.

Ketua Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FORMAPPI) Sebastian Salang, mengatakan, demokrasi yang berkembang di Indonesia saat ini memaksa calon anggota legislatif harus punya uang yang banyak. "Caleg yang tidak memiliki uang, dan tidak populer jangan harap dapat menjadi anggota DPR," ujarnya.

Karena ukurannya uang, banyak parpol kini tak mengenal dengan baik calon legislatifnya sendiri. Yang penting punya uang banyak, setiap orang bisa menjadi calon anggota legislatif. "Parpol saja tidak mengenal, apalagi konstituennya, dan parpol saja sulit mengendalikan karena mereka bukan kader partai," ungkapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pemilu 2014 nanti, katanya, setiap calon anggota legislatif harus mendapat suara sebanyak-banyaknya. Kondisi itu membuat parpol pragmatis dalam memilih caleg. Yang penting mereka bisa mendapat suara terbanyak, siapa saja bisa masuk. "Mereka terjebak merekrut orang, dan tidak peduli caleg itu kader atau bukan," katanya.

Sementara itu, Direktur Investigasi dan Advokasi Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi membeberkan, triliunan uang negara yang mengalir ke kas partai politik rawan diselewengkan.

Menurutnya, bantuan dari APBD/APBN untuk partai politik dilegalkan oleh Peraturan Pemerintah (PP) tentang Bantuan Keuangan untuk Partai Politik Nomor 5 tahun 2009 yang diperbarui oleh PP Nomor 83 tahun 2012. Dalam PP Nomor 83 tahun 2012 disebutkan, partai politik diwajibkan menggunakan bantuan dari APBD/APBN sebanyak 60 persen untuk pendidikan politik.

Pendidikan politik yang dimaksud adalah pendalaman empat pilar kebangsaan, pemahanan mengenai hak dan kewajiban Warga Negara Indonesia dalam membangun etika dan budaya politik, serta pengkaderan anggota partai politik secara berjenjang dan berkelanjutan.

"Tapi anggaran ini bukan untuk pendidikan politik, tapi untuk honorarium dan perjalanan dinas. Banyak digunakan oleh pengurus partai yang nganggur dan numpang hidup di partai politik," kata Uchok. (Red: A. Khoirul Anam)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Aswaja Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 30 Oktober 2017

Shalawat Badar Mengiringi Pentas PAI 2017 di Aceh

Banda Aceh, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pekan Keterampilan dan Seni (Pentas) Pendidikan Agama Islam (PAI) VIII tahun 2017 yang diselenggarakan di Banda Aceh, Provinsi Aceh diiringi oleh lantunan shalawat badar. Shalawat yang menjadi ciri khas Nahdliyin ini menggema ketika Pentas PAI dibuka, Senin (9/10) malam di Taman Sulthanah Shafiatuddin.

Shalawat Badar Mengiringi Pentas PAI 2017 di Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)
Shalawat Badar Mengiringi Pentas PAI 2017 di Aceh (Sumber Gambar : Nu Online)

Shalawat Badar Mengiringi Pentas PAI 2017 di Aceh

Shalawat Badar dibawakan oleh personil dari perkumpulan yang tergabung dalam Komunitas Ragam Aceh Kreatif. Personil yang melantunkan shalawat badar tersebut berjumlah 5 orang pria. Mereka mengenakan busana hitam dengan corak batik dibalut peci dan kain yang menyelempang di pinggang.

Di Aceh sendiri, melantunkan shalawat badar sebagai bagian dari seremoni menyambut tamu, dalam hal ini Menteri Agama dan para kontingen Pentas PAI 2017. Hadirin yang berjumlah sekitar 2500 orang termasuk warga Aceh yang ingin menyaksikan pembukaan pentas PAI terlihat ikut melantunkan shalawat tersebut.

Selain shalawat badar, penampilan seni dan budaya dalam menyambut tamu juga dengan menyajikan Tari Pameula Jamee. Tarian Peumulia Jamee akan menjadi tari pembuka pada pembukaan yang dibawakan oleh siswa-siswi berasal dari berbagai daerah di Aceh. Pembukaan dipusatkan di lapangan Taman Shulthanah Shafiatuddin Banda Aceh.

Kapala Bidang (Kabid) Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Saifuddin menerangkan, tarian Peumulia Jamee merupakan tarian sambutan selamat datang kepada para tamu. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Tarian menggambarkan masyarakat yang bersahaja dalam menyambut tamu yang datang. Siapa pun yang berkunjung ke Serambi Mekkah, dibuat menjadi bagian dari masyarakatnya,” ujar Saifuddin di sela-sela gladi bersih pembukaan di Taman Shulthanah Shafiatuddin.

Pembukaan kegiatan bertajuk Merawat Keberagaman, Memantapkan Keberagamaan ini semakin meriah ketika 500 penari Rapai melenggang usai Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka kegiatan dengan menabuh Rapai Pasai Aceh.

Tari ini memanfaatkan Rapai, alat musik sejenis Rebana yang mengiringi para penari. Setiap penari menabuh satu Rapai. Ada sekitar 500 penari yang bakal membawakan Rapai sehingga ada 500 rapai yang ditabuh. 500 penabuh rapai itu terdiri atas 430 penari rapai geleng dan 70 orang penabuh rapai pasai, rapai geurimpheng, dan rapai uroh.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama, Imam Safei mengungkapkan, penampilan seni dan budaya lokal Aceh sebagai langkah mweujudkan tema besar Pentas PAI, Merawat Keberagaman, Memantapkan Keberagamaan.

“Dengan hal itu, Pentas PAI juga bisa menyosialisasikan Islam rahamtan lil alamin,” ujar Imam Safei. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Santri, Aswaja, Tokoh Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Tidurlah Dulu Baru Shalat

Dunia dan segala macam isinya diciptakan oleh Allah swt untuk manusia, termasuk juga malam dan siang. Sebagian besar manusia mefungsikan siang untuk mencari nafkah dan menjalankan berbagai beraktifitas, dan memanfaatkan malam untuk beristirahat.

Malam yang gelap tanpa terik mentari sengaja dicipta agar tidak menyilaukan mata, agar manusia mudah terlelap dan malam menjadi sunyi. Bumi akan beristirhat melayani kebutuhan manusia. Berbeda ketika waktu telah berganti dengan siang yang terang. Panas matahari penuh energi mendukung segala aktifitas manusia, bumi kembali ramai dengan kehidupan dan kesibukan.

Namun tidak demikian, bagi sebagian orang malam yang sunyi menjadi ruang yang paling berharga. Kesunyian malam menjadi suasana yang paling kondusif membangun harmoni antara manusia dan Allah Yang Maha Kuasa. Di balik kesunyiannya, malam menyimpan seribu hikmah, apalagi sepertiga terakhir malam hari.Rasulullah saw bersabda yang diriwayatkan dari Abu Hurairah :

“ketika malam tinggal sepertiga, Allah swt turun ke langit dunia dan berkata:  barang siapa yang meminta padaku akan Ku kabulkan permintaannya, siapa yang minta ampunan akan Ku ampuni, siapa yang minta rizqi akan Ku beri, siapa yang minta dihindarkan dari keburukan akan Ku hindarkan hingga fajar tiba”

Tidurlah Dulu Baru Shalat (Sumber Gambar : Nu Online)
Tidurlah Dulu Baru Shalat (Sumber Gambar : Nu Online)

Tidurlah Dulu Baru Shalat

Ketika dunia sunyi, Allah swt membuka kesempatan pada siapapun yang hendak berkomunikasi dengannya. Demikianlah Rasulullah saw membagi malam menjadi tiga. Sepertiga pertama digunakannya waktu istirahat (tidur), sepertiga kedua difungsikannya untuk shalat, dan sepertiga terakhir adalah waktu Rasulullah saw berdzikir (mengingat-Nya), demikian bunyi haditsnya:

? ? ? ?, ? ?, ? ?, ? ? ?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Demikian keistimewaan ibadah di malam hari dibandingkan siang, seperti keutamaan shadaqah sirri (secara rahasia) yang mengalahkan shadaqah ‘alaniyah (secara terang-terangan).

Mengenai keutamaan sepertiga malam terakhir ini, Rasulullah saw juga pernah bertanya kepada Jibril? ? ?  mana malam yang didengar Allah? Jibril menjawab “? ? ? ? ? “ sesungguhnya ‘arsy bergetar di waktu sahur.

Begitu pentingnya shalat disepertiga terakhir malam sehingga Rasulullah saw pernah bersabda:

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ?  

Shalat dua rak’at di sepertiga malam terakhir lebih baik dari dunia seisinya. Andaikan aku tidak khawatri memberatkan umatku, pastilah akan kuwajibkan shalat tersebut atas mereka.

Demikianlah berbagai fadhilah sepertiga malam yang sangat menggiurkan siapapun yang ingin mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Meski demikian harus diperhatikan bahwa jasmani manusia sangat terbatas. Semangat yang tinggi harus diimbangi dengan kondisi badan yang baik, sehingga keinginan mulia untuk bangun malam dapat terlaksana. Membagi waktu adalah kunci segalanya. Karenanya sebuah solusi dari para ulama adalah menyempatkan diri tidur di siang hari, mengorbankan sedikit waktu demi kesuksesan bangun di waktu malam.  

Andaikan memang tidak ada kemampuan untuk mendirikan shalat di sepertiga malam, janganlah dipaksakan. Rasulullah saw menghimbau sebaiknya dituntaskan dulu rasa ngantuknya, tidurlah lagi. Baru kemudian laksanakan shalat malam. Begitu perintah Rasulullah saw dalam haditsnya:

? ? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Jikalau engkau mengantuk dalam keadaan shalat, maka berbaringlah hingga hilang rasa kantukmu. (karena) jikalau engkau shalat dan mengantuk jangan-jangan kamu (bermaksud) minta ampunan tetapi kamu (malah) mencelakakn dirimu sendiri.

Demikian pula yang dilakukan oleh Rasulullah saw kepada Zainab ketika mengetahui ada tali yang dipergunakan untuk mengikatnya ketika shalat, Rasulullah pun mengatakan shalatlah engkau ketika trengginas, dan duduklah tatkala malas.

Sesungguhnya tidak ada paksaan dalam ibadah, bahkan semangat yang menggebu-gebu dalam ibadah harus ditinjau ulang. Dalam hal ini kondisi tubuh perlu dipertimbangkan. Demikian keterangan Syaikh Abdul Qadir al-Jailani dalam al-Ghunyah, li Thalibiy Thariqil Haqqi Azza wa Jalla  (red. Ulil H)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam, Aswaja, Doa Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock