Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Februari 2018

Fatayat NU NTB Ajak Banom Gelar Donor Darah

Mataram,? Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pimpinan Wilayah Fatayat NU NTB mengajak semua Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama terlibat dalam aksi donor darah. Kegiatan yang berlangsung di Pesantren Nurul Islam, Sabtu (13/3) lalu itu menjadi salah satu rangkain acara pelantikan PW Fatayat NU NTB Masa Khidmat 2015-2019.

"Insyaallah tiga bulan sekali akan rutin kami lakukan (Donor) bersama banom-banom lainnya," kata Ketua PW Fatayat NU NTB, Wartiah.?

Fatayat NU NTB Ajak Banom Gelar Donor Darah (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat NU NTB Ajak Banom Gelar Donor Darah (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat NU NTB Ajak Banom Gelar Donor Darah

Lebih lanjut Ketua Komisi 5 DPRD NTB ini menjelaskan bahwa darah merupakan kebutuhan masyatakat banyak saat ini. Oleh karena itu pihaknya tidak menargetkan berapa kantong harus masuk melainkan sebanyak-banyaknya.

Sebelumnya, PW Fatayat NU NTB sudah berkunjung ke tokoh-tokoh NU di Lombok, ziarah makam ulama dan terakhir nanti, Ahad (20/3) akan berlangsung pelantikan PW Fayatat NU NTB yang dirangkai seminar nasional terkait tantangan perempuan menghadapi MEA di gedung Paraja Kantor Gubernur NTB. Setelah itu akan ditutup dengan santunan anak yatim piatu dan warga jompu. (Syamsul Hadi/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Doa, Budaya Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 15 Februari 2018

LKNU Dorong Warga NU Ikuti Pekan Imunisasi Nasional Polio

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham



Polio merupakan penyakit yang dapat menyebabkan pertumbuhan bayi terlambat, cacat permanen atau bahkan meninggal dunia dan belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini. 

LKNU Dorong Warga NU Ikuti Pekan Imunisasi Nasional Polio (Sumber Gambar : Nu Online)
LKNU Dorong Warga NU Ikuti Pekan Imunisasi Nasional Polio (Sumber Gambar : Nu Online)

LKNU Dorong Warga NU Ikuti Pekan Imunisasi Nasional Polio

Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama LKNU menghimbau kepada seluruh warga NU yang memiliki balita (usia 0-59 Bulan), untuk mendatangi POS Pekan Imunisasi Nasional Polio (PIN) terdekat pada tanggal 8-15 Maret 2016 agar mendapatkan imunisasi Polio secara gratis. 

"Vaksinasi polio dapat melindung balita dari penyakit yang mengakibatkan cacat fisik atau mental yang sulit disembuhkan," ungkap Hisyam Said Budairy, Ketua Lembaga Kesehatan PBNU.

Indonesia pada tanggal 27 Maret 2014 menerima sertifikat bebas polio dari organisasi kesehatan dunia, WHO. Untuk mendapatkan sertifikasi tersebut, persyaratan yang harus dipenuhi antara lain pemantauan yang ketat, dan tidak ditemukannya kasus baru polio yang disebabkan virus polio asli dari negara tersebut selama tiga tahun berturut-turut.

Untuk turut mewujudkan dunia bebas polio pada 2020, direktur Surveilan dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, Jane Soepardi mengatakan pemerintah menargetkan minimal 95 persen anak di bawah 5 tahun (0–59 bulan) di seluruh Indonesia mendapat imunisasi polio melalui PIN Polio 2016. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Kegiatan imunisasi akan berlangsung pada 8–15 Maret 2016. PIN Polio ini bertujuan memberikan perlindungan optimal dari penyakit polio," ungkapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Berkaitan dengan beredarnya gambar bungkus vaksin polio di media sosial yang bertuliskan "pada proses pembuatannya bersinggungan dengan bahan bersumber babi," Oscar Primadi, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan memastikan PIN Polio 2016 menggunakan vaksin tetes "Oral Polio Vaccine" produksi PT.Biofarma, dan tidak ada tulisan apapun terkait bahan bersumber babi.

Pada tahun 2011 lalu, PBNU melalui Lembaga Kesehatan dan Lembaga Bahtsul Masail telah melakukan kajian terhadap vaksin polio produksi Biofarma. Hasil kajian tersebut dikeluarkan dalam keputusan yang menyatakan bahwa Vaksin tetes OPV (Oral Polio Vaksin) yang diproduksi oleh PT.Biofarma hukumnya boleh digunakan untuk imunisasi. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Doa Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 04 Februari 2018

Ramadhan, Pesantren Mahasiswa An-Nur Hatamkan Kitab At-Tibyan

Surabaya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pengajian bulan suci Ramadhan yang dilaksanakan di Pesantren Mahasiswa An-Nur Surabaya yang diasuh oleh Dr KH Imam Ghazali Said, MA berhasil dihatamkan pada puasa ke 19, Senin (6/7). Selama Ramadhan ini, kitab yang dikaji adalah Kitab At-Tibyan fi Adabi Hamalatil Quran karya Imam Nawawi.

Majelis sebanyak 50 orang mengikuti pengajian yang dilakukan setiap hari ba’da Subuh dan Ashar, mulai pukul 05.00-07.00 dan 15.00-16.15 WIB. Para santri secara bergantian membacakan kitab yang masih ditulis dalam bahasa Arab gundul, sesekali pengasuh yang akrab disapa Abi Ghazali ini mengoreksi bacaan yang keliru.

Ramadhan, Pesantren Mahasiswa An-Nur Hatamkan Kitab At-Tibyan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ramadhan, Pesantren Mahasiswa An-Nur Hatamkan Kitab At-Tibyan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ramadhan, Pesantren Mahasiswa An-Nur Hatamkan Kitab At-Tibyan

Setelah dibaca, Abi Ghazali kemudian memberikan arti per kata dan penjelasan dengan contoh-contoh peristiwa aktual sehari-hari, tak lupa disertai joke yang membikin suasana menjadi tidak membosankan. Para santri juga bebas bertanya berbagai persoalan sehari-hari mulai dari masalah politik, pendidikan, sosial, budaya, termasuk dinamika seputar amaliah NU.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Terkait pemilihan kitab At-Tibyan, lulusan Khartoum International Institut, Sudan itu mengatakan At-Tibyan merupakan salah satu kitab karangan Imam Nawawi yang terkenal di kalangan penuntut ilmu. Di dalamnya Imam Nawawi menjelaskan panjang lebar mengenai adab yang harus ditempuh oleh seorang penghafal Al-Qur’an. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kita dorong mahasiswa secara perlahan untuk menghafalkan Al-Qur’an. Maka sebelum itu, para santri dibekali pengetahuan mengenai cara memuliakan Al-Qur’an,” tutur Abi Ghazali yang kini menjabat sebagai Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Ia menambahkan pesantren yang diasuhnya, memiliki karakter pendidikan yang cukup unik karena seluruh santri juga berstatus sebagai mahasiswa. Melalui pesantren, diharapkan ada keseimbangan antara pengetahuan umum dengan wawasan keagamaan. 

“Ketika lulus santri menjadi sarjana yang berkarakter Islam Nusantara,” terangnya.

Ketua Pesantren Mahasiswa An-Nur, Haris Syarifuddin mengungkapkan selain menghatamkan kitab Tibyan fi Adabi Hamalatil Quran karya Imam Nawawi, Pesantren Mahasiswa An-Nur juga menghatamkan Kitab Majalis As-Sholihin karya Dr Aidh Al-Qarni. Sejumlah acara digelar dalam acara puncak Serambi Ramadhan.

“Ramadhan tahun ini, kami mengadakan dzikir dan shalawat bersama, kajian kitab untuk masyarakat umum dan mengadakan bakti sosial. Semua agenda rutin setiap bulan suci Ramadhan,” tandasnya. (Luqman Hakim/Mukafi Niam) 

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Daerah, Hikmah, Doa Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 22 Januari 2018

Ansor Way Kanan Tabung Pohon di Pesantren Untuk Kemandirian Organisasi

Way Kanan,Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Salah satu hasil Kongres XV GP Ansor Tahun 2015 di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Yogyakarta adalah Gerakan Pemuda Ansor harus bisa mengembangkan kewirausahaan di kalangan pemuda baik secara individu maupun kelembagaan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Berkaitan dengan itu, PC GP Ansor Way Kanan bertekad menabung pohon buah di 14 pesantren yang ada di 14 kecamatan, baik sebagai kemandirian organisasi atau sarana mempererat silaturahmi dengan pesantren sasaran program.

Ansor Way Kanan Tabung Pohon di Pesantren Untuk Kemandirian Organisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Way Kanan Tabung Pohon di Pesantren Untuk Kemandirian Organisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Way Kanan Tabung Pohon di Pesantren Untuk Kemandirian Organisasi

"Kami titip lima belas pohon di setiap pesantren. Jika tercapai di 14 kecamatan, maka Ansor Way Kanan akan memiliki tabungan sejumlah 210 pohon," ujar Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto, di Blambangan Umpu, Jumat (15/7).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Untuk diketahui, Gusdurian Lampung dan alumni Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) 2016 PC GP Ansor Way Kanan menginisiasi Gerakan Sedekah Oksigen bagi sejumlah pesantren. Gerakan itu didukung Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) atau Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia Wilayah Lampung.

"Total pohon Sedekah Oksigen jenis mangga Thailand dan nangka dak (persilangan nangka cempedak) yang bisa dipanen setelah tanam satu tahun adalah lima puluh batang. Di luar jumlah itu, kami titip lima belas pohon untuk tabungan organisasi mendatang. Setiap pimpinan anak cabang kami upayakan bisa mandiri tabungan pohon tersebut," ujar penggiat Gusdurian di Lampung itu lagi.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Gatot yang juga Ketua Bidang Media dan Publikasi DPP Sarbumusi NU itu melanjutkan, jika potensi hasil panen dari satu pohon paling rendah Rp100 ribu saja misalnya, maka akan ada hasil Rp1,5 juta dalam satu tahun.

"Tapi jika perawatan bagus, hasil panen juga Insya Allah bagus. Dari hasil mandiri berjamaah itu, persentase untuk PAC 75 persen dan untuk pimpinan cabang 25 persen. Kenapa demikian? Karena tidak mungkin pimpinan cabang hanya mendorong tapi tidak didorong, jadi saling mendorong dalam hal positif termasuk penguatan ekonomi," papar Gatot.

Setelah menanam pohon hasil Sedekah Oksigen di Pesantren Assiddiqiyah 11, Gunung Labuhan asuhan Kiai Imam Murtadlo Sayuthi. Penanaman selanjutnya akan dilakukan untuk Pesantren Al-Falakhussadah, Pakuan Ratu asuhan Kiai Zainal Maarif pada Ahad (17/7).

Adapun distribusi pohon buah untuk Pesantren Darul Ulum, Negara Batin asuhan Ustadz Bayumi dan Pesantren Hidayatus Salafiyah, Negeri Agung asuhan Gus Yunus telah siap.

"Insya Allah gerakan tersebut akan berlanjut dan akan tercapai di 14 pesantren karena respon sejumlah pihak akan program itu masih bagus," pungkas Gatot. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Nahdlatul Ulama, Doa, Pertandingan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Badal Thawaf Ifadlah Dibolehkan Dengan Syarat

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Thawaf Ifadlah yang menjadi salah satu rukun dalam ibadah haji, boleh diwakilkan kepada orang lain. Namun, hukum boleh, diputuskan setelah melewati perdebatan panjang para peserta musyawarah bahtsul masail. Hukum badal Thawaf Ifadlah ini diperbolehkan dengan sejumlah syarat.

Putusan Pleno yang dipimpin Ketua LBM PBNU KH Zulfa Musthofa Rabu (3/7) pagi mengatakan, “Pada dasarnya badal Thawaf Ifadlah tidaklah diperbolehkan meskipun ada uzur karena Thawaf Ifadlah merupakan salah satu rukun haji.”

Badal Thawaf Ifadlah Dibolehkan Dengan Syarat (Sumber Gambar : Nu Online)
Badal Thawaf Ifadlah Dibolehkan Dengan Syarat (Sumber Gambar : Nu Online)

Badal Thawaf Ifadlah Dibolehkan Dengan Syarat

Mereka mengutip pendapat Imam Syihabuddin ar-Ramli yang membolehkan badal itu dengan sejumlah syarat. Syarat yang diajukan Ar-Ramli adalah pelaku haji merupakan orang yang madlub (orang sakit yang secara medis tidak mungkin sembuh) dan sudah pulang ke tanah airnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syekh Ramli berargumen, ibadah Haji yang mencakup rukun, wajib, dan sunahnya boleh dibadalkan. Tentu Thawaf Ifadlah sebagai salah satu rukun haji, lebih boleh untuk dibadalkan.

Badal Thawaf Ifadlah merupakan satu isu yang dibahas dalam bahtsul masail Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Sleman, Yogyakarta, Selasa (2/7) malam.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syarat itu diajukan oleh Syekh Ar-Ramli yang kemudian dikukuhkan peserta musyawarah LBM PBNU guna menghindari tasahhul, menyepelekan hukum syariah.

Peserta bahtsul masail ialah pengurus wilayah dan cabang LBM NU, Rais Syuriah PBNU, Rais Syuriah PWNU se-Indonesia, dan utusan sejumlah pesantren.

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Nahdlatul, Doa, Kyai Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 07 Januari 2018

Bisyr al-Hafi, Waliyullah Berjiwa Sosial yang Mantan Berandal

Bisyr bin Harits dikenal juga sebagai Abu Nashr Bisyr bin al-Harits al-Hafi, lahir di dekat kota Merv sekitar tahun 150 Hijriah /767 Masehi. Setelah meninggalkan hidup berfoya-foya, ia mempelajari Hadits di Baghdad, kemudian meninggalkan pendidikan formal untuk hidup sebagai pengemis yang terlunta-lunta, kelaparan dan bertelanjang kaki. Bisyr meninggal di kota Baghdad tahun 227 H/841 M. Ia sangat dikagumi oleh Ahmad bin Hanbal dan dihormati oleh khalifah al-Mamun.

Bishr lahir di Merv dan menetap di Baghdad. Kisah pertobatannya diriwayatkan oleh Fariduddin al-Attar di dalam buku Tadzkiratul Auliya. Attar meriwayatkan, sewaktu muda, ia adalah seorang pemuda berandal. Suatu hari dalam keadaan mabuk, ia berjalan terhuyung-huyung. Tiba-tiba ia temukan secarik kertas bertuliskan: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang". Bisyr lalu membeli minyak mawar untuk memerciki kertas tersebut kemudian menyimpannya dengan hati-hati di rumahnya.

Bisyr al-Hafi, Waliyullah Berjiwa Sosial yang Mantan Berandal (Sumber Gambar : Nu Online)
Bisyr al-Hafi, Waliyullah Berjiwa Sosial yang Mantan Berandal (Sumber Gambar : Nu Online)

Bisyr al-Hafi, Waliyullah Berjiwa Sosial yang Mantan Berandal

Malam harinya seorang manusia suci bermimpi. Dalam mimpi itu ia diperintah Allah untuk mengatakan kepada Bisyr: "Engkau telah mengharumkan nama-Ku, maka Aku pun telah mengharumkan dirimu. Engkau telah memuliakan nama-Ku, maka Aku pun telah memuliakan dirimu. Engkau telah mensucikan nama-Ku, maka Aku pun telah mensucikan dirimu. Demi kebesaran-Ku, niscaya Ku-harumkan namamu, baik di dunia maupun di akhirat nanti".

"Bisyr adalah seorang pemuda berandal", si manusia suci itu berpikir. "Mungkin aku telah bermimpi salah".

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Oleh karena itu ia pun segera bersuci, shalat kemudian tidur kembali, namun tetap saja mendatangkan mimpi yang sama. Ia ulangi perbuatan itu untuk ketiga kalinya, ternyata tetap mengalami mimpi yang demikian juga. Keesokan harinya pergilah ia mencari Bisyr. Dari seseorang yang ditanyanya, ia mendapat jawaban: "Bisyr sedang mengunjungi pesta minum anggur".

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Maka pergilah ia ke rumah orang yang sedang berpesta itu, dan menyampaikan pesan dari mimpinya tersebut kepada Bisyr.

Kemudian Bisyr berkata kepada teman-teman minumnya, "Sahabat-sahabat, aku dipanggil, oleh karena itu aku harus meninggalkan tempat ini. Selamat tinggal! Kalian tidak akan pernah melihat diriku lagi dalam keadaan yang seperti ini!"

Attar selanjutnya meriwayatkan bahwa sejak saat itu tingkah laku Bisyr berubah sedemikian salehnya. Sedemikian asyiknya ia menghadap Allah bahkan mulai saat itu ia tak pernah lagi memakai alas kaki. Inilah sebabnya mengapa Bisyr juga dijuluki si manusia berkaki telanjang (al-hâfî).

Berikut beberapa kisah tentang Abû Nashr Bisyr bin al-Hârist al-Hâfî yang kami himpun dari beberapa sumber:

Kisah Bisyr al-Hafi dan Imam Ahmad bin Hanbal



Konon Imam Ahmad bin Hanbal sering mengunjungi Bisyr al-Hafi, entah untuk urusan apa. Dan sang imam pun sangat mempercayai perkataan Bisyr al-Hafi. Hal itu kemudian menyebabkan rasa kurang senang pada hati murid-muridnya, sehingga suatu hari muridnya memprotes Imam Ahmad bin Hanbal.

“Wahai guru, di zaman ini tak ada seorang pun yang bisa menandingimu di bidang hadits, hukum, teologi dan setiap cabang ilmu pengetahuan. Lalu mengapa setiap saat engkau menemani dan bergaul bersama seorang berandal (Bisyr al-Hafi)? Pantaskah hal itu?” protes muridnya.

“Mengenai setiap bidang yang kalian sebutkan tadi, aku memang lebih ahli bila dibandingkan dengan Bisyr. Tetapi mengenai Allah, dia lebih ahli daripada aku”, jawab sang Imam.

Konon juga Imam Ahmad bin Hanbal sering memohon kepada Bisyr al-Hafi “ceritakanlah padaku perihal Tuhanku!”

Bisyr al-Hafi dan Empatinya Terhadap Orang Miskin



Alkisah, selama 40 tahun keinginan Bisyr al-Hafi untuk merasakan daging panggang tak kunjung terwujud, hal itu disebabkan karena dia tidak memiliki uang. Pernah juga beliau menginginkan memakan kacang buncis, keinginan itu pun  juga tak kunjung terwujud. Padahal, kalaupun beliau berkehendak, sebagai salah seorang waliyullah yang dekat kepada Allah, beliau bisa saja meminta segala sesuatu dan pasti dikabulkan. Akan tetapi beliau tidak mau melakukannya. Jalan hidup dan penyangkalan diri yang beliau jalani juga menahan beliau untuk meminum air dari saluran yang ada pemiliknya.

Rasa peduli atau empatinya kepada orang-orang miskin pun sangat besar. Konon di suatu musim yang begitu dingin, di mana semua orang mengenakan pakaian tebal untuk menghangatkan tubuh mereka, beliau, Bisyr al-Hafi malah berbuat sebaliknya. Dia melepas pakaiannya di tengah cuaca yang begitu dingin. Akibatnya tubuhnya menjadi menggigil kedinginan.

“Hai Abu Nashr (panggilannya), mengapa kau melepaskan pakaianmu di tengah cuaca yang sangat dingin ini?” teriak orang-orang heran. “Aku teringat orang-orang miskin. Aku tidak punya uang untuk membantu mereka. Oleh karena itu, aku ingin turut merasakan penderitaan mereka”.

Wafatnya Sang Waliyullah



Suatu malam, ketika Bisyr al-Hafi sedang terbaring menanti ajalnya pada tahuan 277 H/ 841`M, tiba-datang seseorang dan mengeluhkan nasibnya kepadanya. Kemudian Bisyr pun menyerahkan seluruh pakaian yang dia kenakan kepada orang tadi. Dia pun lantas memakai pakaian lain yang dia pinjam dari salah seorang sahabatnya. Dengan menggunakan pakaian pinjaman itulah sang waliyullah tersebut menghadap Tuhannya.

Di tempat yang lain, seorang laki-laki melihat keledai yang dibawanya membuang kotoran di jalan. Padahal selama Bisyr al-Hafi hidup, tidak ada seekor keledai pun yang membuang kotoran di jalan karena menghormati Bisyr yang berjalan dengan tanpa menggunakan alas kaki. Melihat kenyataan aneh seperti itu spontan si laki-laki tersebut langsung berteriak “Bisyr telah tiada!”

Mendengar seruan laki-laki tadi, orang-orang pun pergi untuk menyelidikinya validitas berita tersebut. Dan ternyata apa yang dikatakan oleh laki-laki tadi benar adanya. Lalu orang-orang pun menanyakan sesuatu padanya, “Bagaimana kau tahu bahwa Bisyr al-Hafi telah meninggal dunia?”.

“Karena selama Bisyr al-Hafi hidup aku tidak pernah menyaksikan ada seekor keledai pun yang membuang kotoran di jalan. Dan tadi aku melihat kenyataan yang sebaliknya. Keledaiku membuang kotorannya di jalan. Dari itu pun aku tahu bahwa Bisyr al-Hafi telah wafat”, jawab laki-laki tadi. Wallahu a’lam.

Hilmy Firdausy, Mahasantri Pesantren Ilmu Hadits Darus-Sunnah Ciputat. [Sindikasi Media]

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kyai, Doa, Internasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 03 Januari 2018

Tiga Makna Hadits ‘Kemiskinan Dekat kepada Kekufuran’

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Na’im:

Tiga Makna Hadits ‘Kemiskinan Dekat kepada Kekufuran’ (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiga Makna Hadits ‘Kemiskinan Dekat kepada Kekufuran’ (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiga Makna Hadits ‘Kemiskinan Dekat kepada Kekufuran’

? ? ? ? ?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Artinya: “Kemiskinan itu dekat kepada kekufuran.”

Hadits tersebut setidaknya memiliki 3 makna sebagai berikut:

Pertama, orang-orang miskin harus selalu hati-hati atau waspada terhadap kemiskinannya. Hal ini disebabkan keadaannya yang serba kekurangan dapat menggodanya untuk melakukan kemaksiatan guna memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Dalam masyarakat, bisa saja terjadi seorang suami yang miskin melakukan perampokan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.?

Bisa pula terjadi, seorang ibu yang miskin karena tekanan ekonomi menjual diri demi menghidupi anak-anaknya. Demikian pula seorang pemuda yang miskin, bisa saja nekat melakukan pencurian karena didorong keinginannya untuk meniru gaya hidup teman-temannya yang anak orang kaya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ada banyak orang miskin yang karena ketidakberdayaannya secara ekonomi tidak pernah mengenal Tuhan. Mereka tidak pernah pergi ke masjid untuk shalat sebagaimana mereka tidak pernah berpuasa. Banyak orang seperti ini akhirnya berpindah ke agama lain karena adanya bantuan-bantuan ekonomi yang mampu menyejahterakan hidupnya.?

Mengingat beratnya godaan-godaan yang dialami orang-orang miskin, maka mereka harus pandai-pandai membentengi keimanannya dengan sabar dan syukur. Dengan sikap seperti ini orang-orang miskin akan bisa tangguh menghadapi godaan-godaan yang bisa menggoyahkan imannya.?

Jika untuk mencapai sabar dan syukur mereka tak mampu, maka mereka tidak memiliki pilihan lain kecuali harus bekerja keras mengatasi kemiskinannya. Mereka harus berjuang keras untuk bisa meningkatkan taraf hidupnya. Dengan kata lain, orang-orang miskin yang tak bisa sabar dan syukur harus berusaha menjadi orang yang berkecukupan guna melindungi imannya dari rongrongan-rongrongan yang bisa membuatnya kufur, dan bahkan bisa memurtadkannya.?

Namun bagi orang-orang miskin yang memang bisa sabar dan syukur, mereka boleh memilih hidup miskin atau sederhana dengan tetap melaksanakan kewajiban-kewajibannya, seperti mencukupi kebutuhan dasar keluarga yang terdiri dari kebutuhan akan pangan, sandang, papan, pendidikan, dan kesehatan. Mereka harus tetap bisa hidup mandiri tanpa menggatungkan atau menjadi beban bagi orang lain. Mereka tidak boleh menggantungkan hidupnya kepada orang lain dengan meminta-minta.?

Kedua, sebagai peringatan kepada orang kaya-kaya bahwa kemiskinan yang dialami saudara-saudaranya yang miskin dapat mendorognya kepada kekufuran, baik kufur dalam arti murtad atau ingkar akan adanya Tuhan maupun kufur dalam arti ingkar terhadap perintah dan larangan Allah SWT.?

Dalam kaitan itulah maka orang-orang kaya diwajibkan mengeluarkan zakat dan disunnahkan memberikan sedekah kepada mereka yang miskin yang membutuhkan uluran tangan. Zakat dan sedekah ini memiliki fungsi sosial yang sangat penting, yakni memeratakan kesejahteraan sosial dan terjalinnya hubungan yang baik antara orang kaya dengan orang miskin.?

Hubungan baik seperti itu tentu saja sangat penting sebab bisa dibayangkan betapa mengerikannya jika orang-orang miskin setiap hari merencanakan dan melakukan pencurian atau perampokan kepada orang-orang kaya karena desakan ekonomi. Hal seperti ini bisa sangat meresahkan mereka yang kaya. Mereka akan selalu hidup dalam kecemasan karena tidak hanya harta mereka yang terancam tetapi juga jiwa mereka. Bukankah sering kita dengar perampokan disertai pembunuhan?

Dalam kaitan ini ada nasihat bijak yang berbunyi “Pagar mangkuk itu lebih baik daripada pagar berduri.” Maksudnya pendekatan sosial seringkali lebih efektif daripada pendekatan yang mengutamakan kekuatan fisik. Sekali lagi dalam kaitan inilah, Islam menekankan kepada orang kaya untuk senantiasa mengeluarkan zakat, baik zakat mal dan zakat fitrah, maupun sedekah yang diberikan kepada orang-orang miskin, baik mereka meminta maupun menahan diri untuk tidak memintanya.?

Ketiga, sebenarnya kemiskinan itu ada dua macam, yakni kemiskinan material dan kemiskinan spiritual. Yang dimaksud kemiskinan material adalah keadaan kurang atau miskin dari harta benda duniawi. Sedangkan yang dimaksud kemiskinan spiritual adalah kemiskinan yang tidak ada kaitannya dengan kekurangan harta benda duniawi, tetapi terkait dengan kurangnya akan iman atau jiwa. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Kaya itu bukanlah lantaran banyak harta. Tetapi, kaya itu adalah kaya jiwa.” (HR Bukhari dan Muslim)

Hadits di atas mengingatkan kepada kita bahwa orang yang kaya harta bisa saja ia sesugguhnya adalah orang miskin disebabkan karena lemahnya jiwa atau iman. Orang seperti ini disebut orang miskin spiritual. Miskin spiritual bisa sama bahayanya dengan miskin material. Tidak jarang kita jumpai beberapa orang kaya enggan mengeluarkan zakat dan sedekahnya karena jiwa atau hatinya memang miskin. Mereka sesungguhya telah kufur atau ingkar dari perintah Allah.?

Selain itu, tidak jarang kita jumpai beberapa orang kaya melakukan kecurangan dalam berbisnis atau setoran pajak demi mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Ini adalah keserakahan yang menunjukkan kemiskinan spiritual. Juga, tidak sedikit kita jumpai orang-orang yang secara material sudah kaya raya, tetapi mereka melakukan korupsi besar-besaran yang merugikan negara dan menyengsarakan rakyat. Orang-orang seperti itu sesungguhnya adalah orang-orang miskin. Mereka miskin bukan karena kekurangan harta benda duniawi tetapi kurangnya iman kepada Allah SWT.?

Dengan melihat fakta-fakta sosial di atas, hadits Rasulullah SAW sebagaimana disebutkan di awal sesungguhnya tidak hanya dimaksudkan untuk mengingatkan mereka orang-orang miskin material tetapi juga mereka yang miskin secara spiritual. Keduanya bisa kufur atau ingkar dari apa yang diperintahkan dan dilarang oleh Allah SWT. Tentu lebih berbahaya lagi ketika seseorang mengalami kemiskinan material sekaligus kemiskinan spiritual. Na’udzubillah min dzalik.

Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Doa, Ulama, Amalan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock