Tampilkan postingan dengan label RMI NU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RMI NU. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Februari 2018

Asad Ali: NU Bela Minoritas dan Keadilan

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Nahdlatul Ulama (NU) selalu berada di barisan terdepan dalam hal-hal genting yang terjadi di tengah masyarakat. Dalam banyak kasus yang menyangkut kemanusiaan, NU tidak mau ketinggalan dalam mengawal proses kesadaran kemanusiaan yang tengah mekar di Indonesia.

Ketegasan komitmen NU terhadap kemanusiaan, bukan tanpa risiko. Sejumlah ormas yang memiliki kesadaran rendah akan kemanusiaan, kerap tidak mendukung sikap NU. Mereka akan acuh saja bila NU bukan ormas Islam terbesar di Indonesia, bahkan di dunia.

Asad Ali: NU Bela Minoritas dan Keadilan (Sumber Gambar : Nu Online)
Asad Ali: NU Bela Minoritas dan Keadilan (Sumber Gambar : Nu Online)

Asad Ali: NU Bela Minoritas dan Keadilan

“NU sebenarnya bukan membantu minoritas, tetapi rahmatan lil alamin, otomatis membela minoritas. Jadi kita membela keadilan dan menegakkan kebenaran. Siapapun yang dizalimi, tentu kita akan membela,” ujar Asad Said Ali, Wakil Ketua Umum PBNU dalam pidato sambutan seremoni pembukaan bakti sosial operasi 1200 penderita katarak, di RSCM, Jl. Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (10/5) lalu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pendapat Asad ini meluruskan Irwan Hidayat, Dirut PT Sido Muncul yang sebelumnya memberikan kata sambutan dalam acara yang sama. Dalam sambutannya, Irwan memuji GP Ansor, sebagai kumpulan pemuda NU yang dalam kiprahnya maju terdepan membela minoritas.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Bakti sosial ini terselenggara atas kerjasama Fatayat NU dengan RSCM, Perdami (Persatuan Dokter Mata Indonesia), dan PT SidoMuncul. Sekurangnya 120 orang memadati tempat acara berlangsung. Mereka terdiri jajaran pengurus Fatayat NU dan masyarakat yang peduli akan kesehatan masyarakat.

Redaktur  : Syaifullah Amin

Penulis      : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ahlussunnah, RMI NU, Khutbah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 28 Januari 2018

Islam Indonesia, Islam Paripurna

“Sebaliknya, Islam Indonesia, Islam dan budaya lokal berada dalam posisi saling memberi dan menerima, yang tetap berpijak dari nilai-nilai Islam, sehingga menghasilkan bentuk Islam yang berkarakter Indonesia. (Hal. 386)

Selama ini, Islam orang Indonesia dianggap tidak paripurna atau kaffah lantaran masyarakat muslImnya mengamalkan bid’ah, khurafat, dan tahayul serta tidak menjalankan syariat Islam secara menyeluruh. Selain itu, Islam Indonesia juga dinilai sebagai Islam pinggiran, periperal, dan tidak murni atau otentik lagi karena agama dan budaya ‘begitu melekat.’

Lalu, yang menjadi soal adalah Islam yang kaffah atau paripurna atau rahmatan lil ‘alamin itu yang seperti apa? Semua pasti menjawab bahwa Islam kaffah atau rahmatan lil ‘alamin adalah Islam sebagaimana yang dipraktikkan oleh Nabi Muhammad dahulu kala. Lalu, timbul pertanyaan lanjutan; Islam yang dipraktikkan Nabi Muhammad itu yang seperti apa? Dari sini, umat Islam terbelah menjadi dua kelompok: tekstualis dan substansialis. 

Islam Indonesia, Islam Paripurna (Sumber Gambar : Nu Online)
Islam Indonesia, Islam Paripurna (Sumber Gambar : Nu Online)

Islam Indonesia, Islam Paripurna

Kelompok tekstualis menilai bahwa Islam  kaffah atau paripurna atau rahmatan lil ‘alamin adalah Islam yang hanya merujuk kepada Al-Qur’an dan hadits dengan pemahaman yang leterlek. Sedang, kelompok substansialis menilai bahwa Islam kaffah atau paripurna atau rahmatan lil ‘alamin adalah Islam yang merujuk bukan hanya pada Al-Qur’an dan hadits an sich, namun juga ijma’ ulama, qiyas, dan lain sebagainya. Pemahaman kelompok kedua ini terhadap Al-Qur’an dan hadits pun bersifat kontekstual, dilihat dari asbabun nuzul dan asbabul wurud teks tersebut. 

Buku Islam Indonesia Islam Paripurna: Pergulatan Islam Pribumi dan Islam Transnasional ini merupakan tanggapan terhadap gugatan kebenaran dan kelengkapan pengamalan Islam di Indonesia. Gugatan ini muncul sejak medio tahun delapan puluhan dan terus berkembang hingga saat ini. 

Kelompok-kelompok Islam yang mempertanyakan ‘keabsahan’ –bahkan menganggap tidak sah- Islam Indonesia tersebut berasal dari luar. Maka dikenal lah dengan sebutan gerakan Islam transnasional seperti Salafi-Wahabi, Hizbut Tahrir, Gerakan Tarbiyah, dan lain sebagainya. Sedangkan, Islam yang berkembang di Indonesia dan sudah ‘bercampur’ dengan budaya setempat dengan segala keunikannya dikenal dengan Islam Indonesia atau Islam Nusantara. Masing-masing memiliki tipologi dan karakteristik yang berbeda-beda sebagaimana yang diungkapkan oleh buku ini.

Pada bagian awal hingga tengah, buku ini berusaha untuk mengupas bagaimana ideologi, pandangan keagamaan, sosial, politik, dan strategi penyebaran kelompok-kelompok gerakan Islam transnasional. Pun bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan dan keagamaan masyarakat Indonesia.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sedangkan, bagian tengah hingga akhir membahas tentang Islam pribumi, Islam Indonesia yang dalam hal ini ‘diwakili’ oleh Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas Islam jumlah pengikut terbesar di Indonesia.  Di sini, dipaparkan bagaimana pandangan-pandangan NU dalam konteks sosial, politik, ekonomi, dan budaya masyarakat serta keagamaan, kenegaraan, kebangsaan, dan keindonesiaan. Pada bagian ini juga diterangkan bagaimana sikap NU terhadap gerakan Islam transnasional.   

Setiap pembahasan diulas secara komprehensif dan kaya akan referensi. Misalnya dalam bab Manifesto Gerakan Islam Transnasional. Pada bagian ini, gerakan-gerakan Islam transnasional diulas satu persatu secara singkat namun komprehensif: mulai dari tujuan, semangat yang diusung, keterlibatan dalam politik serta visi sosial dan politik. Siapa saja yang ingin mengetahui sepak terjang gerakan-gerakan Islam transnasional dan pandangan-pandangan NU dalam berbagai hal –terutama kebangsaan dan keindonesian- secara ‘ringkas’ dan menyeluruh, buku ini bisa menjadi jawabannnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Singkatnya, buku ini ingin menegaskan bahwa Islam Indonesia adalah juga Islam yang kaffah atau paripurna untuk bangsa Indonesia. Tidak kalah sahnya dengan kelompok yang mengusung Islam kaffah. Sedangkan, Islam kaffah yang didengungkan oleh kelompok Islam transnasional adalah Islam yang juga berdasar kepada budaya. Yakni budaya lokal di Negara-negara Timur Tengah seperti Salafi-Wahabi (Arab Saudi), Hizbut Tahrir (Palestina), Gerakan Tarbiyah (Mesir), dan lainnya. 

Identitas buku:

Judul Buku : Islam Indonesia, Islam Paripurna

Penulis : DR. M. Imdadun Rahmat 

Penerbit         : Yayasan Omah Aksoro Indonesia

ISBN : 978-602-61550-1-6

Ketebalan : 400 hal

Cetakan         : Pertama, 2017

Peresensi : A Muchlishon Rochmat

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham IMNU, RMI NU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 23 Januari 2018

NU Rumuskan Modul Penanggulangan Bencana

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Di masa yang akan datang, Nahdlatul Ulama (NU) tak akan kewalahan lagi jika terjadi bencana alam. Karena, nantinya, organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Tanah Air ini akan memiliki sebuah modul tentang cara-cara efektif penanggulangan bencana alam berikut perangkat-perangkatnya.

Modul itu saat ini sedang dalam proses perumusan oleh Community Based Disaster Risk Management (CBDRM) NU melalui forum Roundtable Discussion Modul; “Pesantren Based Disaster Risk Management Nahdlatul Ulama” yang digelar di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta, 20-23 Desember mendatang.

Forum yang dibuka langsung oleh Ketua Pengurus Besar NU Andi Jamaro Dulung itu nantinya akan membuat modul penanggulangan bencana berbasis pesantren. Sejumlah pakar penanggulangan bencana dari berbagai lembaga bersama-sama CBDRM NU akan membuat modul versi NU tersebut.

NU Rumuskan Modul Penanggulangan Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Rumuskan Modul Penanggulangan Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Rumuskan Modul Penanggulangan Bencana

Project Manager CBDRM NU Avianto Muhtadi, kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Shammengatakan, modul yang akan dirumuskan nanti bersifat penanggulangan sebelum terjadinya bencana alam itu sendiri. Menurutnya, hal itu penting guna mengurangi jumlah korban dalam suatu bencana.

“Bukan dalam pengertian tanggap darurat, rehabilitasi atau rekonstruksi. Tapi penanggulangan bencana sebelum terjadi bencana. Langkah antisipatif jika suatu saat terjadi bencana. Ini penting untuk mengurangi jumlah korban jika ada bencana,” terang Avin, begitu panggilan akrabnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Di tempat yang sama, Ketua PBNU Andi Jamaro Dulung menyambut baik kegiatan tersebut. Diakuinya, hingga saat ini, NU belum memiliki ilmu dan pengalaman tentang penanggulangan bencana alam. “Kita ini  belum memiliki banyak referensi, ilmu dan pengalaman dalam hal penanggulangan bencana alam,” katanya.

Akibatnya, lanjut Andi—demikian ia akrab disapa, jika terjadi bencana alam, NU tidak mampu berbuat banyak. Gelombang pasang tsunami yang menghantam Aceh 2004 silam serta sejumlah bencana alam yang menyusul kemudian, menurutnya, cukup menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi NU.

“Lima hari pasca-tsunami, kami (tim relawan NU) ke Aceh. Sampai di sana kami bingung. Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Persiapan-persiapan yang kami bawa dari Jakarta, ternyata tidak banyak dibutuhkan di sana. Ini pelajaran bagi NU agar bisa lebih siap jika suatu saat dibutuhkan,” terang Andi. (rif)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham RMI NU, Tokoh Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 03 Januari 2018

STIBAFA Jombang Buka Pendaftaran Dosen Baru

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sekolah Tinggi Islam Bani Fattah (STIBAFA) Tambakberas Jombang membuka kesempatan bagi para akademisi untuk menjadi tenaga pengajar baru di kampus bersangkutan. Pihak kampus akan merekrut mereka yang lolos kualifikasi sebagai dosen tetap.

STIBAFA Jombang Buka Pendaftaran Dosen Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
STIBAFA Jombang Buka Pendaftaran Dosen Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

STIBAFA Jombang Buka Pendaftaran Dosen Baru

Sejumlah peluang terbuka untuk dosen pada Program Strata Satu (S1) dengan studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Ilmu Hadits, Ekonomi Syari’ah, Manajemen Pendidikan Islam, serta Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.

"Untuk studi ilmu al-Quran dan ilmu Hadits kami membutuhkan tiga orang," kata KH Abdul Kholiq Hasan, kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, Sabtu (30/8).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sedangkan  untuk Ekonomi Syariah, Manajemen Pendidikan Islam, dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah kita membutuhkan untuk masing-masing mata kuliah sejumlah enam orang, kata Katib Syuriyah PCNU Jombang ini.

Kriteria yang mesti dipenuhi para pendaftar, kata Kiai Abdul Kholiq, meliputi warga negara Indonesia, beragama Islam, sehat jasmani dan rohani, berkelakuan baik, serta memiliki pendidikan strata dua dan tiga (doktor) pada jalur yang sebidang atau linear.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Untuk indeks prestasi kumulatif serendah-rendahnya adalah tiga koma lima bagi S2 dan S3 dalam dan luar negeri," terang Ketua STIBAFA Jombang ini.

Para calon dosen diharuskan melampirkan riwayat hidup, legalisir ijazah dan transkip nilai jenjang S1, S2, serta S3, fotokopi KTP, pas foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak tiga lembar dan 3×4 sebanyak dua lembar, surat pernyataan tidak sedang menjadi dosen tetap di perguruan tinggi lain, serta surat pernyataan keaslian dokumen yang disertai materai.

Para akademisi yang berminat bisa mengirimkan lamaran atau datang langsung ke kantor STIBAFA dengan alamat jalan KH Wahab Chasbullah 120 A gang II Tambakberas Jombang. (Syaifullah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Meme Islam, Humor Islam, RMI NU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 28 Desember 2017

Bupati Jember Sebut 3 Peranan Pesantren

Jember, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham



Apresiasi yang luar terhap santri disampaikan oleh Bupati Jember, Faida saat menjadi pembina Apel Santri di alun-alun Jember, Jumat (17/11). Menurutnya, santri merupakan bagian penting dan jumlah yang besar di Kabupaten Jember. 

Bupati Jember Sebut 3 Peranan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Jember Sebut 3 Peranan Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Jember Sebut 3 Peranan Pesantren





Oleh karenanya, momentum Hari Santri Nasional, perlu dijadikan tonggak sejarah untuk mendorong santri dalam mengambil peran yang lebih masif di bumi Jember. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham





"Santri bagian penting di Kabupaten Jember. Kita sepakat bahwa membangun Jember tidak lepas dari membangun sumberdaya santri," ucapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham





Dalam kesempatan tersebut, Faida menyebut 3 peranan pesantren. Pertama adalah sebagai rumah santri, yaitu tempat belajar, tidak hanya tafaqquh fiddin. Tapi juga tempat belajar ilmu-ilmu yang lain. 





Dikatakannya, banyak lembaga yang menspesifikasikan dirinya sebagai tempat spesialis belajar hanya satu bidang ilmu. 





"Tapi pesantren adalah tempat belajar dan mendalami agama dan ilmu-ilmu lainnya. Jadi komplit," tuturnya.





Kedua, pesantren merupakan lembaga perjuangan. Adalah realitas yang tak terbantahkan bahwa kemerdekaan Indonesia tak lepas dari perjuangan para kiai, pengasuh pondok pesantren dan santri. 





Katanya, kalau dulu santri berjuang untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi, tapi sekarang sebagai penjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). 





"Sebagai benteng terakhir penjaga NKRI adalah pondok pesantren dan santri," lanjutnya.





Ketiga adalah sebagai lembaga pengabdian di bidang ekonomi, sosial dan budaya. Ia mengajak masyarakat agar peringatan Hari Santri ini dijadikan momentum kebangkitan Jember sebagai kota santri. 





"Kebangkitan ekonomi kerakyatan akan dimulai dari kebangkitan ekonomi para santri di pondok-pondok pesantren," tegasnya. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi).  

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Aswaja, RMI NU, Quote Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 19 Desember 2017

GP Ansor Pakuan Ratu Bagikan Al-Qur’an dan Kitab ke Pesantren

Way Kanan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham ?

Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pakuan Ratu Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung menyiapkan tiga paket Kitab Kuning dan Al Quran bagi tiga pondok pesantren di daerah tersebut. Sumber dana pembelian kitab itu berasal dari kewirausaan sosial hijamah (bekam) sambil beramal atau diistilahkan halal.

GP Ansor Pakuan Ratu Bagikan Al-Qur’an dan Kitab ke Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Pakuan Ratu Bagikan Al-Qur’an dan Kitab ke Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Pakuan Ratu Bagikan Al-Qur’an dan Kitab ke Pesantren

Ketua PAC Ansor Pakuan Ratu, Bakti Gozali di Blambangan Umpu, Jumat (8/4) pagi menjelaskan, kitab tersebut akan disalurkan untuk Pesantren Al-Falakhussadah asuhan Kiai Zainal Maarif, Ponpes Nurudz Dzikri Al-Amin asuhan Kiai Maulana Ismail dan Pesantren Riyadlotul Mubtadiin asuhan Ustadz Ahmad Sholihin.

Paket kitab dimaksud akan diserahkan bertepatan dengan hari lahir Ansor ke 82 tahun atau 24 April 2016 sebagai tambahan media belajar santriwan-santriwati.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Itulah khidmat kami kepada organisasi. Peringatan harlah Ansor sebagaimana arahan pimpinan cabang harus memberi makna dan manfaat. Kami sampaikan terima kasih kepada jajaran Klinik BMC, pimpinan cabang Gerakan Pemuda Ansor yang mendorong kemandirian kader dengan membekali keterampilan dan membuka peluang usaha," ujar Bakti didampingi Kasatkoryon Eko Sugiyanto dan Direktur Klinik BMC (Bulan Media Center) Isma Supandri.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Wabil khusus bagi sahabat Beni Irawan yang berkenan meluangkan waktu untuk melakukan terapi bekam, ujar Bakti melanjutkan, PAC Ansor Pakuan Ratu dan pimpinan cabang tentu menyampaikan penghargaan, penghormatan dan doa.

"Semoga Allah membalas energi, semangat dan keringat diberikan untuk organisasi melalui kewirausahaan sosial? Hijamah Sambil Beramal," ujar Bakti lagi.

Setelah melatih sejumlah kader PAC Pakuan Ratu, Negeri Agung dan Rebang Tangkas keterampilan hijamah atau bekam, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Way Kanan dipimpin Gatot Arifianto menandatangani nota kesepahaman "Halal" dengan Klinik BMC pimpinan dr yusuf J Mustofa pada peringatan hari lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke 90 pada Ahad (31/1).

Sebanyak 25 persen dari jasa bekam melalui program "Halal" digunakan untuk bantuan pendidikan atau kemandirian anak yatim piatu.

"Halal merupakan program kewirausaahan sosial Gerakan Pemuda Ansor yang bagus. Karena itu kami memfasilitasi, mendukung dan menaungi penuh dibukanya praktik bekam oleh GP Ansor," ujar pimpinan Klinik BMC dr Yusuf J Mustofa.

Ia mengaku, pertama kali dalam sejarah, sebagai dokter mencoba bekam menjelang peluncuran kewirausahaan sosial tersebut. "Tidak tanggung-tanggung, langsung lima belas titik, hasilnya badan terasa enteng dan segar setelah seharian beraktivitas dan yang terpenting juga sudah mengikuti sunah rasul dalam hal pengobatan," ujar dr Yusuf lagi.

Secara teori medis, ujar dr Yusuf menambahkan, bekam merupakan rangsangan sistem peredaran darah dan saraf yang mirip dengan akupuntur dan sejenisnya yang bersifat positif bagi tubuh. "Ini karena efek bekam bisa merangsang peredaran darah menjadi baik," ujar dr Yusuf menegaskan. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham RMI NU, Sejarah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 18 Desember 2017

Pelantikan Sekaligus Peringatan Harlah di PCNU Magelang

Bandongan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Magelang ? menggelar peringatan hari lahir (Harlah) ke-88 NU dan Maulid Nabi sekaligus pelantikan pengurus PCNU Magelang masa khidmah 2014-2019.

Pelantikan Sekaligus Peringatan Harlah di PCNU Magelang (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelantikan Sekaligus Peringatan Harlah di PCNU Magelang (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelantikan Sekaligus Peringatan Harlah di PCNU Magelang

Pelantikan dilakukan oleh Ketua PBNU H Slamet Effendi Yusuf di pesantren Al Asnawi Salam Kanci Bandongan Kamis, (30/1).

Ketua Panitia Tontowi memaparkan pelantikan pengurus sengaja dibarengkan dengan beberapa kegiatan untuk menumbuhkan rasa simpati antar warga Nahdliyin dan menjalin ukhuwah islamiyah serta menjaga ajaran aqidah Ahlussunah wal Jamaah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam pelantikan tersebut, Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidilah Subaqoh meminta agar PCNU Magelang betul-betul menjalankan tugasnya dengan berlandaskan ajaran Islam Ahlussunah wal Jama’ah. dengan ditandai prosesi pembaitan sumpah jabatan. Pengurus baru dengan mantap menyatakan kesanggupannya untuk menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya.?

Setelah pelantikan, ketua PCNU menyatakan akan segera membentuk lembaga dan lajnah di bawah NU agar roda organisasi dapat berjalan dengan optimal.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Mahsun ? menegaskan bahwa NU Magelang berkomitmen untuk senantiasa mengabdi kepada Nahdiyin dengan prioritas utama dalam bidang kesehatan, kesejahteraan dan pendidikan.

“Progam peningkatan kualitas perekonomian, pendidikan, dan penguatan aqidah yang nantinya diprioritaskan terlebih dahulu,” tegasnya.

Lebih lanjut Mahsun menyatakan NU Magelang saat ini belum memiliki universitas atau perguruan tinggi. Oleh karenanya, pengurus telah menyiapkan tanah dan beberapa fasilitas gedung untuk dijadikan perguruan tinggi yang akan digarap secara serius.

“Nantinya perguruan tinggi yang bernama Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STEIS) ini akan membawa perubahan dalam wajah NU Magelang dari sisi penguatan SDM,” tandasnya.

Bupati Magelang Zainal Arifin yang baru saja dilantik pada Rabu (29/1) hadir dan memberikan sambutan agar PCNU dan pemerintah bekerja sama dan bersinergi lebih erat.

Diantara tokoh yang hadir adalah KH Yusuf Khudhori, Abdul Kadir Karding, KH Khoirul Muna, K Muhadi, KH Afifudin dan Amin Abdul Khamid. Mereka memberikan ucapan selamat atas terlantiknya para pengurus baru PCNU kabupaten Magelang. (alwi/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham RMI NU, Berita Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock