Tampilkan postingan dengan label Khutbah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khutbah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Februari 2018

Kembangkan Jaringan, RMI Jateng Luncurkan Website

Semarang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Warga semakin dimudahkan dengan peluncuran website resmi jaringan pesantren NU Jateng. Mereka bisa mengetahui seputar aktivitas atau program terkini Pengurus Wilayah Rabithah al-Ma’ahid al-Islamiyyah (RMI) Jawa Tengah.

Kembangkan Jaringan, RMI Jateng Luncurkan Website (Sumber Gambar : Nu Online)
Kembangkan Jaringan, RMI Jateng Luncurkan Website (Sumber Gambar : Nu Online)

Kembangkan Jaringan, RMI Jateng Luncurkan Website

Informasi RMI Jateng dapat diakses di http://rmi-jateng.org/. Pengelola situs RMI Jateng Zulfa Mukhamad Cholil mengatakan kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, website ini dibuat sebagai salah satu langkah pengembangan jaringan RMI Jateng.

“Baru sebulan kami buat, dengan sasaran masyarakat dan harapannya ke depan bisa masuk ke pesantren,” terang pengurus departemen media dan informasi RMI Jateng itu, Kamis (6/3).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Zulfa menambahkan, website ini sekaligus mengawali program 1000 website gratis untuk pesantren yang digagas PPM Aswaja.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Untuk pengembangan website, pihaknya juga akan melibatkan pesantren-pesantren. “Sebagai langkah awal, rencana akan diadakan pelatihan jurnalistik ke pesantren,” ungkapnya. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kajian Islam, Ahlussunnah, Khutbah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 18 Februari 2018

Di Bidang Olahraga, Santri Tak Boleh Ketinggalan

Balikpapan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mendorong para santri untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di setiap bidang, tak terkecuali olahraga.?





Di Bidang Olahraga, Santri Tak Boleh Ketinggalan (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Bidang Olahraga, Santri Tak Boleh Ketinggalan (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Bidang Olahraga, Santri Tak Boleh Ketinggalan

Hal itu ia katakan saat membuka secara resmi turnamen Liga Santri Nusantara (LSN) di Stadion Persiba Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (19/8) sore.?

"Santri tak cuma bisa ngaji, ngimami istighotsah, atau ngimami tahlilan. Di bidang olahraga, santri tak boleh ketinggalan," ujarnya di hadapan ribuan santri yang memeriahkan ajang nasional tersebut.

Alumnus Pesantren Lirboyo ini menambahkan, kiai-kiai terdahulu juga telah membuktikan perannya yang tidak semata di pondok pesantren. Ia menyebut sedikitnya ada 20 kiai pada masa revolusi yang aktif sebagai anggota batalion. Keterlibatan ini menurutnya menunjukkan luasnya bidang garap yang bisa diisi oleh kaum santri.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia mengajak para santri untuk membuktikan diri sebagai pribadi yang serba bisa. "Ngaji bisa, musbaqah tilawatil quran juara, sepak bola juga pandai," katanya memotivasi.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Insyallah ke depan santri akan ada yang menjadi bintang PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia)," imbuh Kiai Said.

Sementara Ketua Pengurus Pusat Rabithah Maahid Islamiyah NU (RMINU) KH Abdul Ghaffar Rozin menjelaskan bahwa LSN merupakan ajang penjaringan kader santri yang unggul di bidang sepakbola. Ia optimis santri bisa mewarnai olahraga nasional. Menurutnya, saat ini saja beberapa atlet Indonesia juga berlatar belakang pesantren.

Pembukaan LSN 2016 ditandai dengan pemukulan lima beduk diiringi lantunan lagu resmi Gerakan Nasional Ayo Mondok. Turnamen tingkat nasional ini bakal diikuti lebih dari 650 pesantren dari 34 provinsi. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pertandingan, Khutbah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 15 Februari 2018

Diresmikan, Klinik Kesehatan NU Lumajang Langsung Beroperasi

Lumajang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Klinik kesehatan milik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang telah lama digadang-gadang warga akhirnya terwujud.

Prosesi peresmian klinik tersebut dilakukan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Kamis (19/3), dan disaksikan ribuan warga NU, Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur H Thoriqul Haq, Bupati Lumajang H Asat Malik beserta jajaran muspida kabupaten, dan para pimpinan partai politik Lumajang.

Diresmikan, Klinik Kesehatan NU Lumajang Langsung Beroperasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Diresmikan, Klinik Kesehatan NU Lumajang Langsung Beroperasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Diresmikan, Klinik Kesehatan NU Lumajang Langsung Beroperasi

Dengan ditandatanganinya prasasti oleh Wakil Gubernur Jatim dan Bupati Lumajang, klinik NU langsung beroperasi. Terdapat 8 kamar dengan 8 bed untuk rawat inap, 2 bed unit gawat darurat, dan sebuah ambulance siap dijalankan. Ada 3 orang dokter yang siap melayani pasien dibantu 11 perawat dan 7 bidan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam acara yang diadakan di halaman Masjid Al Kautsar depan kantor PCNU setempat itu, Thoriqul Haq selaku ketua Komisi C DPRD Jatim menyerahkan bantuan dana 15 juta rupiah dan sebuah sepeda motor untuk kegiatan operasional klinik baru. Sementara Bupati Lumajang turut menyumbang sebesar 10 juta rupiah.

Ketua PCNU Syamsul Huda menyampaikan terima kasih terutama kepada H Thoriqul Haq, warga NU asli Lumajang, yang ikut memprakarsai berdirinya klinik sejak awal. Tahun anggaran 2015 Provinsi Jatim melalui APBD akan membantu 1 Miliar.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ke depan, PCNU merencanakan pengembangan klinik menjadi sebuah rumah sakit NU dengan pembebasan lahan di belakang klinik. Hingga saat ini sudah terkumpul donasi warga sebesar 460 juta.

Gus Ipul berharap kekurangan dana bisa segera teratasi dengan keterlibatan Bupati Lumajang yang juga ketua MWCNU di salah satu kecamatan setempat.

“Dimana-mana pemimpin itu, termasuk bupati, harus komunikasi. Teko-muni-kasih (datang-bicara-memberi),” sentil Gus Ipul kepada bupati disambut gerr hadirin. “Jangan berlagak datang-bicara-langsung pergi (tidak memberi bantuan),” lanjutnya disambut tawa hadirin yang kian ramai. (Saiful Ridjal/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Khutbah, Berita Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 14 Februari 2018

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

Way Kanan,Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kiai muda pengamal shalawat jibriliyah GP Ansor Way Kanan, Lampung, Muhammad Syahri Attamim AH mengatakan, warga Nahdlatul Ulama (NU) harus terbuka dengan gerakan ekonomi untuk menopang keberlangsungan dakwah.

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

"Banyak orang mengaku NU ketika dia melakukan amaliyah, seperti yasinan, tahlilan, sholat jenazah. Tapi bagaimana membuat generasi muda berminat menjadi warga NU tidak mungkin dengan cara kaku. Harus ada cara lain, salah satunya gerakan wirausaha, tokoh dan warga NU perlu melakukannya seperti dilakukan Ansor Way Kanan hari ini," ujar dia

di Blambangan Umpu, Selasa (1/3).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ansor Way Kanan melakukan sejumlah gerakan ekonomi, seperti penjualan madu, kopi jamu, jasa cuci kendaraan ditangani Kepala Satkoryon Banser Pakuan Ratu EKo Sugiyanto, serta pelayanan jasa bekam bekerja sama dengan Klinik Bulan Medical Center (BMC) yang dimiliki dr Yusuf J Mustofa.

"Gerakan semacam itu merupakan salah satu jalan untuk menyampaikan apa itu NU. Kita beribadah, merawat dan mewariskan amaliyah NU, tapi bagaimana menjangkau masyarakat juga harus dilakukan," paparnya.

Ia menambahkan, gerakan dan pendidikan ekonomi harus diberikan kepada masyarakat dan warga NU yang kurang mampu untuk dididik dalam mencari rejeki, supaya iman dan taqwanya bertambah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Karena masih sangat jarang dilakukan di Way Kanan, maka dorongan dilakukan Ansor sangat penting," demikian Muhammad Syahri Attamim. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

Way Kanan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kiai muda pengamal shalawat jibriliyah GP Ansor Way Kanan, Lampung, Muhammad Syahri Attamim AH mengatakan, warga Nahdlatul Ulama (NU) harus terbuka dengan gerakan ekonomi untuk menopang keberlangsungan dakwah.

"Banyak orang mengaku NU ketika dia melakukan amaliyah, seperti yasinan, tahlilan, sholat jenazah. Tapi bagaimana membuat generasi muda berminat menjadi warga NU tidak mungkin dengan cara kaku. Harus ada cara lain, salah satunya gerakan wirausaha, tokoh dan warga NU perlu melakukannya seperti dilakukan Ansor Way Kanan hari ini," ujar dia

di Blambangan Umpu, Selasa (1/3).

Ansor Way Kanan melakukan sejumlah gerakan ekonomi, seperti penjualan madu, kopi jamu, jasa cuci kendaraan ditangani Kepala Satkoryon Banser Pakuan Ratu EKo Sugiyanto, serta pelayanan jasa bekam bekerja sama dengan Klinik Bulan Medical Center (BMC) yang dimiliki dr Yusuf J Mustofa.

"Gerakan semacam itu merupakan salah satu jalan untuk menyampaikan apa itu NU. Kita beribadah, merawat dan mewariskan amaliyah NU, tapi bagaimana menjangkau masyarakat juga harus dilakukan," paparnya.

Ia menambahkan, gerakan dan pendidikan ekonomi harus diberikan kepada masyarakat dan warga NU yang kurang mampu untuk dididik dalam mencari rejeki, supaya iman dan taqwanya bertambah.

"Karena masih sangat jarang dilakukan di Way Kanan, maka dorongan dilakukan Ansor sangat penting," demikian Muhammad Syahri Attamim. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Khutbah, Lomba, Internasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 11 Februari 2018

Ini Cara Angkat Tangan saat Doa Qunut Nazilah

Pembacaan qunut nazilah disunahkan saat umat Islam mengalami bencana alam atau bencana kemanusiaan. Qunut nazilah–sebagaimana dimaklum–dibaca setelah doa i‘tidal pada rakaat terakhir di setiap shalat wajib lima waktu. Qunut nazilah tidak disunahkan lagi ketika bencana yang dialami umat Islam juga surut.

Qunut nazilah disunahkan dibaca ketika shalat wajib sendiri atau shalat wajib berjamaah. Pada saat membacanya, kita dianjurkan untuk menengadahkan tangan ke langit.

Ini Cara Angkat Tangan saat Doa Qunut Nazilah (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Cara Angkat Tangan saat Doa Qunut Nazilah (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Cara Angkat Tangan saat Doa Qunut Nazilah

Pada saat doa berisi permohonan atas kebaikan untuk umat Islam maka, kita dianjurkan untuk menghadapkan kedua telapak tangan ke langit. Tetapi pada saat doa berisi permohonan keburukan untuk para penganiaya umat Islam atau berisi permohonan pelemahan pihak mereka, maka kedua telapak tangan dihadapkan ke bumi.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Artinya, “Sunah mengangkat kedua tangan dalam qunut (nazilah) dengan menghadapkan kedua telapak tangan ke langit saat meminta kebaikan dan membalik kedua telapak tangan hingga mengarah ke bumi saat berdoa tolak bala. Hal ini berlaku pada semua doa. Tidak disunahkan mengusap muka setelah doa di dalam shalat. Afdhalnya justru tidak mengusap muka ketika shalat, lain soal kalau di luar shalat,” (Lihat Syekh Ibrahim Al-Baijuri, Hasyiyatul Baijuri, Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyah, cetakan kedua, 1999 M/1420 H, juz I, halaman 314).

Sebagai catatan terakhir, setelah membaca doa qunut kita tidak dianjurkan bahkan dimakruh mengusah wajah. Pada prinsipnya, mengusap wajah (setelah doa) di dalam shalat dimakruh. Lain soal kalau di luar shalat. Kalau di luar shalat, kita dianjurkan untuk mengusap wajah setelah berdoa. Wallahu a‘lam. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Khutbah, Nahdlatul Ulama, Pemurnian Aqidah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 05 Februari 2018

Asad Ali: NU Bela Minoritas dan Keadilan

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Nahdlatul Ulama (NU) selalu berada di barisan terdepan dalam hal-hal genting yang terjadi di tengah masyarakat. Dalam banyak kasus yang menyangkut kemanusiaan, NU tidak mau ketinggalan dalam mengawal proses kesadaran kemanusiaan yang tengah mekar di Indonesia.

Ketegasan komitmen NU terhadap kemanusiaan, bukan tanpa risiko. Sejumlah ormas yang memiliki kesadaran rendah akan kemanusiaan, kerap tidak mendukung sikap NU. Mereka akan acuh saja bila NU bukan ormas Islam terbesar di Indonesia, bahkan di dunia.

Asad Ali: NU Bela Minoritas dan Keadilan (Sumber Gambar : Nu Online)
Asad Ali: NU Bela Minoritas dan Keadilan (Sumber Gambar : Nu Online)

Asad Ali: NU Bela Minoritas dan Keadilan

“NU sebenarnya bukan membantu minoritas, tetapi rahmatan lil alamin, otomatis membela minoritas. Jadi kita membela keadilan dan menegakkan kebenaran. Siapapun yang dizalimi, tentu kita akan membela,” ujar Asad Said Ali, Wakil Ketua Umum PBNU dalam pidato sambutan seremoni pembukaan bakti sosial operasi 1200 penderita katarak, di RSCM, Jl. Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (10/5) lalu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pendapat Asad ini meluruskan Irwan Hidayat, Dirut PT Sido Muncul yang sebelumnya memberikan kata sambutan dalam acara yang sama. Dalam sambutannya, Irwan memuji GP Ansor, sebagai kumpulan pemuda NU yang dalam kiprahnya maju terdepan membela minoritas.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Bakti sosial ini terselenggara atas kerjasama Fatayat NU dengan RSCM, Perdami (Persatuan Dokter Mata Indonesia), dan PT SidoMuncul. Sekurangnya 120 orang memadati tempat acara berlangsung. Mereka terdiri jajaran pengurus Fatayat NU dan masyarakat yang peduli akan kesehatan masyarakat.

Redaktur  : Syaifullah Amin

Penulis      : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ahlussunnah, RMI NU, Khutbah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 30 Januari 2018

Gus Dur: Syariat Islam Tak Perlu Negara Islam

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tak setuju jika pelaksanaan syariat Islam harus diikuti dengan pendirian negara Islam. Menurutnya, syariat Islam memang harus dilaksanakan, tapi tak perlu ada negara Islam.

“Syariat Islam itu diadakan untuk dilaksanakan. Tapi melaksanakan syariat itu tidak harus dengan adanya negara Islam. Ini bedanya,” tegas Gus Dur sebagaimana dilansir www.gusdur.net.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu mengatakan, pendapat tersebut pernah ia kemukakan juga suatu saat dirinya ditanya oleh aktivis Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), soal kewajiban melaksanakan syariat Islam.

Gus Dur: Syariat Islam Tak Perlu Negara Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur: Syariat Islam Tak Perlu Negara Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur: Syariat Islam Tak Perlu Negara Islam

“Saya itu setiap hari bersyariat. Saya nggak pernah meninggalkan syariat. Tapi saya tidak pernah menjadi orang seperti mereka itu (menginginkan negara Islam, Red),” tambah Ketua Umum Dewan Syura DPP Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Formalisasi syariat Islam ini juga masih diperjuangkan oleh partai berasas Islam, Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kekhawatiran itu, kata Gus Dur membuat Muhammadiyah menerbitkan surat edaran untuk organisasi otonomnya, supaya tidak menjalin kerja sama dengan PKS.

“PP Muhammadiyah merasa, PKS itu tidak berjuang untuk kepentingan bersama sebagai bangsa, tapi hanya untuk kepentingan yang lebih sempit. Itu alasannya! Itu bagus sekali,” kata Gus Dur menanggapi terbitnya Surat Keputusan PP Muhammadiyah Nomor 149 Kep/1.0/b/2006 tentang Kebijakan PP Muhammadiyah tentang Konsolidasi Organisasi dan Amal Usaha Muhammadiyah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dikatakan Gus Dur, sejak awal NU dan Muhammadiyah adalah tulang punggung nasionalisme. “Maka, adanya surat edaran PP Muhammadiyah itu menjadi sangat penting sekali,” ujarnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Gus Dur menilai sikap nasionalisme inilah yang membedakan PKS dengan NU maupun Muhammadiyah. “Saya pernah ketemu almarhum Syeikh Abdul Aziz bin Baz. Menurut dia, kalau bukan negara Islam, ya bukan negara. Kalau itu yang diusung PKS, terus terang saja NU juga keberatan,” tandasnya.

Mengapa? Gus Dur menjelaskan karena pada Muktamar ke-9 di Banjarmasin tahun 1935, NU sudah menyatakan, untuk melaksanakan syariat Islam, itu tidak wajib adanya negara Islam. “Kalau mbalik (kembali) lagi nuruti (mengikuti) PKS, ya kita akan rugi,” imbuhnya.

Bukan Musuh

Pada saat sama, Gus Dur menyatakan kegembiraannya, karena kemampun organisasi Islam moderat kini kian baik dan disegani. “Kemampuan organisasi moderat Islam semakin baik, hingga mereka bisa mengatasi kaum garis keras,” ujarnya.

Namun demikian Gus Dur mengingatkan, bahwa massa garis keras itu bukanlah musuh, melainkan saudara. “Kita dudukkan masalahnya dulu. Yang kita tentang itu tindakan kekerasan itu, bukan orangnya,” pesannya. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Khutbah, Kajian Sunnah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock