Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Februari 2018

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

Way Kanan,Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kiai muda pengamal shalawat jibriliyah GP Ansor Way Kanan, Lampung, Muhammad Syahri Attamim AH mengatakan, warga Nahdlatul Ulama (NU) harus terbuka dengan gerakan ekonomi untuk menopang keberlangsungan dakwah.

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah (Sumber Gambar : Nu Online)

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

"Banyak orang mengaku NU ketika dia melakukan amaliyah, seperti yasinan, tahlilan, sholat jenazah. Tapi bagaimana membuat generasi muda berminat menjadi warga NU tidak mungkin dengan cara kaku. Harus ada cara lain, salah satunya gerakan wirausaha, tokoh dan warga NU perlu melakukannya seperti dilakukan Ansor Way Kanan hari ini," ujar dia

di Blambangan Umpu, Selasa (1/3).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ansor Way Kanan melakukan sejumlah gerakan ekonomi, seperti penjualan madu, kopi jamu, jasa cuci kendaraan ditangani Kepala Satkoryon Banser Pakuan Ratu EKo Sugiyanto, serta pelayanan jasa bekam bekerja sama dengan Klinik Bulan Medical Center (BMC) yang dimiliki dr Yusuf J Mustofa.

"Gerakan semacam itu merupakan salah satu jalan untuk menyampaikan apa itu NU. Kita beribadah, merawat dan mewariskan amaliyah NU, tapi bagaimana menjangkau masyarakat juga harus dilakukan," paparnya.

Ia menambahkan, gerakan dan pendidikan ekonomi harus diberikan kepada masyarakat dan warga NU yang kurang mampu untuk dididik dalam mencari rejeki, supaya iman dan taqwanya bertambah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Karena masih sangat jarang dilakukan di Way Kanan, maka dorongan dilakukan Ansor sangat penting," demikian Muhammad Syahri Attamim. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)

Gerakan Ekonomi Topang Keberlangsungan Dakwah

Way Kanan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kiai muda pengamal shalawat jibriliyah GP Ansor Way Kanan, Lampung, Muhammad Syahri Attamim AH mengatakan, warga Nahdlatul Ulama (NU) harus terbuka dengan gerakan ekonomi untuk menopang keberlangsungan dakwah.

"Banyak orang mengaku NU ketika dia melakukan amaliyah, seperti yasinan, tahlilan, sholat jenazah. Tapi bagaimana membuat generasi muda berminat menjadi warga NU tidak mungkin dengan cara kaku. Harus ada cara lain, salah satunya gerakan wirausaha, tokoh dan warga NU perlu melakukannya seperti dilakukan Ansor Way Kanan hari ini," ujar dia

di Blambangan Umpu, Selasa (1/3).

Ansor Way Kanan melakukan sejumlah gerakan ekonomi, seperti penjualan madu, kopi jamu, jasa cuci kendaraan ditangani Kepala Satkoryon Banser Pakuan Ratu EKo Sugiyanto, serta pelayanan jasa bekam bekerja sama dengan Klinik Bulan Medical Center (BMC) yang dimiliki dr Yusuf J Mustofa.

"Gerakan semacam itu merupakan salah satu jalan untuk menyampaikan apa itu NU. Kita beribadah, merawat dan mewariskan amaliyah NU, tapi bagaimana menjangkau masyarakat juga harus dilakukan," paparnya.

Ia menambahkan, gerakan dan pendidikan ekonomi harus diberikan kepada masyarakat dan warga NU yang kurang mampu untuk dididik dalam mencari rejeki, supaya iman dan taqwanya bertambah.

"Karena masih sangat jarang dilakukan di Way Kanan, maka dorongan dilakukan Ansor sangat penting," demikian Muhammad Syahri Attamim. (Disisi Saidi Fatah/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Khutbah, Lomba, Internasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 24 Januari 2018

Pengusaha Dubai Bangun Masjid Madrasah NU

Kudus, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pengusaha asal Dubai, Dr Taisyeer Ismail Ramadlan kembali mengunjungi Madrasah nahdlatul Ulama Ibtidaul Falah Samirejo Dawe Kudus, Sabtu (19/10) kemarin. Pada kunjungan yang kedua kalinya ini, Dr Taisyeer meletekkan batu pertama sebagai tanda mengawali pembangunan masjid di komplek madrasah tersebut.

Pengusaha Dubai Bangun Masjid Madrasah NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengusaha Dubai Bangun Masjid Madrasah NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengusaha Dubai Bangun Masjid Madrasah NU

Menurut Rouyani Farchan yang menjadi penterjemah bahasa Dr Taeseer mengatakan, pembangunan masjid ini merupakan bantuan dari pengusaha Dubai ini sebagai bentuk misi sosial dan pengembangan agama Islam di Indonesia.

“Motivasi mereka membangun masjid ini,hanya karena keyakinan dan  tanggungjawabnya  bahwa masjid adalah rumahnya diakhirat kelak,” terangnya kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rouyani menjelaskan pengusaha ini tidak hanya membangun masjid di kota kudus melainkan juga pada beberapa  daerah luar jawa seperti kota Palu, Maluku dan lombok.

“Di kudus membangun masjid di dua tempat yakni desa Temulus Mejobo dan desa Samirejo Dawe di Komplek Madrasah Ibtidaul Falah ini,” tuturnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dr Taeseer menambahkan bantuan masjid ini berasal dari Syech Cholaf Syughoiri Abu Said Al Chumaidi asal negara Uni Emirat Arab (UEA). “Semua biaya pembangunan masjid  mulai awal sampai akhir ditanggung oleh Syech Cholaf,” katanya singkat tanpa menyebut jumlah nominalnya.

Pihak madrasah menyambut dengan senang hati bantuan pembangunan masjid ini. Sesepuh madrasah KH Ahmad Thoha mengatakan masjid yang dibangun pengusaha Dubai di kompleks madrasah ini berukuran 14x13 m2 yang lokasinya terletak di sebelah pintu gerbang masuk madrasah.  

“Masjid ini nantinya tidak hanya dipergunakan untuk lingkungan madrasah saja melainkan bisa dimanfaatkan kegiatan keagamaan masyarakat Desa Samirejo,” ujarnya yang didampingi Wakil Kepala Kurikulum MANU Ibtidaul Falah Aep Saepulloh.

Usai peletakan batu pertama, Dr Taeseer didaulat menjadi pembicara seminar bertema Implementasi ilmu Al-Qur’an pada era globalisasi di aula madrasah setempat. Sebelumnya, kedatangan Dr Taeseer disambut shalawatan dengan iringan rebana kemudian dirangkai acara khotmil Qur’an. (Qomarul Adib/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Lomba Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 15 Januari 2018

Ahmad Tohari Pidato Kebudayaan di PBNU

Di dunia kesusastraan Indonesia, nama Ahmad tohari Tidak asing lagi. Nama Tohari membumbung tinggi berkat karyanya berjudul Ronggeng Dukuh Paruk. Mengetengahkan tema kemanusiaan di tengah dan setelah prahara politik 1965-1965, Ronggeng Dukuh Paruk dinilai orisinil, berani, dan tepat.

Lebih dari itu, Ahmad Tohari mendapat pujian sebagai orang yang membuka pintu kebudayaan, karena dia telah membuka ruang gelap, menyentuh tema sensitif, menyuarakan yang diam, dan memecahkan kebekuan.

Ahmad Tohari Pidato Kebudayaan di PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Ahmad Tohari Pidato Kebudayaan di PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Ahmad Tohari Pidato Kebudayaan di PBNU

Selain mengetengahkan kemanusiaan dari perspektif politik, Ahmad Tohari juga mengangkat kemanusiaan dalam prosa-prosa dari segi ekonomi. Ia mengisahkan dengan detil kemiskinan di kampung-kampung yang mengkuruskeringkan tubuh anak manusia, merusak alam, mematikan tradisinya, menjegal cita-citanya. Sebaliknya, Tohari juga menunjukkan kebengisan lintah darat, ketengikan penguasa, hingga ketulian para punggawa agama.

Tak berhenti dengan menulis, dalam persoalan ekonomi, Ahmad Tohari mewujudkan pembelaannya pada kaum papa dengan menegakkan lembaga-lembaga keuangan, dengan harapan mampu memutus mata rantai ketidakadilan hubungan antara lintah darat dengan kaum lemah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sampai di sini, Ahmad Tohari dapat disejajarkan dengan raja cerita pendek bernama Anton Chekov yang tidak cuma menulis di atas meja, tapi turun tangan meringankan rakyat yang sengsara. Chekov mengumpulkan dana bagi pembangunan sanatarium guru dan pelajar. Sebagai dokter, Chekov juga bekerja secara sukarela mengobati rakyat menderita karena penyakit. Dengan kemampuan dan kondisi yang berbeda Ahmad Tohari telah melakukan hal yang sama dengan Anton Chekov.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam banyak kesempatan, Tohari memang sering mengemukakan bahwa karya-karya sastra didedikasikan untuk mengangkat manusia-manusia yang disepelekan, untuk menegakkan nilai-nilai yang dihancurkan, untuk mengabarkan peristiwa-peristiwa yang telah dimanipulasi.

Dengan tegas Ahmad Tohari yang pada bulan Juni nanti berumur 65 tahun itu menyatakan,”Saya memang membela dengan sastra.”

Dengan latar seperti itulah, Nahdlatul Ulama mengundang Ahmad Tohari untuk menyampaikan gagasannya tentang sastra dalam acara pidato kebudayaan bertempat di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Jumat (28 Maret 2014) pukul 19.00-22.00. Pidato kebudayaan yang diselenggarakan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham ini merupakan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya D. Zawawi Imron (Maret 2012) dan M. Jadul Maula (Maret 2013).

Secara khusus, tema “Membela dengan Sastra” diharapkan membuat sastra Indonesia lebih berwibawa dan bermakna. Secara umum, NU sebagai penyelenggara, dapat terisi. Dan Indonesia, sebagai bumi yang dipijak, makin kokoh. (TIM Redaksi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Lomba, Pondok Pesantren, Pesantren Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 10 Januari 2018

PCINU Sudan Sambut Kehadiran Mahasiswa Baru

Khartoum, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan menyambut kehadiran mahasiswa baru dari Indonesia yang telah lulus seleksi beasiswa dari Kementerian Pendidikan tinggi Sudan, Senin (5/11) di kantor PCINU Khartoum.

Mahasiswa baru dijadwalkan datang pada hari Senin pukul 13:10 WS. PCNU Khartoum Sudan secara langsung mengadakan acara ta’aruf sebagai penyambutan calon ulama NU masa depan, yang dikoordinatori oleh ketua panitia penyambutan, Miftahul Anwar.



PCINU Sudan Sambut Kehadiran Mahasiswa Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
PCINU Sudan Sambut Kehadiran Mahasiswa Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

PCINU Sudan Sambut Kehadiran Mahasiswa Baru

Sudan yang merupakan Negara yang dikenal sangat panas, namun tidak membuat para mahasiswa baru patah semangat untuk menimba ilmu. Bagitulah salah satu komentar mahasiswa baru ketika dimintai komentarnya saat keluar dari Bandara Internasional Khartoum Sudan.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Acara penyambutan yang begitu meriah, diiringi dengan cuaca Sudan yang sangat mendukung, dingin disertai angin sepoi-sepoi, disambut musik seni hadrah JSQ PCINU Sudan dengan lantunan sholawat Thola’al Badru ‘alaina, yang dihadiri oleh Pensosbud KBRI Sudan, seluruh warga NU Sudan dan Muslimat NU Sudan.?

Pensosbud KBRI Sudan H. Muhammad Safri dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru di negeri Sudan, semoga kalian semua betah dan dapat menuntut ilmu di Sudan dengan baik, dapat bermanfaat untuk Bangsa Indonesia ketika pulang ke Indonesia nanti.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumlah mahasiswa baru PCINU Sudan pada tahun ini sangat banyak, sehingga jumlah total mahasiswa Sudan saat ini mencapai kurang lebih 300 an orang. “Insya Allah Sudan semakin lama, akan banyak diminati oleh Warga Indonesia untuk mencari ilmu,” ujar Safri yang disambut dengan tepuk tangan para hadirin.?

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Rais Syuriyah PCINU Sudan H Mirwan Ahkmad Taufiq. Ia berpesan kepada mahasiswa baru untuk meneguhkan niat yang tekad dalam menggali ilmu di Sudan. Dikatakannya, selama perjalanan di Sudan akan banyak tantangan, udara yang panas sekali, dingin sekali, jauh dari keluarga atau kekasih.?

Menurutnya, PCINU Sudan adalah cabang istimewa perwakilan organisasi NU, didirikan sebagai wadah organisasi warga NU yang berdomisili di Sudan. “Supaya ketika kita pulang, kita dapat menyampaikan ilmu yang sesuai dengan ulama-ulama terdahulu kita, sesuai dengan ajaran ahlussunnah wal jama’ah, yang tidak mudah untuk mengkafirkan amaliah orang lain,” tambahnya.?

Acara ditutup dengan saling ta’aruf mahasiswa baru, doa ? dan ramah tamah. Selanjutnya nantiakan diadakan ? seminar ke-NU-an, sebagai pengenalan organisasi NU di Sudan. ?

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor : Zainul Alim ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Lomba, Khutbah, Pesantren Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 26 Desember 2017

Mendes Sebut Transmigrasi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Luar Jawa

Bulungan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham?

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Sandjojo menyambut kedatangan 175 KK (Kepala keluarga) transmigran di Desa Sepunggur Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Selasa (25/10). Dalam kesempatan tersebut, ia membongkar kepiawaian transmigran dalam mengolah hutan menjadi desa produktif dan maju.

Mendes Sebut Transmigrasi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Luar Jawa (Sumber Gambar : Nu Online)
Mendes Sebut Transmigrasi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Luar Jawa (Sumber Gambar : Nu Online)

Mendes Sebut Transmigrasi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Luar Jawa

"Program transmigrasi sudah lama dilakukan dan telah membuktikan berhasil menjadi motor penggerak perekonomian di luar Jawa. Sudah ada 1100 lebih desa mandiri yang asalnya dari daerah transmigrasi. Ada 114 ibu kota kabupaten juga asalnya dari kawasan transmigrasi. Bahkan ada 2 ibu kota provinsi termasuk Kaltara (Kalimantan Utara) yang dulunya hutan sekarang maju karena adanya transmigrasi," ungkapnya melalui siaran pers.

Mendes Eko meyakini, sebanyak 175 KK transmigran yang telah ditempatkan di Kaltara tersebut akan mampu menyulap kawasan tersebut menjadi desa maju. Terlebih, kawasan tersebut berada di tanah yang subur dan tidak kekurangan air.

"Transmigrasi kalau dulu bisa menciptakan lebih dari 1000 desa mandiri, saya harapkan transmigran di Kaltara juga punya keyakinan bahwa daerah ini bisa menjadi kota maju dan mandiri. Karena saat ini, ada sebanyak 17 kementerian yang juga akan mengeroyok transmigrasi," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut,Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie mengatakan, transmigrasi di Kaltara sudah ada sejak Tahun 1950-an. Ia mengakui, Keuletan dan ketekunan transmigran telah teruji keberhasilannya. Manfaatnya pun tidak hanya berefek pada pengembangan wilayah namun juga aktivitas ekonomi masyarkat setempat.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Penduduk Kalimantan Utara jumlahnya 700 ribu, sangat sulit mengakselerasikan pembangunan dengan wilayahnya yang sangat luas. Transmigrasi di Kaltara mampu meningkatkan pemerataan daerah. Isu transmigrasi memang rentan isu politisasi, maka harus ada sosialisasi untuk masyarakat yang belum memahami transmigrasi," ujarnya.

Adapun jumlah transmigran yang ditempatkan di Satuan pemukiman Desa Sepunggur adalah sebanyak 175 KK (Kepala Keluarga). Di antaranya 100 KK transmigran asal Jawa Tengah, 50 KK dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan 25 KK merupakan transmigran dari daerah setempat.

Mayoritas transmigran berpendidikan SD dan SMP, dengan pekerjaan awal sebagai petani. Meski demikian, beberapa di antaranya juga ada yang mengenyam pendidikan tinggi seperti D3 dan S1, bahkan 1 di antaranya ada yang bekerja sebagai TNI. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Lomba Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 23 Desember 2017

Korupsi E-KTP, Nasionalisme, dan Amanah Rakyat

Oleh Muhammad Aras Prabowo

Korupsi adalah masalah yang terus menggerogoti sebuah Negara. Penyakit ini menjadi perhatian serius semua negara di dunia. Indonesia adalah salah satu Negara yang tidak luput dari virus korupsi, baik dalam bentuk penyalahgunaan wewenang sampai korupsi dalam bentuk penggelapan dana (uang).

Lembaga Transparency International (TI) merilis data indeks persepsi korupsi (corruption perception index/CPI) untuk tahun 2015. ? Sebanyak 168 negara menjadi sampel dalam penelitian tersebut dengan ketentuan semakin besar skor yang didapat, maka semakin bersih negara tersebut dari korupsi. Skor maksimal adalah 100.

Korupsi E-KTP, Nasionalisme, dan Amanah Rakyat (Sumber Gambar : Nu Online)
Korupsi E-KTP, Nasionalisme, dan Amanah Rakyat (Sumber Gambar : Nu Online)

Korupsi E-KTP, Nasionalisme, dan Amanah Rakyat

Negara di peringkat teratas adalah Denmark, Finlandia, Swedia, Selandia Baru, Belanda, dan Norwegia. Adapun Indonesia menempati peringkat ke-88 dengan skor CPI 36. Skor tersebut meningkat dua poin dari tahun 2014 yang berada di peringkat ke 107.?

Tingginya angka korupsi di Indonesia, menjadi tanggung jawab besar bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK merupakan representasi pemerintah dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, dituntut menjadi lembaga yang mampu membersihkan dan meniadakan korupsi di tubuh bangsa ini. Independensi, integritas, kompetensi dan keberanian adalah modal dasar bagi komisioner KPK dalam mengungkap skandal korupsi di Indonesia.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kasus korupsi di Indonesia melibatkan beberapa lembaga, mulai pemerintah tingkat pusat, pemerintah daerah sampai dengan korupsi di tingkatan desa. Kasusnya bervariasi, ada yang dikakukan secara perseorangan dan berjamaah.

Kasus korupsi yang masih hangat dibicarakan adalah skandal mega proyek E-KTP. Sekitar 2,3 triliun kerugian yang dialami Negara atas kasus tersebut. Dana diduga mengalir ke sejumlah pejabat pada saat itu, termasuk beberapa anggota DPR RI.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Berikut beberapa nama berdasarkan dakwaan yang disusun jaksa KPK: Gamawan Fauzi (saat itu Menteri Dalam Negeri), Diah Anggraini (saat itu Sekretaris Jenderal Kemendagri), Drajat Wisnu Setyawan (Ketua Panitia Pengadaan e-KTP), Husni Fahmi, Anas Urbaningrum, Melcias Marchus Mekeng (saat itu Ketua Banggar DPR) Olly Dondokambey, Tamsil Linrung (anggota DPR RI), Mirwan Amir, Arif Wibowo, Ganjar Pranowo (anggota DPR RI), Agun Gunandjar Sudarsa (anggota Komisi II dan Badan Anggaran DPR RI),Rindoko, Nu’man Abdul Hakim, Abdul Malik Haramain, Djamal Aziz, Jazuli Juwaini (Kapoksi pada Komisi II DPR RI), Ade Komarudin, dan banyak lagi yang lainnya.

Daftar di atas, menunjukkan sejumlah nama dari wakil rakyat yang diusung oleh masyarakat Indonesia. Kabarnya sebanyak 37 anggota Komisi II ikut menikmati aliran dana E-KTP tersebut. Kasus mega proyek E-KTP merupakan kasus korupsi terbesar sepanjang sejarak korupsi di Indonesia.?

Keterlibatan wakil rakyat dalam kasus E-KTP kembali mencoreng nama baik lembaga legistatif. Lembaga yang memiliki tanggung jawab membuat dan menjalankan regulasi pemerintah, justru mereka yang melanggar aturantersebut.

Berdasarkan survei Global Corruption Barometer (GBC) mengenai lembaga terkorup di Indonesia, DPR menempati status sebagai lembaga terkorup di Indonesia, disusul dengan polisi dan birokrasi. (sumber : www.ti.or.id).

Kasus dan survei tersebut akan menjadi dasar penilaian kinerja bagi masyarakat terhadap legislator. Hal ini tentunya menjadi bahan renungan bagi masyarakat selaku pengusung, untuk tidak mengamanahkan tanggung jawab rakyat kepada legislatoryang tidak memiliki integritas.

Wakil rakyat yang memiliki komitmen kebangsaan yang tinggi dapat mewujudkan cita-cita kesejahteraan bangsa. Janji tidak cukup untuk mendapatkan amanah dari rakyat, sikap berdaulat kepada Negara sangat penting agar tidak tergiring pada kepentingan pribadi dankelompok.

Fenomena kepentingan pribadi dan kelompok, salah satu aspek yang mendorong anggota DPR untuk melakukan korupsi. Tuntutan konstribusi terhadapkelompok pengusung, menjadi salah satu faktor yang sering menjerat para Legislator duntuk melakukan tindak pidana korupsi.

Tapi, apapun cobaannya, sebagai pemegang amanah tentunya harus berpegang teguh atas tanggung jawab yang mereka terima dari rakyat. Apa pun konsekuensinya, amanah rakyat harus diperjuangkan. Kepentingan kelompokdan pribadi harus ditempatkan di bawah kepentingan rakyat.

Keterlibatan beberapa anggota DPR dalam kasus korupsi E-KTP juga menimbulkan pertanyaan mengenai sikap nasionalisme para Wakil Rakyat. Lebih jauh, kasus korupsi bukan hanya tentang sikap amanah DPR kepada rakyat, tapi bagi penulis hal tersebut adalah sikap yang melanggar nilai-nilai nasionalisme.

Dana negara yang dieksploitasi demi kepentingan pribadi dan kelompok sampai menimbulkan kerugian bagi Negara merupakan sikap yang bertentangan dengan jiwa nasionalisme. Sesungguhnya para pejabat pemerintah, termasuk anggota Legislator harus memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Sebab ditangan merekalah kemajuan bangsa diharapkan.

Alangkah celakannya bangsa ini, ketika para penyelenggara negaranya tidak memiliki sikap nasionalisme dan amanah kepada rakyat. Ketika betul seperti itu, korupsi bukan satu-satunya hal yang harus dipikirkan oleh bangsa ini. Tidak adanya jiwa nasionalisme dan sikap amanah dalam diri para Wakil Rakyat, bisa saja negara ini menjadi komoditas untuk diperjual-belikan kepada negara lain.









Penulis adalah kader PMII Makassar

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Lomba, Habib Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 18 Desember 2017

IPNU-IPPNU Bergerak di IAIN Sultan Hasanuddin

Serang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Kepengurusan baru IPNU-IPPNU IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar rapat kerja di majelis Al-Hidayah KpSumur Putat, Cipocok Jaya, Serang, Sabtu-Ahad (12-13/9). Selama dua hari, mereka membuat rencana kerja dua tahun mendatang dan melakukan pembagian tugas sesuai bidangnya.

IPNU-IPPNU Bergerak di IAIN Sultan Hasanuddin (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Bergerak di IAIN Sultan Hasanuddin (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Bergerak di IAIN Sultan Hasanuddin

Ketua terpilih IPNU IAIN Sultan Hasanudin Sulaiman Rasyid meminta dukungan dari pengurus dengan soliditas di kalangan mereka.

“Ini suatu ujian yang harus dijalani melalui rempugnya pengurus yang dilantik agar bersama-sama menjalankan, menggerakan, dan menyukseskan bersama-sama agar tercapainya harapan.”

Ia mencoba dan mengajak seluruh pengurus agar lebih baik lagi dari kepengurusan sebelumnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sementara Sarbini, mantan Ketua IPNU IAIN Sultan Hasanuddin menyampaikan keinginannya kepengurusan baru PKPT IPNU dan IPPNU untuk selalu menjalin komunikasi melalui koordinasi baik pimpinan cabang dan ormawa yang ada di kampus khususnya PMII.

“Juga harus meningkatkan kualitas selaku kader NU terlebih memantapkan pengetahuan Aswaja, ke-NUan, dan kebangsaaan, dan harus menjalin komunikasi dengan PKPT IPNU dan IPPNU Nusantara.” (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Lomba Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock