Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Direktur LAZIS NU Amir Makruf menyatakan lembaga yang dipimpinnya saat ini mengambil positioning atau memposisikan diri sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat, bukan lembaga aksi tanggap bencana yang sudah banyak digeluti oleh LAZIS lainnya.
| LAZIS NU Posisikan Diri Sebagai Lembaga Pemberdayaan (Sumber Gambar : Nu Online) |
LAZIS NU Posisikan Diri Sebagai Lembaga Pemberdayaan
Ia melihat sektor ini belum banyak dilirik oleh lembaga zakat, yang sebagian besar sangat kuat dalam program aksi tanggap darurat, padahal problem kemiskinan merupakan persoalan besar di Indonesia.“Mayoritas penduduk miskin Indonesia adalah NU, karena itu LAZIS NU harus menjadi lembaga pemberdaya, bukan tanggap bencana dan belum ada yang mempositioningkan seperti ini. Bahwa urusan bencana bagian dari LAZIS NU, iya, tetapi saya ingin konsen di training dan pemberdayaan,” katanya dalam Diskusi Kamisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, (23/12).
Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham
Untuk menjadi lembaga zakat yang dipercaya, ia akan menggunakan prinsip-prinsip manajemen modern dalam organisasinya, salah satunya laporan keuangan yang terpercaya sehingga publik mau menitipkan amanahnya ke LAZIS NU.Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham
“Soal laporan keuangan, saya hati-hati betul. Kemarin pada waktu hari raya kurban, saya juga menegaskan tak mengambil untuk satu rupiah pun mengambil untung dari pembelian sapi. Tidak sekerat daging kurban pun saya mengambil,” katanya.Untuk pelaporan transaksi keuangan, ia akan menggunakan prinsip laporan keuangan yang bisa diaudit oleh akuntan publik dan dilaporkan secara berkala kepada masyarakat.
Ditegaskannya, problem pengentasan kemiskinan merupakan kerja berat yang harus dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai kelompok, karena itu harus bersinergi dengan siapapun, tak mungkin kita melakukan sendiri.
“Saya tidak punya ambisi terlalu besar mengumpulkan sekian besar dana, tapi kita juga memiliki ambisi untuk menginspirasi orang dan melakakan hal yang sama. Ini lebih cepat berhasil daripada melakukan sendiri untuk semuanya,” paparnya.
Untuk menggerakkan masyarakat agar terlibat dalam gerakan LAZIS NU ini, ia membangun jaringan relawan NU, yang selama ini telah lama bergerak dalam pemberdayaan masyarakat. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id
Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Syariah, Ubudiyah, Aswaja Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham
