Tampilkan postingan dengan label Humor Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor Islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Februari 2018

Apakah Mengulang Akad Nikah Batalkan Akad Sebelumnya?

Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 mengamanatkan agar perkawinan yang dilakukan oleh warga negara Indonesia dicatatkan. Mereka yang beragama Islam mencatatkan perkawinannya di Kantor Urusan Agama Kecamatan dan mereka yang beragama selain Islam mencatatkan perkawinannya di Kantor Pencatatan Sipil.

Bagi warga negara yang beragama Islam khususnya dalam praktik pencatatan perkawinannya tidak jarang ditemukan permasalahan administratif yang dirasa berseberangan dengan hukum fiqih yang mereka pahami dan yakini kebenarannya.

Apakah Mengulang Akad Nikah Batalkan Akad Sebelumnya? (Sumber Gambar : Nu Online)
Apakah Mengulang Akad Nikah Batalkan Akad Sebelumnya? (Sumber Gambar : Nu Online)

Apakah Mengulang Akad Nikah Batalkan Akad Sebelumnya?

Sebagai contoh adalah seperti yang baru-baru ini terjadi di Kota Tegal. Sepasang calon pengantin telah mendaftarkan diri di KUA untuk melaksanakan perkawinan pada tanggal yang telah ditentukan. Pada saat pemeriksaan calon pengantin bersama pegawai KUA disepakati akad nikah akan dilaksanakan pada hari, tanggal, dan jam sesuai kesepakatan. Maka pada waktu tersebut penghulu yang bertugas datang ke rumah pengantin perempuan untuk menyaksikan dan mencatat perkawinan tersebut.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Namun sebelum pelaksanaan ijab qabul pihak keluarga memberitahu penghulu bahwa sesungguhnya kedua mempelai telah melaksanakan akad nikah sejak dua bulan yang lalu dan meminta untuk tidak dinikahkan lagi. Mereka beranggapan bahwa bila dinikahkan lagi maka itu berarti menganggap akad yang pertama tidak sah dan berarti pula hubungan biologis suami istri yang selama dua bulan dilakukan adalah hubungan yang haram. Anggapan ini bukannya tanpa dasar. Menurut pengakuannya apa yang mereka yakini adalah hasil berkonsultasi kepada seorang ustadz. Mereka meminta untuk diberi buku nikah saja tanpa ada proses ijab kabul ulang.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sementara itu penghulu yang bertugas bersikeras bahwa untuk bisa diberikannya buku nikah maka petugas dari KUA harus menyaksikan proses akad nikah. Bila tidak maka buku nikah tidak bisa diberikan.

Lalu bagaimanakah pandangan hukum fiqih terhadap kasus di atas? Benarkah mengakadkan kembali sebuah perkawinan bisa membatalkan akad yang telah terjadi sebelumnya?

Imam Bukhori di dalam kitab shahihnya meriwayatkan sebuah hadits:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: «? ? ? ?»? ?: ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ?

“Abu ‘Ashim bercerita kepada kami dari Yazid bin Abu Ubaid dari Salamah ia berkata, “Nabi membaiat kami di bawah sebuah pohon. Beliau berkata kepada, “Ya, Salamah, tidakkah engkau ikut berbaiat?” Aku menjawab, “Aku telah berbaiat di yang pertama ya Rasulullah.” Beliau bersabda, “Yang kedua.”

Dalam menjelaskan hadits tersebut Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari mengutip perkataan Ibnul Munir yang menyatakan bahwa dari hadits tersebut dapat diambil satu kesimpulan bahwa mengulangi akad dalam pernikahan dan perkara lainnya tidaklah merusak akad yang pertama, berbeda dengan pendapat ulama yang berpendapat sebaliknya dari golongan Syafi’iyah.

Imam Ibnu Hajar menyatakan bahwa yang shahih di kalangan Syafi’iyah adalah pengulangan akad itu tidak merusak sebagaimana yang dikatakan oleh jumhur ulama.

Dari keterangan di atas maka jelaslah bahwa pengulangan akad nikah untuk kepentingan legalitas administrasi tidak merusak keabsahan akad nikah yang telah dilakukan sebelumnya sebagaimana dipersoalkan pada contoh kasus di atas. (Yazid Muttaqin)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam, Pendidikan, Meme Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 18 Februari 2018

Sosialisasi 4 Pilar Libatkan GP Ansor Se-Bondowoso

Bondowoso, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sosialisasi Empat Pilar yang dilakukan Majelis Permusyawarata Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) melibatkan Pimpinan Anak Cabang dan Ranting Gerakan Pemuda Ansor se-Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Kegiatan yang diikuti sekitar 200 orang tersebut berlangsung di Pondopo Bupati Bondowoso Jl. Letnan Amir Kusna No.2 Ahad (23/8).

Sosialisasi 4 Pilar Libatkan GP Ansor Se-Bondowoso (Sumber Gambar : Nu Online)
Sosialisasi 4 Pilar Libatkan GP Ansor Se-Bondowoso (Sumber Gambar : Nu Online)

Sosialisasi 4 Pilar Libatkan GP Ansor Se-Bondowoso

Menurut Ketua GP Ansor Bondowoso Muzammil, Empat Pilar yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika tidak merupakan satu kesatuan. Keempat pilar itu tak bisa dipisahkan dan wajib dijaga.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kegiatan tersebut adalah dorongan dan kerja sama yang dilakukan MPR RI melalui H.Zainut Tauhid yang merupakan Wakil Ketua Pembina badan sosialisasi MPR RI.

Rencananya sosialisasi akan dibuka Bupati Bondowoso, namun karena ada halangan, ia diwakili Asisten 1 Pemerintah Kabupaten Bondowoso Agung Triandono.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber H. Zainut Tauhid SaAdi dengan moderator Agung Tiandono. (Ade Nurwahyudi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 15 Februari 2018

Kesunahan dan Hikmah Mengangkat Telunjuk Ketika Tasyahhud

Sering kali kita sebagai seorang muslim yang awam belajar shalat maupun ibadah yang lain hanya seperluanya saja. Bahkan tidak jarang diantara kita eggan bertanya kepada para ustadz maupun mu’allim tentang apa yang sebenarnya ada dibenak kita. Entah karena merasa hal tersebut tidak penting ataukah memang tidak enak bila banyak bertanya. Apalagi jika pertanyaan dengan kata tanya mengapa.

Namun jika tiba waktunya, kita sering menyesalkan mengapa hal itu tidak kita tanyakan, bukankah malu bertanya sesat di jalan, begitu pepatah berkata. Biasanya kasus seperti ini muncul dalam masalah-masalah yang kelihatannya sepele, yang sudah taken for granted atau Ma wajadna aba-anaa. Dengan kata lain, perkara yang sudah dari sononya begitu. Semisal menegakkan jari telunjuk kanan ketika membaca tasyahud dalam shalat, baik tasyahud awal maupun tasyahud akhir.

Memang para muallim, kyai dan ustadz sedari dulu juga mengajari shalat demikian, turun temurun dari gurunya lagi hingga Rasulullah saw. sebagai mana dalam hadits-Nya yang popular

 

Kesunahan dan Hikmah Mengangkat Telunjuk Ketika Tasyahhud (Sumber Gambar : Nu Online)
Kesunahan dan Hikmah Mengangkat Telunjuk Ketika Tasyahhud (Sumber Gambar : Nu Online)

Kesunahan dan Hikmah Mengangkat Telunjuk Ketika Tasyahhud

صلوا كما رأيتموني أصلي- رواه البخاري.

Rasulullah saw bersabda “Shalatlah kalian sebagaimana kamu melihat (tata cara) shalatku” HR. Bukhari

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Namun, sejatinya hal ini mengandung hikmah tersendiri sebagaimana disinggung dalam kitab Zubad Syaikh Ibnu Ruslan:

وعند إلاالله فـــالمهللة  *  Ø¥Ø±ÙØ¹ لتوحيد الذى صليت له

Dan ketika mengucapkan ‘illallah’ angkatlah telunjukmu guna mengesakan Tuhan, karena itulah tujuan shalatmu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Memang kalimat bait di atas sangatlah sederhana, tetapi muatan dibalik kesederhanaan itu sangatlah dalam sekali. Bahwasannya shalat yang kita lakukan tidaklah semata untuk menggugurkan kewajiban belaka, tetapi untuk mengesakan-Nya. Sudahkan kita shalat seperti itu?

Begitulah hikmah yang penting dibalik pengangkatan telunjuk ketika tasyahud, sehingga dalam Hasyiah atas Syarah Sittin Lil Allamah ar-ramli diterangkan bahwa mengangkat telunjuk ketika tasyahud hukumnya sunnah.

ويسن أن يشير بها عند قوله إلا الله ولتكن منحنية متوجهة للقبلة وذلك فى تشهديه   

Maka seseungguhnya disunnahkan berisyarat dengan telunjuk (tangan kanan) ketika mengucapkan ‘Illallah’ dan hendaklah telunjuk itu membungkuk menghadap qiblat. Baik dalam tasyahud awal maupun tasyahud akhir.

Apa yang diputuskan oleh para ulama di atas tentunya tidaklah asal-asalan sebagai penguat sebuah hadits dari az-Zubair alam Musnad Imam Ahmad diterangkan:

? ?حدثنا ? ?يحيى بن سعيد ? ?عن ? ?ابن عجلان ? ?قال حدثني ? ?عامر بن عبد الله بن الزبير ? ?عن ? ?أبيه ? ?قال ?كان رسول الله ? ?صلى الله عليه وسلم ? ?إذا جلس في التشهد وضع يده اليمنى على فخذه اليمنى ويده اليسرى على فخذه اليسرى وأشار بالسبابة ولم يجاوز بصره إشارته ?

Ketika Rasulullah saw duduk dalam tasyahud, diletakkanlah tangannya yang kanan di atas paha kanan, dan tangan yang kiri di atas paha kiri, dan beliau berisyarat dengan telunjuk, juga pandangannya tidak melampaui isyaratnya. (HR. Ahmad, Muslim dan Nasa’i)

Inilah hikmah selanjutnya, secara tidak langsung Rasulullah saw memngajari ummatnya bahwa telunjuk dapat menjadi media menuju shalat yang khusyu dengan membatasi pandangan kita jangan sampai melampau isyarat itu. metode seperti ini mungkin dapat dikembangkan lagi bagi mereka yang memiliki semangat menuju shalat khusyu

Adapun pembahasan mengenai hukum dan dalil menggerak-gerakkan telunjuk ketika tasyahhud telah tersedia dalam rubrik ubudiyah, mohon untuk menengoknya kembali.

Redaktur: Ulil Hadrawy

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 09 Februari 2018

Peringati Hari Kartini, IPPNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Sidoarjo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pimpinan Anak Cabang IPNU dan IPPNU Sidoarjo kota membagi-bagikan stiker bertuliskan pelajar putri Sidoarjo cerdas berlalu lintas sosok Kartini masa kini kepada pengendara di jalan raya Jenggolo Sidoarjo, Jumat (21/4). Aksi ini mereka gelar untuk memperingati Hari Kartini serta mengajak para pengendara agar tertib berlalu lintas.

Peringati Hari Kartini, IPPNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Hari Kartini, IPPNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Hari Kartini, IPPNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Ketua PAC IPPNU Sidoarjo Siti Firqo Najiyah mengatakan, melihat di sepanjang jalan banyak brosur save our student, mendukung pihak polisi agar para pelajar tetap berhati-hati dalam berkendara serta tertib berlalu lintas.

"Kita juga organisasi berbasis pelajar. Jadi, saling mendukung program kepolisian yang berbasis pelajar. Kita menyadarkan bahwa sosok Kartini di masa kini tidak harus memakai sanggul yang identik dengan Jawa. Tetapi kita sebagai perempuan juga bias eksis seperti laki-laki bias berekpresi namun tetap mematuhi aturan-aturan dan kaidah Islam," kata Firqo.

Selain membagi-bagikan stiker dan pin RA Kartini, IPPNU Sidoarjo juga membetangkan poster imbaun ukuran besar yang ditujukan bagi pengendara roda dua khususnya para perempuan baik pelajar maupun ibu-ibu swasta. Imbaun ini sengaja dibentangkan karena banyaknya jumlah pelanggar lalu lintas dari kalangan pelajar yang dinilai sangat parah.

Mengingat kecelakaan pelajar diawali dengan pelanggaran lalu lintas baik tidak memakai helm ? maupun tidak mempunyai kelangkapan surat yakni SIM. Dari itulah, IPPNU Sidoarjo membantu pihak kepolisian Sidoarjo dalam memberikan pemahaman bagi pengendara roda dua di jalan raya yang bertepatan dengan momen Hari Kartini. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ahlussunnah, Humor Islam, Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 27 Januari 2018

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila

Sidoarjo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama, Hj Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa kelompok radikal perongrong NKRI selama ini memulai gerakannya melalui forum-forum kajian keagamaan di masjid.

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila

Karena itu, Khofifah mengajak para ibu Muslimat untuk memakmurkan masjid dan mushalla dengan berbagai kegiatan, baik keagamaan maupun sosial kemasyarakatan. Sehingga, dua rumah ibadah umat Islam itu tidak dikuasai oleh kelompok radikal tersebut.

"Mereka bergerak atau memulai gerakannya melalui masjid-masjid. Mari kita jaga masjid dan musalla. Harus terus-menerus melakukan aktivitas dari masjid ke masjid," ujarnya saat menghadiri peringatan Harlah Muslimat NU ke 71 dan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang diadakan PC Muslimat NU Sidoarjo, di GOR Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (23/4/2017).

Diakui Khofifah, saat ini banyak kegiatan yang mengajak antitahlil, manaqib, dan amaliyah NU lainnya serta kegiatan yang mengancam keutuhan NKRI. "Ibu-ibu Muslimat NU harus selalu istikamah menjalankan amaliyah yang diajarkan oleh para kiai NU," tegasnya.

Khofifah juga mengingatkan bahwa sebentar lagi umat Islam akan memasuki bulan Ramadhan. Ia pun mewanti-wanti agar kader NU menyiapkan para penceramah saat Tarawih dan setelah shalat Subuh, yang pesannya membawa keteduhan yang bisa membangun ukhuwah islamiyah berseiring dengan ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah insaniyah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Dari masjid ke masjid kita tunjukkan cinta damai, kita tunjukkan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah demi keutuhan NKRI. Inilah yang menjadi basis nilai persaudaraan yang diajarkan Nahdlatul Ulama," tegasnya. (Abdul Hady JM/Mukafi Niam)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Santri, Humor Islam, Hikmah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 13 Januari 2018

Gus Hamim Pimpin Yayasan RSI Gondanglegi

Malang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - KH Hamim Kholili yang dikenal dengan sapaan Gus Hamim terpilih menjadi ketua Yayasan Rumah Sakit Islam (RSI) Gondanglegi, Malang, Jawa Timur. Ia menggantikan H Sanusi yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Malang. Keduanya termasuk Pembina Ikatan Pelajar NU (IPNU) Gondanglegi masa khidmah 2012-2014.

Terpilihnya Gus Hamim Sabtu (6/2) lalu sudah disepakati dalam rapat Pembina, pengurus dan pengawas yayasan RSI Gondanglegi. Pelayanan yang mengedepankan attitude (akhlak) kepada masyarakat adalah moto dari rumah sakit yang berdiri tahun 1986 ini.

Gus Hamim Pimpin Yayasan RSI Gondanglegi (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Hamim Pimpin Yayasan RSI Gondanglegi (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Hamim Pimpin Yayasan RSI Gondanglegi

“Ini adalah tanggung jawab yang berat bagi saya, semoga saya bisa amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ini serta mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat umumnya,” katanya kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, Senin (8/2).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia mengaku membutuhkan kerja sama yang solid dan profesional baik dari pihak rumah sakit maupun pasien. Gus Hamim berkomitmen memprioritaskan akhlakul karimah sebagaimana moto rumah sakit ini.

RSI Gondanglegi yang terletak di Jalan Hayam Wuruk Nomor 66 Kecamatan Gondanglegi merupakan Rumah Sakit Swasta satu-satunya yang ada di Kecamatan Gondanglegi dan juga menjadi rumah sakit rujukan dari puskesmas-puskesmas yang ada di Malang selatan dan sekitarnya. (Ansori/Mahbib)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam, Habib Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 07 Januari 2018

1524 Penulis Artikel Pecahkan Rekor Muri

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sebanyak 1524 mahasiswa dari 13 perguruan tinggi ternama di Indonesia yang tergabung dalam Community Santri of Schoolar Ministry of Religius Affairs (CSS Mora) berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai penulis artikel terbanyak.

1524 Penulis Artikel Pecahkan Rekor Muri (Sumber Gambar : Nu Online)
1524 Penulis Artikel Pecahkan Rekor Muri (Sumber Gambar : Nu Online)

1524 Penulis Artikel Pecahkan Rekor Muri

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Festival Nasional Santri Nusantara; Gerakan Nasional Santri Indonesia Menulis yang diselenggarakan Dirjen Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI di pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jum’at-Ahad (30/11-2/12). 

Rekor penulisan artikel terbanyak dilaksanakan hari Ahad (2/12) mulai pukul 08.00-10.00 WIB bertempat GOR Pesantren Tambakberas. Menurut perwakilan Muri yang mewakili ketua umum Jaya Suprana, pihaknya mencatat kegiatan 1524 penulis artikel masuk dalam rekor muri No.5721.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Di Jombang masih menurut perwakilan Muri pernah juga mencacat rekor Muri semisal Khataman Al-Qur’an Terbanyak (2010), Penulisan Gurindam Terbanyak (2012) dan masih banyak lagi.  

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kasubdit Pendidikan Diniyyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI, Drs. H. Imam Syafii, M.Pd mengungkapkan pihaknya baru kali pertama terlibat dalam program yang monumental yakni rekor penulis artikel terbanyak. 

Imam menegaskan Islam masih eksis hingga saat ini didukung oleh para ulama-ulama terdahulu dengan karya tulisnya. “Dengan menulis mereka dikenang sepanjang masa,” paparnya Imam saat menyampaikan sambutan. 

Pihak Muri memberikan 2 piagam, kepada Dirjen Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI dan kepada Imam Syafii. 

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Syaiful Mustaqim  

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Daerah, Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock