Tampilkan postingan dengan label Pondok Pesantren. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pondok Pesantren. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Maret 2018

Pesantren Jatim Mendominasi di Babak 16 Besar LSN

Yogyakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Setelah melalui babak penyisihan grup seri nasional Liga Santri Nusantara (LSN) 2016 yang bertanding selama dua hari sejak tanggal 24 - 25 Oktober, sebanyak 16 tim dipastikan lolos ke babak 16 besar LSN 2016.

Dari 16 tim tersebut pondok pesantren asal Jawa Timur paling mendominasi dengan meloloskan 4 tim, disusul Jawa Barat dan Sumatera dengan 3 tim dan Jawa Tengah dengan 2 tim.

Sisanya adalah wakil tuan rumah Yogyakarta, Banten, Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat dengan masing-masing 1 tim. Dari hasil itu, sebanyak 4 tim juga berhasil meraih poin sempurna di fase grup.

Pesantren Jatim Mendominasi di Babak 16 Besar LSN (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Jatim Mendominasi di Babak 16 Besar LSN (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Jatim Mendominasi di Babak 16 Besar LSN

Ada dua stadion yang akan dipakai untuk penyelenggaraan babak 16 besar Seri Nasional Liga Santri Nusantara 2016. Dua tempat itu adalah Stadion Sultan Agung Bantul dan Stadion Akademi Angkatan Udara (AAU). Delapan pertandingan diselenggarakan pada pagi dan sore hari.

Di babak 16 besar ini sudah memakai sistem gugur. Artinya tim yang menang lolos ke perempat final, sedangkan yang kalah tersingkir. Jika terjadi skor seri dalam waktu 2x35 menit, akan berlanjut dengan perpanjangan waktu 2x10 menit. Seandainya masih seri dilanjutkan dengan adu penalti.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jadwal Pertandingan 16 Besar Seri Nasional LSN 2016 (Berdasarkan Pondok Pesantren)

Kamis 27 Oktober 2016

07.30-08.50 WIB, Stadion Sultan Agung

PP Salafiyah Al-Falah (Salafi United) Bandung vs PP Al-Balagh Cirebon

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

07.30-08.50 WIB, Stadion AAU Tribun

PP Al-Muhajirin Mojokerto vs PP Assalam Modung Bangkalan

09.00-10.20 WIB, Stadion Sultan Agung

PP Darul Huda Mayak vs PP Thoriqun Najah Aceh Selatan

09.00-10.20 WIB, Stadion AAU Tribun

PP Nur Iman Mlangi Sleman vs PP Darul Ulum Tanggamus Lampung

14.00-15.20 WIB, Stadion Sultan Agung

PP Darussalam Blok Agung vs PP Assulami Lingsar Lombok Barat

14.00-15.20 WIB, Stadion AAU Tribun

PP Al-Asyariyah Tangerang vs PP Kauman Lasem Rembang

15.30-16.50 WIB, Stadion Sultan Agung

PP Nurul Fauzi vs PP Al Falah Abu Lam Ue Aceh Besar

15.30-16.50 WIB, Stadion AAU Tribun

PP Walisongo Sragen vs PP DDI Kabalang Pinrang

===?

Jadwal Pertandingan 16 Besar Seri Nasional LSN 2016 (Berdasarkan Region)

Kamis 27 Oktober 2016

07.30-08.50 WIB, Stadion Sultan Agung

Jawa Barat II vs Jawa Barat I

07.30-08.50 WIB, Stadion AAU Tribun

Jawa Timur III vs Jawa Timur IV

09.00-10.20 WIB, Stadion Sultan Agung

Jawa Timur I vs Sumatera II

09.00-10.20 WIB, Stadion AAU Tribun

Yogyakarta vs Sumatra V

14.00-15.20 WIB, Stadion Sultan Agung

Jawa Timur V vs Nusa Tenggara I

14.00-15.20 WIB, Stadion AAU Tribun

Banten vs Jawa Tengah II

15.30-16.50 WIB, Stadion Sultan Agung

Jawa Barat III vs Sumatera I

15.30-16.50 WIB, Stadion AAU Tribun

Jawa Tengah III vs Sulawesi I

(Red- Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pondok Pesantren Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 27 Februari 2018

Salah Bergaul Bisa Terjebak Perangkap Narkoba

Pamekasan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Salah bergaul menjadi salah satu faktor utama seseorang terjebak dalam pusaran bahaya narkoba. Karenanya, memilih teman yang baik merupakan suatu keharusan bagi semua kalangan.

Demikian penegasan Kepala Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) Pimpinan Cabang GP Ansor Pamekasan, Ra Hasan Al-Mandury, saat menjadi pemateri dalam seminar anti narkoba, Rabu (14/12). Acara yang diadakan Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Tlanakan tersebut diikuti oleh para mahasiswa dan santri daerah Tlanakan.

Salah Bergaul Bisa Terjebak Perangkap Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
Salah Bergaul Bisa Terjebak Perangkap Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

Salah Bergaul Bisa Terjebak Perangkap Narkoba

"Hati-hati dengan orang yang tak dikenal dan tiba-tiba akrab pada kita. Apalagi dia memberi narkoba gratis. Itu modus. Karena ketika sudah kecanduan, dia akan memeras pecandu untuk bayar mahal. Lebih parah lagi, jika sudah kecanduan, maka akan sulit lepas dari jeratan narkoba," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ra Hasan berbagi pengalamannya saat diskusi dengan mantan pencandu narkoba di Kabupaten Pamekasan. Umumnya, kata Ra Hasan, para pecandu menyatakan narkoba itu tidak haram.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Karena mereka merasa narkoba membuat sehat, tenang, dan damai. Padahal, itu hanya kamuflase saja, perasaan palsu. Yang sebenarnya adalah narkoba itu bahaya karena merusak fisik dan menggoyahkan mental. Bisa lihat sendiri para pecandu narkoba yang menjalani terapi pengobatan di Lapas Narkotika Klas IIA Pamekasan. Mereka tak berdaya," ungkapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ra Hasan juga memaparkan beberapa penyebab seseorang lari ke narkoba. Salah satunya ialah mengalami frustasi dalam menjalani kehidupan ini.

"Karenanya, kuatkan iman kita biar tidak mudah putus asa. Karena keimanan akan mampu mengkristalkan energi positif dalam diri kita," tukasnya. (Hairul Anam/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kyai, Pondok Pesantren Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 19 Februari 2018

LPTNU Bahas Mutu Pendidikan Tinggi di Rakornas Bulan Depan

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham?



Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada pertengahan November mendatang di Puspitek Tangerang Selatan, Banten. Kegiatan tersebut akan diikuti ratusan perguruan tinggi di Indonesia yang terkoordinasi dengan NU.?

Sekretaris LPT PBNU Lukmanul Hakim mengatakan, kegiatan bertema “Dengan Rakornas, Kita Tingkatkan Mutu SDM dan Kelembagaan NU” ini akan melakukan sosialisasi kebijakan PBNU di bidang perguruan tinggi dan sosialisasi program kerja LPTNU.

LPTNU Bahas Mutu Pendidikan Tinggi di Rakornas Bulan Depan (Sumber Gambar : Nu Online)
LPTNU Bahas Mutu Pendidikan Tinggi di Rakornas Bulan Depan (Sumber Gambar : Nu Online)

LPTNU Bahas Mutu Pendidikan Tinggi di Rakornas Bulan Depan

“Juga sosialisasi program mitra terkait seperti Kemenrsitek Dikti, serta penyamaan persepsi arah kebijakan Pendidikan Tinggi NU,” katanya selepas rapat persiapan Rakornas di gedung PBNU, Jakarta, Selasa (4/10).?

Selain itu, lanjut dia, Rakornas akan menyusun pedoman Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) Perguruan Tinggi NU dan penyusunan pedoman kurikulum ke-NU-an, Aswaja, dan Islam Nusantara.?

“Juga penyusunan peraturan organisasi LPTNU, pedoman kerja dan pedoman penyelenggaraan Pendidikan Tinggi NU,” tambahnya.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Semantara Wakil Ketua LPT PBNU Muhammad Afifi mengatakan, tema Rakornas mengangkat isu mutu Pendidikan Tinggi NU karena saat ini dinilai masih lemah, terutama di bidang sains dan teknologi.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sumber daya manusia (SDM) NU, lanjut dosen UNU Jakarta ini, masih banyak yang berada di bidang sosial, humaniora, dan keagamaan. Sedangkan kebutuhan ke depan warga NU adalah rumah sakit, misalnya. Karenanya dibutuhkan SDM di bidang kedokteran. Juga penguasaan di bidang sains dan teknologi.?

“Nah, untuk meningkatkan SDM seperti itu, butuh kelembagaan yang kuat. Juga berdasarkan hasil Muktamar ke-33 NU di Jombang, LPTNU diberikan amanat untuk mengemban peningkatan SDM tersebut,” pungkasnya. ?

Rakornas tersebut akan diikuti pengurus PBNU di bidang pendidikan tinggi, pengurus harian dan departemen LPTNU, rektor atau ketua, direktur LPTNU, serta Ketua BP3TNU dan Ketua Yayasan PTNU yang sudah terdaftar. (Abdullah Alawi)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pondok Pesantren Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 18 Februari 2018

Kitab Fiqih Mazhab Syafi’i Terbesar Abad 20 Karya Ulama Nusantara

Ini adalah kitab “Mauhibah Dzî al-Fadhal Hâsyiah ‘alâ Syarh Ibn Hajar ‘alâ Muqaddimah Bâ-Fadhal” atau “al-Manhal al-‘Amîm bi Hâsyiah al-Manhaj al-Qawwîm” karangan seorang ulama besar dunia Islam yang hidup di abad ke-14 Hijri (akhir abad ke-19 M dan awal abad ke-20 M) dan bermukim di Makkah, yang berasal dari Nusantara (Tremas, Jawa Timur), yaitu Syaikh Muhammad Mahfûzh ibn ‘Abdullâh ibn ‘Abd al-Mannân al-Tarmasî tsumma al-Makkî (dikenal dengan Syaikh Mahfuzh Tremas, w. 1920 M).?

Kitab ini dikenal juga dengan nama “Hâsyiah al-Tarmasî”, yang tercatat sebagai karya terbesar dalam fiqih madzbah Syafi’i di seluruh dunia Islam yang ditulis pada abad ke-14 Hijri. Karena itu tidaklah mengherankan jika karya ini dikaji dan dirujuk di pelbagai belahan dunia Islam yang penduduknya menganut fiqih mazhab Syafi’i, mulai dari Haramain, Mesir, Suriah, Irak, Kurdistan, Dagestan (Russia), India, dan tentu saja Asia Tenggara (Jawi/Nusantara).

Kitab Fiqih Mazhab Syafi’i Terbesar Abad 20 Karya Ulama Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Kitab Fiqih Mazhab Syafi’i Terbesar Abad 20 Karya Ulama Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Kitab Fiqih Mazhab Syafi’i Terbesar Abad 20 Karya Ulama Nusantara

“Mauhibah Dzî al-Fadhl” merupakan hâsyiah (ulasan panjang atau komentar atas komentar) atas kitab “al-Manhaj al-Qawwîm” karangan al-Imâm al-Hâfizh Ibn Hajar al-Haitamî al-Makkî (w. 1566 M). “al-Manhaj al-Qawwîm” sendiri adalah syarh (penjelasan atau komentar) atas matn (teks) kitab “al-Muqaddimah al-Hadhramiyyah fî Fiqh al-Sâdah al-Syâfi’iyyah” atau yang dikenal dengan “Masâil al-Ta’lîm” (dan “al-Mukhtashar al-Kabîr”) karangan Syaikh ‘Abdullâh ibn ‘Abd al-Rahmân Bâ-Fadhal al-Hadhramî (w. 1512 M).?

Keterkaitan antar teks di atas dapat dipetakan dan digambarkan sebagai berikut;

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

1. ? "? ? ? ? ? ?" ? "? ?" ? "? ?" ? "? ?" ? ? ? ? ? ? ?.

2. ? "? ? ? ? ?" ? ? ? ? ?.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

3. ? "? ? ? ? ? ?" ? "? ? ? ? ? ? ? ? ?" ? ? ? ? ? ? ?.

Matan (teks) “Muqaddimah Bâ-Fadhal” atau “Masâ’il al-Ta’lîm” dan syarh (penjelasan)-nya “al-Manhaj al-Qawwîm” adalah literatur rujukan utama dan kitab pusaka dalam khazanah fiqih mazhab Syafi’I selama berabad-abad lamanya. Ada beberapa ulama yang menulis kitab hâsyiah (ulasan panjang) atas syarh “al-Manhaj al-Qawwîm” tersebut, seperti Syaikh Muhammad ibn Sulaimân al-Kurdî al-Madanî, w. 1194 H/ 1780 M (Hawâsyî Madaniyyah) dan Syaikh ‘Abdullâh ibn Sulaimân al-Jarhazî, w. 1201 H/ 1786 M (Hâsyiah al-Jarhazî).?

Memasuki abad ke-14 Hijri, syarh “al-Manhaj al-Qawwîm” tersebut kemudian di-hâsyiah oleh Syaikh Mahfuzh Tremas. Karena itulah, tidak berlebihan jika ada yang mengatakan kitab “Hâsyiah al-Tarmasî” ini sebagai kitab fiqih mazhab Syafi’i terbesar di abad tersebut.?

Dalam kata pengantar “hâsyiah”-nya ini, Syaikh Mahfuzh Tremas menulis;

? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? "? ? ? ? ? ? ?" ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

(Maka berkatalah seorang hamba yang mengharapkan rido Tuhannya yang Maha Kaya, Muhammad Mahfûzh ibn ‘Abdullâh al-Tarmasî, semoga Allah senantiasa menuntunnya dalam ketakwaan dan kebahagiaan, dan memberinya karunia kebaikan. Ini adalah sebuah penjelasan yang gamblang dan ulasan yang panjang lebar. Aku menamakannya “Mauhibah Dzî al-Fadhl ‘alâ Syarh Muqaddimah Bâ-Fadhal”. Seseorang (lelaki salih) telah menyuruhku untuk menuliskannya, meskipun aku bukanlah seorang yang ahli dalam bidang itu. Semoga Allah menjadikannya bermanfaat bagi para pelajar. Aku berharap, dengan kitab hâsyiah ini, aku bisa memperoleh doa seorang lelaki salih (tersebut) yang menghendaki ditulisnya kitab ini).

Dalam kolofon, disebutkan jika karya ini diselesaikan di Makkah pada masa menjelang zuhur, hari Sabtu 4 Rabî’ al-Tsânî 1327 Hijri (bertepatan dengan 24 April 1909 M). Tertulis di bagian paling akhir kitab;

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? 1327? ? ? ? ?.

Kitab ini kemudian dicetak berkali-kali di beberapa penerbitan Timur Tengah, seperti di Makkah, Kairo, Beirut, dan lain-lain. Cetakan terbaru adalah versi Maktabah Dâr al-Minhâj, Jeddah, KSA (pada tahun 2011), dengan tebal sebanyak VII (tujuh) volume (jilid). Cetakan lama berada dalam IV (empat) jilid. Terdapat beberapa endorsement (taqrîzh) dari beberapa ulama besar Haramain atas kitab ini, seperti “taqrîzh” dari Sayyid ‘Abdullâh Shadaqah ibn Zainî Dahlân al-Makkî, Sayyid Abû Bakar ibn Thâhâ al-Saqqâf, dan Muhammad Sâmî ibn ‘Abd al-Jalil Barâdah.?

Dalam kata pengantar atas edisi cetak yang diterbitkan oleh Dâr al-Minhâj, Dr. Muhammad ‘Abd al-Rahmân al-Ahdal dari Unversitas Thaif, KSA, mengatakan bahwa kitab “Hâsyiah al-Tarmasî” ini adalah kitab fiqih mazhab Syafi’i terbesar dan terluas bahasannya yang ditulis oleh ulama bukan saja pada abad ke-14 Hijri, melainkan pada periode “muta’akhkhirîn” (late periode, 12-14 Hijri/ 17-20 M).? (A. Ginanjar Sya’ban)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Bahtsul Masail, Pondok Pesantren Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 15 Februari 2018

Khofifah: Pendidikan di NU Harus Berkualitas untuk Tingkatkan Daya Saing

Gresik, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham



Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengharapkan, pendidikan harus memiliki kualitas yang bagus sehingga lulusannya baik dan berkualitas. Maka dari itu, perlu adanya tenaga pengajar di lingkup keagamaan.

Khofifah: Pendidikan di NU Harus Berkualitas untuk Tingkatkan Daya Saing (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah: Pendidikan di NU Harus Berkualitas untuk Tingkatkan Daya Saing (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah: Pendidikan di NU Harus Berkualitas untuk Tingkatkan Daya Saing

"Khususnya di lingkungan Pendidikan Maarif Nahdlatul Ulama (NU), hendaknya terus meningkatkan kualitasnya karena hal itu sangat mempengaruhi mutu anak didik," ujarnya saat menghadiri Haflah Akhirus Sanah yang digelar Yayasan pendidikan Maarif NU Hidayatus Salam di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik (6/7).

Menurut Menteri Sosial itu, NU merupakan organisasi yang memberikan kontribusi sangat signifikan dalam proses pembangunan bangsa melalui pendidikan di bawah naungan lembaga Pendidikan Maarif.

"Saat ini kualitas pendidikan harus lebih ditingkatkan. Sehingga, outputnya memiliki daya saing yang tinggi di era kompetisi seperti sekarang," tuturnya.

Para intelektual NU sangat mumpuni membangun hal itu. Ketika yang pintar itu orang NU, tentu akan membawa dampak besar pada negara. Karena di NU selain harus intelek, juga diajarkan cinta tanah air, toleran dan menjaga keseimbangan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Perlu kiranya, Lembaga Pendidikan Maarif NU harus didorong agar daya sainganya berimpit dengan kemampuan lembaga pendidikan lainnya. Jika tidak dibangun akan ada disparitas sosial, politik serta disparitas kota dan desa," tegasnya.

Menurut Khofifah, Presiden Jokowi juga meminta agar perguruan tinggi di Indonesia bisa masuk 500 besar di dunia, seperti Jurusan Seni di ITB. Terlebih dalam era globalisasi seperti saat ini, sambungnya, Indonesia harus siap bersaing dengan negara lain.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Profesionalisme dan daya saing di beberapa hal harus segera di dorong dan digenjot. "Jika perlu akan memanggil dosen unggulan dari luar negeri untuk meningkatkan daya saing," kata Khofifah sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo.

Acara yang dirangkai dengan Halal Bihalal, Silaturahim PC Muslimat NU Gersik serta peletakan batu pertama pembangunan gedung Islamic Boarding School. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Gresik Sambari Halim Rudianto, beberapa anggota DPRD Gresik serta Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim, KH Marzuqi Mustamar. (Rof Maulana/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Bahtsul Masail, Pondok Pesantren Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 09 Februari 2018

Terorisme dan Radikalisme Itu Nyata, Bukan Pengalihan Isu

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Terkait pemberitaan terorisme dan radikalisme yang muncul ke permukaan saat ini, ada yang berpendapat bahwa hal itu merupakan pengalihan isu pemerintah dari kondisi pemerintahan yang dinilai sedikit bermasalah di bidang politik dan ekonomi.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlah Darus Salam Sukorejo, Bangsalsari, Jember KH Misbahus Salam menolak pandangan ini saat menjadi peserta Internasional Conference on Terrorism & ISIS  di JIEXPO Kemayoran Jakarta, 23 Maret 2015.

Terorisme dan Radikalisme Itu Nyata, Bukan Pengalihan Isu (Sumber Gambar : Nu Online)
Terorisme dan Radikalisme Itu Nyata, Bukan Pengalihan Isu (Sumber Gambar : Nu Online)

Terorisme dan Radikalisme Itu Nyata, Bukan Pengalihan Isu

Menurutnya, terorisme dan radikalisme itu nyata di Indonesia dan terbukti dengan adanya aksi pengeboman dan pelaku bom bunuh diri yang terjadi di beberapa tempat, pembunuhan terhadap aparat dan masyarakat  di Poso, dan ancaman dari Abu Jandal al-Indonesi terhadap Panglima TNI, Polisi, Banser dan penentang Khilafah dan Daulah Islamiyah lainnya. Sejumlah warga Indonesia juga nyata direkrut oleh jaringan kelompok garis keras pendukung negara Islam Irak dan Syuriah (ISIS).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam pandangan Misbah, ektremisme disebabkan antara lain oleh pemahaman ajaran Islam yang dangkal dan sempit, konstelasi politik Timur Tengah, termasuk okupasi dan kekejaman Israil atas Palestina, porak porandanya negara Irak, Lybia dan negara lainnya yang terus menerus diterpa konflik.

Udara kebebasan pascareformasi juga meningkatkan jumlah ormas Islam dan menambah perluasan jaringan teroris internasional untuk mengobarkan semangat membentuk negara Islam di Indonesia. Penyebab lain terorisme dan radikalisme adalah adanya ketidakadilan dalam berbagai sektor kehidupan; kemiskinan, kebodohan, serta kecanggihan teknologi informasi yang dimanfaatkan oleh kelompok ekstrem.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Untuk menyikapi situasi ini, ia menekankan perlunya meningkatkan pemahaman Islam yang benar, damai, sejuk, cinta kasih melalui lembaga-lembaga yang berkompeten seperti NU, Muhammadiyah, pondok pesantren, yayasan,  lembaga swadaya masyarakat, dan lainnya.

“Terapkan hukum positif secara optimal, melengkapi Undang-undang tentang terorisme dan radikalisme, dan wujudkan keadilan di semua sektor,” tandas tokoh muda NU yang juga pernah ikut Diskusi terbatas dengan Densus 88 dan BNPT di Jakarta 11 Maret lalu.

Menurutnya, upaya program deradikalisasi perlu dimaksimalkan dengan menfaatkan teknologi informasi dan media, serta meningkatkan kerja sama pemerintah Indonesia dengan pemerintah dari negara-negara yang menjadi basis gerakan terorisme dan radikalisme. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Berita, Pondok Pesantren Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 04 Februari 2018

Gus Nuril Ibaratkan Syariat Seperti Kopi dalam Gelas

Rembang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam sebuah pengajian peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang bertempat di Masjid Jamiyatus Sholihin Desa Dadapan Kecamatan Sedan Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, KH Nuril Arifin mengungkapkan terkait pola berpikir umat Islam saat ini yang menurutnya hanya berkutat seputar syariat saja. Ia juga mengibaratkan syariat sebagai kopi dalam gelas.

Gus Nuril Ibaratkan Syariat Seperti Kopi dalam Gelas (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Nuril Ibaratkan Syariat Seperti Kopi dalam Gelas (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Nuril Ibaratkan Syariat Seperti Kopi dalam Gelas

Pengasuh Pondok Abdurrahman Wahid, Soko Tunggal, Jakarta itu mencontohkan tuduhan bid’ah kepada seseorang yang mengadakan shalawatan. Mereka menganggap bahwa Nabi Muhammad? SAW dulu tidak pernah shalawatan. "Apa Nabi Muhammad SAW dahulu membaca tahlil, kok orang-orang NU pada membaca tahlil. Mereka juga mengatakan itu bidah," terang pria yang akrab disapa Gus Nuril itu, Ahad (8/5) malam.

Lebih lanjut ia mengatakan, minuman berkaleng dikatakan bidah, ngaji pakai lampu listrik dikatakan bidah. "Itu bodohnya ‘orang mengaji’, apa-apa dikatakan? bidah," sindir Gus Nuril sapaan akrabnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia juga mengatakan, dengan banyaknya jumlah peradaban umat Islam yang semakin meningkat menyebabkan banyaknya perbedaan yang bermunculan. Menurutnya, umat Islam di Indonesia ada sebanyak 180 juta jiwa dan di antara jumlah itu hanya belajar tentang ilmu syariat saja. Padahal, baginya, belajar syariat ini hanya di putaran definisi saja.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia mencontohkan kopi di dalam gelas, yang kata sebagian orang jika diminum membuat orang tidak mengantuk. Ada juga yang menafsirkan lain, bahwa kopi membuat perut perih. "Akhirnya orang ribut soal kopi, soal definisi kopi. Itu saja yang menjadi perselisihan. Ini yang disebut asma (nama-nama)," terangnya.

Dari asma ini, harus diangkat lagi menjadi sifat sehingga mengetahui hakikat sebenarnya. Dari syariat tadi itulah yang disebut ilmu yaqin. "Baru ilmunya saja, itu sudah kafir-kafiran. Melakukan saja belum. Kalau sudah dilakukan akan muncul yang namanya ainul yaqin. Kalau sudah tahu yang sebenarnya, maka itu disebut dengan hakikat," terang Gus Nuril.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir pula Barisan Ansor Serbaguna (Banser) perwakilan dari beberapa Satuan Koordinator Rayon (Satkoryon) se-Kabupaten Rembang yang membantu proses pengamanan. (Aan Ainun Najib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pemurnian Aqidah, Pondok Pesantren, Nasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock