Tampilkan postingan dengan label Santri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Santri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Februari 2018

Cegah Narkoba, Tak Cukup Tindak Pengedar

Kudus, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sekretaris Majlis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah H Ahmad Rofiq menyatakan MUI sudah menunjukkan komitmennya dalam penanggulangan dan penanganan penyalahgunaan narkotika dan zat aktif (narkoba) lainnya. Sejak tahun 1976, MUI telah mengeluarkan fatwa tentang haramnya narkoba.

Pernyataan ini disampaikan Ahmad Rofiq dalam acara pembinaan dan penyuluhan pencegahan, pemberantasan penyalah gunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) bagi ormas keagamaan di Hotel Grypta Kudus, Selasa (15/4).

Cegah Narkoba, Tak Cukup Tindak Pengedar (Sumber Gambar : Nu Online)
Cegah Narkoba, Tak Cukup Tindak Pengedar (Sumber Gambar : Nu Online)

Cegah Narkoba, Tak Cukup Tindak Pengedar

Rofiq menerangkan fatwa haram MUI ini berdasarkan pada bahaya narkoba yang bisa merusak mental fisik, akal sehat, mengancam keamanan dan ketahanan nasional. MUI juga merekomendasikan kepada presiden agar menyiapkan undang-undang tentang penggunaan dan penyalahgunaan narkotika termasuk obat bius dan sejenisnya serta pemberatan hukuman terhadap pelanggarnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Kalau bisa bukan hanya menindak pelaku, pengedar dan korban penyalahgunaan narkoba saja tetapi juga menutup pabrik-pabrik narkoba yang sudah pada taraf komunitas semacam home industri. Tanpa menutup pabrik penanganan hukuman akan sangat tidak efektif," tandasnya.

Dikatakan, maraknya peredaran narkoba salah satunya diakibatkan kurangnya sosialisasi hukuman terhadap pelaku dan mudahnya mendapat transaksi. Rofiq mencontohkan para penghuni lembaga pemasyarakatan masih bisa mengendalikan peredaran sebagai bandar narkoba.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"ini sebuah ironi yang harus dicegah. Badan Nasional Narkotika (BNN) harus bekerjsama dengan berbagai pihak dan tidak ada tawar menawar dengan narkoba," tegas guru Besar Hukum Islam IAIN Walisongo di depan pimpinan ormas keagamaan ini.

Rofiq menambahkan para ulama sepakat bahwa hukuman bagi pemabuk atau penyalahgunaan narkoba tidak termasuk hudud tetapi Tazir (yang tidak ditentukan dalam al-Quran). Artinya, pemerintah berhak memutuskan berapa dan apa hukuman yang pantas.

"Jika misalnya UU Narkoba mencantumkan hukuman mati, setelah memang yang bersangkutan terbukti secara hukum dan kuat, pelakunya bisa dijatuhi hukuman mati," jelasnya.

Upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, Rafiq menganjurkan kepada alim ulama, guru-guru, muballigh, dan pendidik untuk lebih giat memberikan pendidikan dan penerapan terhadap masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya.

"Begitu pula, pimpinan ormas keagamaan, ormas pendidikan dan sosial masyarakat serta orang tua untuk bersama-sama berusaha menyatakan "perang melawan narkoba" di setiap kesempatan," tandasnya. (Qomarul Adib).

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Santri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 03 Februari 2018

Anak Perlu Disiapkan Agar Orang Tua Tak Menyesal

Sragen,Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Suatu ketika, Nabi Muhammad SAW beserta para sahabatnya berjalan melewati sebuah pemakaman. Tiba-tiba Nabi mendengar teriakan ahli kubur. Sontak ia memanggil para sahabat.

Kata Nab,i ada orang yang menangis, teriak minta tolong. Namun, sahabat tidak mendengarnya. Lalu dicarilah sumber suara tadi.

Anak Perlu Disiapkan Agar Orang Tua Tak Menyesal (Sumber Gambar : Nu Online)
Anak Perlu Disiapkan Agar Orang Tua Tak Menyesal (Sumber Gambar : Nu Online)

Anak Perlu Disiapkan Agar Orang Tua Tak Menyesal

“Ini lho, ada ahli kubur, sedang teriak-teriak,” kata Nabi sebagaimana dikisahkan KH Yusuf Chudlori di depan para jamaah pengajian Jamuro di Sragen, Jawa Tengah (23/4).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kiai yang akrab disapa Gus Yusuf menambahkan, Nabi kemudian mengambil pelepah kurma dan berdoa. Ya Allah! selama pelepah kurma ini masih basah, semoga Engkau memberikan ahli kubur ini, bebas dari azab kubur.

Menurut Gus Yusuf, dari kisah tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa para ahli kubur, masih membutuhkan doa dari para keluarga dan orang yang masih hidup.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Untung saat itu ada Nabi. Karena zaman sekarang sudah tidak ada Nabi, siapa lagi yang mau mendoakan?” kata Gus Yusuf.

Untuk itulah, anak perlu dipersiapkan sedari dini, agar kelak para orang tua yang sudah meninggal, tidak perlu lagi teriak-teriak kebutuhannya dari alam kubur.

“Anak perlu disiapkan, agar tidak menyesal di kemudian hari. Agar anak dapat mendoakan orang tua,” lanjutnya.

Malam jumat seperti ini, lanjut Gus Yusuf, anak diajarkan untuk membaca doa tahlilan dan sebagainya. Anak yang mendoakan orang tuanya, inilah yang disebut sebagai anak solih dan solihah,” tutur Pengasuh Pesantren API Tegalrejo Magelang itu.

Namun, untuk menjadikan anak agar dapat berbakti kepada orang tua juga mesti memenuhi dua syarat. “Pertama. Kalau orang tua ingin dicintai anak, syaratnya orang tua juga mesti  mencintai anak. Anak keluyuran, orang tua jangan diam saja,” ujarnya.

Mencintai anak, bukan berarti menuruti semua kemauannya. Tetapi mengarahkan dan menjaga agar anak terhindar dari neraka. “Kedua. Berikan pendidikan yang baik, disekolahkan di Ma’arif , Pesantren, dan sekolah Islam,” imbuh dia.

Setidaknya dua syarat tersebut mesti dipenuhi, agar anak menjadi solih dan solihah serta berbakti kepada kedua orang tua. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Santri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 30 Januari 2018

Bupati dan Ketua DPRD Juga Daftar Kartanu

Blitar, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pembuatan Kartanu di Wilayah Kabupaten Blitar, 4 April kemarin mulai dilaksanakan. Pemotretan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Gandusari. 

Bupati dan Ketua DPRD Juga Daftar Kartanu (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati dan Ketua DPRD Juga Daftar Kartanu (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati dan Ketua DPRD Juga Daftar Kartanu

Mengingat luasnya wilayah MWC, maka pemotretan dilakukan di 48 titik secara pergantian.

Sambutan warga NU dan banomnya sangat luar biasa. Hal ini terlihat, sejak pagi hari para anggota sudah siap menunggu petugas pomotretan setelah lebih dulu didaftar oleh panitia. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Alhamdulillah antusias warga NU secara keseluruhan sangat bagus. Semoga target NU Kabupaten Blitar bisa terpenuhi,’’ ujar H Mohammad Faizin kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, Jum’at.

Menurut Faizin, target awal PCNU Kabupaten Blitar bisa membuat setidaknya 25 ribu Kartanu. Namun melihat antusias anggota NU, khususnya dukungan para anggota badan otonom, diperkirakan ada kenaikan yang luar bisa ada kemungkinan bisa lebih dari itu. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Sebagai panitia kami sangat bangga dengan warga NU beserta banomnya. Mereka sangat mendukung sekali dengan program Kartanu ini. Dengan melihat itu ada kemungkinan program ini bisa melebihi target bahkan bisa dua kali,’’ ungkap mantan Ketua Lakpesdam NU Kabupaten Blitar ini.

Diperkirakan, tim Kartanu ada sekitar sebulan melakukan pendataan dan pemotretan. Hal ini terkait dengan kondisi daerah yang memiliki wilayah 22 Kecamatan dengan lokasi tempuh yang sangat jauh. Khususnya wilayah di Blitar Selatan.

Bagaimana dengan banom? Ia mengtatakan peran banom sangat besar sekali. Karena mereka yang jadi ujung tombak penyuksesan program ini. Contohnya Muslimat NU. Di semua titik banom ini yang menjadi ujung tombaknya. Anggotanya terkoordinasi dengan baik. 

“Semua banom memiliki peran masing-masing. Baik Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, Ansor. Kalau Ansor yang aktif adalah para Bansernya,’’ katanya.

Paran ISNU ( Ikatan Sarjana NU) juga lumayan bagus. Meski di Kabupaten Blitar terbilang masih baru namun sudah memperlihatkan perannya. Misalnya, dalam program Kartanu ini selain anggotanya dikerahkan untuk ikut menjadi anggota, ISNU juga memfasilitasi pembuatan seragam petugas Kartanu. 

“PC ISNU Blitar membuatkan seragam bagi petugas Kartanu. Bantuan itu membuat tim Kartanu tampil beda,’’ tandasnya.

Info lainnya, lanjut Faizin, para pejabat daerah setempat juga minta dibuatkan Kartanu. Misalnya Bupati dan wakilnya, Ketua DPRD dan beberapa pejabat eselon. “ 

Pak Bupati dan Ketua DPRD tadi juga kontak. Agar didaftar sebagai anggota NU. Periode dulu juga sudah dan dalam program ini mereka juga mengajukan,’’ tambahnya.

Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: Imam Kusnin

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hadits, Santri, Berita Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 29 Januari 2018

Menghitung Jumlah Jamaah

Sebelum memulai pengajian umum, Gus Dur mengajak jamaah untuk membaca Shalawat Badar bersama-sama. “Sholatullah salamullah…”. Gus Dur sendiri yang memimpin bacaan shalawat itu.

“….’alaa Yasiiin habibillah.”

Selepas membaca shalawat Gus Dur bertanya kepada para jamaah, “Mengapa saya mengajak bapak dan ibu sekalian membaca shalawat begini?”

Ada yang menjawab, “Agar kita mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW Kiai.”

Menghitung Jumlah Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)
Menghitung Jumlah Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)

Menghitung Jumlah Jamaah

“Ya itu betul. Tapi saya mengajak bershalawat agar saya tahu berapa kira-kira jamaah yang hadir,” kata Gus Dur. (Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Santri, Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 28 Januari 2018

Ratusan Siswa-siswi Baru SMAN 8 Jakarta Ngaji Kritis Keindonesiaan

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Sebelum memasuki rutinitas belajar, ratusan siswa dan siswi baru SMAN 8 angkatan 2017-2018 mendiskusikan masalah keindonesiaan di Jalan Taman Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (11/7) pagi. Mereka yang berasal dari berbagai jurusan menyampaikan imajinasi mereka terkait keindonesiaan dari pelbagai sudut pandang.

Sebagian siswa menyoroti masalah ujaran kebencian di media sosial. Ada juga pelajar yang mengamati perilaku para pemuka agama yang jauh dari semangat agama itu sendiri. Sementara sebagian lagi mempertanyakan perilaku orang-orang dewasa yang justru memberikan contoh buruk bagi kalangan remaja dan anak-anak.

Ratusan Siswa-siswi Baru SMAN 8 Jakarta Ngaji Kritis Keindonesiaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ratusan Siswa-siswi Baru SMAN 8 Jakarta Ngaji Kritis Keindonesiaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ratusan Siswa-siswi Baru SMAN 8 Jakarta Ngaji Kritis Keindonesiaan

Diskusi ini fasilitasi oleh sejumlah narasumber dari Lembaga Kajian Strategis Bangsa (LKSB) dan Angkatan 88.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kami dari LKSB mengajak kita semua untuk bersama-sama peduli terhadap kondisi lingkungan sosial kebangsaan kita. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan dialog kebangsaan bagi remaja dengan memberikan dan menanamkan wawasan kebangsaan dan kenusantaraan,” kata Direktur Eksekutif LKSB Abdul Ghopur.

Menurut Ghopur yang kini Wakil Ketua Bidang Litbang Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum PBNU (LPBHNU), diskusi-diskusi keindonesiaan ini penting agar di masa mendatang bangsa ini masih memiliki harapan besar akan majunya peradaban bangsa Indonesia yang santun dan ramah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Diskusi keindonesiaan ini terselenggara atas inisiatif alumni SMA N 8 Angkatan 88. Alumni SMA N 8 Angkatan 88 mengamati terus gejala keindonesiaan belakangan ini. Mereka prihatin atas fenomena yang belakangan tercederai oleh sejumlah aksi intoleran, upaya-upaya melemahkan dasar-dasar negara, dan ancaman disintegrasi.

“Saya sebagai alumni SMA 8 Angkatan 88 merasa sangat concern dengan maraknya perilaku yang dapat menyebabkan disintegrasi bangsa sehingga saya merasa diperlukan usaha-usaha untuk merekatkan kembali integritas bangsa. Ini saya mulai dari siswa-siswi baru almamater kami, SMA 8,” kata Midi Haryani, dokter spesialis kulit dan penyakit kelamin, yang mewakili alumni SMAN 8 Angkatan 88. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Santri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 27 Januari 2018

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila

Sidoarjo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama, Hj Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa kelompok radikal perongrong NKRI selama ini memulai gerakannya melalui forum-forum kajian keagamaan di masjid.

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila

Karena itu, Khofifah mengajak para ibu Muslimat untuk memakmurkan masjid dan mushalla dengan berbagai kegiatan, baik keagamaan maupun sosial kemasyarakatan. Sehingga, dua rumah ibadah umat Islam itu tidak dikuasai oleh kelompok radikal tersebut.

"Mereka bergerak atau memulai gerakannya melalui masjid-masjid. Mari kita jaga masjid dan musalla. Harus terus-menerus melakukan aktivitas dari masjid ke masjid," ujarnya saat menghadiri peringatan Harlah Muslimat NU ke 71 dan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang diadakan PC Muslimat NU Sidoarjo, di GOR Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (23/4/2017).

Diakui Khofifah, saat ini banyak kegiatan yang mengajak antitahlil, manaqib, dan amaliyah NU lainnya serta kegiatan yang mengancam keutuhan NKRI. "Ibu-ibu Muslimat NU harus selalu istikamah menjalankan amaliyah yang diajarkan oleh para kiai NU," tegasnya.

Khofifah juga mengingatkan bahwa sebentar lagi umat Islam akan memasuki bulan Ramadhan. Ia pun mewanti-wanti agar kader NU menyiapkan para penceramah saat Tarawih dan setelah shalat Subuh, yang pesannya membawa keteduhan yang bisa membangun ukhuwah islamiyah berseiring dengan ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah insaniyah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Dari masjid ke masjid kita tunjukkan cinta damai, kita tunjukkan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah demi keutuhan NKRI. Inilah yang menjadi basis nilai persaudaraan yang diajarkan Nahdlatul Ulama," tegasnya. (Abdul Hady JM/Mukafi Niam)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Santri, Humor Islam, Hikmah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 12 Januari 2018

Menjaga NKRI dengan Perkuat Ekonomi dan Kemandirian Santri

Lampung Tengah, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham?



Menjaga NKRI tidak hanya dilakukan dalam bentuk jihad melawan teroris atau kelompok yang mengganggu atau mengancamnya. Namun, memperkuat bidang ekonomi dan kemandirian juga merupakan salah satu bentuk menjaga NKRI dari intervensi pihak luar.

Menjaga NKRI dengan Perkuat Ekonomi dan Kemandirian Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Menjaga NKRI dengan Perkuat Ekonomi dan Kemandirian Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Menjaga NKRI dengan Perkuat Ekonomi dan Kemandirian Santri

Demikian dikatakan Ketua Rabithah Maahid Islamiyyah (RMI) Muhammad Athoillah di depan para santri dan tokoh NU Lampung yang hadir pada Acara Workshop dan Seminar Santripreneur di Kalirejo Lampung Tengah, Sabtu (19/8).?

Gus Athoillah, begitu pria ini biasa dipanggil, menambahkan bahwa dalam rangka mewujudkan kemandirian tersebut diharapkan kedepan para santri tidak hanya mumpuni dalam bidang ubudiyyah dan diniyyah, tapi juga harus mampu menjawab tantangan zaman dengan meningkatkan kapasitas dalam kemandirian ekonomi.

Menurutnya, tahun 2020 sampai dengan 2030, penduduk Indonesia akan didominasi oleh usia remaja dan pemuda. Jika 60 persen dari jumlah pemuda tersebut tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran, Indonesia bisa goyah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Hal ini harus diantisipasi dan disiapkan dari sekarang untuk membekali para santri selangkah lebih maju, menjadi pengusaha dan punya akhlak dalam kemandirian ekonomi," kata Ketua Panitia Pusat Hari Santri Nasional (HSN) 2017 ini.

Oleh karenanya, dalam Peringatan HSN pada tahun ini lanjutnya, panitia mengangkat tema besar yaitu "Santri Mandiri, NKRI Hebat". Dengan tema besar ini ia berharap dapat memicu para santri untuk memiliki semangat usaha agar NKRI tidak goyah seperti Yunani akibat banyaknya pengangguran.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Hal senada juga diungkapkan Ketua PWNU Provinsi Lampung KH Sholeh Bajuri yang hadir pada acara yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional tersebut.

"Semangat kemerdekaan dimulai dari Resolusi Jihad yang dikobarkan oleh para santri dan ditetapkan menjadi Hari Santri Nasional. Jadi untuk mengisi kemerdekaan dibutuhkan keterlibatan santri yang kuat secara ekonomi," ujarnya.

Kiai Sholeh menambahkan bahwa workshop yang digelar oleh RMI tersebut dapat menjadi jawaban bagi hal ini dengan mencetak kader santri yang kuat secara ekonomi dan sekaligus menjadi pengusaha yang akan memperkuat NKRI. (Muhammad Faizin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Santri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock