Tampilkan postingan dengan label Tegal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tegal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Februari 2018

Gebyar Prestasi Al-Quran Wujudkan Manusia Qurani

Surabaya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Khadijah Surabaya memberikan apresiasi kepada siswa-siswi prestasi dalam ilmu Al-Quran. "Kemampuan siswa dalam membaca dan menghafal Al-Quran patut diberi apresiasi, maka dari itu kami mengadakan wisuda bagi para penghafal Al-Quran," kata H Agus Fahmi, Ketua Panitia, Sabtu (1/4). ?

Acara yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini, merupakan puncak dari berbagai rangkaian. Sebelum digelarnya ujian terbuka dan wisuda ini para siswa harus mengikuti ujian munaqosah tartil dan tahfid. "Ada tiga ujian yang harus diikuti siswa. Ujian ditingkat Yayasan dan ujian berikutnya di Pesantren Ilmu Al-Quran Malang," lanjut Agus.?

Gebyar Prestasi Al-Quran Wujudkan Manusia Qurani (Sumber Gambar : Nu Online)
Gebyar Prestasi Al-Quran Wujudkan Manusia Qurani (Sumber Gambar : Nu Online)

Gebyar Prestasi Al-Quran Wujudkan Manusia Qurani

Mendikbud RI Muhadjir Effendy, mengatakan sudah saatnya negeri ini membangun manusia qurani, agar setiap kehidupan yang dilakukan perpedoman pada Al-Quran.?

"Kami berharap dari gebyar prestasi Al-Quran ini, Yayasan Khadijah bisa memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat Qurani sehingga revolusi mental bisa terwujud," kata pria asal Malang, Jawa Timur ini.?

Selaras dengan keinginan Mendikbud itu, Ketua Umum Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial NU Khadijah, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, membangun karakter bangsa dengan mewujudkan masyarakat qurani maka dengan sendirnya revolusi mental terwujud.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Kenapa seperti itu? Karena Al-Quran mengajarkan Islam itu penuh damai, kasih sayang bukan yang menakutkan. Al-Quran menyebutkan bahwa Allah menciptakan manusia beragam suku, adat dan bahasa," tegas Khofifah.?

Perempuan yang menjabat sebagai Menteri Sosial saat ini, menceritakan sekitar tahun 2006 dirinya meminta kepada yayasan agar ada forum yang bisa melihat, mengukur dan mengetahui standart kompetisi anak dalam memahami dan menghafal Al-Quran.?

Selain itu pihak yayasan membuat kesepakatan kepada wali murid, jika ada murid yang sudah lulus SD dan belum hatam bacaaan Al-Quran, maka si murid dan wali muridnya harus rela tidak menerima ijazah. "Hal itu sudah ada dalam perjanjian antara yayasan dan wali murid," pungkas Khofifah. (Rof Maulana/Zunus)?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 09 Februari 2018

Peringati Hari Kartini, IPPNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Sidoarjo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pimpinan Anak Cabang IPNU dan IPPNU Sidoarjo kota membagi-bagikan stiker bertuliskan pelajar putri Sidoarjo cerdas berlalu lintas sosok Kartini masa kini kepada pengendara di jalan raya Jenggolo Sidoarjo, Jumat (21/4). Aksi ini mereka gelar untuk memperingati Hari Kartini serta mengajak para pengendara agar tertib berlalu lintas.

Peringati Hari Kartini, IPPNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Hari Kartini, IPPNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Hari Kartini, IPPNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Ketua PAC IPPNU Sidoarjo Siti Firqo Najiyah mengatakan, melihat di sepanjang jalan banyak brosur save our student, mendukung pihak polisi agar para pelajar tetap berhati-hati dalam berkendara serta tertib berlalu lintas.

"Kita juga organisasi berbasis pelajar. Jadi, saling mendukung program kepolisian yang berbasis pelajar. Kita menyadarkan bahwa sosok Kartini di masa kini tidak harus memakai sanggul yang identik dengan Jawa. Tetapi kita sebagai perempuan juga bias eksis seperti laki-laki bias berekpresi namun tetap mematuhi aturan-aturan dan kaidah Islam," kata Firqo.

Selain membagi-bagikan stiker dan pin RA Kartini, IPPNU Sidoarjo juga membetangkan poster imbaun ukuran besar yang ditujukan bagi pengendara roda dua khususnya para perempuan baik pelajar maupun ibu-ibu swasta. Imbaun ini sengaja dibentangkan karena banyaknya jumlah pelanggar lalu lintas dari kalangan pelajar yang dinilai sangat parah.

Mengingat kecelakaan pelajar diawali dengan pelanggaran lalu lintas baik tidak memakai helm ? maupun tidak mempunyai kelangkapan surat yakni SIM. Dari itulah, IPPNU Sidoarjo membantu pihak kepolisian Sidoarjo dalam memberikan pemahaman bagi pengendara roda dua di jalan raya yang bertepatan dengan momen Hari Kartini. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ahlussunnah, Humor Islam, Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 29 Januari 2018

Guru Harus Bisa Bedakan Antara Jihad dan Terorisme

Malang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Abd. Rahman Masud menengarai adanya kerancuangn pemahaman pada sebagian masyarakat, termasuk peserta didik di sekolah dan madrasah, terhadap istilah terorisme dan jihad. Untuk itu, Rahman berharap para guru pendidikan agama mampu memberikan pemahaman yang benar tentang kedua istilah tersebut kepada para peserta didiknya.

Guru Harus Bisa Bedakan Antara Jihad dan Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)
Guru Harus Bisa Bedakan Antara Jihad dan Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)

Guru Harus Bisa Bedakan Antara Jihad dan Terorisme

Hal ini disampaikan Rahman saat memberikan sambutan pada Workshop “Model Pembelajaran Agama untuk Menjawab Perkembangan Terorisme atau Radikalisme di Kalangan Anak Usia Dini dan Remaja” di Gedung Hall B7 Universitas Malang, Sabtu (14/11). Workshop ini digagas oleh Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kemenag bekerjasama dengan Universitas Malang seperti dikutip dari laman kemenag.go.id.?

Di hadapan ? 150 ? peserta yang terdiri dari guru SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA se ? Kota Malang, Abd. Rahman mengatakan bahwa secara konseptual, ada perbedaan signifikan antara terorisme dengan jihad karena keduanya memiliki misi dan ideologi yang berbeda.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Terorisme bersifat destruktif dan berdampak sosiologis-psikologis terhadap sasaran aksi teror, sedangkan jihad, jika dimaknai dalam pengertian “peperangan fisik”, memiliki kode etik,” terang Rahman.

Kode etik yang dimaksud, lanjut Rahman, antara lain kooperatif dan meminimalisasi efek terhadap warga sipil dan konsern pada kerusakan lingkungan.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Para pendidik, guru dan dosen, dalam proses pembelajaran agama di sekolah dan kampus, dapat menjelaskan kepada peserta didik soal perbedaan ini,” katanya.?

Selain itu, hal penting yang perlu dipahami generasi bangsa Indonesia adalah varian makna kata jihad.?

“Anak usia dini dan remaja harus dipahamkan, bahwa jihad yang merupakan ajaran suci dalam agama Islam, maknanya bukan hanya berperang mengangkat senjata melainkan juga termasuk belajar dengan baik dan sungguh-sungguh. Juga berbakti kepada orang tua secara baik,” tuturnya.

Termasuk yang harus dipahamkan juga terkait pengertian “radikalisme”. Menurut Rahman, radikal dalam beragama, dalam arti meyakini dan memahami agama kita secara mendalam, justeru adalah keharusan. Namun radikalisme agama dalam makna penggunaan kekerasan untuk suatu motif agama, dan ini sering dilekatkan ke Islam, harus ditolak. ? ?

Pemahaman seperti ini penting, menurut Rahman, karena Indonesia adalah negara yang majemuk. Penduduk Indonesia lebih dari 250 juta, meliputi 300 suku bangsa yang memiliki 750-an bahasa daerah, yang menghuni di lebih dari 17.000 pulau yang membentang dari Sabang di belahan Barat hingga Papua di belahan Timur. Selain itu, terdapat 6 agama ? utama yang dipeluk oleh sebagian besar penduduk, yaitu: Islam (87,21%), Kristen (6,9%), Katholik (2,91%), Hindu (1,69%), Buddha (0,72%), dan Khonghucu (0,05%), serta ratusan kepercayaan lokal (local faith) yang dianut masyarakat Indonesia

“Kesadaran kemajemukan atau kesadaran pluralisme, multikulturalisme menjadi suatu prakondisi yang harus dibangun, dicipta dan diperkokoh keberadaannya,” kata Rahman.?

Dalam kaitan ini, Rahman berharap Perguruan Tinggi Agama seperti Unisma Malang dapat memerankan tugas tridharma-nya secara lebih optimal. Melalui fungsi edukasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), kampus dapat memberikan pengayaan wawasan peserta didik tentang hidup bernegara dan beragama secara integral. Dengan fungsi riset, kampus dapat mengkaji secara akademis berbagai dinamika kehidupan keagamaan masyarakat dan menyampaikan hasil dan simpulannya kepada para pengambil kebijakan.?

“Kajian soal radikalisme, terorisme, atau bahkan ISIS, belum banyak dilakukan dan dikontribusikan hasilnya,” ujarnya.?

Sedangkan melalui fungsi pengabdian masyarakat, Rahman berharap kampus dapat turut serta membiakkan budaya damai dalam masyarakat, memberdayakan potensi dan kapasitas umat, serta menyumbangkan ilmu dan wawasan untuk pembentukan masyarakat yang inklusif, moderat, dan damai. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kajian Sunnah, Tegal, Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 24 Januari 2018

Sarung Miliki Potensi dalam Pemberdayaan Ekonomi Pesantren

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Direktur Jenderal Industri Tekstil, Kulit, dan Aneka, Kementerian Perindustrian RI Muhdori mengungkapkan tradisi bersarung yang dilakukan warga NU dan pondok pesantren, memiliki potensi dan peluang positif dilihat dari pemberdayaan ekonomi pesantren. ?

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional “Sarung Nusantara” yang digelar Lembaga Takmir Masjid Nahdltaul Ulama (LTMNU) di Gedung PBNU Jakarta Pusat, Kamis (6/4).

Sarung Miliki Potensi dalam Pemberdayaan Ekonomi Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Sarung Miliki Potensi dalam Pemberdayaan Ekonomi Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Sarung Miliki Potensi dalam Pemberdayaan Ekonomi Pesantren

“Industri tekstil, di dalamnya termasuk industri sarung, menempati urutan ketiga penghasil devisa negara. Nilai ekspor tahun 2016 sebesar US$ 11,78 miliar (8,22 persen ekspor nasional), dengan surplus USD 4,73 miliar; berkontribusi 1,18 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional pada tahun 2016. Industri tekstil juga merupakan satu dari sepuluh industri prioritas dan industri andalan Indonesia 2015-2035,” urai Muhdori.

Muhdori menyebut, pada tahun 2015, dari sisi penyerapan tenaga kerja, industri tersebut menyerap tenaga kerja langsung sejumlah 2,69 juta orang. Angka ini setara dengan 17,03 persen dari total tenaga kerja industri manufaktur yang bersifat padat karya.

Oleh karena itu ia mendorong pesantren memanfaatkan peluang tersebut. “Contohnya bila di Cirebon saja ada 27 pesantren dengan rata-rata 200 santri per pesantren. Lalu koperasi pesantren membeli sarung dengan harga dasar 45 ribu dijual 50 ribu, itu akan ada keuntungan untuk pesantren. Jelas ini upaya pemberdayaan umat lewat sarung,” terangnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Belum lagi, kata Mudhori bila pesantren bisa memproduksi sarung sendiri, tentu optimalisasi pemberdayaan ekonomi dapat dilakukan.

Ia juga mengatakan pengembangan tekstil tidak terbatas hanya sarung. “Ketika musim haji, kiai dan satri pondok pesantren minimal kalau tidak berangkat haji bisa bertindak sebagai pemandu manasik. Sekaligus ini bisa dipersiapkan dengan mengenalkan produk pendukung ibadah haji dan umrah,” lanjut Muhdori.

Bicara tentang bisnis, kata Muhdori, tidak akan ada habisnya ketika dikaitkan dengan pondok pesantren. “Karena itu pondok pesantren dan NU harus memanfaatkan betul peluang ini, selagi masih terbuka,” tandasnya. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham AlaNu, Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 10 Januari 2018

Pendaftaran Online Mudahkan Wali Calon Santri Tebuireng

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pendaftaran secara online dirasa sangat efektif oleh para orang tua peserta test santri baru. Sistem online ini lebih terasa terutama bagi mereka yang berdomisili di luar Jawa. Dengan online, layanan informasi yang berkaitan dengan penerimaan santri baru pesantren Tebuireng, lebih cepat dan efisien.

Demikian disampaikan Ketua panitia penerimaan santri baru pesantren Tebuireng Ali Subhan. Menurut Ali, “Panitia akan berusaha keras untuk memberikan pelayanan yang bagus dan maksimal bagi para peserta dan keluarga yang mengantar.”

Pendaftaran Online Mudahkan Wali Calon Santri Tebuireng (Sumber Gambar : Nu Online)
Pendaftaran Online Mudahkan Wali Calon Santri Tebuireng (Sumber Gambar : Nu Online)

Pendaftaran Online Mudahkan Wali Calon Santri Tebuireng

Panitia, kata Ali, juga tengah berusaha untuk mengentri data secepat dan seefektif mungkin sehingga deadline pengumuman jatuh sesuai rencana, pada 10 Januari 2015.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sejak dibuka pendaftaran gelombang pertama pada Sabtu (15/11) lalu, mereka yang mendaftar sebagai santri baru tercatat sebanyak 916 calon santri. Sementara pada Ahad (28/12), para peserta mengikuti test penerimaan santri baru 2015-2016 pesantren Tebuireng di unit-unit pendidikan masing-masing.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Peserta seleksi beserta keluarga memadati pesantren Tebuireng sejak pukul 05.30 WIB. Selanjutnya peserta diarahkan untuk menuju ke unit-unit masing, kecuali test SMA trensains yang dilaksanakan di aula Bachir Ahmad Gedung Yusuf Hasyim lantai 3.

Test pada Ahad, (28/12) diperuntukkan bagi unit SMA Abdul Wahid Hasyim, SMP Abdul Wahid Hasyim, MA Salafiyah Syafiiyah, Mts Salafiyah Syafiiyah dan SMA Trensains. Sementara untuk unit lain seperti SDIT, Madrasah Muallimin dan Mahad Aly Hasyim Asyari baru akan dimulai pada awal 2015 mendatang. (Abror/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hadits, Tegal, Syariah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 31 Desember 2017

Dirikan Basecamp, Pelajar NU Mojoduwur Ajak Anggota Lebih Kreatif

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pengurus Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU) Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jawa Timur mengajak setiap divisi kepengurusan agar lebih kreatif dengan adanya basecamp ranting IPNU-IPPNU setempat, khususnya dibidang kerajinan tangan dan pengembangan bakat lainnya.

Sebelumnya, mereka telah merutinkan kegiatan kerajinan tangan membuat aksesoris setiap pekan kurang lebih selama dua bulan terahir sebelum adanya basecamp. Dalam perkembangannya hasil kerajinan inimampu menarik beberapa pedagang aksesorisuntuk menjadi pelanggan mereka, bahkan tidak kurang dari 10 orangsetiap pekan.?

Dirikan Basecamp, Pelajar NU Mojoduwur Ajak Anggota Lebih Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)
Dirikan Basecamp, Pelajar NU Mojoduwur Ajak Anggota Lebih Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)

Dirikan Basecamp, Pelajar NU Mojoduwur Ajak Anggota Lebih Kreatif

“Kita sebelumnya memang sudah intensif mengadakan kerajinan tangan membuat aksesoris. Ya lumayan, hasilnya juga memuaskan dan banyak pedagang-pedagang yang sudah mulai memesannya,” kata Lila Aiziyah, Ketua PR IPPNU Mojoduwur, kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham saat dihubungi, Ahad (6/12).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia berharap keberadaan basecamp itu menjadi motivasi tersendiri bagi semua anggota dan pengurus ranting lebih aktif dan sungguh-sungguh dalam menjalankan program-programnya. “Selama ini yang menjadi prioritas kita adalah basecamp. Basecamp kita sudah punya, tugas kita sekarang adalah memanfaatkannya sebaik mungkin, termasuk menjalankan program-program kita ke depan,” ungkapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kantor IPNU-IPPNU ini diresmikan pada Ahad pagi, (6/12/2015) bersama segenap pengurus ranting Kecamatan Mojowarno. Sebelum diresmikan mereka memanjatkan doa dan tahlil bersama kemudian dilanjutkan dengan acara tumpengan (makan bersama). “Semoga dengan adanya basecamp ini kita bisa rutin dan semangat menggagas ide-ide dalam berkarya,” harapnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kyai, Tegal, Nahdlatul Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 27 Desember 2017

Bakti Sosial, Ansor Mojogedang Gelar Aksi Donor Darah

Karanganyar, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Mojogedang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menggelar bakti sosial sebagai salah satu rangkaian acara “Ansor Bershalawat” yang diselenggarakan di Masjid Darul Muttaqin, Pulosari, Kaliboto, Mojogedang, Ahad (28/9).

Acara bakti sosial tersebut diisi dengan kegiatan donor darah. Ketua PAC Ansor Kecamatan Mojogedang Danang Warsito menyatakan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud pengabdian dan kepedulian GP Ansor terhadap masyarakat setempat.

Bakti Sosial, Ansor Mojogedang Gelar Aksi Donor Darah (Sumber Gambar : Nu Online)
Bakti Sosial, Ansor Mojogedang Gelar Aksi Donor Darah (Sumber Gambar : Nu Online)

Bakti Sosial, Ansor Mojogedang Gelar Aksi Donor Darah

“Donor darah merupakan proses sirkulasi yang mudah, praktis namun sangat besar manfaatnya baik bagi kesehatan si pendonor maupun bagi orang yang membutuhkan donor,” ungkapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Aksi donor darah GP Ansor ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Karanganyar. “Bagi mereka yang dinyatakan sehat dan memenuhi syarat, langsung menuju dalam Bus Tranfusi Darah milik PMI dan masing-masing orang diambil darahnya rata-rata sebanyak 250 cc,” tambah Danang.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selanjutnya bagi pendonor yang telah selesai mendonorkan darah diberikan multivitamin, susu dan makanan ringan agar kondisi badannya pulih kembali. Bakti sosial donor darah ini merupakan kegiatan yang pertama kali di perkampungan oleh GP Ansor Mojogedang, dan diharapkan bisa menjadi kalender rutin tahunan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. (Ahmad Rosyidi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kyai, Tegal, Nahdlatul Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 14 Desember 2017

Masjid Agung, Ikon Kota Solo

Solo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Masjid kuno itu terletak di jantung pusat Kota Solo. Seperti pada umumnya di daerah Jawa, letaknya berdekatan dengan pusat pemerintahan, pasar (Klewer), dan alun-alun. Maka tak heran jika Masjid Agung yang menjadi kebanggaan warga kota Solo ini selalu ramai pengunjung, baik yang datang dari Solo maupun dari luar daerah.

Masjid Agung, Ikon Kota Solo (Sumber Gambar : Nu Online)
Masjid Agung, Ikon Kota Solo (Sumber Gambar : Nu Online)

Masjid Agung, Ikon Kota Solo

Meski kini sudah berusia dua abad lebih sejak mulai didirikan oleh Raja Surakarta Paku Buwono III (PB III) pada tahun 1785 M atau menurut tahun Jawa tahun 1689, namun bangunan masjid masih terlihat kokoh. Setiap hari silih berganti umat Islam yang berkunjung ke sana untuk melakukan kewajiban sholat atau sekedar melihat masjid kuno tersebut.

Keanggunan Masjid Agung Surakarta yang dulunya bernama Masjid Besar itu terletak pada bentuk bangunan dan keasliannya. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

H Slamet Aby, ketua takmir masjid menuturkan, hampir pada umumnya bangunan masjid masih asli, “meskipun sudah direnovasi, tapi tidak merubah keasliannya, khususnya pada bangunan soko guru,” terangnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Bangunan seluruh pilar atau lainnya dari kayu jati yang berasal dari hutan Donoloyo (Alas Donoloyo) yang usianya sudah sangat tua. Yang menarik lagi, konon kubah Masjid itu pada zaman dulu dilapisi dengan emas murni seberat 7,5 Kg terdiri dari uang ringgit emas sebanyak 192 buah. Pemasangan lapisan kubah Masjid itu diprakarsai oleh Sri Susuhunan PB VII pada tahun 1878 atau tahun Jawa 1786 dengan condro sangkolo Rasa Ngesti Muji ing Allah.

Secara pengelolaan, Masjid Agung Surakarta yang dulunya milik Keraton Surakarta kini sudah menjadi milik umat Islam sejak tanggal 3 Juli 1962 oleh Menteri Agama ketika itu, KH Saifuddin Zuhri. Namun secara kultural, acara di Masjid Agung masih tetap ada kaitan dengan acara keraton.

“Acara seperti Sekaten, Hari Besar Islam, Grebeg Mulud masih tetap berlangsung di Masjid Agung” ungkap Slamet.

Selain itu keterkaitan antara Masjid Agung dan keraton juga tampak pada peran imam masjid yang juga menjabat sebagai Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Tafsir Anom. Saat ini jabatan tersebut dipegang oleh Muhammad Muhtaram, yang juga merupakan pengurus NU Solo.

Sedangkan untuk kegiatan yang ada di masjid agung, seperti kebanyakan masjid lainnya, masjid ini sering digunakan untuk pengajian dan acara peringatan Hari besar Islam. Salah satu pengajian yang tetap bertahan sampai sekarang, yakni pengajian Purnomo Sidi (setiap tanggal 15 kalender Qomariah), sudah berlangsung sejak zaman raja-raja terdahulu.

Karena beberapa hal itulah masjid ini menjadi salah satu ikon Kota Solo. Hubungannya dengan sejarah masa lampau serta fungsinya sebagai masjid keraton. Disamping itu, banyak pula wisatawan yang pergi ke Solo, menyempatkan diri untuk mengunjungi masjid yang banyak memilik daya tarik ini.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ajie Najmuddin

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Bahtsul Masail, Tegal, Ulama Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 13 Desember 2017

Berperan untuk Pemuda, Dua PAC GP Ansor Sukabumi Gelar PKD

Sukabumi, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Simpenan dan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi berupaya berperan di tengah-tengah masyarakat baik secara jam’iyah maupun jama’ah. Untuk peran tersebut, GP Ansor perlu meningkatkan kapasitas dan kreativitas pemuda, salah satunya melalui Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD).

Dua GP Ansor yang bertetangga tersebut menggelar PKD untuk pertama kalinyaa di Pondok Pesantren Al-Hidayah Kampung Cihurang RT 3/8, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan pada (25/2) dengan tema Membentuk Pemuda Ansor yang Cerdas demi Kokohnya Persatuan Kebangsaan.?

Berperan untuk Pemuda, Dua PAC GP Ansor Sukabumi Gelar PKD (Sumber Gambar : Nu Online)
Berperan untuk Pemuda, Dua PAC GP Ansor Sukabumi Gelar PKD (Sumber Gambar : Nu Online)

Berperan untuk Pemuda, Dua PAC GP Ansor Sukabumi Gelar PKD

Menurut Ketua PAC GP Ansor Simpenan Tendi Satriadji berharap kegiatan itu menjadi titik awal kemajuan GP Ansor Kecamatan Simpenan dan Palabuhan Ratu dan bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi PAC lainnya.?

Saat ini, kata dia, di Simpenan dan Palabuhanratu, pemuda dari mulai berumur 17 tahun sudah mulai jauh dari pondok pesantren sehingga membaca dan memahami Al-Qur’an sangat rendah. Tak hanya itu, kepedulian mereka terhadap kegiatan hari hari besar keagamaan sangat minim.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kami sangat khawatir moral dan paradigmanya ini bisa terpengaruh dan terpancing dengan isu-isu yang berbau SARA dan menebar konflik mengatasnamakan Islam,” katanya kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, Jumat (3/3).

Berdasarkan kehawatiran ini, lanjutnya, sehingga kami mengambil sikap untuk meraih para pemuda dengan cara mengadakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar ? yang ? dalam AD/ART Organisasi, yaitu sebagai tujuan organisasi menegakan ajaran Islam Ahlussunnah wal-Jama’ah. (Sofyan Syarif/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Cerita, Tegal, Bahtsul Masail Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 10 Desember 2017

Rais PCNU Banyuwangi: Jaga Masjid dari Kelompok Garis Keras

Banyuwangi, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi KH Hisyam Syafaat mengajak Nahdliyin Banyuwangi untuk terus menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, saat ini tantangan yang dihadapi NU dan NKRI cukup besar, salah satunya muncul pihak yang memisahkan diri secara ideologis dari NKRI dan hendak mengubahnya dengan sistem kenegaraan yang baru.

Rais PCNU Banyuwangi: Jaga Masjid dari Kelompok Garis Keras (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais PCNU Banyuwangi: Jaga Masjid dari Kelompok Garis Keras (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais PCNU Banyuwangi: Jaga Masjid dari Kelompok Garis Keras

Kiai Hisyam menyebutkan, salah satu pintu masuk kaum radikal garis keras menyebarkan pengaruhnya di masyarakat melalui majelis-majelis di masjid.

“Mereka mendakwahkannya di masjid-masjid dan di mushala-mushala NU yang kosong dan ditinggal jamaahnya,” papar Kiai Hisyam pada acara peringatan hari lahir (harlah) ke-93 Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan oleh PCNU Banyuwangi di Pesantren Tahfidzul Qur’an al-Mubarak, Sawahan, Genteng, Sabtu (29/5) siang. Pesantren Tahfidz dengan konsep Bambu Quran ini diasuh oleh KH Ahmad Hidayat yang juga bendahara PCNU Banyuwangi.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kiai Hisyam yang pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Tegalsari ini juga mengatakan bahwa warga NU harus menjaga mushala maupun masjidnya dari pengaruh kelompok-kelompok garis keras yang mengatasnamakan Islam. Cara menjaganya adalah dengan melakukan shalat berjamaah di mushala dan masjid tersebut secara rutin.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Jika orang-orang NU terus shalat jamaah di masjid, mushala yang dekat rumahnya, mereka tidak akan berani datang. Apalagi untuk membid’ah-bid’ahkan ajaran para ulama dan mengajak untuk makar pada NKRI,” tegas Kiai Hisyam.

Kiai Hisyam pada kesempatan tersebut juga menceritakan bagaimana kegigihan para pengurus NU di luar Jawa dalam menjaga masjid dan mushala dari kelompok-kelompok garis keras tersebut. “Di Pulau Buru yang dulu menjadi tempat pembuangan PKI, sekarang sudah maju syiar agama Islamnya. Ketua takmir masjid agungnya adalah warga NU,” cerita Kiai Hisyam.

Oleh karena itu, Kiai Hisym meminta kepada Kapolsek Genteng yang hadir dalam acara Harlah ke-93 NU tersebut, tidak hanya mengkhawatirkan PKI sebagai musuh lawan negara, tetapi juga harus memberikan perhatian pada kelompok-kelompok radikal yang mengancam NKRI. “Seharusnya polisi menindak tegas kelompok-kelompok yang ingin memisahkan dengan NKRI,” pungkasnya. (Anang Lukman Afandi/Mahib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham RMI NU, Tegal, Nahdlatul Ulama Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 05 Desember 2017

Sekjen PBNU Resmikan Sekretariat IPNU NTB

Mataram, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Helmy Faisal Zaini menggunting pita sebagai tanda peresmian kantor sekretariat PW IPNU NTB di Jalan P nomor 44 Perumahan Lingkar Selatan Kota Mataram Kamis (24/3) siang. Peresmian ini dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti.

"Dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim ini saya resmikan kesekretariatan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat," kata H A Helmy Faishal sebelum memotong pita yang didampingi oleh Ketua PW IPNU NTB Syamsul Hadi.

Sekjen PBNU Resmikan Sekretariat IPNU NTB (Sumber Gambar : Nu Online)
Sekjen PBNU Resmikan Sekretariat IPNU NTB (Sumber Gambar : Nu Online)

Sekjen PBNU Resmikan Sekretariat IPNU NTB

Semoga ini semua, lanjutnya, bisa menjadi pusat belajar untuk melahirkan generasi-generasi Nahdlatul Ulama yang produktif.

Setelah itu dilanjutkan dengan pengarahan khusus bagi kader-kader IPNU NTB. Dalam pengarahan Sekjen PBNU ini banyak menyampaikan.seputar Islam, produk-produk NU yang hasil Muktamar NU.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia juga menyampaikan bahwa PBNU sudah bekerja sama dengan Bank Mandiri dalam membuat kartanu dan keunggulan kartanu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia mengapresiasi pengurus IPNU NTB yang menurutnya sangat aktif dan produktif. "Hanya IPNU banom yang bisa saya kunjungi langsung dari sekian banom NU," katanya.

Tugas IPNU, lanjutnya,? mendata jumlah anggota di tiap-tiap kabupaten/kota dan perlu dibuatkan kartu anggota. "Kita pikirkan formulanya mudah-mudahan bisa korelasi dengan kartaNU," katanya. (Fauza Basri/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Berita, Tegal, IMNU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 04 Desember 2017

Tak Perlu Berlebihan Dukung Capres

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Slamet Effendy Yusuf mengharapkan agar warga Nahdlyyin tidak terbawa arus dukung mendukung capres-cawapres secara berlebih-lebihan (tathorruf) sehingga mengabaikan prinsip keseimbangan dan jalan tengah yang mestinya menjadi sikap seorang warga NU itu sendiri.

Tak Perlu Berlebihan Dukung Capres (Sumber Gambar : Nu Online)
Tak Perlu Berlebihan Dukung Capres (Sumber Gambar : Nu Online)

Tak Perlu Berlebihan Dukung Capres

"Terus terang saya sempat pangling (heran) dan tidak kenal apakah pernyataan yang keluar dari beberapa tokoh NU lokal maupun nasional itu bersumber dari ajaran NU atau bukan," katanya di Jakarta, Senin (23/6).

Menurut Slamet Effendy, tokoh-tokoh tersebut sepertinya kehilangan pegangan ketika terjebak kegairahan yang berlebihan dalam mendukung capres-cawapres tertentu. Mereka memuji berlebihan terhadap yang  didukung dan mencela habis-habisan terhadap yang tidak didukung. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Mereka menggunakan dalil-dalil agama untuk itu. Seolah-olah Pilpres adalah perkara hidup mati faham keagamaan NU. "Padahal nggak ada hubungannya dengan NU, apalagi faham keagamaanya", katanya.

Ia mengharap situasi ini dapat diakhiri dengan sekali lagi menyadari bahwa NU adalah netral dalam setiap peristiwa politik praktis. NU tidak boleh menjadi organisasi partisan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Dalam Pilpres ini mari kita jadikan NU sebagai panutan dalam sikap kenegarawanan yang mengedepankan kemuliaan moral dan kejujuran dalam kehidupan kebangsaan Indonesia," harapnya. (Red: Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 29 November 2017

Van Bruinessen: Gus Dur Berjasa Luar Biasa Bagi Peneliti Asing

Surabaya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham 

Kehadiran peneliti terkanal asal Belanda Martin Van Bruinessen dalam acara bedah buku “Kitab Kuning, Pesantren dan Tarikat” Senin (03/12) berhasil menyedot ratusan mahasiswa di Auditorium IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Van Bruinessen: Gus Dur Berjasa Luar Biasa Bagi Peneliti Asing (Sumber Gambar : Nu Online)
Van Bruinessen: Gus Dur Berjasa Luar Biasa Bagi Peneliti Asing (Sumber Gambar : Nu Online)

Van Bruinessen: Gus Dur Berjasa Luar Biasa Bagi Peneliti Asing

Pada acara yang diadakan Rektorat IAIN Sunan Ampel Surabaya, Martin, begitu ia akrab disapa, banyak menguraikan perjalanannya sebagai peneliti mulai dari Kurdi, Turki hingga Indonesia.

Dalam acara bedah “Kitab Kuning, Pesantren dan Tarikat “ adalah salah satu buku hasill pengembaraan di Indonesia yakni saat menyelesaikan beasiswa post doctoral sambil mengajar di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menurut Martin dia bisa melakukan penelitian Islam Indonesia khususnya Pesantren di Nusantara berkat jasa Gus Dur. Baginya Gus Dur adalah orang Indonesia yang sangat berjasa dalam untuk membuka akses peneliti asing termasuk untuk mempermudah penelitinya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Gus Dur adalah pintu luar negeri untuk para peneliti asing salah satu yang dibawa Gus Dur adalah saya, sehingga santri tidak merasa minder lagi dengan orang asing dan bisa berdiskusi denganya. Hal ini adalah jasa yang sangat luar biasa,” jelasnya

Pria kelahiran Belanda 1946 ini juga menyatakan islam Indonesia ada pengaruh dari Kurdi dan Turki. “Ada pengaruh Kurdi pada Islam Indonesia walaupun tidak secara langsung tapi pengaruh ini melalui Madinah kitab kitab dari Kurdi adalah albarjanji karya Syaikh Abdul al-Rauf dan Tanwir ql-Qulub,” tegasnya.

Dalam sesi sambutanya rektor IAIN Sunan Ampel Prof Dr H Abd A’la. Menegaskan bahwa “IAIN sunan Ampel surabaya adalah kepanjangan pesantren dan menjaga nilai-nilai khazanah klasik Islam Indonesia yang dikembangkan Walisongo dan menjadi nilai nilai pesantren sangat akomodatif,” jelasnya.

Sebagai penutup peneliti asal Belanda yang j juga fasih berbahasa Indonesia ini mnyeimpulkan perkembangan Islam Indonesia. Islam di Indonesia berasal dari Arab dan di perkaya nilai nilai lokal, Kurdi dan Turki.

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Anang Romli

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 23 November 2017

Fajrul Falakh: Ekonomi Kita Sudah Diintervensi Sejak Dulu

Surabaya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Intervensi asing dalam tata perekonomian Indonesia tidak hanya terjadi saat ini. Indonesia sudah menganut sistem ekonomi kapitalisme sejak masa Orde Baru.

Hal tersebut dikatakan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Fajrul Falakh kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham di sela-sela acara Munas dan Konbes NU di Surabaya, Ahad (30/7) lalu, menanggapi pertanyaan seputar munculnya keinginan beberapa kalangan untuk kembali ke UUD 1945 yang belum diamandemen.

Fajrul Falakh: Ekonomi Kita Sudah Diintervensi Sejak Dulu (Sumber Gambar : Nu Online)
Fajrul Falakh: Ekonomi Kita Sudah Diintervensi Sejak Dulu (Sumber Gambar : Nu Online)

Fajrul Falakh: Ekonomi Kita Sudah Diintervensi Sejak Dulu

Menurut ahli hukum Universitas Gajah Mada itu, persoalan utama dalam tata ekonomi Indonesia adalah praktik pembangunan yang menganut sistim kapitalisme. Orde Baru memakai berbagai cara untuk dapat menerapkan sistem itu. “Ada deregularisasi ini dan itu, ada debirokratisasi, wah lalu sambil berteriak-teriak ‘Secara Murni dan Konsekwen!’ lalu kita menandatangani APEC, WTO, dan lainnya itu kenapa nggak dikritik, kog baru sekarang,” kata Fajrul.

Dikatakan Fajrul, undang-undang susulan yang berkutat soal privatisasi dan swastanisasi tidak hanya bergantung pada amandemen undang-undang dasar. “Kita sudah biasa itu bikin undang-udang ini dan itu nggak usah nunggu amandemen koq, tergantung yang bikin saja,” katanya.

Lembaran Negara

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Para penolak amandemen yang dikomandani oleh mantan presiden KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menyatakan amandemen UUD belum dimasukkan kedalam lembaran negara. Menurut Fajrul, dalam dunia hukum tidak ada keharusan untuk memasukkan undang-undang yang telah dibuat ke dalam lembaran negara.

“Tergantung orang-orang yang membuat hukum itu menyaratkan atau tidak. UUD 45 dari awal tidak membuat persyaratan. Naskah dokumen UUD ada dalam lembaran negara tapi dalam bentuk keputusan presiden (kepres) tentang Dekrit Presiden 5 Juli, dimana kepres itu antara lain berisi bubarkan parlemen dan pemberlakuan UUD 45 sebagaimana terlampir, dan seterusnya,” kata Fajrul.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Lembaran negara, demikian Fajrul, adalah salah satu cara untuk membuat produk hukum itu terumumkan. Karena itu, mestinya ada cara lain, misalnya ditempel di gedung-gedung, atau diumumkan di media massa, tergantung kepada keinginan para pembuat undang undang.

“Kalau amandemen UUD tahun 2002 waktu itu seingat saya Ketua MPR (Amin Rais) sambil bilang gini, dengan ini naskah UUD berisi ini dan ini diberlakukan mulai waktu ini, tidak ada syarat harus masuk lembaran negara,” kata fajrul. (nam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Lomba, Cerita, Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 18 November 2017

Jelang Pilkada, PMII Unsuri Minta Warga Sidoarjo Tolak Politik Uang

Sidoarjo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Jelang pilkada, PMII Universitas Sunan Giri (Unsuri) Sidoarjo, Jawa Timur menggelar aksi solidaritas di paseban alun-alun Sidoarjo, Selasa (1/12). Dalam aksinya, aktivis pergerakan ini meminta kepada warga Sidoarjo untuk teliti dan mencermati dalam menggunakan hak suaranya pada laga pemilihan kepala daerah Sidoarjo yang akan dilaksanakan serentak 9 Desember 2015 mendatang.

"Dari peraturan yang sudah begitu jelas, ini tentunya kesadaran sangat penting dalam memahami Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sidoarjo. Maka dari itu, masyarakat Sidoarjo harus mencermati sebelum memilih sebuah pemimpin di kota Delta ini. Karena diakui atau tidak, nasib Sidoarjo ditentukan dalam waktu 5 menit untuk 5 tahun ke depan," ucap ketua komisariat PMII Unsuri, Muhtadi.

Jelang Pilkada, PMII Unsuri Minta Warga Sidoarjo Tolak Politik Uang (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Pilkada, PMII Unsuri Minta Warga Sidoarjo Tolak Politik Uang (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Pilkada, PMII Unsuri Minta Warga Sidoarjo Tolak Politik Uang

Selain itu, PMII Unsuri juga meminta masyarakat Sidoarjo agar tidak terprovokasi dengan berbagai isu yang berkembang dan terpengaruh oleh intimidasi. Karena pilkada bersih dan damai merupakan dambaan dari semua mayarakat Sidoarjo.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam pemilihan kepala daerah, 9 Desember 2015 nanti, PMII Unsuri siap mengawal agar penyelenggaraan pilkada tersebut  bebas dari money politik, intimidasi, black campaign, golput dan harus bersih serta damai. 

"Perubahan kota Delta ini terletak pada pemimpin yang memang memperjuangkan kepentingan masyarakat Sidoarjo atau kepentingan umum, bukan memperjuangkan kepentingan pribadinya. Untuk itu, hindari kecurangan dan pelanggaran," kata Bakrie Irawan salah satu orator aksi.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Tidak sampai disitu saja, PMII Unsuri juga meminta kepada KPUD Sidoarjo agar tetap independen, jujur, adil dan tidak boleh ikut kampanye apalagi menjadi tim sukses dari salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Sidoarjo.

Beberapa tulisan juga dibentang dalam aksi tersebut, salah satunya bertuliskan "Tolak money politik, tolak serangan fajar, Politisi bersih, Yes, Politisi kotor, No, masyarakat tanpa intimidasi, kawal pilkada besih dan damai". (Moh Kholidun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Tegal, Nahdlatul Ulama Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 11 November 2017

Madrasah Diniyah MTsN Model Brebes Diminati Murid

Brebes, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Model Brebes membuka kelas Madrasah Diniyah Taklimiyah (MDT) atau sering disebut sekolah Arab.  Hal itu untuk memenuhi kebutuhan murid-murid yang tak sempat mengenyam pendidikan Madrasah Diniyah sewaktu SD akibat malas atau tak tersedianya lembaga pendididkan itu di kampungnya.

“Kami memberikan peluang kepada para siswa yang tidak bisa mengenyam Madrasah Diniyah sewaktu di SD, kali ini kami membuka kelas Diniyah,” terang Kepala MTs N Model Brebes Drs H Muh Muntoyo MPd di ruang kerjanya, Senin (18/1/16).

Madrasah Diniyah MTsN Model Brebes Diminati Murid (Sumber Gambar : Nu Online)
Madrasah Diniyah MTsN Model Brebes Diminati Murid (Sumber Gambar : Nu Online)

Madrasah Diniyah MTsN Model Brebes Diminati Murid

Pembelajaran Diniyah, kata Muntoyo, diberikan selama 2 jam. Yakni antara pukul 14.00 sampai 16.00 WIB. Tanpa disangka, ternyata peminatnya membludak sampai 200 anak dari 1536 siswa MTsN Model. “Dengan adanya kelas MDT, maka para siswa bisa menyesuaikan diri dengan siswa yang sudah mengenyam Dininyah. Diharapkan tidak ketinggalan dalam pendidikan yang berkarakter,” ujarnya.

Digelarnya kelas MDT, lanjutnya, yang lebih utama adalah untuk penguatan kualitas pendidikan karakter. Dengan MDT, para siswa lebih mampu mendalami persoalan agama sejak dini. Sehingga tidak gampang terseret ke aliran-aliran yang radikal. “Sangat berbeda anak-anak yang mengenyam pendidikan agama sejak dini dibandingkan dengan yang belajar agama sewaktu kuliah,”  terang Muntoyo.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Para siswa MDT, akan mendapatkan materi pelajaran antara lain shorof, nahwu, fiqh dan talim muta’alim.

Selain membuka MDT, para siswa juga diberi peluang untuk bermukim di pondok pesantren MTs. Mereka yang masuk pondok diasramakan, tidak pulang ke rumah. Sebanyak 150 siswa yang bermukim di pesantren MTs dari berbagai daerah. Mereka antara lain mempelajari kitab antara lain meliputi kitab Nahwul Wadhih, Jurmiyah, Aqidatul Awam, Maladhul Fiqhiyah dan Safinatun Naja. Juga pembinaan hafidz-hafidzah (hafalan), keterampilan rebana dan pelatihan khitobah.

Mts Model juga menggelar istighotsah Kliwonan yang diikuti seluruh siswa dan guru. Dari semua program tersebut, pada intinya untuk menanamkan karakter yang kuat ribuan siswa MTsN Model Brebes. “Kami hanya mohon doa semoga semua program bisa berjalan dengan lancar dan sukses,” pintanya. (wasdiun/abdullah alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Tegal, Sholawat, Syariah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 04 November 2017

Dubes Arab Saudi Kunjungi Pesantren di Jombang

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Duta besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Moustafa bin Ibrahim bin Ali Al Mubarak, Selasa (29/5) melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas serta Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Dubes Arab Saudi Kunjungi Pesantren di Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)
Dubes Arab Saudi Kunjungi Pesantren di Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)

Dubes Arab Saudi Kunjungi Pesantren di Jombang

Dalam kunjungannya ke pesantren yang merupakan basis NU ini, Dubes Moustafa bin Ibrahim mengaku ingin membangun kembali kerjasama dengan pesantren dalam bidang pendidikan." Beliau menawarkan beasiswa bagi lulusan pesantren untuk melanjutkan study di Arab Saudi,"ujar KH Hasib Abdul Wahab Pengasuh Bahrul Ulum mengatakan.

Lulusan pesantren, lanjut putra pendiri NU, KH Wahab Hasbulloh ini mengatakan tidak hanya untuk sarjana, akan tetapi juga untuk menempuh S2 dan S3." Mereka akan mendapatkan beasiswa dari kerajaan Saudi,"imbuh Gus Hasib seraya mengatakan Dubes kagum atas perjuangan kiai pendiri NU.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Usai berkunjung ke Bahrul Ulum, Dubes Arab Saudi ini kemudian melanjutkan kunjungannya ke pesantren Tebuireng. Sosok KH Hasyim Asyari yang menjadi panutan Ulama NU Nusantara ini sangat dikagumi, kaerna karya karya besarnya banyak ditulis  dalam bahasa arab. Menurutnya Kiai Hasyim merupakan ulama dari Indonesia yang cukup disegani.  

"Syekh Hasyim Asyari merupakan ulama besar. Meski asli Indonesia, namun beliau banyak menulis kitab berbahasa arab," kata Moustofa, saat berbincang dengan KH Salahuddin Wahid pengasuh Ponpes Tebuireng yang juga cucu KH Hasyim Asyari.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kepada Adik Gus Dur ini, Dubes Moustofa juga mengatakan bahwa ingin mendapatkan karya-karya Kiai Hasyim Asyari. Pasalnya, kitab yang ditulis oleh pendiri NU tersebut sangat sulit didapat. Bahkan kedutaan Arab berencana mencetak kembali karya-karya tersebut. "Yang pasti Kiai Hasyim merupakan intelektual hebat pada zamannya. Sayangnya, karya beliau susah didapatkan," katanya.

Menanggapi tawaran  Dubes, Arab Saudi itu,   Gus Solah menyampaikan terima kasih buku-buku karya kakeknya akan dicetak dan diperbanyak lagi. Sebagai tanda persetujuan,  buku biografi KH Hasyim Asyari dan juga beberapa kitab hasil karya ulama kharismatik tersebut diberikan cenderamata. 

Redaktur     : Syaifullah Amin

Kontributor : Muslim Abdurrahman

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Budaya, Warta, Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 30 Oktober 2017

Menjaga Sepuluh Mutiara Paling Berharga

Sepeninggal Rasulullah SAW, Malaikat Jibril akan tetap turun ke bumi. Tidak untuk menurunkan wahyu lagi, tetapi guna mengambil sepuluh mutira yang paling berharga dalam kehidupan manusia.

? الحمد لله أحمده وسبحاÙ? Ù‡ وتعالى على Ù? عمه الغزار, أشكره على قسمه المدرار, . أشهد اÙ? لا اله الا الله وحده لا شرÙ? Ùƒ له. واشهد اÙ? سÙ? دÙ? ا محمدا عبده Ùˆ رسوله الÙ? بÙ? المختار. اللهم صل على سÙ? دÙ? ا محمد وعلى أله الأطهار وأصحابه الأخÙ? ار وسلم تسلÙ? ما كثÙ? را. أما بعد فÙ? اأÙ? ها الÙ? اس اتقوالله حق تقاته ولاتموتÙ? الا وأÙ? تم مسلموÙ? . . Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Menjaga Sepuluh Mutiara Paling Berharga (Sumber Gambar : Nu Online)
Menjaga Sepuluh Mutiara Paling Berharga (Sumber Gambar : Nu Online)

Menjaga Sepuluh Mutiara Paling Berharga

Marilah kita kembali menambah kadar ketaqwaan kita kepada Allah swt dengan menghindar berbagai larangan-Nya dan juga menjauhi berbagai perkara yang dibenci Rasul-Nya. Sesungguhnya hanya dengan taqwalah kita akan menghadapi kehidupan ini secara sempurna.

Jama’ah Jum’ah yang berbahagia

Memang tidak selayaknya kita membicarakan keburukan demi keburukan yang terjadi di muka bumi ini. Apalagi keburukan yag terjadi di sekitar kita, yang kerap kali melibatkan orang-orang dekat kita. Alangkah baiknya jikalau kita mulai melangkah menyelesaikan dan membenahi keburukan itu, tidak sekedar membicarakannya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Tindak korupsi yang tidak kunjung surut, pasar narkoba yang semakin meluas, kriminalitas yang kian tinggi, norma dan nilai moral yang telah bergeser. Begitu merosotnya keadaan di sekitar kita, hingga berbagai fatwa ulamapun dianggap angin lalu.

Guna berbenah itulah kita harus tahu persis akar permasalahan dari keburukan itu. Agar treatmen yang akan diberikan tidak salah sasaran. Nampaknya hadits Rasulullah saw ketika berdialog dengan Malaikat Jibril dapat dijadikan pegangan sebagai indikasi juga sebagai solusi.

Ketika Rasulullah saw dalam keadaan sakit yang menghantarkan belaiu wafat, malaikat Jibril datang menemuinya. Setelah berbincang sejenak Rasulullah saw bertanya kepada Jibril “Jibril, apakah kamu nanti masih akan sering turun ke bumi ketika aku sudah meninggal? Jibril menjawab “masih Rasul, saya akan turun sepuluh kali lagi ke bumi, saya turun untuk mngambil sepuluh mutiara dari bumi ini sepeninggalmu”. Rasulullah saw pun penasaran, lalu bertanya kembali “mutiara macam apa yang igin kau ambil itu? jibril menjawab “لأَوَّلُ) أَرْفَعُ البَرَكَةَ مِÙ? ÙŽ الأَرْضِ)mutiara pertama yang akan saya ambil dari muka bumi ini adalah barokah.

Para kyai biasa memaknai barokah dengan ziyadatul khair. Yang secara bahasa dapat diartikan ‘tambah baik’. Artinya, sesuatu itu dianggap memiliki kebarokahan jika memang dapat melahirkan kebaikan yang lain. Misalkan berdagang yang berkah itu akan menjadikan pedagangnya makin banyak bersedekah dan tambah rajin beribadah. Begitu pula ilmu yang barokah itu akan menjadikan pemiliknya berperilaku semakin baik, tidak malah semakin buruk. Ilmu akuntansi yang barokah tidak akan disalah gunakan oleh pemiliknya untuk korupsi.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jama’ah yang Berbahagia

Mutiara kedua yang diambil oleh Jibril dari bumi adalah rasa dari hati manusia ? وَالثَّاÙ? ىِ) أَرْفَعُ المَحَبَّةَ مِÙ? Ù’ قُلُوْبِ الخَلْقِ) jika demikian, maka yang tersisa hanyalah rasa benci. Lihatlah sekarang di sekitar kita apakah masih ada cinta dalam hati penguasa yang membuat rakyat dan para petani hidup makin sengsara. Bagaimana ada cinta jikalau mereka tega mengimpor bahan baku dan menghancurkan harga local? Apakah itu cinta? Saya kira kita sudah bisa menilia dan menjawabnya.

Mutiara yang ketika yang akan diambil Jibril dari bumi ini adalah rasa sayang diantara keluarga (وَالثَّالِثُ) أَرْفَعُ الشُّفْقَةَ مِÙ? Ù’ قُلُوْبِ الأَقاَرِبِ jikalau harimau tidak akan memangsa anaknya sendiri, tetapi sering kali kita temukan anak dan orang tua saling membunuh, bahkan seorang ibu tega menjual bayinya. Atau bahkan seorang anak menjual bapaknya. Bahkan dalam dunia politik yang semakin menghangat karena musim pilkada berapa saudara yang telah berubah menjadi musuh? Sepertinya rasa sayang antar keluarga semakin menipis. Namun demikian semoga Allah tetap melindungi kita semua.

Mutaiar keempat yang akan diambil oleh Jibril dari bumi ini keadilan di hati pemimpin وَالرَّابِعُ) أَرْفَعُ العَدْلَ مِÙ? ÙŽ الأُمَراَءِ) rasa-rasanya mengenai hal ini kita bersama telah pandai menilai. Apakah kekuasaan di sekitar kita masih mengandung keadilan? Dapatkah disebut ke adilan jika terjadi tebang pilih dalam penegakan hukum? Na’udzubillah min dzalik.

Mutiara kelima yang akan diambil oleh Jibril dari bumi ini adalah وَالخاَمِسُ) أَرْفَعُ الحَÙ? اَءَ مِÙ? ÙŽ الÙ? ِّساَءِ) rasa malu dari perempuan. Rasa malu itu kini telah dirubah menjadi rasa bangga. Bangga menjadi perempuan simpanan. Bangga menjadi gadis gratifikasi seksual, bahkan sebagian menggunakan alasan seni demi menutupi kemaluan yang telah hilang. Semoga kita semua terhindar dari yang demikian ini.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah

Mutiara keenam yang akan diambil oleh Jibril dari bumi adalah وَالسَّادِسُ) أَرْفَعُ الصَّبْرَ مِÙ? ÙŽ الفُقَراَءِ) kesabaran dari para fakir. Perlu diakui bahwa factor yang mengondisikan negara miskin dan berkembang tetap aman dan tertata adalah kesabaran para fakir dalam menerima bagian mereka. Namun, ketika golongan fakir miskin ini tidak sabar dengan nasib mereka, maka kesenjangan social bisa berubah menjadi kekacauan fisik. Inilah yang tergambar dalam prosesi premanisme di berbagai kota.

Mutiara ketujuh yang diambil oleh Jibril dari bumi adalah وَالسَّابِعُ) أَرْفَعُ الوَرَعَ وَالزُهْدَ مِÙ? ÙŽ العُلَماَءِ) wirai dan zuhud dari para ulama. Wira’i adalah menjaga diri dari yang syuhbat dan yang haram, sedangkan zuhud itu tidak mementingkan harta-dunia, keduanya merupakan karakter para ulama. Akan tetapi jika wira’i dan zuhud telah hilang dari ulama maka nilai keulamannyapun mulai berkurang. Nampaknya inilah yang terjadi pada ulama kita. wajarlah jika akhir-akhir ini berbagai fatwa mereka tidak di dengar lagi oleh masyarakat. Pengajian-pengajiannya hanya dianggap sebagai tontonan.

Mutiara ke delapan yang diambil oleh Jibril dari bumi adalah وَالثَّامِÙ? ُ) أَرْفَعُ السَّخاَءَ مِÙ? ÙŽ الأَغْÙ? ِÙ? اَءِ) kedermawanan bagi orang kaya. Diantara unsur yang dapat melanggengkan sirkulasi kehidupan ekonomi dan social di suatu masyarakat adalah kesabaran fakir dan kedermawanan orang kaya. Keduanya akan saling mengisi. Namun jikalau semua itu lenyap, maka harmonisme dalam satu masyarakat dapat hilang tergantikan dengan unharmonism.

Jama’ah yang Berbahagia

Mutiara ke Sembilan yang diambil oleh Jibril dari bumi adalah وَالتَّاسِعُ) أَرْفَعُ القُرْآÙ? ÙŽ) mengangkat al-Qur’an, tepatnya menghilangkan ruh al-Qur’an itu sendiri sebagai tuntunan dalam kehidupan. Memang, kemajuan teknologi kini makin mempermudah telinga kita mendengarkan lanutnan ayat-ayat al-Qur’an. melalui mp3, DVD, online bahkan juga tafsirnya pun dapat diperoleh dengan mudah pula. Akan tetapi semangat qur’an itu sendiri sekarang makin pudar bersama dengan makin mudahnya mendengarkan al-qur’an. Meski demikian kita harus tetap berusaha memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa agar Jibril tidak mengambil mutiara ini.

Dan terakhir, mutiara yang diambil oleh Jibril dari bumi adalah iman. العاَشِرُ) أَرْفَعُ الإِÙ? ْماَÙ? ÙŽ) mungkin ini adalah mutiara paling berharga diantara sembilan mutiara lainnya. Atau bisa saja ini adalah urutan mutiara yang paling akhir yang akan diambil oleh Jibril. Sebagaimana struktur teks hadits ini yang memposisikannya paling belakang. Iman itu ada di hati semoga Allah menetapkannya dalam hati kita masing-masing.

Jama’ah yang Dimuliakan Allah

Khotbah kali ini sebenarnya berdasarkan pada hadits yang bunyinya:

رُوِىَ Ø£ÙŽÙ? ÙŽÙ‘ جِبْرِÙ? ْلَ عَلَÙ? ْهِ السَّلاَمُ Ù? َزَلَ عَلَى الÙ? َّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَÙ? ْهِ وَسَلَّمَ فىِ مَرَضِ مَوْتِهِ فَقاَلَ Ù? اَجِبْرِÙ? ْلُ هَلْ تَÙ? ْزِلُ مِÙ? Ù’ بَعْدِى ؟؟ فَقاَلَ Ù? َعَمْ Ù? اَرَسُوْلَ اللهِ Ø£ÙŽÙ? ْزِلُ عَشْرَ مَرَّاتٍ أَرْفَعُ العَشْرَ الجَواَهِرِ مِÙ? ÙŽ الأَرْضِ قاَلَ Ù? اَ جِبْرَÙ? ْلُ وَماَتَرْفَعُ مِÙ? ْهاَ ØŸ قاَلَ Ø› (الأَوَّلُ) أَرْفَعُ البَرَكَةَ مِÙ? ÙŽ الأَرْضِ (وَالثَّاÙ? ىِ) أَرْفَعُ المَحَبَّةَ مِÙ? Ù’ قُلُوْبِ الخَلْقِ (وَالثَّالِثُ) أَرْفَعُ الشُّفْقَةَ مِÙ? Ù’ قُلُوْبِ الأَقاَرِبِ (وَالرَّابِعُ) أَرْفَعُ العَدْلَ مِÙ? ÙŽ الأُمَراَءِ (وَالخاَمِسُ) أَرْفَعُ الحَÙ? اَءَ مِÙ? ÙŽ الÙ? ِّساَءِ (وَالسَّادِسُ) أَرْفَعُ الصَّبْرَ مِÙ? ÙŽ الفُقَراَءِ (وَالسَّابِعُ) أَرْفَعُ الوَرَعَ وَالزُهْدَ مِÙ? ÙŽ العُلَماَءِ (وَالثَّامِÙ? ُ) أَرْفَعُ السَّخاَءَ مِÙ? ÙŽ الأَغْÙ? ِÙ? اَءِ (وَالتَّاسِعُ) أَرْفَعُ القُرْآÙ? ÙŽ (وَالعاَشِرُ) أَرْفَعُ الإِÙ? ْماَÙ? ÙŽ?

Dari hadits inilah khotib kemudian berusaha mengefaluasai realita zaman sekarang yang ternyata dalam bahasa hadits itu Jibril sudah mulai bertindak turun kebumi satu-persatu mengambil mutiara itu. Semoga masih banyak mutiara yang tersisa. Semoga Allah swt memberikan kekuatan pada kaum muslimin untuk menjaga kesepuluh mutiara tersebut.

بَارَكَ اللهُ لِÙ? Ù’ وَلَكُمْ فِÙ? Ù’ اْلقُرْآÙ? ِ اْلعَظِÙ? ْمِ ÙˆÙŽÙ? َفَعَÙ? ِÙ? ÙˆÙŽØ¥Ù? َّاكُمْ ِبمَا ِفÙ? ْهِ مِÙ? ÙŽ اْلآÙ? اَتِ وَالذكْر ِالْحَكِÙ? ْمِ وَتَقَبَّلَ مِÙ? ِّÙ? وَمِÙ? ْكُمْ تِلاَوَتَهُ Ø¥Ù? َّهُ هُوَ السَّمِÙ? ْعُ اْلعَلِÙ? ْمُ

?

Khutbah II

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ اِحْسَاÙ? ِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِÙ? ْقِهِ وَاِمْتِÙ? َاÙ? ِهِ. وَاَشْهَدُ اَÙ? Ù’ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِÙ? ْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَÙ? ÙŽÙ‘ سَÙ? ِّدَÙ? َا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَاÙ? ِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَÙ? ِّدِÙ? َا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِÙ? ْمًا كِثÙ? ْرًا اَمَّا بَعْدُ

فَÙ? اَ اَÙ? ُّهَا الÙ? َّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِÙ? ْمَا اَمَرَ وَاÙ? ْتَهُوْا عَمَّا Ù? ÙŽÙ‡ÙŽÙ‰ وَاعْلَمُوْا اَÙ? ÙŽÙ‘ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِÙ? ْهِ بِÙ? َفْسِهِ وَثَـÙ? ÙŽÙ‰ بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى اِÙ? ÙŽÙ‘ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ Ù? ُصَلُّوْÙ? ÙŽ عَلىَ الÙ? َّبِى Ù? Ø¢ اَÙ? ُّهَا الَّذِÙ? Ù’Ù? ÙŽ آمَÙ? ُوْا صَلُّوْا عَلَÙ? ْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِÙ? ْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَÙ? ِّدِÙ? َا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَÙ? ْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَÙ? ِّدِÙ? اَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَÙ? ْبِÙ? آئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَارْضَ اللّهُمَّ عَÙ? ِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِÙ? Ù’Ù? ÙŽ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَاÙ? وَعَلِى وَعَÙ? Ù’ بَقِÙ? َّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَتَابِعِÙ? التَّابِعِÙ? Ù’Ù? ÙŽ لَهُمْ بِاِحْسَاÙ? ٍ اِلَىÙ? َوْمِ الدِّÙ? Ù’Ù? ِ وَارْضَ عَÙ? َّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ Ù? َا اَرْحَمَ الرَّاحِمِÙ? Ù’Ù? ÙŽ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِÙ? ِÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَاْلمُؤْمِÙ? َاتِ وَاْلمُسْلِمِÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْÙ? آءُ مِÙ? ْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَاÙ? ْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِÙ? َّةَ وَاÙ? ْصُرْ Ù…ÙŽÙ? Ù’ Ù? َصَرَ الدِّÙ? Ù’Ù? ÙŽ وَاخْذُلْ Ù…ÙŽÙ? Ù’ خَذَلَ اْلمُسْلِمِÙ? Ù’Ù? ÙŽ ÙˆÙŽ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّÙ? Ù’Ù? ِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى Ù? َوْمَ الدِّÙ? Ù’Ù? ِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَÙ? َّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَÙ? ÙŽ وَسُوْءَ اْلفِتْÙ? َةِ وَاْلمِحَÙ? ÙŽ مَا ظَهَرَ مِÙ? ْهَا وَمَا بَطَÙ? ÙŽ عَÙ? Ù’ بَلَدِÙ? َا اِÙ? ْدُوÙ? ِÙ? ْسِÙ? َّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَاÙ? ِ اْلمُسْلِمِÙ? Ù’Ù? ÙŽ عآمَّةً Ù? َا رَبَّ اْلعَالَمِÙ? Ù’Ù? ÙŽ. رَبَّÙ? َا آتِÙ? اَ فِى الدُّÙ? Ù’Ù? َا حَسَÙ? َةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَÙ? َةً وَقِÙ? َا عَذَابَ الÙ? َّارِ. رَبَّÙ? َا ظَلَمْÙ? َا اَÙ? ْفُسَÙ? َاوَاِÙ? Ù’ لَمْ تَغْفِرْ Ù„ÙŽÙ? َا وَتَرْحَمْÙ? َا Ù„ÙŽÙ? َكُوْÙ? ÙŽÙ? ÙŽÙ‘ مِÙ? ÙŽ اْلخَاسِرِÙ? Ù’Ù? ÙŽ. عِبَادَاللهِ ! اِÙ? ÙŽÙ‘ اللهَ Ù? َأْمُرُÙ? َا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَاÙ? ِ وَإِÙ? ْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ ÙˆÙŽÙ? ÙŽÙ? ْهَى عَÙ? ِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُÙ? ْكَرِ وَاْلبَغْÙ? Ù? َعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْÙ? ÙŽ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِÙ? ْمَ Ù? َذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ Ù? ِعَمِهِ Ù? َزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرْ

?

Redaktur: Ulil Hadrawy. ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 27 Oktober 2017

LTMNU Dampingi Pemberdayaan Masjid di Brebes

Brebes, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Lembaga Takmir Masjid (LTM) PBNU menggelar Training of Trainer (ToT) Muharrik Masjid di Kabupaten Brebes. Pelatihan ini digelar sebagai upaya merevitalisasi masjid dalam membangun masa depan umat.

LTMNU Dampingi Pemberdayaan Masjid di Brebes (Sumber Gambar : Nu Online)
LTMNU Dampingi Pemberdayaan Masjid di Brebes (Sumber Gambar : Nu Online)

LTMNU Dampingi Pemberdayaan Masjid di Brebes

“Dari 800 ribu Masjid se-Indonesia,? 80 persennya dibangun oleh warga NU. Jadi LTMNU berkewajiban untuk? merevitalisasi masjid-masjid NU demi kemaslahatan umat,” ujar? Ketua LTM PBNU KH Abdul Manan A Ghani di sela kegiatan, Ahad (22/3), di SMK Maarif NU 01 Wanasari, Jalan Raya Sawojajar, Wanasari, Brebes.

Menurut Manan, kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut program Rapimnas LTMNU se-Indonesia, dan bentuk revitalisasi masjid sebagai pusat gerakan kepedulian sosial, ibadah, tarbiyah, dan pusat pemberdayaan ekonomi umat. “Kami sudah menggelar di 25 provinsi dan 100 kabupaten se-Indonesia,” terangnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Diharapkan, para muharrik, yaitu orang yang kerjanya mengatur dan menggerakan para takmir masjid, dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya segala sumber daya dan dana yang dimiliki masjid.

LTM PBNU, lanjutnya, bertekad untuk memakmurkan masjid dan jamaahnya. “Muharrik bukan pengurus masjid, melainkan seorang yang ditunjuk atau diangkat PP LTMNU untuk menjalankan tugas dengan cara mendampingi para takmir masjid dalam rangka implementasi memakmurkan masjid ini sukses dan benar-benar manfaat untuk semuanya,” pungkasnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ketua Panitia Ahmad Sururi menjelaskan, ToT diikuti 120 peserta dari unsur pengurus MWCNU, para pengurus masjid dan? pengurus Ranting NU se-Kabupaten Brebes.

Ketua PC NU Brebes KH Athoillah Syatori MSi saat membuka ToT berharap para pengurus NU harus menjaga masjid dengan sepenuh hati. Dalam artian tidak hanya menjaga dari penyerobotan paham-paham Islam transnasional yang akan merongrong masjid milik warga NU tetapi juga menjaga masuknya paham yang bisa merusak aqidah ala Ahlussunah Wal Jamaah.? “Lebih dari 4000 masjid di Brebes yang harus dijaga dan dimakmurkannya,” tandas Atho. (Wasdiun/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pertandingan, News, Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 18 Oktober 2017

Rais NU Karanganyar: Kader Harus Halau Fitnah Masif atas PBNU

Karanganyar, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Rais Syuriyah PCNU Karanganyar KH Ahmad Hudaya meminta alumni Kader Penggerak Nahdlatul Ulama untuk terus membentengi paham Ahlussunah wal Jama’ah an-Nahdiyah yang sekarang sedang diserang secara masif oleh golongan yang tidak suka dengan NU melalui dunia maya. Selain itu Kader Penggerak NU harus memahami dan mengamalkan khittah NU 1926.

“Masifnya fitnahan kepada Pengurus Besar NU, dalam hal ini Kiai Said Aqil Siroj terus mendapat fitnahan yang luar biasa baik dari media sosial maupun pemberitaan media online. Untuk itu sebagai kader harus cepat mengklarifikasinya, agar fitnahan tersebut tidak menjadi sebuah ‘kebenaran’,” katanya? saat bertausiyah pada temu kader alumni Penggerak NU di gedung PCNU Karanganyar, Ahad (30/1).

Rais NU Karanganyar: Kader Harus Halau Fitnah Masif atas PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais NU Karanganyar: Kader Harus Halau Fitnah Masif atas PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais NU Karanganyar: Kader Harus Halau Fitnah Masif atas PBNU

"Karena berita-berita yang tidak benar atau hoax jika terus menerus disebarkan, maka akan dianggap menjadi sebuah kebenaran, dan ini sangat berbahaya" imbuhnya

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selain itu juga, Kiai Hudaya mengingatkan kepada kader NU untuk benar-benar memahami dan mengamalkan khittah NU 1926 dengan cara membaca sejarah pertumbuhan dan perkembangan NU dari masa-kemasa, karena garapan NU luas seperti sosial keagamaan, pendidikan dan lain sebagainya.

"Sebagai Kader Penggerak tidak boleh kehabisan energi dalam berkhidmat di tubuh NU, berjuang dan berkhidmat adalah proses, dan hasil dari perjuangan tersebut bukan wilayah kita, tapi wilayah Allah SWT," pesannya. (Ahmad Rosyidi/Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan, Tegal, Hikmah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock