Tampilkan postingan dengan label Sholawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sholawat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Provinsi DKI Jakarta menggelar pelantikan di Gedung Balai Kota, Jumat (29/4) lalu. Kepengurusan IPNU DKI Jakarta, Muhammad Muhadzab ketua terpilih masa khidmah 2016-2019 ini langsung dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU, Asep Irfan Mujahid. Sedangkan Ketua IPPNU DKI Jakarta masa khidmah 2015-2018, Nur Hamidah Wahid dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat IPPNU, Puti Hasni.?

Hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua PWNU DKI Jakarta H Saefullah yang saat ini berdinas sebagai Sekda Pemprov DKI Jakarta, ia juga didampingi oleh KH. Syamsul Maarif (PWNU DKI Jakarta). Selain itu hadir pula Hasan Habibi (Pustekkom Kemendikbud RI), dan Ubaidillah Sadewa (KPI D DKI Jakarta).

IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya

Dalam sambutannya, H Saefullah mengapresiasi pelantikan yang dilakukan Pimpinan Pusat IPNU dan IPPNU yang sebenarnya kepengurusan Pimpinan Pusat tersebut baru dikukuhkan bulan Maret kemaren. Ia berharap pelantikan terus dilakukan Pimpinan Pusat hingga ke tingkat kota-kota di DKI Jakarta ataupun di daerah-daerah.?

Selain itu, H Saefullah memberikan kabar gembira untuk pelajar Jakarta bahwa Pemprov DKI Jakarta memberikan program KJP Lanjutan di tahun 2016 ini. Program ini diperuntukkan bagi pelajar menengah yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri.

"Siapa saja warga Jakarta yang tamatan SMA atau Madrasah Aliyah yang ingin meneruskan ke pertuguran tinggi negeri, maka biaya pendidikannya dan biaya hidupnya ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta,” ungkapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam kesempatan pelantikan ini, Ketua PW IPNU DKI Jakarta mengungkapkan bahwa pelajar NU Jakarta dalam waktu dekat akan merealisasikan program publikasi pelajar Jakarta berbasis web. Program ini akan diwujudkan dengan cara para pengurus menyambangi berbagai sekolah.

“Ini program jangka panjang yang bertujuan selain sebagai publikasi, juga sebagai wadah agar pelajar NU di Jakarta maupun pelajar pada umumnya untuk belajar menulis. Hal ini sangat terkait dengan penyebaran paham Aswaja di kalangan pelajar melalui media,” ujar Muhadzab.

Nantinya, lanjut alumnus STAINU Jakarta ini, para pelajar di berbagai sekolah akan diarahkan pada satu domain khusus yakni pelajarjakarta.com. “Masing-masing akan menginduk hosting dan domain di situ,” jelasnya. (Frachman/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Sholawat, Nusantara Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 11 Februari 2018

Empat Hal yang Dilaknat Rasulullah

Kemajuan zaman dan globalisasi semakin tidak karuan. Tidak hanya menembus ruang dan waktu, tetapi juga mengaburkan batas kelamin laki-laki dan perempuan. Anehnya pengkaburan itu dianggap hal biasa saja, bahkan sering mendapat pembelaan dari sebagain orang. Padahal yang demikian itu jelas menyalahi qadrat dan dilaknat Rasulullah saw. Na’udzubillah min dzalik.

Sebuah hadits menerangkan dengan jelas mengenai empat hal yang dibenci dan dilaknat Rasulullah saw yaitu:

? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ?- ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ?. ? ? ? ? ? ?

Rasulullah saw melaknat (mengutuk) banci-banci lelaki. Yaitu lelaki yang menyerupai perempuan, dan banci perempuan yaitu perempuan yang suka menyerupai lelaki, dan bujangan-bujangan yang berkata “kami tidak mau kawin” serta perawan yang berkata juga demikian.

Empat Hal yang Dilaknat Rasulullah (Sumber Gambar : Nu Online)
Empat Hal yang Dilaknat Rasulullah (Sumber Gambar : Nu Online)

Empat Hal yang Dilaknat Rasulullah

Yang dimaksud dengan banci dalam hadits di atas adalah jelas. Yaitu lelaki (seseorang dengan kelamin lelaki) yang menyerupai perempuan. Baik dalam gaya berpakaian maupun dalam segala hal penampilannya. Begitu juga yang dimaksud dengan perempuan yang menyerupai lelaki. Kegemaran menggunakan ornamen kelelakian bagi seorang yang berkelamin perempuan sudah cukup menunjukkan kategori banci perempuan. Adapun dua kelompok terakhir pada dasarnya dialamatkan kepada mereka yang berniat membujang selamanya. Tidak ada niat hendak menikah dalam hidupnya. Padahal menikah adalah sunnah Rasulullah saw. Inilah empat golongan yang sangat dibenci Rasulullah saw bahkan dilaknat olehnya.

Pada hakikatnya, sebagai saudara sesama muslim tulisan ini hanya bermaksud mengingatkan bahwa merebaknya budaya populer di sekitar kita seringkali menyilaukan akidah dan syariah Islam. Derasnya tehnologi media dan informatika yang menyuguhkan berbagai tontonan adalah kekuatan kapital yang sungguh dahsyatnya. Mereka menggiring norma-norma islam demi keuntungan semata. Sesuatu yang jelas tergambar sebagai sebuah penyimpangan tiba-tiba mengandung nilai kebenaran. Sehingga membuat kita ragu akan kesalahannya yang hakiki. (ulil)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Sholawat, Pertandingan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 31 Januari 2018

Antara Mbah Manab Lirboyo dan Mbah Abbas Buntet

KH Abdullah Abbas dan KH Abdul Karim (Mbah Manab) adalah tokoh besar dalam sejarah Nahdlatul Ulama. Kiai Abbas terkenal tak hanya sebagai kiai yang alim tapi juga ‘jadug’ alias ahli kanuragan asal Buntet, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Sebagai salah satu murid utama Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, Kiai Abbas bahkan mendapatkan kepercayaan sepenuhnya untuk menjadi panglima perang bersejarah bangsa Indonesia di Surabaya, 10 November 1945. Pertempuran yang sedianya dimulai pada satu hari sebelumnya, namun oleh Mbah Hasyim diundur sampai menunggu kedatangan sang macan dari Cirebon, Kiai Abbas Buntet.

Antara Mbah Manab Lirboyo dan Mbah Abbas Buntet (Sumber Gambar : Nu Online)
Antara Mbah Manab Lirboyo dan Mbah Abbas Buntet (Sumber Gambar : Nu Online)

Antara Mbah Manab Lirboyo dan Mbah Abbas Buntet

Mbah Abbas tercatat sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah besar bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan melawan penjajah pada 10 November yang hingga kini diperingati sebagai hari pahlawan. 

Beda Mbah Abbas, beda Mbah Manab Lirboyo. Bila Mbah Abbas dikenal secara luas namanya di hampir seluruh penjuru Indonesia, Mbah Manab lebih cenderung mastur (tertutupi). Mbah Manab adalah sosok kiai di balik layar, beliau hampir tidak pernah diberitakan secara luas di khalayak. Peran beliau lebih banyak terlihat mengasuh para santri di dalam pesantren. Namun kecintaannya kepada tanah air tidak diragukan lagi. Terbukti dalam masa-masa menghadapi para penjajah, para santri Lirboyo asuhan beliau juga banyak yang diutus untuk terlibat perang melawan tentara sekutu. 

Mbah Manab yang sekarang lebih dikenal dengan nama KH Abdul Karim adalah ulama yang ‘alim ‘allamah (cendekia yang sangat alim). Beliau menguasai ilmu-ilmu agama dalam berbagai macam fan. Di antara ilmu-ilmu agama yang beliau kuasai, yang paling tampak dari beliau adalah kepiawannya di bidang ilmu nahwu dan sharaf (gramatika Arab).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kepakaran Mbah Manab di bidang nahwu dan sharaf diakui oleh para ulama besar di bumi Nusantara, termasuk oleh KH Kholil Bangkalan dan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari. Bahkan, ayahanda mendiang Gus Dur yang juga dikenal sebagai pahlawan nasional, KH Abdul Wahid Hasyim juga berguru kepada Mbah Manab untuk mengaji kitab Alfiyyah Ibnu Malik, sebuah karya besar Imam Ibnu Malik tentang gramatika Arab yang tidak asing lagi di kalangan para santri. Menurut riwayat dari cicitnya Mbah Manab, yaitu KH Ibrahim Ahmad Hafizh, Mbah Wahid Hasyim belajar Alfiyyah kepada Mbah Manab hanya ditempuh dalam waktu satu minggu.

Banyak kiai-kiai pada waktu itu merekomendasikan para santri yang berniat mengaji ilmu gramatika Arab agar belajar langsung kepada Mbah Manab. Kepakaran Mbah Manab di bidang nahwu dan sharaf sudah tampak sejak beliau mesantren di Bangkalan dan Tebuireng. 

Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari misalnya, beliau merekomendasikan KH Abbas Buntet untuk ‘sorogan’ mengaji kitab kepada Mbah Manab di Pesantren Lirboyo. Saran dan petunjuk Mbah Hasyim tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh Mbah Abbas. Kiai Abbas merasa ‘marem’ (puas) belajar membaca kitab di bawah bimbingan Mbah Manab. Banyak pelajaran dan ilmu berharga yang didapat Mbah Abbas saat mengaji kepada Mbah Manab. Kiai Abbas digemleng oleh Mbah Manab di pesantren Lirboyo hingga menjadi kiai yang alim.

Selepas pulang dari pesantren Lirboyo, kiai Abbas kembali ke tanah kelahirannya di Cirebon untuk berkiprah di masyarakat. Kiai Abbas di tanah kelahirannya banyak merekomendasikan anak-anak muda di Cirebon untuk mesantren di Lirboyo Kediri. Sejak saat itu, santri-santri asal Cirebon mulai banyak berdatangan di Lirboyo. Hingga kini Pesantren Lirboyo menjadi salah satu pesantren terbesar di Nusantara dengan jumlah santri dan alumni yang menyebar di mana-mana. Dan di antara ribuan santri di Lirboyo, banyak santri yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Hal tersebut tidak lepas dari peran Kiai Abbas mengenalkan sosok kiainya, Mbah Manab kepada wali santri di Cirebon.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Riwayat tentang Mbah Hasyim yang menyarankan Mbah Abbas mesantren di Lirboyo juga didapatkan penulis dari cicitnya Mbah Manab, KH Ibrahim Ahmad Hafizh.

Demikianlah hubungan antara Kiai Manab dan Kiai Abbas, hubungan antara santri dan kiai yang berjasa besar melahirkan generasi ulama dan tokoh perjuangan yang bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara. Ketokohan Kiai Abbas Buntet yang begitu terkenal, tidak lepas dari gemblengan sang kiai ‘mastur’, KH Abdul Karim Lirboyo. Benar kata para ulama, “Kam min masyhurin bibarakatil mastur (banyak tokoh yang terkenal berkat sentuhan sosok di balik layar).”

Untuk kedua guru dan masyayikh kita, KH Abdul Karim dan KH Abdullah Abbas, mari kita hadiahkan bacaan surat al-Fatihah... (M. Mubasysyarum Bih)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Sholawat, Nusantara Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 25 Januari 2018

IPNU– IPPNU Blubuk Turut Berbagi

Tegal, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal memberikan santunan kepada 120 Yatim Piatu desa setempat.

Ketua PR IPNU Blubuk, Indra Fatria S dalam sambutannya mengajak kepada masyarakat untuk dapat berbagi dengan sesama, terlebih kepada anak-anak yatim piatu. ”Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap sesama, terlebih kepada anak-anak yatim,” ajak Indra? di sela santunan dan buka puasa bersama di Pendopo Balai Desa Blubuk, Kamis Sore (25/8).

IPNU– IPPNU Blubuk Turut Berbagi (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU– IPPNU Blubuk Turut Berbagi (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU– IPPNU Blubuk Turut Berbagi

Menurut Indra, hidup akan lebih bermakna, manakala kita bisa senantiasa berbagi dengan orang lain. ”Dengan potensi dan keyakinan yang kita miliki tentu kita akan mampu berbuat lebih dengan sesama,”ujarnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selama Ramadhan, kata Indra melaporkan, selain santunan, IPNU-IPPNU Ranting Blubuk juga mengadakan buka puasa bersama, tarawih silaturahim (tarhim), pengajian ramadhan di tiap-tiap Masjid dan Mushola dan peringatan Nuzulul Qur’an dengan Khataman 30 Juz.

Sementara Kepala Desa Blubuk Warjo menyampaikan terimakasih dan rasa bangganya kepada IPNU – IPPNU yang telah peduli dan ikut membangun desanya sendiri. Dia memberikan motivasi kepada IPNU-IPPNU agar menggelar berbagai kegiatan yang bersifat membangun. “Saya doakan semoga program-program dari IPNU-IPPNU bisa terlaksana dengan baik,” tandasnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Warjo juga berpesan, kepada masyarakat yang hadir, agar didalam bulan puasa dan lebaran nanti untuk menjaga kondusifitas.”Kepada ibu-ibu mohon dapat menjaga anak-anaknya agar tidak bermain petasan (mercon), agar keadaan aman dan nyaman,” tegasnya.

Usai pemberian santunan, Pengurus Lembaga Dakwah NU (LDNU) Desa Blubuk, Ustadz Abdul Qodim? menyampaikan mauidlotul Khasanah. Dia mengingatkan agar umat islam jangan lalai terhadap anak yatim. Sehingga perlu diupayakan pemenuhan hak-hak anak yatim. “Jika seseorang yang sudah mempunyai harta lebih, namun tidak menyisihkan hartanya untuk anak yatim, maka Alloh SWT sangatlah tidak suka,” tutur Ustadz Qodim sembari menyitir ayat Al Quran.

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan 25 Ramadhan 1432 H itu merupakan rangkaian kegiatan Amaliyah Ramadhan yang digelar PR IPNU – IPPNU Desa Blubuk sepanjang Ramadhan 1432 H.

Hadir dalam kesempatan tersebut Pimpinan PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Dukuhwaru, Kepala Desa Blubuk, Pengurus Ranting NU dan Badan Otonom, Pembina, Alumni, tokoh masyarakat, dan anak – anak yatim yang didampingi orang tuanya.

Redaktur? ? ? : Mukafi Niam

Kontributor: Wasdiun

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Sholawat, Budaya Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 11 Januari 2018

Kader Ansor Jember Tanam 1000 Pohon

Jember,  Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Memperingati hari Lingkungan se-Dunia 4 Juli, Forum Silaturrahim Kader Ansor (FOSKA) Kabupaten Jember, bekerjasama dengan PC GP Ansor Kencong dan LSM La Tansa, menggelar aksi tanam 1000 pohon di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Kegiatan yang mengerahkan 250 personel FOSKA dan Ansor Cabang Kencong itu berlangsung dua hari, Jumat dan Sabtu (6-7/7).

Upacara pembukaan kegiatan bertema “Kemah Bhakti Pemuda Penyelamatan Alam dan Lingkungan” tersebut dilaksanakan usai shalat Jumat di lapangan kecamatan Ajung, diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya. MWCNU, Muslimat, Fatayat, IPNU-IPPNU, Muspika Ajung, pimpinan Parpol, Ormas dan tokoh masyarakat, hadir dalam upacara.

Kader Ansor Jember Tanam 1000 Pohon (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader Ansor Jember Tanam 1000 Pohon (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader Ansor Jember Tanam 1000 Pohon

Ketua FOSKA Kabupaten Jember, Ahmad Nasikin,  dalam sambutannya melaporkan, peserta kemah bhakti diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, terutama dua kegiatan inti. Yaitu, menanam 1000 pohon dan kerja bhakti membersihkan dan mengecat  20 unit mushalla, danmembersihkan makam.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Bertindak selaku inspektur upacara dalam ceremonial pembukaan kemah bhakti ini,HM Imam Ghzaly Aro, S.IP, Dewan Pembina FOSKA yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Dalam amanatnya, Imam Ghozaly Aro yang akrab disapa IGA, menegaskan, bahwa kegiatan tanam 1000 pohon yang  dilakukan kader-kader Ansor merupakan bukti nyata kepedulian Gerakan Pemuda Ansor terhadap penyelamatan alam dan lingkungan di Kabupaten jember.

Lebih lanjut IGA menegaskan, bahwa Bupati Jember mencanangkan penanaman 1 juta pohon di Kabupaten Jember. Dan pemerintah telah mencanangkan, bangsa Indonesia secara nasional, menanam 1 milyar pohon setiap tahunnya. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Komitemn pemerintah tersebut disampaikan oleh Presiden SBY pada KTT Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark, Desember 2009 silam. Indonesia bertekad menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26 persen dengan upaya sendiri, dan 41 persen dengan dukungan internasional pada tahun 2020,” jelas IGA.

Dijelaskan, bahwa penanaman 1000 pohon di Kecamatan Ajung yang digalakkan oleh FOSKA merupakan gerakan nyata penanaman pohon yang bertujuan untuk menambah tutupan lahan, mencegah terjadinya banjir dan tanah longsor, konservasi keanekaragaman hayati, penyerapan karbon untuk mencegah dampak perubahan iklim, dan menambah ketersediaan air untuk kesejahteraan masyarakat. Semakin banyak pohon yang ditanam, maka masyarakat akan semakin terlindung dan sejahtera.

“Sedemikian besar manfaat menanam pohon. Karena itu, semua pihak hendaknya ikut berpartisipasi. Kita harus mulai dari diri kita sendiri, kita mulai dari lingkungan kita sendiri. Forum Silaturrahim Kader Ansor atau FOSKA mengajak kita semua agar memulainya dari sekarang,” tegas IGA.

Ketua PC GP Ansor Kencong, Abd Rohim menyatakan, mendukung penuh  Kemah Bhakti  Pemuda Penyelamatan Alam dan Lingkungan tersebut karena sangat bermanfaat untuk masyarakat.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Zainur Rofiq

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Budaya, Sholawat Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 07 Januari 2018

Asad Said: Kaum Profesional NU Meningkat

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH As’ad Said Ali mengungkapkan, ada tiga pilar atau soko guru dalam pengembangan NU ke depan, yakni pesantren, perguruan tinggi dan kaum profesional NU. Demikian disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Perguruan Tinggi NU, di kantor PBNU Jakarta, Kamis (9/8).

Dari tiga pilar tersebut, satu yang paling perlu mendapatkan perhatian adalah kaum profesional NU. Menurutnya, kaum profesional yang mempunyai banyak ide dan inovasi akan mampu menggerakkan roda organisasi.

Asad Said: Kaum Profesional NU Meningkat (Sumber Gambar : Nu Online)
Asad Said: Kaum Profesional NU Meningkat (Sumber Gambar : Nu Online)

Asad Said: Kaum Profesional NU Meningkat

“Dulu KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Chasbullah menunjuk Hassan Gipo dari kalangan sebagai ketua tanfidziyah NU pertama,” katanya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

As’ad yang juga penanggung jawab program kaderisasi di lingkungan NU mengingatkan, jumlah kaum profesional NU perlu terus ditingkatkan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Profesional kita masih belum seimbang. Hampir semua sekolah agama sehingga untuk bersaing di luar bidang agama masih susah,” katanya.

“Saat Gus Dur menjadi presiden, beliau kesulitan mencari Dirjen dari kalangan orang NU. Sekarang kalangan profesional NU memang sudah semakin banyak, tapi masih  kalah dengan yang lain,” tambahnya.

Menurut As’ad, sebenarnya banyak kader NU atau anak-anak orang NU yang menggeluti dunia profesional, hanya saja mereka tidak aktif di jalur NU. “Maka kita akan merangkul semuanya,” katanya.

Ditambahkan, kaum profesional NU, antara lain, lahir dari perguruan tinggi. Maka program pengembangan perguruan tinggi NU semestinya tidak hanya fokus pada persoalan kualitas dan kuantitas, tetapi juga pada pilihan jurusan.

“Kita persiapkan jurusan-jurusan yang diperlukan masyarakat,” katanya dalam rapat koordinasi perguruan tinggi NU yang dihadiri para rektor, ketua, dan perwakilan perguruan tinggi NU se-Indonesia.

Penulis: A. Khoirul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Sholawat, Olahraga Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 01 Januari 2018

Mbah Maimoen: Islam Nusantara Harus Menjaga Ukhuwah

Rembang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah KH Maimoen Zubair menegaskan bahwa keberadaan Islam Nusantara harus menjaga ukhuwah, baik ukhuwah Nahdliyah maupun ukhuwah Islamiyah.

Mbah Maimoen: Islam Nusantara Harus Menjaga Ukhuwah (Sumber Gambar : Nu Online)
Mbah Maimoen: Islam Nusantara Harus Menjaga Ukhuwah (Sumber Gambar : Nu Online)

Mbah Maimoen: Islam Nusantara Harus Menjaga Ukhuwah

Hal itu disampaikan kiai yang kini hampir menginjak usia 90 tahun itu saat menerima rombongan tim Anjangsana Islam Nusantara STAINU Jakarta, Rabu (25/1) di kediaman Komplek Pesantren Al-Anwar.

"Islam Nusantara, ini benar-benar harus menjaga ukhuwah seperti Islam yang dibawa Nabi Muhammad," tegas Mbah Maimoen sembari menerima kenang-kenangan berupa buku Ensiklopedi Islam Nusantara edisi Budaya dari rombongan Tim Anjangsana.

Namun, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini berpesan, setiap kemenangan dan kejayaan mesti ada orang-orang-orang munafik. Mereka tidak akan pernah senang dengan Islam yang begitu ramah, menjaga identitas budaya, serta dapat bekerja sama memperkuat negara di tengah kemajemukan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Dulu Kanjeng Nabi Muhammad dan para sahabat juga sama. Di tengah kemenangan dan kekayaannya muncul tak sedikit orang-orang munafik di sekelilingnya," tutur kiai kharismatik di kalangan Nahdliyin dan para ulama tarekat ini.

Selain penegasan Islam Nusantara, Mbah Maimoen juga banyak membahas persoalan bangsa yang selama ini berkembang. Usianya yang sudah tergolong sepuh itu tak melewatkan sedikitpun apa yang sedang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.?

Dalam menjelaskan dan menganalisis peristiwa dan fakta sejarah masa lalu, Mbah Maimoen juga terlihat masih sangat lancar, bahkan memberikan sejumlah perspektif dalam membaca sejarah kepada rombongan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menurut Mbah Maimoen, sejarah adalah masa lalu, sedangkan saat ini zaman sudah berbeda. Dia ingin menegaskan, sejarah harus dikontekstualisasikan.?

"Misal khilafah, itu (khilafah) sudah tidak ada. Saat ini yang ada hanya nasionalisme," terang Mbah Maimoen.

Dalam setiap kesempatan, Mbah Maimoen memang sering menegaskan bahwa sekarang ini yang ada adalah negara bangsa.?

Dia mencontohkan ketika berbagai negara dari belahan dunia melaksanakan ibadah haji. Dulu bendera yang digunakan sama, sekarang setiap jemaah haji menunjukkan bendera dari negara masing-masing. Itulah praktik negara bangsa berdasarkan nasionalisme masing-masing.

Dalam pertemuan tersebut, Mbah Maimoen terlihat begitu telaten melayani sejumlah pertanyaan dari KH Moqsith Ghazali, Zastrouw Ngatawi, Rumadi, dan beberapa akademisi lain yang memimpin kegiatan Anjangsana Islam Nusantara. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, News, Sholawat Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock