Senin, 12 Maret 2018

Pelajar NU Sorong Perlu Perhatian Khusus

Sorong, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua PCNU Sorong, Papua Barat Nahrowiyanto menyatakan IPNU-IPPNU Sorong memerlukan perhatian khusus terutama perihal kaderisasi. Ia menyoroti tepatnya pada minusnya fasilitator kaderisasi yang mumpuni.

Pelajar NU Sorong Perlu Perhatian Khusus (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Sorong Perlu Perhatian Khusus (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Sorong Perlu Perhatian Khusus

Nahrowiyanto memaklumi kekurangan demikian mengingat keberadaan IPNU-IPPNU di Indonesia bagian timur. Keterbatasan jarak ini menjadi satu dari sekian banyak faktor.

“Minimnya fasilitator menjadi ‘PR’ berat pengurus baru IPNU-IPPNU Sorong untuk mengimplementasikan proses pengaderan yang sistematis,” terang Nahrowiyanto saat sambutan konfercab III IPNU-IPPNU Sorong di gedung LPTQ, Ahad (16/2).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nahrowiyanto meminta PP IPNU dan PP IPPNU untuk menyentuh langsung pelajar NU Sorong dan membenahi kinerja organisasi melalui berbagai diklat kader.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dengan segala keterbatasan, ia mengharapkan pengurus baru PC IPNU-IPPNU Sorong melahirkan pemimpin amanah, mandiri, dan bertanggung jawab dengan prinsip belajar, berjuang, dan bertakwa. (Zaenal Arifin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pendidikan, Warta, Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 09 Maret 2018

Hadapi Masyarakat Urban, IPNU Surabaya Latih Kader Transformatif

Surabaya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sebagai organisasi yang eksis di perkotaan, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Surabaya dituntut menyesuaikan diri dengan karakter dan pola hidup masyarakat urban, dalam perjuangan dan sistem pergerakan mereka.

Hal tersebut diejawantahkan di antaranya dalam kegiatan Latihan Kader Muda tahun 2016 yang ditempatkan di Balai Diklat PWNU Jawa Timur, Jumat hingga Ahad 20-22 Mei 2016. Kaderisasi formal IPNU yang mengambil tema “Reformulasi Gerakan Pelajar NU yang Kritis Transformatif dan Militan di Tengah Masyarakat Urban” ini diikuti oleh 75 pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Surabaya.

Hadapi Masyarakat Urban, IPNU Surabaya Latih Kader Transformatif (Sumber Gambar : Nu Online)
Hadapi Masyarakat Urban, IPNU Surabaya Latih Kader Transformatif (Sumber Gambar : Nu Online)

Hadapi Masyarakat Urban, IPNU Surabaya Latih Kader Transformatif

Dalam pelatihan ini, PC IPNU Surabaya menyuguhkan berbagai materi-materi strategis dan kontekstual dan mendatangkan pemateri dari kalangan akademisi dan paraktisi, di antaranya adalah Imam Syafi’I (Direktur JTV) dan Abdul Quddus Salam (Pengurus Pusat Lakpesdam NU), serta ditutup oleh Ketua PCNU Surabaya. Ahnaf al-Asbihani selaku ketua panitia menjelaskan bahwa, pelatihan ini dirancang sebagai upaya menjawab tantangan pelajar dan masyarakat urban yang sangat dinamis.

Sementara itu, Ketua PC IPNU Surabaya, Agus Setiawan, menyatakan bahwa tugasnya sebagai pengurus organisasi yang menjadi ujung tombak kaderisasi NU di Kota Metropolitan tidaklah mudah,?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kami harus bekerja keras di tengah apatisme pelajar dan banyaknya problematika di kalangan remaja dan masyarakat perkotaan”, tegasnya. Namun ia optimis dengan inovasi konsep NU Urban yang tengah digagas di Surabaya ini sembari menaruh harapan pada kader-kader baru.

Latihan Kader Muda (Lakmud) merupakan salah satu jenjang kaderisasi formal di Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama. Lakmud didahului oleh Masa Kesetiaan Anggota dan ditindaklanjuti dengan Latihan Kader Utama. Selain kaderisasi formal, IPNU juga mempunyai kaderisasi informal dan non-formal. (Najih/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Meme Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 08 Maret 2018

Teguhkan Kesetiaan terhadap NKRI dan Pancasila, GP Ansor Tangerang Siapkan Kader Militan

Tangerang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kelompok-kelompok yang mengancam keutuhan NKRI dan Pancasila tampaknya kian berani menampilkan diri. Kalau ini tidak diantisipasi oleh semua pihak, maka potensi desintegrasi bangsa dan konflik horizontal dikalangan masyarakat sangat mungkin terjadi.?

Hal itu dikemukakan Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang, Khoirun Huda disela-sela kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor yang dilaksanakan di SDIT Al-Itqon Balaraja, Sabtu (21/5).?

Lebih lanjut Huda menyampaikan bahwa PKD ini dimaksudkan untuk mencetak para pemimpin muda yang memiliki wawasan dan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah Waljama’ah yang kuat serta nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme dikalangan pemuda. “Penanaman nilai-nilai islam Rahmatalil ‘alamin dan nilai-nilai kebangsaan yang kuat insyaallah dapat menangkal penetrasi faham-faham transnasioanal yang secara masif dilakukan oleh kelompok-kelompok anti pancasila,” tambahnya.

Teguhkan Kesetiaan terhadap NKRI dan Pancasila, GP Ansor Tangerang Siapkan Kader Militan (Sumber Gambar : Nu Online)
Teguhkan Kesetiaan terhadap NKRI dan Pancasila, GP Ansor Tangerang Siapkan Kader Militan (Sumber Gambar : Nu Online)

Teguhkan Kesetiaan terhadap NKRI dan Pancasila, GP Ansor Tangerang Siapkan Kader Militan

Pengurus Wilayah GP Ansor Provinsi Banten, KH. Ahmad Imron yang hadir dalam acara tersebut menegaskan, kader GP Ansor juga harus memiliki ? nilai-nilai kebangsaan dan prinsip-prinsip kemasyarakatan yang selama ini dianut oleh Nahdlatul Ulama (NU) yakni toleran (tasammuh), seimbang dalam segala hal (tawazzun), Tawassuth (sikap tengah-tengah, sedang-sedang, tidak ekstrim kiri ataupun ekstrim kanan), iktidal (tegak lurus).

Sementara Ketua PC NU Kabupaten Tangerang KH. Encep Subandi memberikan amanat bahwa Ansor harus lebih intens melakukan kegiatan-kegiatan pengkaderan. Dia mengingatkan bahwa tantangan dan ancaman terhadap NKRI juga menjadi tantangan bagi GP Ansor. “Ansor harus lebih siap dan waspada, karena ancaman terhadap Islam Ahlussunnah Waljamaah, NKRI dan Pancasila tidak hanya datang dari kelompok-kelompok radikalisme kanan, tapi juga dari kelompok radikalisme kiri,” tuturnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pelatihan yang berlangsung hingga Selasa (24/5) ini diisi dengan berbagai pengetahuan dan wawasan tentang keNUan, Aswaja, kepemimpinan dan materi-materi yang bersifat kebangsaan.

Pelatihan yang mengambil tema “ Menciptakan Kader Muda NU yang Handal, Profesional dan Militan untuk Mengawal Keutuhan NKRI” tersebut diikuti tidak kurang 150 peserta yang terdiri dari Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan Ranting GP Ansor se-Kabupaten Tangerang. (Huda/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Nasional, Makam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kang Said Tinjau Pembangunan Gedung NU Sulsel

Makassar, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Selain melantik pengurus NU Makassar, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj yang kerap disebut Kang Said mengunjungi pembangunan pusat kegiatan NU Sulawesi Selatan, Selasa (13/5) siang. Kang Said mengucapkan rasa syukurnya di hadapan jajaran pengurus NU Sulsel atas penyelesaian pembangunan yang sudah mencapai 85%.

Didampingi jajaran pengurus NU Sulsel, Kang Said meninjau pembangunan gedung bersama civitas akademika Universitas Islam Makassar (UIM). Ketua panitia pembangunan tidak lain Rektor UIM Ibu Andi Majdah M Zain.

Kang Said Tinjau Pembangunan Gedung NU Sulsel (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said Tinjau Pembangunan Gedung NU Sulsel (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said Tinjau Pembangunan Gedung NU Sulsel

Dalam sambutan Ibu Andi Majdah menjelaskan sejarah berdirinya UIM. Di hadapan Ketua Umum PBNU, Ibu Andi Majdah mengatakan UIM pertama kali dirintis para ulama NU di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Pada tahun 2011 perguruan ini disahkan dengan status kepemilikannya dipegang NU Sulsel di mana sebelumnya belum secara tertulis milik NU,” kata Ibu Andi Majdah dengan bangga.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia melanjutkan, kemajuan pendidikan NU khususnya perkembangan UIM menjadi kesyukuran tersendiri bagi pengurus Nahdlatul Ulama. “Kami akan mengawal kemajuan UIM untuk menjadinya lebih baik.” (Andi M Idris/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Internasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 07 Maret 2018

Kisah Ahli Puasa Dzulhijjah Diziarahi Rasulullah dan Para Sahabat

Dalam kitab An-Nawâdir karya Syekh Syihabuddin Ahmad ibn Salamah al-Qalyubi diceritakan, suatu kali Abu Yusuf Ya’qub bin Yusuf bercerita tentang salah seorang sahabatnya yang unik. Ia orang yang wara’ dan takwa meski orang-orang mengenal karibnya itu sebagai orang fasik dan pendosa.

Sudah dua puluh tahun Abu Yusuf melakukan tawaf di sekitar Ka’bah bersamanya. Tak seperti Abu Yusuf yang berpuasa terus menerus (dawâm), sahabatnya ini sehari puasa sehari berbuka.

Kisah Ahli Puasa Dzulhijjah Diziarahi Rasulullah dan Para Sahabat (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Ahli Puasa Dzulhijjah Diziarahi Rasulullah dan Para Sahabat (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Ahli Puasa Dzulhijjah Diziarahi Rasulullah dan Para Sahabat

Memasuki 10 hari bulan Dzulhijjah, sahabat Abu Yusuf ini menunaikan puasa secara sempurna kendati ia berada di padang sahara yang tandus. Bersama Abu Yusuf, ia masuk kota Thurthus dan menetap di sana untuk beberapa lama. Di tempat gersang inilah, persisnya di sebuah kawasan reruntuhan bangunan, ia wafat tanpa seorang pun yang tahu kecuali Abu Yusuf.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Abu Yusuf pun keluar mencari kain kafan dan alangkah kagetnya tatkala dirinya kembali menyaksikan kerumunan orang berkunjung, mengafani, sekaligus menyalati jenazah sahabatnya tersebut di tempat yang semula tak berpenghuni. Karena begitu ramainya, Abu Yusuf sampai tak bisa masuk lokasi reruntuhan bangunan itu.

Para pelayat menyebut-nyebut almarhum sebagai orang yang zuhud dan termasuk dari kekasih Allah (waliyyullah).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Subhanallah, siapa yang mengumumkan kematiannya hingga orang-orang berbondong-bondong bertakziah, menyalati, dan menangisi kepergiannya?” Kata Abu Yusuf.

Setelah melalui perjuangan keras, Abu Yusuf akhirnya berhasil menghampiri jenazah sahabatnya tersebut dan terperanjat saat melihat kain kafan yang tak biasa. Pada kain itu tercantum tulisan berwarna hijau:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Inilah balasan orang yang mengutamakan ridha Allah ketimbang ridha dirinya sendiri; orang yang rindu menemui-Ku dan karenanya Aku pun rindu menemuinya.”

Selepas melaksanakan shalat jenazah dan mengebumikannya, rasa kantuk berat menghampiri Abu Yusuf hingga akhirnya tertidur. Di dunia mimpi inilah Abu Yusuf menyaksikan sahabatnya yang ahli puasa tersebut menunggang kuda hijau serta berpakaian hijau dengan sebuah bendera di tangannya. Di belakangnya ada seorang pemuda tampan berbau harum. Di belakang pemuda ini, ada dua orang tua diikuti di belangnya lagi satu orang tua dan satu pemuda.

“Siapa mereka?” Tanya Abu Yusuf.

“Pemuda tampan itu adalah Nabi kita Muhammad shallallâhu ‘alaihi wasallam. Dua orang tua itu adalah Abu Bakar dan Umar, sementara orang tua dan pemuda itu adalah Utsman dan Ali. Dan akulah pemegang bendera di depan mereka,” jelas almarhum sahabatnya dalam mimpi itu.

“Hendak ke manakah mereka?”

“Mereka ingin meziarahiku.”

Abu Yusuf pun kagum, “Bagaimana kau bisa mendapatkan kemuliaan semacam ini?”

“Sebab aku memprioritaskan ridha Allah dibanding ridha diriku sendiri dan aku berpuasa pada 10 hari Dzulhijjah,” jawab sahabatnya.

Abu Yusuf pun bangun dari tidur, lalu sejak itu ia tak pernah meninggalkan amalan puasa itu hingga akhir hayat.

Anjuran memperbanyak amal saleh pada 10 hari pertama Dzulhijjah termaktub dalam beberapa hadits. Misalnya hadits riwayat Ibnu ‘Abbas yang ada di dalam Sunan At-Tirmidzi yang mengatakan, “Tiada ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini (Dzulhijjah).”

Meskipun disebutkan kata “sepuluh hari”, puasa jika dimulai 1 Dzulhijjah cukup dijalankan sembilan hari karena tanggal 10 Dzulhijjah (juga hari tasyriq: 11, 12, 13 Dzulhijjah) adalah hari terlarang untuk berpuasa. Sebagaimana pendapat An-Nawawi sebagaimana dikutip Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi bahwa yang dimaksud dengan ayyamul ‘asyr (10 hari) adalah 9 hari sejak tanggal 1 Dzulhijjah. Wallahu a’lam. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 06 Maret 2018

PCNU Pringsewu Berharap Pengurus Pertahankan Amaliyah NU

Pringsewu, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Saat melantik Pengurus Ranting NU Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Pagelaran, periode 2016-2021, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu KH Hambali berpesan agar segenap pengurus dapat mempertahankan amaliyah Ahlussunnah wal Jama’ah di wilayahnya.

PCNU Pringsewu Berharap Pengurus Pertahankan Amaliyah NU (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Pringsewu Berharap Pengurus Pertahankan Amaliyah NU (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Pringsewu Berharap Pengurus Pertahankan Amaliyah NU

"Saya harap pengurus tidak hanya cukup dilantik. Namun ikrar yang diucapkan harus diwujudkan dalam kerja nyata. Salah satu wujudnya adalah memperhatikan dan memperhatankan ciri khas amaliyah NU," katanya saat melantik pengurus tersebut yang dibarengkan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ahad (25/12).

Menurut Kiai Hambali yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pringsewu ini, salah satu tugas pengurus NU adalah memberikan pencerahan dan penjelasan kepada warga NU terkait permasalahan tentang agama.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam menjalankan tugas, Kiai Hambali juga berharap agar pengurus dapat dengan ikhlas dalam berkhidmah. "Semoga pengurus dapat berkiprah dengan ikhlas dan ini akan menjadi lahan ibadah bagi kita, " jelasnya seraya berharap pula pengurus NU akan termasuk dalam gerbong Hadratussyekh Hasyim Asy’ari besok di hari akhir.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pada kesempatan tersebut Kiai Hambali memotivasi para pengurus dengan mengingatkan pesan pendiri NU KH Hasyim Asyari bahwa siapa pun yang mengurus jamiyyah NU adalah santrinya dan didoakan hidup barakah, memiliki keturunan yang sholeh dan sholehah serta husnul khotimah saat bertemu dengan Allah SWT.

Kepengurusan Pengurus Ranting NU Desa Tanjung Dalam dilantik berdasarkan Surat Keputusan PCNU Kabupaten Pringsewu Nomor 77/PC/A.II/013/IV/2016. Sebagai Rais di jajaran Syuriyah Kiai Hasanusi dan Ketua Tanfidziyah Ustadz Wagirin. (Muhammad Faizin/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Syariah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pesantren Jatim Mendominasi di Babak 16 Besar LSN

Yogyakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Setelah melalui babak penyisihan grup seri nasional Liga Santri Nusantara (LSN) 2016 yang bertanding selama dua hari sejak tanggal 24 - 25 Oktober, sebanyak 16 tim dipastikan lolos ke babak 16 besar LSN 2016.

Dari 16 tim tersebut pondok pesantren asal Jawa Timur paling mendominasi dengan meloloskan 4 tim, disusul Jawa Barat dan Sumatera dengan 3 tim dan Jawa Tengah dengan 2 tim.

Sisanya adalah wakil tuan rumah Yogyakarta, Banten, Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat dengan masing-masing 1 tim. Dari hasil itu, sebanyak 4 tim juga berhasil meraih poin sempurna di fase grup.

Pesantren Jatim Mendominasi di Babak 16 Besar LSN (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Jatim Mendominasi di Babak 16 Besar LSN (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Jatim Mendominasi di Babak 16 Besar LSN

Ada dua stadion yang akan dipakai untuk penyelenggaraan babak 16 besar Seri Nasional Liga Santri Nusantara 2016. Dua tempat itu adalah Stadion Sultan Agung Bantul dan Stadion Akademi Angkatan Udara (AAU). Delapan pertandingan diselenggarakan pada pagi dan sore hari.

Di babak 16 besar ini sudah memakai sistem gugur. Artinya tim yang menang lolos ke perempat final, sedangkan yang kalah tersingkir. Jika terjadi skor seri dalam waktu 2x35 menit, akan berlanjut dengan perpanjangan waktu 2x10 menit. Seandainya masih seri dilanjutkan dengan adu penalti.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jadwal Pertandingan 16 Besar Seri Nasional LSN 2016 (Berdasarkan Pondok Pesantren)

Kamis 27 Oktober 2016

07.30-08.50 WIB, Stadion Sultan Agung

PP Salafiyah Al-Falah (Salafi United) Bandung vs PP Al-Balagh Cirebon

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

07.30-08.50 WIB, Stadion AAU Tribun

PP Al-Muhajirin Mojokerto vs PP Assalam Modung Bangkalan

09.00-10.20 WIB, Stadion Sultan Agung

PP Darul Huda Mayak vs PP Thoriqun Najah Aceh Selatan

09.00-10.20 WIB, Stadion AAU Tribun

PP Nur Iman Mlangi Sleman vs PP Darul Ulum Tanggamus Lampung

14.00-15.20 WIB, Stadion Sultan Agung

PP Darussalam Blok Agung vs PP Assulami Lingsar Lombok Barat

14.00-15.20 WIB, Stadion AAU Tribun

PP Al-Asyariyah Tangerang vs PP Kauman Lasem Rembang

15.30-16.50 WIB, Stadion Sultan Agung

PP Nurul Fauzi vs PP Al Falah Abu Lam Ue Aceh Besar

15.30-16.50 WIB, Stadion AAU Tribun

PP Walisongo Sragen vs PP DDI Kabalang Pinrang

===?

Jadwal Pertandingan 16 Besar Seri Nasional LSN 2016 (Berdasarkan Region)

Kamis 27 Oktober 2016

07.30-08.50 WIB, Stadion Sultan Agung

Jawa Barat II vs Jawa Barat I

07.30-08.50 WIB, Stadion AAU Tribun

Jawa Timur III vs Jawa Timur IV

09.00-10.20 WIB, Stadion Sultan Agung

Jawa Timur I vs Sumatera II

09.00-10.20 WIB, Stadion AAU Tribun

Yogyakarta vs Sumatra V

14.00-15.20 WIB, Stadion Sultan Agung

Jawa Timur V vs Nusa Tenggara I

14.00-15.20 WIB, Stadion AAU Tribun

Banten vs Jawa Tengah II

15.30-16.50 WIB, Stadion Sultan Agung

Jawa Barat III vs Sumatera I

15.30-16.50 WIB, Stadion AAU Tribun

Jawa Tengah III vs Sulawesi I

(Red- Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pondok Pesantren Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 03 Maret 2018

Stand Majalah Bangkit PWNU DIY di Muktamar Ramai Pengunjung

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of ShamDi ajang Muktamar ke-33 NU di Jombang, 1-5 Agustus, Majalah Bangkit PWNU DIY membuka stand di kompleks Pesantren Tebuireng dan di sekitar alun-alun Jombang. Stand tersebut menjajakan merchandise khas muktamar yakni kaos dan poster ibroh Rais Aám. Sejak dibuka sabtu sore, stand Majalah Bangkit tersebut ramai pengunjung. “Kami sampai kuwalahan melayani pengunjung yang sejak stand kami buka, tak putus-putus. Sampai-sampai, kaos khas muktamar laris manis dan habis malam itu juga,” ujar Muhlisin penjaga stand di Tebuireng, Ahad (02/08)Selain kaos, poster ibroh Rais A’am khas Majalah Bangkit juga laris manis. Poster ibroh yang paling digemari adalah poster ibrohnya KH Hasyim Asyári yang berbunyi, “Siapa yang mengurus NU, saya anggap santriku, siapa yang menjadi santriku saya doakan khusnul khotimah beserta keluarganya.“Begitu stand kami buka, beberapa jam kemudian Poster ibroh KH Hasyim Asy’ari langsung ludes dibeli para pengunjung. Hari ini, rencananya tim dari Jogja akan mengirimkan lagi kaos dan poster ibroh Rais Aám,” tambahnya.? Ditemui terpisah, senada dengan Muhlisin, Yayan penjaga stand di Alun-alun Jombang juga mengungkapkan hal yang sama. “Ini di luar dugaan. Para pengujung begitu antusias membeli merchandise yang kami jajakan. Kaos dan poster ibroh Rais Aam khas Majalah Bangkit ludes diserbu pengujung dan habis malam itu juga,” ujarnya. Menurut Pimpinan Redaksi Majalah Bangkit PWNU DIY, Muhammadun, larisnya merchandise yang dijajakan di stand Majalah Bangkit dikarenakan merchandise tersebut berkaitan langsung dengan muktamar. “Kaos muktamar dan Ibroh Rais Aám yang kami jual berkaitan langsung dengan muktamar. Bukan hanya kaos biasa saja. Selain itu, desain-desain baju kami juga beda dengan yang lain. Jadi wajar kalau antusiasme pengunjung begitu besar. (Nur Rokhim/Mukafi Niam)Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Stand Majalah Bangkit PWNU DIY di Muktamar Ramai Pengunjung (Sumber Gambar : Nu Online)
Stand Majalah Bangkit PWNU DIY di Muktamar Ramai Pengunjung (Sumber Gambar : Nu Online)

Stand Majalah Bangkit PWNU DIY di Muktamar Ramai Pengunjung

Kamis, 01 Maret 2018

PBNU Paparkan Hasil Munas dan Konbes di Hadapan Wapres JK

Lombok Barat, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas dan Konbes NU) telah mencapai puncak acara pada Sabtu (25/11) di Pondok Pesantren Darul Qur’an Bengkel, Labuapi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

PBNU Paparkan Hasil Munas dan Konbes di Hadapan Wapres JK (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Paparkan Hasil Munas dan Konbes di Hadapan Wapres JK (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Paparkan Hasil Munas dan Konbes di Hadapan Wapres JK

Dalam pidato di acara penutupan, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj memaparkan ringkasan hasil Munas dan Konbes NU yang berlangsung pada 23-25 November 2017 di Lombok kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menghadiri penutupan Munas.

Kiai Said menegaskan, hasil musyawarah para kiai ini akan segera disampaikan kepada pemerintah secara rinci sebagai bahan pengambilan kebijakan terkait sejumlah problem bangsa.

Seperti di bidang ekonomi, NU menurut Kiai Said mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatakan, ekonomi yang tidak hanya bepihak kepada konglomerat.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Adapun di bidang pendidikan, poin penting dalam Munas dan Konbes NU adalah mendorong disahkannya RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren dengan tetap mempertahankan kekhasan dan kurikulum pesantren,” jelas Kiai Said.

Kiai kelairan Kempek, Cirebon ini juga memaparkan hasil Munas di bidang kesehatan yang menyoroti problem gizi buruk akut (stunting) dan kaum penyandang disabiltas.

NU melalui forum tertinggi setelah Muktamar NU ini, mendorong pemerintah agar menyediakan berbagai kemudahan, pendampingan, dan pengobatan serta akses kepada mereka agar tidak lagi ada diskriminasi.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Problem-problem penting lain banyak tertuang dalam hasil keputusan Munas dan Konbes NU 2017 yang terbagi dalam Komisi Bahtsul Masail, Rekomendasi, Program, dan Organisasi.

Munas dan Konbes NU 2017 mengangkat tema Memperkokoh Nilai Kebangsaan Melalui Gerakan Deradikalisasi dan Penguatan Ekonomi Warga. 

Pembukaan pada Kamis (23/11) lalu dilakukan oleh Presiden Jokowi, sedangkan penutupan dilksanakan oleh Wapres JK. Sidang-sidang komisi diselenggarakan di lima pesantren, Pesantren Nurul Islam Mataram, Pesantren Darul Fallah Mataram, Pesantren Al-Halimy Lombok Barat, Pesantren Darul Hikmah Mataram, dan Pesantren Darul Qur’an Lombok Barat. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Syariah, Pemurnian Aqidah, Kajian Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 27 Februari 2018

Salah Bergaul Bisa Terjebak Perangkap Narkoba

Pamekasan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Salah bergaul menjadi salah satu faktor utama seseorang terjebak dalam pusaran bahaya narkoba. Karenanya, memilih teman yang baik merupakan suatu keharusan bagi semua kalangan.

Demikian penegasan Kepala Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) Pimpinan Cabang GP Ansor Pamekasan, Ra Hasan Al-Mandury, saat menjadi pemateri dalam seminar anti narkoba, Rabu (14/12). Acara yang diadakan Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Tlanakan tersebut diikuti oleh para mahasiswa dan santri daerah Tlanakan.

Salah Bergaul Bisa Terjebak Perangkap Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Salah Bergaul Bisa Terjebak Perangkap Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Salah Bergaul Bisa Terjebak Perangkap Narkoba

"Hati-hati dengan orang yang tak dikenal dan tiba-tiba akrab pada kita. Apalagi dia memberi narkoba gratis. Itu modus. Karena ketika sudah kecanduan, dia akan memeras pecandu untuk bayar mahal. Lebih parah lagi, jika sudah kecanduan, maka akan sulit lepas dari jeratan narkoba," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ra Hasan berbagi pengalamannya saat diskusi dengan mantan pencandu narkoba di Kabupaten Pamekasan. Umumnya, kata Ra Hasan, para pecandu menyatakan narkoba itu tidak haram.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Karena mereka merasa narkoba membuat sehat, tenang, dan damai. Padahal, itu hanya kamuflase saja, perasaan palsu. Yang sebenarnya adalah narkoba itu bahaya karena merusak fisik dan menggoyahkan mental. Bisa lihat sendiri para pecandu narkoba yang menjalani terapi pengobatan di Lapas Narkotika Klas IIA Pamekasan. Mereka tak berdaya," ungkapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ra Hasan juga memaparkan beberapa penyebab seseorang lari ke narkoba. Salah satunya ialah mengalami frustasi dalam menjalani kehidupan ini.

"Karenanya, kuatkan iman kita biar tidak mudah putus asa. Karena keimanan akan mampu mengkristalkan energi positif dalam diri kita," tukasnya. (Hairul Anam/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kyai, Pondok Pesantren Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 25 Februari 2018

Kembangkan Jaringan, RMI Jateng Luncurkan Website

Semarang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Warga semakin dimudahkan dengan peluncuran website resmi jaringan pesantren NU Jateng. Mereka bisa mengetahui seputar aktivitas atau program terkini Pengurus Wilayah Rabithah al-Ma’ahid al-Islamiyyah (RMI) Jawa Tengah.

Kembangkan Jaringan, RMI Jateng Luncurkan Website (Sumber Gambar : Nu Online)
Kembangkan Jaringan, RMI Jateng Luncurkan Website (Sumber Gambar : Nu Online)

Kembangkan Jaringan, RMI Jateng Luncurkan Website

Informasi RMI Jateng dapat diakses di http://rmi-jateng.org/. Pengelola situs RMI Jateng Zulfa Mukhamad Cholil mengatakan kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, website ini dibuat sebagai salah satu langkah pengembangan jaringan RMI Jateng.

“Baru sebulan kami buat, dengan sasaran masyarakat dan harapannya ke depan bisa masuk ke pesantren,” terang pengurus departemen media dan informasi RMI Jateng itu, Kamis (6/3).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Zulfa menambahkan, website ini sekaligus mengawali program 1000 website gratis untuk pesantren yang digagas PPM Aswaja.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Untuk pengembangan website, pihaknya juga akan melibatkan pesantren-pesantren. “Sebagai langkah awal, rencana akan diadakan pelatihan jurnalistik ke pesantren,” ungkapnya. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kajian Islam, Ahlussunnah, Khutbah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Apakah Mengulang Akad Nikah Batalkan Akad Sebelumnya?

Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 mengamanatkan agar perkawinan yang dilakukan oleh warga negara Indonesia dicatatkan. Mereka yang beragama Islam mencatatkan perkawinannya di Kantor Urusan Agama Kecamatan dan mereka yang beragama selain Islam mencatatkan perkawinannya di Kantor Pencatatan Sipil.

Bagi warga negara yang beragama Islam khususnya dalam praktik pencatatan perkawinannya tidak jarang ditemukan permasalahan administratif yang dirasa berseberangan dengan hukum fiqih yang mereka pahami dan yakini kebenarannya.

Apakah Mengulang Akad Nikah Batalkan Akad Sebelumnya? (Sumber Gambar : Nu Online)
Apakah Mengulang Akad Nikah Batalkan Akad Sebelumnya? (Sumber Gambar : Nu Online)

Apakah Mengulang Akad Nikah Batalkan Akad Sebelumnya?

Sebagai contoh adalah seperti yang baru-baru ini terjadi di Kota Tegal. Sepasang calon pengantin telah mendaftarkan diri di KUA untuk melaksanakan perkawinan pada tanggal yang telah ditentukan. Pada saat pemeriksaan calon pengantin bersama pegawai KUA disepakati akad nikah akan dilaksanakan pada hari, tanggal, dan jam sesuai kesepakatan. Maka pada waktu tersebut penghulu yang bertugas datang ke rumah pengantin perempuan untuk menyaksikan dan mencatat perkawinan tersebut.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Namun sebelum pelaksanaan ijab qabul pihak keluarga memberitahu penghulu bahwa sesungguhnya kedua mempelai telah melaksanakan akad nikah sejak dua bulan yang lalu dan meminta untuk tidak dinikahkan lagi. Mereka beranggapan bahwa bila dinikahkan lagi maka itu berarti menganggap akad yang pertama tidak sah dan berarti pula hubungan biologis suami istri yang selama dua bulan dilakukan adalah hubungan yang haram. Anggapan ini bukannya tanpa dasar. Menurut pengakuannya apa yang mereka yakini adalah hasil berkonsultasi kepada seorang ustadz. Mereka meminta untuk diberi buku nikah saja tanpa ada proses ijab kabul ulang.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sementara itu penghulu yang bertugas bersikeras bahwa untuk bisa diberikannya buku nikah maka petugas dari KUA harus menyaksikan proses akad nikah. Bila tidak maka buku nikah tidak bisa diberikan.

Lalu bagaimanakah pandangan hukum fiqih terhadap kasus di atas? Benarkah mengakadkan kembali sebuah perkawinan bisa membatalkan akad yang telah terjadi sebelumnya?

Imam Bukhori di dalam kitab shahihnya meriwayatkan sebuah hadits:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: «? ? ? ?»? ?: ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ?

“Abu ‘Ashim bercerita kepada kami dari Yazid bin Abu Ubaid dari Salamah ia berkata, “Nabi membaiat kami di bawah sebuah pohon. Beliau berkata kepada, “Ya, Salamah, tidakkah engkau ikut berbaiat?” Aku menjawab, “Aku telah berbaiat di yang pertama ya Rasulullah.” Beliau bersabda, “Yang kedua.”

Dalam menjelaskan hadits tersebut Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari mengutip perkataan Ibnul Munir yang menyatakan bahwa dari hadits tersebut dapat diambil satu kesimpulan bahwa mengulangi akad dalam pernikahan dan perkara lainnya tidaklah merusak akad yang pertama, berbeda dengan pendapat ulama yang berpendapat sebaliknya dari golongan Syafi’iyah.

Imam Ibnu Hajar menyatakan bahwa yang shahih di kalangan Syafi’iyah adalah pengulangan akad itu tidak merusak sebagaimana yang dikatakan oleh jumhur ulama.

Dari keterangan di atas maka jelaslah bahwa pengulangan akad nikah untuk kepentingan legalitas administrasi tidak merusak keabsahan akad nikah yang telah dilakukan sebelumnya sebagaimana dipersoalkan pada contoh kasus di atas. (Yazid Muttaqin)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam, Pendidikan, Meme Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 24 Februari 2018

IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Provinsi DKI Jakarta menggelar pelantikan di Gedung Balai Kota, Jumat (29/4) lalu. Kepengurusan IPNU DKI Jakarta, Muhammad Muhadzab ketua terpilih masa khidmah 2016-2019 ini langsung dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU, Asep Irfan Mujahid. Sedangkan Ketua IPPNU DKI Jakarta masa khidmah 2015-2018, Nur Hamidah Wahid dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat IPPNU, Puti Hasni.?

Hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua PWNU DKI Jakarta H Saefullah yang saat ini berdinas sebagai Sekda Pemprov DKI Jakarta, ia juga didampingi oleh KH. Syamsul Maarif (PWNU DKI Jakarta). Selain itu hadir pula Hasan Habibi (Pustekkom Kemendikbud RI), dan Ubaidillah Sadewa (KPI D DKI Jakarta).

IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya

Dalam sambutannya, H Saefullah mengapresiasi pelantikan yang dilakukan Pimpinan Pusat IPNU dan IPPNU yang sebenarnya kepengurusan Pimpinan Pusat tersebut baru dikukuhkan bulan Maret kemaren. Ia berharap pelantikan terus dilakukan Pimpinan Pusat hingga ke tingkat kota-kota di DKI Jakarta ataupun di daerah-daerah.?

Selain itu, H Saefullah memberikan kabar gembira untuk pelajar Jakarta bahwa Pemprov DKI Jakarta memberikan program KJP Lanjutan di tahun 2016 ini. Program ini diperuntukkan bagi pelajar menengah yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri.

"Siapa saja warga Jakarta yang tamatan SMA atau Madrasah Aliyah yang ingin meneruskan ke pertuguran tinggi negeri, maka biaya pendidikannya dan biaya hidupnya ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta,” ungkapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam kesempatan pelantikan ini, Ketua PW IPNU DKI Jakarta mengungkapkan bahwa pelajar NU Jakarta dalam waktu dekat akan merealisasikan program publikasi pelajar Jakarta berbasis web. Program ini akan diwujudkan dengan cara para pengurus menyambangi berbagai sekolah.

“Ini program jangka panjang yang bertujuan selain sebagai publikasi, juga sebagai wadah agar pelajar NU di Jakarta maupun pelajar pada umumnya untuk belajar menulis. Hal ini sangat terkait dengan penyebaran paham Aswaja di kalangan pelajar melalui media,” ujar Muhadzab.

Nantinya, lanjut alumnus STAINU Jakarta ini, para pelajar di berbagai sekolah akan diarahkan pada satu domain khusus yakni pelajarjakarta.com. “Masing-masing akan menginduk hosting dan domain di situ,” jelasnya. (Frachman/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Sholawat, Nusantara Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

PBNU Lantik Beberapa Rektor UNU

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sebagai wujud perhatian PBNU pada dunia pendidikan, Rais Aam PBNU bersama Ketua Umum PBNU kembali melantik beberapa rektor Universitas Nahdlatul Ulama di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya No 164 (29/01/16).

PBNU Lantik Beberapa Rektor UNU (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Lantik Beberapa Rektor UNU (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Lantik Beberapa Rektor UNU

Adapun mereka yang dilantik adalah, Prof Dr HM Hadin Muhjad, MHum sebagai rektor UNU Kalimantan Selatan, Dr Rachmat Sahputra, MSi sebagai rektor UNU Kalimantan Barat, dan Prof Dr H Nasrudin Suyuti, Msi, yang dilantik sebagai rektor UNU Sulawesi Tenggara.

Dalam pengarahannya, Rais ‘Aam PBNU KH Maruf Amin menyampaikan pentingnya produktifitas dalam pengelolaan organisasi, baik di NU secara umum, maupun tentunya di lingkungan universitas NU secara spesifik. Sebagai pencetak kader, UNU mempunyai minimal dua fungsi dalam pelaksanaan programnya, yaitu mencetak manusia yang mutafaqqihin atau generasi yang alim atau pintar dalam pengetahuan, sekaligus mutakhashishin, alias terampil dan ahli dalam berbagai bidang.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Para rektor hampir semuanya berasal dari luar pulau Jawa itu diambil sumpahnya oleh Ketum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA. Wajah mereka tampak sumringah setelah secara resmi dilantik.?

Hadir pula dalam pelantikan tersebut Ketua PBNU Hanif Saha Ghofur, Bendahara Umum PBNU Bina Suhendra, Wasekjend Imam Pituduh dan Ishfah Abidal Aziz. (Red: Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 23 Februari 2018

Perpisahan, Santri Futuhiyah Pentaskan Teater

Demak, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. “Lihatlah, lihatlah tukang rosok itu. Dia tetap berusaha untuk makan meski keadaan sudah sangat menghawatirkan. Hanya tukang rosok itu yang? tidak mengeluh dengan keadaan desa ini.”

“Ini bukan masalah mengeluh ataupun sabar menghadapi ujian, Pak Bob. Masalah ini menyangkut warga saya. Saya bertanggung jawab dengan keadaan ini, Pak Bob.”

Perpisahan, Santri Futuhiyah Pentaskan Teater (Sumber Gambar : Nu Online)
Perpisahan, Santri Futuhiyah Pentaskan Teater (Sumber Gambar : Nu Online)

Perpisahan, Santri Futuhiyah Pentaskan Teater

Itulah sepenggal adegan dialog dari lakon "Hujan di Ujung Senja" yang? akan dibawakan kelompok terater Fatah dari Pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak. Lakon "Hujan Di Ujung Senja" akan dipentaskan dalam rangka Haflah Akhiris Sanah, Khotmil Kutub, dan Muwaadaah atau upacara perpisahan Pondok Pesantren Futuhiyyah Mranggen, Demak, Jawa Tengah, Rabu (13/5) malam, di halaman pesantren setempat.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Lakon “Hujan Di Ujung Senja” karya dari Miftahul Khoir memuat kritik terhadap menurunnya moral anak bangsa. Karya ini berawal dari puisi, yang kemudian diubah menjadi naskah drama.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Sebuah karya yang berawal dari puisi ketika saya galau di suatu senja melihat menurunnya moral anak bangsa dan akhirnya menjadi naskah drama ‘Hujan di Ujung Senja’,” kata Khoir.

Sang sutradara, Sholihul Hadi, juga akan menambahkan beberapa adegan yang menggelitik dan lelucon pada seni pertunjukkan yang semua para pemainnya adalah santri ini.

“Ya, walaupun waktu latihan sangat singkat sekali, hanya sebulan, kami yakin akan memberikan pengalaman baru bagi santri dalam pementasan terater nanti. Ini juga dalam rangka melestarikan pagelaran seni di lingkungan pesantren,” jelas Bang Khul, panggilan akrabnya.

Lakon ini nanti akan dipentaskan oleh 15 santri. Berbagai karakter dimasukkan dalam cerita tersebut.

“Banyak hal saya peroleh saat latihan seperti kedisiplinan, konsentrasi, tanggungjawab, dan lain-lain,” kata Adib Hidayatulloh,? mengungkapkan kegembiraanya atas pengalaman pertamanya ini. (Ben Zabidy/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Tokoh Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 22 Februari 2018

Peringati Haul Rumi Ke-740, NU Turki Diskusi “Seb-i Arus”

Konya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pengurus Cabang Istimewa Nahdhatul Ulama (PCINU) Turki memperingati haul ke-740 Maulana Jalaluddin Rumi, Selasa (17/12). Acara ini diisi, antara lain, dengan diskusi tentang “Seb-i Arus” dan kirim doa.

Peringati Haul Rumi Ke-740, NU Turki Diskusi “Seb-i Arus” (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Haul Rumi Ke-740, NU Turki Diskusi “Seb-i Arus” (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Haul Rumi Ke-740, NU Turki Diskusi “Seb-i Arus”

Dalam bahasa Persia, “Seb” berarti malam dan “Arus” berarti pengantin. Seb-i Arus merupakan momen wafatnya Jalaluddin Rumi pada 17 Desember 1273. Rumi pernah berpesan untuk tidak menangisi kematiannya karena baginya saat-saat itu tak ubahnya “malam pengantin” yang mempertemukan ulama sufi ini dengan kekasih sejatinya, Allah.

Diskusi ini dipimpin Ketua Tanfidziah PCINU Turki Labib Syauqi. Dalam penjelasannya Labib mengatakan bahwa Maulana Jalaludin Rumi tidak takut akan mati.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Matilah, meninggallah, wafatlah, janganlah takut atas kematian ini. Lepaskanlah kamu dari dataran tanah yang rendah ini, dan naiklah ke langit,” kata Labib mengutip kata-kata Rumi.

Kitab karya Rubai Mevlana, Divan-i Kebir, menerangkan makna Seb-i Aruz sebagai "Olmeden once Olunuz" yang artinya "matilah kamu sebelum mati". Pusara kubur bagaikan taman mawar untuk masuk ke dalam pintu menuju Jamalullah atau Keindahan Allah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

PCINU Turki mempunyai agenda diskusi mingguan yang diberi nama “Ngobrol” dan “Ngaji Bareng”. Minggu ini temanya khusus tentang Maulana Jalaludin Rumi karena bertepatan dengan haulnya ke 740. (Hari Pebriantok/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham AlaNu Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Fatayat NU NTB Ajak Banom Gelar Donor Darah

Mataram,? Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pimpinan Wilayah Fatayat NU NTB mengajak semua Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama terlibat dalam aksi donor darah. Kegiatan yang berlangsung di Pesantren Nurul Islam, Sabtu (13/3) lalu itu menjadi salah satu rangkain acara pelantikan PW Fatayat NU NTB Masa Khidmat 2015-2019.

"Insyaallah tiga bulan sekali akan rutin kami lakukan (Donor) bersama banom-banom lainnya," kata Ketua PW Fatayat NU NTB, Wartiah.?

Fatayat NU NTB Ajak Banom Gelar Donor Darah (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat NU NTB Ajak Banom Gelar Donor Darah (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat NU NTB Ajak Banom Gelar Donor Darah

Lebih lanjut Ketua Komisi 5 DPRD NTB ini menjelaskan bahwa darah merupakan kebutuhan masyatakat banyak saat ini. Oleh karena itu pihaknya tidak menargetkan berapa kantong harus masuk melainkan sebanyak-banyaknya.

Sebelumnya, PW Fatayat NU NTB sudah berkunjung ke tokoh-tokoh NU di Lombok, ziarah makam ulama dan terakhir nanti, Ahad (20/3) akan berlangsung pelantikan PW Fayatat NU NTB yang dirangkai seminar nasional terkait tantangan perempuan menghadapi MEA di gedung Paraja Kantor Gubernur NTB. Setelah itu akan ditutup dengan santunan anak yatim piatu dan warga jompu. (Syamsul Hadi/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Doa, Budaya Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menteri Kominfo: Tabayun, Tabayun, Tabayun!

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengingatkan agar prinsip tabayun (kejelasan) terhadap informasi yang diperoleh di dunia maya harus dikedepankan. Ia menekankan prinsip tersebut di tengah fenomena informasi yang lebih cenderung mementingkan kecepatan daripada ketepatan.

Menteri Kominfo: Tabayun, Tabayun, Tabayun! (Sumber Gambar : Nu Online)
Menteri Kominfo: Tabayun, Tabayun, Tabayun! (Sumber Gambar : Nu Online)

Menteri Kominfo: Tabayun, Tabayun, Tabayun!

"Saat ini pengguna medsos banyak ingin menjadi yang pertama memberikan informasi yang belum tentu valid. (Lakukan) nomor 1 tabayun, nomor 2 tabayun, nomor 3 tabayun. Jangan sampai jempol kita lebih cepat dari pikiran kita. Dicerna dulu informasi yang didapat," katanya pada Silaturahmi Nasional I yang dilaksanakan oleh Lembaga Pentashih Buku dan Konten Keislaman Majelis Ulama Indonesia (LPBKI-MUI) di Hotel Santika TMII Jakarta, Jumat (8/12).

Menteri Rudiantara menjelaskan, teknologi adalah sesuatu yang netral. (Hal) yang membuat teknologi menjadi hal positif ataupun negatif adalah penggunanya. Ia mengumpamakan teknologi seperti pisau yang bila digunakan di dapur untuk memasak maka akan bermanfaat. Dan sebaliknya jika digunakan untuk kejahatan maka akan membawa hal negatif.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam perkembangannya saat ini, pemerintah tidak menutup mata terhadap efek-efek negatif yang muncul dari perkembangan teknologi khususnya internet. Pemerintah terus berupaya meminimalisir konten-konten negatif dengan beberapa strategi diantaranya melalui pemblokiran media sosial ataupun website yang mengandung konten negatif.

"Delapan ratus ribu situs sudah diblok oleh pemerintah berdasarkan laporan masyarakat," terangnya di depan para stakeholders konten keislaman dari seluruh Indonesia.

Dalam mengambil kebijakan pemblokiran, lanjut Rudiantara, pihaknya selalu menggandeng stakeholders terkait termasuk para kiai dan ulama. Hal ini dilakukan agar dalam pelaksanaan kebijakan tidak menimbulkan gejolak yang dapat melahirkan efek-efek negatif.

Peran ulama dinilai sangat penting dalam memberikan pedoman sekaligus mengarahkan umat dalam beraktivitas di dunia maya khususnya medsos. Sehingga muncullah fatwa No. 24 tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah Melalui Media Sosial yang terus disosialisasikan oleh Kemenkominfo. (Muhammad Faizin/Kendi Setiawan).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Halaqoh Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

PCNU Nias Selatan Kunjungi Kajari Telukdalam dan Pangkalan AL

Nias Selatan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Dalam rangka membangun ukhuwah wathaniyah, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nias Selatan mengadakan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Telukdalam dan Pangkalan TNI AL (Lanal) Nias Kamis (18/8). Mereka diterima langsung oleh Kepala Kejari Telukdalam Riyono.

Pertemuan yang penuh kekeluargaan itu membicarakan tentang bagaimana menjaga generasi-generasi bangsa dapat terjauh dari penyakit-penyakit sosial yang merusak generasi juga berdampak pada sanksi hukum, sanksi social, dan hukum agama.

PCNU Nias Selatan Kunjungi Kajari Telukdalam dan Pangkalan AL (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Nias Selatan Kunjungi Kajari Telukdalam dan Pangkalan AL (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Nias Selatan Kunjungi Kajari Telukdalam dan Pangkalan AL

Riyono berharap ada kerja sama yang baik antara PCNU Nias Selatan dan Kejaksaan utamanya pencegahan penyakit-penyakit sosial ini baik itu melalui sosialisasi maupun penyuluhan-penyuluhan hukum kepada masyarakat.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Setelah pertemuan dengan Kajari, PCNU Nias Selatan kemudian melanjutkan kunjungan ke Pangkalan TNI Angkatan Laut Nias. Rombingan PCNU diterima langsung oleh Komandan Lanal Nias Kolonel Ivan Gatot Prijanto dan stafnya di ruangan tamu Markas Lanal Nias Jalan Baloho, Telukdalam.

Di sini mereka mereka membicarakan peran-peran masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI termasuk menjaga kerukunan umat beragama, mengurangi penyakit-penyakit sosial dan peran bakti sosial NU dan TNI AL untuk membantu meringankan beban masyarakat seperti khitanan massal.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ketua PCNU Nias Selatan Amsir Siregar menyampaikan bahwa khitanan masal juga pernah dilaksanakan NU Nias Selatan. PCNU berencana menggelar kegiatan yang sama pada akhir 2016. Hal ini disambut baik Dan Lanal Nias. Ia akan mendukung kegiatan sosial ini.

Amsir juga mengabarkan kepada Kajari dan Dan Lanal perihal rencana pelantikan bersama PCNU se-Kepulauan Nias di Lapangan Merdeka Gunungsitoli.

Rombongan ini terdiri atas Rais Syuriyah Ahmad Yunan Waruwu, Sekretaris Dedi Rahmin Tanjung, Wakil Bendahara Syafrizal Zalukhu, Bendahara Afdal Jikri Maruao, Wakil Sekretaris Sulaiman Waruwu, dan Wakil Bendahara PCNU Nias Selatan Heriyanto Zebua. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hikmah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 21 Februari 2018

Islam Nusantara adalah Aktualisasi Konsep ‘Ummatan Wasathan’

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan, Islam Nusantara adalah ikhtiar menjelmakan moderatisme (tawassuthiyah) dalam sosial-budaya, ekonomi, pendidikan, bahkan di bidang politik.

“Islam Nusantara adalah moderasi Islam dan keindonesiaan sebagai aktualisasi konsep ummatan wasathan,” jelas Kiai Said saat menyampaikan muhasabah 2017 dan resolusi kebangsaan 2018, Rabu (3/1) di Kantor PBNU Jakarta.

Islam Nusantara adalah Aktualisasi Konsep ‘Ummatan Wasathan’ (Sumber Gambar : Nu Online)
Islam Nusantara adalah Aktualisasi Konsep ‘Ummatan Wasathan’ (Sumber Gambar : Nu Online)

Islam Nusantara adalah Aktualisasi Konsep ‘Ummatan Wasathan’

Ia menegaskan, Islam adalah agama yang mulia, agama yang suci. Karena itu, Islam harus dibela dan diperjuangkan dengan cara-cara yang mulia pula. Kiai Said mengutip Sabda Nabi:

(? ?) ? ? ? ? ? ??  

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Barang siapa hendak mengajak kebaikan, maka ajaklah dengan cara yang baik pula.” (HR Baihaqi)

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan ini juga menerangkan, Allah menghendaki umat Islam menjadi umat moderat (ummatan wasathan) sebagaimana ditegaskan al-Qur’an (al-Baqarah/2: 143).

?? ? ? ? ? ? ? ?.. (?) 

Menurutnya, manifestasi Islam Nusantara kini tengah menghadapi tantangan menguatnya ideologi ekstremisme dan radikalisme di berbagai dunia, termasuk di Indonesia. 

Menangkal radikalisme

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

PBNU bersyukur bahwa tahun 2017, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang mencoreng Islam dan melumat sejumlah negara Islam di Timur Tengah dan Afrika berhasil dilumpuhkan. ISIS berhasil diusir dari Mosul (Irak) pada 21 Juni 2017 dan dari Raqqa (Suriah) pada 17 Oktober 2017.

“Pada 9 Desember 2017, Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, mengumumkan bahwa perang melawan ISIS telah dinyatakan usai. Jaringan mereka mencoba mencari basis di Asia Tenggara, melalui Filipina, namun sebenarnya mengincar Indonesia,” ungkapnya.

Meski makan waktu cukup lama, sekitar 154 hari dan menelan banyak korban jiwa, pada 23 Oktober 2017, otoritas Filipina mengumumkan berhasil melumpuhkan pemberontakan Marawi oleh kelompok afiliasi ISIS, Maute dan Abu Sayyaf.

Dalam rangka mengantisipasi ideologi Khilâfah alá ISIS yang terbukti memporakporandakan sejumlah negara, jelas Kiai Said, PBNU dapat memahami dan mendukung kebijakan Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Ormas yang diikuti dengan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang mengusung gerakan Khilâfah.

Namun, imbuhnya, PBNU menghimbau penyempurnaan Undang-Undang Ormas agar upaya memberantas gerakan anti-NKRI dan Pancasila tidak menghalangi hak setiap warga negara untuk berserikat dan berkumpul yang dijamin konstitusi.

“PBNU melihat, proses pembubaran ormas tetap perlu mekanisme peradilan agar setiap orang dan kelompok dapat membela diri dalam sebuah majelis terhormat,” tuturnya.

Yang lebih penting dari penerbitan Perppu Ormas dan pembubaran HTI, menurutnya, adalah menangkal ideologi radikalisme melalui gerakan terstruktur, massif, dan komprehensif melibatkan berbagai aspek: politik, keamanan, kultural, sosial-ekonomi, dan agama.

Faktor agama menyumbang radikalisme melalui pemahaman bahwa Islam menuntut institusionalisasi politik melalui negara Islam atau Khilâfah Islâmiyah. Ajaran ini, sambung Kiai Said, akan membuat orang Islam di mana pun untuk berontak terhadap kekuasaan yang sah, meski kekuasaan itu tidak menghalangi bahkan memfasilitasi pelaksanaan ibadah seperti shalat, puasa, zakat, dan haji.

Ideologi pemberontakan ini menghalalkan kekerasan yang bisa mewujud nyata jika kondisi politik dan kekuatannya memungkinkan. Pemerintah perlu bersikap dan bertindak tegas mengatasi persoalan radikalisme dengan tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan ketahanan lingkungan berbasis keluarga.

Menurutnya, Kementerian Agama perlu mengambil peran lebih aktif sebagai leading sector dalam penanganan radikalisme agama, terutama mengembangkan wawasan keagamaan yang nasionalis melalui pembobotan kurikulum, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, dan pengelolaan program strategis seperti bidik misi dan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).

“Peran UKP PIP (Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila) perlu juga dioptimalkan dalam pemantapan ideologi Pancasila di lingkungan aparatur sipil negara (ASN), kementerian, dan lembaga-lembaga negara, BUMN, dan TNI/Polri. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock