Tampilkan postingan dengan label Anti Hoax. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anti Hoax. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Provinsi DKI Jakarta menggelar pelantikan di Gedung Balai Kota, Jumat (29/4) lalu. Kepengurusan IPNU DKI Jakarta, Muhammad Muhadzab ketua terpilih masa khidmah 2016-2019 ini langsung dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU, Asep Irfan Mujahid. Sedangkan Ketua IPPNU DKI Jakarta masa khidmah 2015-2018, Nur Hamidah Wahid dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat IPPNU, Puti Hasni.?

Hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua PWNU DKI Jakarta H Saefullah yang saat ini berdinas sebagai Sekda Pemprov DKI Jakarta, ia juga didampingi oleh KH. Syamsul Maarif (PWNU DKI Jakarta). Selain itu hadir pula Hasan Habibi (Pustekkom Kemendikbud RI), dan Ubaidillah Sadewa (KPI D DKI Jakarta).

IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya

Dalam sambutannya, H Saefullah mengapresiasi pelantikan yang dilakukan Pimpinan Pusat IPNU dan IPPNU yang sebenarnya kepengurusan Pimpinan Pusat tersebut baru dikukuhkan bulan Maret kemaren. Ia berharap pelantikan terus dilakukan Pimpinan Pusat hingga ke tingkat kota-kota di DKI Jakarta ataupun di daerah-daerah.?

Selain itu, H Saefullah memberikan kabar gembira untuk pelajar Jakarta bahwa Pemprov DKI Jakarta memberikan program KJP Lanjutan di tahun 2016 ini. Program ini diperuntukkan bagi pelajar menengah yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri.

"Siapa saja warga Jakarta yang tamatan SMA atau Madrasah Aliyah yang ingin meneruskan ke pertuguran tinggi negeri, maka biaya pendidikannya dan biaya hidupnya ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta,” ungkapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam kesempatan pelantikan ini, Ketua PW IPNU DKI Jakarta mengungkapkan bahwa pelajar NU Jakarta dalam waktu dekat akan merealisasikan program publikasi pelajar Jakarta berbasis web. Program ini akan diwujudkan dengan cara para pengurus menyambangi berbagai sekolah.

“Ini program jangka panjang yang bertujuan selain sebagai publikasi, juga sebagai wadah agar pelajar NU di Jakarta maupun pelajar pada umumnya untuk belajar menulis. Hal ini sangat terkait dengan penyebaran paham Aswaja di kalangan pelajar melalui media,” ujar Muhadzab.

Nantinya, lanjut alumnus STAINU Jakarta ini, para pelajar di berbagai sekolah akan diarahkan pada satu domain khusus yakni pelajarjakarta.com. “Masing-masing akan menginduk hosting dan domain di situ,” jelasnya. (Frachman/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Sholawat, Nusantara Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 15 Februari 2018

Gebyar Prestasi Al-Quran Wujudkan Manusia Qurani

Surabaya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Khadijah Surabaya memberikan apresiasi kepada siswa-siswi prestasi dalam ilmu Al-Quran. "Kemampuan siswa dalam membaca dan menghafal Al-Quran patut diberi apresiasi, maka dari itu kami mengadakan wisuda bagi para penghafal Al-Quran," kata H Agus Fahmi, Ketua Panitia, Sabtu (1/4). ?

Acara yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini, merupakan puncak dari berbagai rangkaian. Sebelum digelarnya ujian terbuka dan wisuda ini para siswa harus mengikuti ujian munaqosah tartil dan tahfid. "Ada tiga ujian yang harus diikuti siswa. Ujian ditingkat Yayasan dan ujian berikutnya di Pesantren Ilmu Al-Quran Malang," lanjut Agus.?

Gebyar Prestasi Al-Quran Wujudkan Manusia Qurani (Sumber Gambar : Nu Online)
Gebyar Prestasi Al-Quran Wujudkan Manusia Qurani (Sumber Gambar : Nu Online)

Gebyar Prestasi Al-Quran Wujudkan Manusia Qurani

Mendikbud RI Muhadjir Effendy, mengatakan sudah saatnya negeri ini membangun manusia qurani, agar setiap kehidupan yang dilakukan perpedoman pada Al-Quran.?

"Kami berharap dari gebyar prestasi Al-Quran ini, Yayasan Khadijah bisa memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat Qurani sehingga revolusi mental bisa terwujud," kata pria asal Malang, Jawa Timur ini.?

Selaras dengan keinginan Mendikbud itu, Ketua Umum Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial NU Khadijah, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, membangun karakter bangsa dengan mewujudkan masyarakat qurani maka dengan sendirnya revolusi mental terwujud.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Kenapa seperti itu? Karena Al-Quran mengajarkan Islam itu penuh damai, kasih sayang bukan yang menakutkan. Al-Quran menyebutkan bahwa Allah menciptakan manusia beragam suku, adat dan bahasa," tegas Khofifah.?

Perempuan yang menjabat sebagai Menteri Sosial saat ini, menceritakan sekitar tahun 2006 dirinya meminta kepada yayasan agar ada forum yang bisa melihat, mengukur dan mengetahui standart kompetisi anak dalam memahami dan menghafal Al-Quran.?

Selain itu pihak yayasan membuat kesepakatan kepada wali murid, jika ada murid yang sudah lulus SD dan belum hatam bacaaan Al-Quran, maka si murid dan wali muridnya harus rela tidak menerima ijazah. "Hal itu sudah ada dalam perjanjian antara yayasan dan wali murid," pungkas Khofifah. (Rof Maulana/Zunus)?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 02 Februari 2018

Mendidik Santri di Era Modern, Seperti Apa?

Jepara, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Santri dulu dan sekarang jelas berbeda. Karena zamannya sudah berbeda maka kiai selaku pengasuh di pesantren harus memiliki cara jitu untuk mendidik santri di zaman modern seperti saat ini. 

Dalam hal ini, Hisyam Zamroni mengapresiasi apa yang dilakukan oleh H Taufiqul Hakim selaku pengasuh pesantren Darul Falah Bangsri Jepara, Jawa Tengah.

Mendidik Santri di Era Modern, Seperti Apa? (Sumber Gambar : Nu Online)
Mendidik Santri di Era Modern, Seperti Apa? (Sumber Gambar : Nu Online)

Mendidik Santri di Era Modern, Seperti Apa?

Apresiasi itu sampaikan usai menyimak 4 santri Darul Falah yang mempraktikkan kitab Bid’ah Hasanah dan Syiaful Ummah karya Kiai Taufiq.  M Najib Syamsuddin santri yang masih duduk di kelas 3 MI ditanyai oleh Kang Maman perihal sumber hukum Islam. “Agama atau syariat Islam mempunyai empat sumber hukum. Alquran, Sunnah, Ijma’ dan Qiyas,” jawab santri asal Bandung ini. 

Ketika dia diminta untuk menjelaskan dengan bahasa Jawa. “Sumbere syariat Islam-ono papat. Al-Quran lan – sunnahe Na- Bi Muhammad. Nomer telu – ijma lan papate qiyas – cekelono – kuat-kuat – kanti ikhlas,” lanjut Najib. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Santri lain yang turut mempraktikkan ada Najwa (Garut), Syiaful (Semarang) dan Ivan (Madura). Santri-santri yang mempraktikkan kitab karya Kiai Taufiq merupakan garapan Ikatan Daiyah Muda Bangsri (Ikdamuba) yang bernaung di pesantren Darul Falah Bangsri Jepara. 

Pembinaan santri-santri itu merupakan salah satu pembinaan bidang pendidikan yang dilakukan Ikdamuba. Dalam kegiatan Seminar Penanggulan Kenakalan Remaja yang digelar PC Lazisnu Jepara dan Ikdamuba berlangsung di Gedung NU Jepara, Kamis (21/4) ini, menurut Hisyam, Kiai Taufiq telah mereproduksi karya ulama masa silam. 

Karena objek santri saat ini berbeda sehingga kitab disertai dengan hadits atau ada dalilnya juga disertai dengan nadzam (syair). “Dengan secara tidak sadar siswa akan terbiasa jika sudah membacanya berkali-kali,” kata Wakil Ketua PCNU Jepara ini. 

Inilah yang kata Hisyam sebagai model taklim dan tikrar yang menjadikan santri akan mudah menghafalnya. Ia yang menjabat sebagai Kepala KUA Keling itu menambahkan buku bidah hasanah dan syifaul ummah yang dibagikan gratis untuk peserta seminar adalah buku saku. Buku itu, lanjutnya, bisa dengan mudah dibawa  dan dipelajari di mana saja. Ikut andilnya Kiai Taufiq dalam mengarang banyak kitab merupakan wahana untuk mengurangi dampak radikalisme dan kenakalan remaja. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Apalagi pihaknya sudah bekerja sama dengan LP Ma’arif NU Jepara untuk membagikan buku tentang bahaya radikalisme secara cuma-cuma. Lewat karya-karya seperti itu merupakan sebuah ciri khas dari kiai pesantren. Ia juga mendorong agar para orang tua mau memondokkan anaknya dan kiai juga harus produktif berkarya apalagi karya yang tematik sebagaimana yang dilakukan Kiai Taufiq. 

Orang tua yang mau memondokkan anaknya tegasnya bisa mengurangi dampak kenakalan remaja. Di samping itu kiai produktif menunjukkan identitasnya sebagai fail (produsen) bukan maful (konsumen). (Syaiful Mustaqim/Fathoni)   

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Syariah, Hadits, Anti Hoax Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 28 Januari 2018

Ratusan Siswa-siswi Baru SMAN 8 Jakarta Ngaji Kritis Keindonesiaan

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Sebelum memasuki rutinitas belajar, ratusan siswa dan siswi baru SMAN 8 angkatan 2017-2018 mendiskusikan masalah keindonesiaan di Jalan Taman Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (11/7) pagi. Mereka yang berasal dari berbagai jurusan menyampaikan imajinasi mereka terkait keindonesiaan dari pelbagai sudut pandang.

Sebagian siswa menyoroti masalah ujaran kebencian di media sosial. Ada juga pelajar yang mengamati perilaku para pemuka agama yang jauh dari semangat agama itu sendiri. Sementara sebagian lagi mempertanyakan perilaku orang-orang dewasa yang justru memberikan contoh buruk bagi kalangan remaja dan anak-anak.

Ratusan Siswa-siswi Baru SMAN 8 Jakarta Ngaji Kritis Keindonesiaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ratusan Siswa-siswi Baru SMAN 8 Jakarta Ngaji Kritis Keindonesiaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ratusan Siswa-siswi Baru SMAN 8 Jakarta Ngaji Kritis Keindonesiaan

Diskusi ini fasilitasi oleh sejumlah narasumber dari Lembaga Kajian Strategis Bangsa (LKSB) dan Angkatan 88.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kami dari LKSB mengajak kita semua untuk bersama-sama peduli terhadap kondisi lingkungan sosial kebangsaan kita. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan dialog kebangsaan bagi remaja dengan memberikan dan menanamkan wawasan kebangsaan dan kenusantaraan,” kata Direktur Eksekutif LKSB Abdul Ghopur.

Menurut Ghopur yang kini Wakil Ketua Bidang Litbang Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum PBNU (LPBHNU), diskusi-diskusi keindonesiaan ini penting agar di masa mendatang bangsa ini masih memiliki harapan besar akan majunya peradaban bangsa Indonesia yang santun dan ramah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Diskusi keindonesiaan ini terselenggara atas inisiatif alumni SMA N 8 Angkatan 88. Alumni SMA N 8 Angkatan 88 mengamati terus gejala keindonesiaan belakangan ini. Mereka prihatin atas fenomena yang belakangan tercederai oleh sejumlah aksi intoleran, upaya-upaya melemahkan dasar-dasar negara, dan ancaman disintegrasi.

“Saya sebagai alumni SMA 8 Angkatan 88 merasa sangat concern dengan maraknya perilaku yang dapat menyebabkan disintegrasi bangsa sehingga saya merasa diperlukan usaha-usaha untuk merekatkan kembali integritas bangsa. Ini saya mulai dari siswa-siswi baru almamater kami, SMA 8,” kata Midi Haryani, dokter spesialis kulit dan penyakit kelamin, yang mewakili alumni SMAN 8 Angkatan 88. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Santri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 19 Januari 2018

Harlah Ke-30, Pengurus Pagar Nusa Wonogiri Dilantik

Wonogiri, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Momentum Hari Lahir (Harlah) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa ke-30 dan NU Ke-90, Pengurus Pagar Nusa Wonogiri masa khidmah 2016-2020 dilantik. Prosesi pelantikan diselenggarakan di Kantor Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Ahad (31/1).

Ketua PCNU Wonogiri H Mubarok mengatakan, ke depan Pagar Nusa di wilayah Wonogiri mesti lebih tertata, baik dari segi pendataan jumlah kader maupun penguatan antarperguruan yang bernaung di bawahnya.

Harlah Ke-30, Pengurus Pagar Nusa Wonogiri Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah Ke-30, Pengurus Pagar Nusa Wonogiri Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah Ke-30, Pengurus Pagar Nusa Wonogiri Dilantik

“Pagar Nusa Wonogiri ke depan harus lebih kuat sehingga paham radikal yang masuk ke Kabupaten Wonogiri bisa diminimalisasi,” tegas Mubarok.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sementara itu, Ketua baru Pagar Nusa Wonogiri Dian Fery Perdana menuturkan, pihaknya berharap dapat segera mengumpulkan kembali anggota Pagar Nusa.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Sebelumnya anggota Pagar Nusa di daerah Wonogiri sudah banyak, namun kurang terwadahi sehingga terkesan jalan sendiri-sendiri,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, turut hadir perguruan pencak silat antara lain Gasmi, IBI (Bunga Islam), dan Perkasa. Acara yang berlangsung meriah tersebut ditutup dengan atraksi dari para pendekar. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham News, Anti Hoax Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 18 Januari 2018

Fatayat NU Ambarawa Pentaskan Seni Rebana

Pringsewu, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu mengadakan lomba Mars Fatayat dan rebana di Balai Pekon Ambarawa Barat, Ahad (7/2). Pada kegiatan yang bertema tema Tingkatkan Kreativitas Ukhuwah Islamiyah, sebanyak 16 grup yang terbagi dua mengikuti dua jenis perlombaan tersebut.

Mereka mewakili ranting Fatayat NU masing-masing. Tampak hadir Pengurus Muslimat NU Pringsewu Hj Ani Fitriana, Ketua Fatayat NU Pringsewu Umi Laila, Ketua MWCNU Ambarawa Jumangin, dan Ketua GP Ansor Ambarawa Hayatul Makki.

Fatayat NU Ambarawa Pentaskan Seni Rebana (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat NU Ambarawa Pentaskan Seni Rebana (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat NU Ambarawa Pentaskan Seni Rebana

Ketua Muslimat NU Pringsewu Hj Ani Fitriana mengapresiasi kegiatan lomba tersebut. Ia berpesan agar Fatayat NU khususnya di Ambarawa semangat dan termotivasi untuk bergerak menunjukkan eksistensinya dengan hal-hal yang positif.

"Saya senang kalau melihat ibu-ibu muda di sini kompak dan seragam seperti ini, tapi jangan hanya pas lomba kompaknya. Mari kita tunjukkan eksistensi Fatayat kepada masyarakat agar mereka juga mau bergabung bersama kita khususnya ibu-ibu muda dan para pemudinya," kata Ketua Muslimat NU Pringsewu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Anda-Anda inilah, kata Hj Ani, para generasi penerus Muslimat NU nantinya. Siapa lagi yang akan meneruskan perjuangan Muslimat NU ke depan kalau bukan kader-kader muda Fatayat?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Hal senada disampaikan Ketua Fatayat NU Pringsewu Umi Laila. Ia sangat senang dengan penyelenggaraan lomba Mars Fatayat dan rebana oleh Fatayat Ambarawa. Bahkan ini akan menjadi motivasi dan inspirasi tersendiri bagi anak cabang Fatayat NU di lain kecamatan.

"Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya. Dengan dana yang minim dan waktu yang singkat ternyata kepengurusan di Ambarawa dapat menyelenggarakan acara semeriah ini. Ini patut dicontoh dan ditiru oleh anak cabang Fatayat NU yang lain," kata Umi.

Ia berpesan kepada grup yang menjadi juara untuk tidak berbangga hati. Tim yang kalah tidak perlu berkecil hati. Tim yang menang atau yang kalah harus tetap terus belajar dan belajar agar bisa lebih baik lagi.

Lomba menyanyikan Mars Fatayat dimenangkan oleh grup dari Ranting Fatayat NU Tanjunganom yang kemudian disusul oleh PAC Fatayat NU Ambarawa yang merebut juara dua. Sementara Ranting Fatayat NU Ambarawa Barat meraih juara tiga.

Untuk cabang lomba rebana, Ranting Fatayat NU Jatiagung berhasil menjadi yang terbaik. Juara dua direbut Ranting Fatayat Sumberagung. Sementara? PAC Fatayat NU Ambarawa berada di posisi ketiga. (Henudin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Jadwal Kajian, Anti Hoax, Pendidikan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 16 Januari 2018

Faktor Gus Dur Bertindak dengan Pendekatan Kebudayaan

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Nia Sjarifudin dari Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI) menilai KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sangat kuat dalam integritas kebudayaan. Dia menyampaikan hal itu pada diskusi bulanan Forum Jumat Pertama (FJP) Jaringan Gusdurian, Jl. Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat Jumat (04/03) di Griya Gus Dur, dengan “Gus Dur dan Kearifan Lokal”.

Nia berpendapat, kuatnya integritas Gus Dur dipengaruhi pendidikan keluarga yang berada dalam lingkup Nahdlatul Ulama (NU). Keluarga Gus Dur menghargai kearifan lokal dan tradisi Nusantara yang dalam kajian-kajian dewasa ini dikenal dengan Islam Nusantara.

Faktor Gus Dur Bertindak dengan Pendekatan Kebudayaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Faktor Gus Dur Bertindak dengan Pendekatan Kebudayaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Faktor Gus Dur Bertindak dengan Pendekatan Kebudayaan

Gus Dur, masih menurut Nia, tidak hanya mendewa-dewakan ilmu pengetahuan agama Islam yang dimilikinya. Sebagai orang Jawa yang merupakan bagian dari Nusantara, menyebabkan karakter Gus Dur semakin lengkap.

Karakter kebudayaan Gus Dur semacam itulah yang memengaruhi sikap, pandangan, dan tindakan politik Gus Dur sebelum, ketika, dan saat menjadi Presiden. “Saya menyaksikan proses dialog antara Gus Dur dengan teman-teman dari Papua di Istana Negara,” kenang Nia.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Gus Dur dengan pendekatan persuasif menggunakan identiatas kebudayaan. Gus Dur memperbolehkan nama Papua (sebagai nama untuk wilayah yang sebelumnya Irian Jaya).

Saat warga Papua meminta diakui lagu daerahnya, Gus Dur menyilakan mereka. Gus Dur menganggap semua suku mempunyai lagu kedaerahan, demikian juga warga Papua.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Itu sebabnya sampai sekarang pun bagi warga Papua, Presiden Indonesia adalah Gus Dur. Di rumah-rumah di Jayapura, foto Gus Dur masih dipasang.

Pada bagian lain, Nia menceritakan pendapat Gus Dur terhadap Undang-undang Anti-Pornografi dan Pornoaksi. Gus Dur melihat UU tersebut berbahaya. Soal pornoaksi dan pornografi, sudah jelas Gus Dur dan siapa pun tidak setuju dan menolak kalau ditunjukkan di depan umum.

Namun, yang Gus Dur tidak sukai adalah apabila UU tersebut akan menyebabkan terjadinya diskriminasi dan pemberangusan budaya dengan penyeragaman. (Kendi Setiawan/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Syariah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock