Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Maret 2018

Kang Said Tinjau Pembangunan Gedung NU Sulsel

Makassar, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Selain melantik pengurus NU Makassar, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj yang kerap disebut Kang Said mengunjungi pembangunan pusat kegiatan NU Sulawesi Selatan, Selasa (13/5) siang. Kang Said mengucapkan rasa syukurnya di hadapan jajaran pengurus NU Sulsel atas penyelesaian pembangunan yang sudah mencapai 85%.

Didampingi jajaran pengurus NU Sulsel, Kang Said meninjau pembangunan gedung bersama civitas akademika Universitas Islam Makassar (UIM). Ketua panitia pembangunan tidak lain Rektor UIM Ibu Andi Majdah M Zain.

Kang Said Tinjau Pembangunan Gedung NU Sulsel (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said Tinjau Pembangunan Gedung NU Sulsel (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said Tinjau Pembangunan Gedung NU Sulsel

Dalam sambutan Ibu Andi Majdah menjelaskan sejarah berdirinya UIM. Di hadapan Ketua Umum PBNU, Ibu Andi Majdah mengatakan UIM pertama kali dirintis para ulama NU di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Pada tahun 2011 perguruan ini disahkan dengan status kepemilikannya dipegang NU Sulsel di mana sebelumnya belum secara tertulis milik NU,” kata Ibu Andi Majdah dengan bangga.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia melanjutkan, kemajuan pendidikan NU khususnya perkembangan UIM menjadi kesyukuran tersendiri bagi pengurus Nahdlatul Ulama. “Kami akan mengawal kemajuan UIM untuk menjadinya lebih baik.” (Andi M Idris/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Internasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 14 Februari 2018

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

Way Kanan,Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kiai muda pengamal shalawat jibriliyah GP Ansor Way Kanan, Lampung, Muhammad Syahri Attamim AH mengatakan, warga Nahdlatul Ulama (NU) harus terbuka dengan gerakan ekonomi untuk menopang keberlangsungan dakwah.

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

"Banyak orang mengaku NU ketika dia melakukan amaliyah, seperti yasinan, tahlilan, sholat jenazah. Tapi bagaimana membuat generasi muda berminat menjadi warga NU tidak mungkin dengan cara kaku. Harus ada cara lain, salah satunya gerakan wirausaha, tokoh dan warga NU perlu melakukannya seperti dilakukan Ansor Way Kanan hari ini," ujar dia

di Blambangan Umpu, Selasa (1/3).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ansor Way Kanan melakukan sejumlah gerakan ekonomi, seperti penjualan madu, kopi jamu, jasa cuci kendaraan ditangani Kepala Satkoryon Banser Pakuan Ratu EKo Sugiyanto, serta pelayanan jasa bekam bekerja sama dengan Klinik Bulan Medical Center (BMC) yang dimiliki dr Yusuf J Mustofa.

"Gerakan semacam itu merupakan salah satu jalan untuk menyampaikan apa itu NU. Kita beribadah, merawat dan mewariskan amaliyah NU, tapi bagaimana menjangkau masyarakat juga harus dilakukan," paparnya.

Ia menambahkan, gerakan dan pendidikan ekonomi harus diberikan kepada masyarakat dan warga NU yang kurang mampu untuk dididik dalam mencari rejeki, supaya iman dan taqwanya bertambah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Karena masih sangat jarang dilakukan di Way Kanan, maka dorongan dilakukan Ansor sangat penting," demikian Muhammad Syahri Attamim. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

Way Kanan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kiai muda pengamal shalawat jibriliyah GP Ansor Way Kanan, Lampung, Muhammad Syahri Attamim AH mengatakan, warga Nahdlatul Ulama (NU) harus terbuka dengan gerakan ekonomi untuk menopang keberlangsungan dakwah.

"Banyak orang mengaku NU ketika dia melakukan amaliyah, seperti yasinan, tahlilan, sholat jenazah. Tapi bagaimana membuat generasi muda berminat menjadi warga NU tidak mungkin dengan cara kaku. Harus ada cara lain, salah satunya gerakan wirausaha, tokoh dan warga NU perlu melakukannya seperti dilakukan Ansor Way Kanan hari ini," ujar dia

di Blambangan Umpu, Selasa (1/3).

Ansor Way Kanan melakukan sejumlah gerakan ekonomi, seperti penjualan madu, kopi jamu, jasa cuci kendaraan ditangani Kepala Satkoryon Banser Pakuan Ratu EKo Sugiyanto, serta pelayanan jasa bekam bekerja sama dengan Klinik Bulan Medical Center (BMC) yang dimiliki dr Yusuf J Mustofa.

"Gerakan semacam itu merupakan salah satu jalan untuk menyampaikan apa itu NU. Kita beribadah, merawat dan mewariskan amaliyah NU, tapi bagaimana menjangkau masyarakat juga harus dilakukan," paparnya.

Ia menambahkan, gerakan dan pendidikan ekonomi harus diberikan kepada masyarakat dan warga NU yang kurang mampu untuk dididik dalam mencari rejeki, supaya iman dan taqwanya bertambah.

"Karena masih sangat jarang dilakukan di Way Kanan, maka dorongan dilakukan Ansor sangat penting," demikian Muhammad Syahri Attamim. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Khutbah, Lomba, Internasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 26 Januari 2018

PMII Padang Berikan Penghargaan pada 9 Tokoh Inspiratif

Bukittinggi,  Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sebanyak Sembilan tokoh inspiratif di Sumatera Barat menerima penghargaan dari PMII Padang. Penghargaan diberikan dalam kegiatan bertajuk “PMII Kota Padang Award 2012”.

Kesembilan tokoh tersebut dianggap memberikan inspirasi kepada PMII Kota Padang dalam kehidupan masyarakat. Penyerahan PMII Kota Padang Award 2012 berlangsung Kamis  (18/10/2012) malam di sebuah hotel di Bukittinggi.

PMII Padang Berikan Penghargaan pada 9 Tokoh Inspiratif (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Padang Berikan Penghargaan pada 9 Tokoh Inspiratif (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Padang Berikan Penghargaan pada 9 Tokoh Inspiratif

PMII Padang Award 2012 masing-masing diberikan kepada Husni Kamil Manik untuk kategori pelopor kebangkitan pemuda Sumatera Barat di tingkat nasional yang saat ini menjabat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta.

Kategori penulis inspiratif Sumatera Barat diberikan kepada Sutan Zaili Asril, pimpinan Harian Padang Ekspres group, Ketua PWI Cabang Sumbar Ir. Basril Basyar, MM kategori tokoh jurnalistik inspiratif, mantan Ketua KPNI Padang Nisfan Jumadil, SH kategori pelopor pergerakan pemuda Kota Padang, Hendri Arnis, BSBA, Wakil Bupati Tanah Datar kategori kepala daerah termuda di Sumatera Barat, Novi Hendri Ketua DPRD Padangpanjang kategori pimpinan legislatif termuda di Sumatera Barat.

Sementara Sekretaris Jenderal Garuda KPPRI Pusat Adius Jailani menerima penghargaan untuk kategori tokoh inspiratif pengembangan PMII Kota Padang, Andre Rosiade kategori pengusaha muda inspiratif dan H.Febby Dt. Bangso Nan Putiah kategori wirausahawan muda penggerak lapangan kerja.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Penyerahan PMII Kota Padang Award 2012 selain dihadiri penerima award, juga dihadiri Gubernur Sumatera barat diwakili Surya Budi, SH, Kepala Kemenag Sumatera Barat diwakili Kamenag Bukittinggi Muhammad Nur, MA, Ketua Umum PB PMII diwakili Ketua Bidang Kaderisasi Nasional Dwi Winarno, Mabincab PMII Kota Padang Armaidi Tanjung dan peserta PKD PMII.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ketua PMII Kota Padang Yosef Firman Susilo menyebutkan, selain pemberian award, kegiatan ini sekaligus pembukaan Pelatihan Kader Dasar (PKD) se-Sumatera  yang berlangsung hingga Ahad (21/10) yang diikuti 80 peserta dari berbagai propinsi Sumatera (15 cabang). PKD akan membahas berbagai topic yang berkaitan dengan mahasiswa, ke-Islaman dan isu-isu keindonesia dewasa ini.

Gubernur Sumbar diwakili Surya Budhi memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan PMII Kota Padang. Ini menunjukkan kader PMII Kota Padang sudah menunjukkan eksistensinya.

“Gubernur Sumbar sendiri memang memberikan apresiasi dan penghargaan terhadap aktifis-aktifis muda, termasuk dari kalangan mahasiswa. Jika Gubernur diberikan pilihan, anak pejabat, anak pengusaha dan aktifis, maka akan dipilih si aktifis. Karena anak pejabat dan pengusaha, mereka sudah terbiasa  dengan kondisi yang sudah ada. Sedangkan aktifis bergerak dan berbuat dari yang tiada menjadi ada,” tambah Surya Budi mantan wartawan ini.

Sementara itu, Mabincab PMII Kota Padang Armaidi Tanjung menyebutkan, kegiatan ini menunjukkan PMII Padang sudah naik kelas. PMII telah memberikan penghargaan kepada pihak-pihak di luar PMII yang dinilai inspiratif bagi PMII Kota Padang ke depan.

“Apa yang sudah dan akan dilakukan para tokoh yang menerima award, diharapkan mampu menjadi inspirasi dalam pergerakan mahasiswa,” kata Armaidi Tanjung yang juga Bendahara PW GP Ansor Sumatera Barat ini.

Redaktur: A. Khoirul Anam 

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Internasional, Daerah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 14 Januari 2018

Sambut Harlah NU, Ansor Way Kanan Bekam Gratis 90 Warga

Way Kanan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Nahdlatul Ulama (NU) akan berusia 90 tahun pada 31 Januari 2016. Warga NU Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, bersiap merayakan di 14 kecamatan yang ada.

Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) melalui intruksi Ketua Pengurus Cabang NU (PCNU) Way Kanan KH Nur Huda akan menggelar serangkaian acara serentak berkaitan dengan amaliah-amaliah Aswaja.

Sambut Harlah NU, Ansor Way Kanan Bekam Gratis 90 Warga (Sumber Gambar : Nu Online)
Sambut Harlah NU, Ansor Way Kanan Bekam Gratis 90 Warga (Sumber Gambar : Nu Online)

Sambut Harlah NU, Ansor Way Kanan Bekam Gratis 90 Warga

"Sementara masih diinventarisir setiap MWC akan menggelar apa. Adapun Gerakan Pemuda Ansor, sebagai rencana tindak lanjut berlatih bekam, akan menggratiskan warga sejumlah 90 orang untuk hijamah atau mengeluarkan darah kotor secara gratis pada harlah NU," ujar Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto di Blambangan Umpu, Jumat (8/1).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Organisasi pemuda NU di daerah yang dipimpin Pj Bupati Albar Hasan Tanjung ini dalam beberapa kesempatan mengajarkan pengobatan bekam kepada kader. Antara lain di PAC Pakuan Ratu yang juga diikuti kader dari PAC Negeri Agung dan selanjutnya akan diikuti kader PAC Kasui, Rebang Tangkas dan Banjit.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Rasullullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Hendaklah kalian semua melakukan pengobatan bekam ditengah tengkuk, karena sesungguhnya hal itu merupakan obat dari 72 macam penyakit’. Bekam bagi 90 warga secara gratis tersebut akan digelar PAC Pakuan Ratu yang dipimpin sahabat Bakti Ghozali," ujar pemilik gelar adat Lampung Ratu Ulangan itu lagi.

PCNU Way Kanan pada Ahad (10/1) akan menggelar rapat akbar dengan seluruh badan otonom dan lembaga NU setempat di kantor NU, Kampung Tiuh Balak I, Kecamatan Baradatu untuk membahas perayaan Harlah NU. (Disisi Saidi Fatah/Mahbib)

Foto: Kader Gerakan Pemuda Ansor Pakuan Ratu dan Negeri Agung belajar bekam di Klinik Bulan Medical Center Pimpinan dr Yusuf J Mustofa Dok GP Ansor Way Kanan

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Internasional, Sejarah, Pemurnian Aqidah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 07 Januari 2018

Bisyr al-Hafi, Waliyullah Berjiwa Sosial yang Mantan Berandal

Bisyr bin Harits dikenal juga sebagai Abu Nashr Bisyr bin al-Harits al-Hafi, lahir di dekat kota Merv sekitar tahun 150 Hijriah /767 Masehi. Setelah meninggalkan hidup berfoya-foya, ia mempelajari Hadits di Baghdad, kemudian meninggalkan pendidikan formal untuk hidup sebagai pengemis yang terlunta-lunta, kelaparan dan bertelanjang kaki. Bisyr meninggal di kota Baghdad tahun 227 H/841 M. Ia sangat dikagumi oleh Ahmad bin Hanbal dan dihormati oleh khalifah al-Mamun.

Bishr lahir di Merv dan menetap di Baghdad. Kisah pertobatannya diriwayatkan oleh Fariduddin al-Attar di dalam buku Tadzkiratul Auliya. Attar meriwayatkan, sewaktu muda, ia adalah seorang pemuda berandal. Suatu hari dalam keadaan mabuk, ia berjalan terhuyung-huyung. Tiba-tiba ia temukan secarik kertas bertuliskan: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang". Bisyr lalu membeli minyak mawar untuk memerciki kertas tersebut kemudian menyimpannya dengan hati-hati di rumahnya.

Bisyr al-Hafi, Waliyullah Berjiwa Sosial yang Mantan Berandal (Sumber Gambar : Nu Online)
Bisyr al-Hafi, Waliyullah Berjiwa Sosial yang Mantan Berandal (Sumber Gambar : Nu Online)

Bisyr al-Hafi, Waliyullah Berjiwa Sosial yang Mantan Berandal

Malam harinya seorang manusia suci bermimpi. Dalam mimpi itu ia diperintah Allah untuk mengatakan kepada Bisyr: "Engkau telah mengharumkan nama-Ku, maka Aku pun telah mengharumkan dirimu. Engkau telah memuliakan nama-Ku, maka Aku pun telah memuliakan dirimu. Engkau telah mensucikan nama-Ku, maka Aku pun telah mensucikan dirimu. Demi kebesaran-Ku, niscaya Ku-harumkan namamu, baik di dunia maupun di akhirat nanti".

"Bisyr adalah seorang pemuda berandal", si manusia suci itu berpikir. "Mungkin aku telah bermimpi salah".

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Oleh karena itu ia pun segera bersuci, shalat kemudian tidur kembali, namun tetap saja mendatangkan mimpi yang sama. Ia ulangi perbuatan itu untuk ketiga kalinya, ternyata tetap mengalami mimpi yang demikian juga. Keesokan harinya pergilah ia mencari Bisyr. Dari seseorang yang ditanyanya, ia mendapat jawaban: "Bisyr sedang mengunjungi pesta minum anggur".

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Maka pergilah ia ke rumah orang yang sedang berpesta itu, dan menyampaikan pesan dari mimpinya tersebut kepada Bisyr.

Kemudian Bisyr berkata kepada teman-teman minumnya, "Sahabat-sahabat, aku dipanggil, oleh karena itu aku harus meninggalkan tempat ini. Selamat tinggal! Kalian tidak akan pernah melihat diriku lagi dalam keadaan yang seperti ini!"

Attar selanjutnya meriwayatkan bahwa sejak saat itu tingkah laku Bisyr berubah sedemikian salehnya. Sedemikian asyiknya ia menghadap Allah bahkan mulai saat itu ia tak pernah lagi memakai alas kaki. Inilah sebabnya mengapa Bisyr juga dijuluki si manusia berkaki telanjang (al-hâfî).

Berikut beberapa kisah tentang Abû Nashr Bisyr bin al-Hârist al-Hâfî yang kami himpun dari beberapa sumber:

Kisah Bisyr al-Hafi dan Imam Ahmad bin Hanbal



Konon Imam Ahmad bin Hanbal sering mengunjungi Bisyr al-Hafi, entah untuk urusan apa. Dan sang imam pun sangat mempercayai perkataan Bisyr al-Hafi. Hal itu kemudian menyebabkan rasa kurang senang pada hati murid-muridnya, sehingga suatu hari muridnya memprotes Imam Ahmad bin Hanbal.

“Wahai guru, di zaman ini tak ada seorang pun yang bisa menandingimu di bidang hadits, hukum, teologi dan setiap cabang ilmu pengetahuan. Lalu mengapa setiap saat engkau menemani dan bergaul bersama seorang berandal (Bisyr al-Hafi)? Pantaskah hal itu?” protes muridnya.

“Mengenai setiap bidang yang kalian sebutkan tadi, aku memang lebih ahli bila dibandingkan dengan Bisyr. Tetapi mengenai Allah, dia lebih ahli daripada aku”, jawab sang Imam.

Konon juga Imam Ahmad bin Hanbal sering memohon kepada Bisyr al-Hafi “ceritakanlah padaku perihal Tuhanku!”

Bisyr al-Hafi dan Empatinya Terhadap Orang Miskin



Alkisah, selama 40 tahun keinginan Bisyr al-Hafi untuk merasakan daging panggang tak kunjung terwujud, hal itu disebabkan karena dia tidak memiliki uang. Pernah juga beliau menginginkan memakan kacang buncis, keinginan itu pun  juga tak kunjung terwujud. Padahal, kalaupun beliau berkehendak, sebagai salah seorang waliyullah yang dekat kepada Allah, beliau bisa saja meminta segala sesuatu dan pasti dikabulkan. Akan tetapi beliau tidak mau melakukannya. Jalan hidup dan penyangkalan diri yang beliau jalani juga menahan beliau untuk meminum air dari saluran yang ada pemiliknya.

Rasa peduli atau empatinya kepada orang-orang miskin pun sangat besar. Konon di suatu musim yang begitu dingin, di mana semua orang mengenakan pakaian tebal untuk menghangatkan tubuh mereka, beliau, Bisyr al-Hafi malah berbuat sebaliknya. Dia melepas pakaiannya di tengah cuaca yang begitu dingin. Akibatnya tubuhnya menjadi menggigil kedinginan.

“Hai Abu Nashr (panggilannya), mengapa kau melepaskan pakaianmu di tengah cuaca yang sangat dingin ini?” teriak orang-orang heran. “Aku teringat orang-orang miskin. Aku tidak punya uang untuk membantu mereka. Oleh karena itu, aku ingin turut merasakan penderitaan mereka”.

Wafatnya Sang Waliyullah



Suatu malam, ketika Bisyr al-Hafi sedang terbaring menanti ajalnya pada tahuan 277 H/ 841`M, tiba-datang seseorang dan mengeluhkan nasibnya kepadanya. Kemudian Bisyr pun menyerahkan seluruh pakaian yang dia kenakan kepada orang tadi. Dia pun lantas memakai pakaian lain yang dia pinjam dari salah seorang sahabatnya. Dengan menggunakan pakaian pinjaman itulah sang waliyullah tersebut menghadap Tuhannya.

Di tempat yang lain, seorang laki-laki melihat keledai yang dibawanya membuang kotoran di jalan. Padahal selama Bisyr al-Hafi hidup, tidak ada seekor keledai pun yang membuang kotoran di jalan karena menghormati Bisyr yang berjalan dengan tanpa menggunakan alas kaki. Melihat kenyataan aneh seperti itu spontan si laki-laki tersebut langsung berteriak “Bisyr telah tiada!”

Mendengar seruan laki-laki tadi, orang-orang pun pergi untuk menyelidikinya validitas berita tersebut. Dan ternyata apa yang dikatakan oleh laki-laki tadi benar adanya. Lalu orang-orang pun menanyakan sesuatu padanya, “Bagaimana kau tahu bahwa Bisyr al-Hafi telah meninggal dunia?”.

“Karena selama Bisyr al-Hafi hidup aku tidak pernah menyaksikan ada seekor keledai pun yang membuang kotoran di jalan. Dan tadi aku melihat kenyataan yang sebaliknya. Keledaiku membuang kotorannya di jalan. Dari itu pun aku tahu bahwa Bisyr al-Hafi telah wafat”, jawab laki-laki tadi. Wallahu a’lam.

Hilmy Firdausy, Mahasantri Pesantren Ilmu Hadits Darus-Sunnah Ciputat. [Sindikasi Media]

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kyai, Doa, Internasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 24 Desember 2017

Cak Anam: Menulis Sejarah NU dan Kiai Harus Teliti

Surabaya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Narasumber untuk masalah Nahdlatul Ulama (NU) yang sangat disegani dan dihormati adalah H Choirul Anam. Pria yang akrab disapa Cak Anam ini dikenal tidak sembarangan dalam mengambil kesimpulan terkait peristiwa yang ada hubungannya dengan kiai serta NU.

"Untuk itu saya tidak segan-segan tak mencantumkan tanggal dan bulan kalau ternyata tidak ada fakta yang membenarkan," kata Cak Anam, sapaan akrabnya, Sabtu (30/7).

Cak Anam: Menulis Sejarah NU dan Kiai Harus Teliti (Sumber Gambar : Nu Online)
Cak Anam: Menulis Sejarah NU dan Kiai Harus Teliti (Sumber Gambar : Nu Online)

Cak Anam: Menulis Sejarah NU dan Kiai Harus Teliti

Ia hadir pada acara halal bihalal dan refleksi 1 abad Nahdlatul Wathan yang diselenggarakan Pengurus Lembaga Talif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kota Surabaya dan LTN NU Jawa Timur di Museum NU, Jalan Gayungsari Timur Nomor 35 Surabaya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pegiat harian Duta Masyarakat ini kemudian memberikan contoh terhadap keberadaan Nahdlatul Wathan (NW) yang hingga kini tidak disertakan tanggal dan bulan berdirinya. "Karena tidak ada yang bisa menunjukkan kapan tepatnya, baik tanggal serta bulan berdirinya Nahdlatul Wathan tersebut," ungkapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sedangkan kepastian tahun berdirinya NW diperoleh dari pengakuan sejumlah pelaku sejarah yang berhasil ditemui, lanjutnya.

Bagi Cak Anam, menggali peristiwa masa lalu dibutuhkan ketelitian. "Kalau tidak didukung fakta yang akurat, maka hal tersebut hanya dianggap dongeng," katanya di hadapan aktivis LTN NU se-Jatim tersebut.

Dia kemudian menceritakan pengalamannya melakukan wawancara dengan pelaku sejarah NU di masa awal yakni KH Asad Syamsul Arifin. Cerita soal dialog serta peristiwa Kiai Asad yang mengantarkan tasbih dan tongkat kepada KH Hasyim Asyari diperolehnya secara langsung.

"Saat itu saya datang ke Pesantren Sukorejo dan melakukan wawancara dengan Kiai Asad, dan kemudian saya kirim ke harian Merdeka," kenang Anam. Bahwa kemudian saat Muktamar ke-27 NU dilangsungkan di Pesantren Sukorejo, itu antara lain karena banyak kalangan yang kemudian membaca serta mendengar peristiwa tersebut, lanjutnya.

Tugas berat sekarang diemban oleh para penulis muda NU. "Tidak mudah melakukan rekonstruksi sejarah, apalagi banyak tokoh yang telah meninggal," katanya. Karenanya kehati-hatian harus menjadi kata kunci agar tidak tersebar kabar bohong yang justru merugikan kiai dan NU, pungkasnya. (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Jadwal Kajian, Internasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 20 Desember 2017

Naik Unta Saja!

Seorang yang konon dipanggil sebagai ustaz, hendak bersilaturahim ke rumah temannya di daerah Solo. Karena baru datang di Solo, ia memanggil taksi untuk mengantarkan ke alamat yang dituju.

Supir taksi bergegas menghampiri ustaz.

“Selamat Siang. Mau ke mana pak?” sapa supir.

Naik Unta Saja! (Sumber Gambar : Nu Online)
Naik Unta Saja! (Sumber Gambar : Nu Online)

Naik Unta Saja!

“Ini pak, ke daerah Ngruki,” jawabnya sambil menunjukkan sebuah kartu nama.

“Oh, iya”

Taksi mulai berjalan. Supir memutar musik, kebetulan yang diputar lagu-lagu barat. Tiba-tiba..

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Maaf, mas tolong dimatikan musiknya,”

“Iya pak, tidak suka ya dengan lagunya?” kata supir sembari mematikan musik.

“Iya.? Dan kalau menurut saya itu bukan musik Islami, tidak ada zaman nabi,”

“Oh, begitu ya. Lha kenapa tidak naik onta saja, Pak. Taksi kan juga tidak ada di zaman nabi?” tanya supir berseloroh.

Sak karepmu pir (terserah kamu)!” jawabnya ketus. (Ajie Najmuddin)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kyai, Makam, Internasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock