Tampilkan postingan dengan label Anti Hoax. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anti Hoax. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Provinsi DKI Jakarta menggelar pelantikan di Gedung Balai Kota, Jumat (29/4) lalu. Kepengurusan IPNU DKI Jakarta, Muhammad Muhadzab ketua terpilih masa khidmah 2016-2019 ini langsung dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat IPNU, Asep Irfan Mujahid. Sedangkan Ketua IPPNU DKI Jakarta masa khidmah 2015-2018, Nur Hamidah Wahid dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat IPPNU, Puti Hasni.?

Hadir dalam pelantikan tersebut, Ketua PWNU DKI Jakarta H Saefullah yang saat ini berdinas sebagai Sekda Pemprov DKI Jakarta, ia juga didampingi oleh KH. Syamsul Maarif (PWNU DKI Jakarta). Selain itu hadir pula Hasan Habibi (Pustekkom Kemendikbud RI), dan Ubaidillah Sadewa (KPI D DKI Jakarta).

IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU DKI Jakarta Resmi Dilantik, Ini Program Unggulannya

Dalam sambutannya, H Saefullah mengapresiasi pelantikan yang dilakukan Pimpinan Pusat IPNU dan IPPNU yang sebenarnya kepengurusan Pimpinan Pusat tersebut baru dikukuhkan bulan Maret kemaren. Ia berharap pelantikan terus dilakukan Pimpinan Pusat hingga ke tingkat kota-kota di DKI Jakarta ataupun di daerah-daerah.?

Selain itu, H Saefullah memberikan kabar gembira untuk pelajar Jakarta bahwa Pemprov DKI Jakarta memberikan program KJP Lanjutan di tahun 2016 ini. Program ini diperuntukkan bagi pelajar menengah yang ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri.

"Siapa saja warga Jakarta yang tamatan SMA atau Madrasah Aliyah yang ingin meneruskan ke pertuguran tinggi negeri, maka biaya pendidikannya dan biaya hidupnya ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta,” ungkapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam kesempatan pelantikan ini, Ketua PW IPNU DKI Jakarta mengungkapkan bahwa pelajar NU Jakarta dalam waktu dekat akan merealisasikan program publikasi pelajar Jakarta berbasis web. Program ini akan diwujudkan dengan cara para pengurus menyambangi berbagai sekolah.

“Ini program jangka panjang yang bertujuan selain sebagai publikasi, juga sebagai wadah agar pelajar NU di Jakarta maupun pelajar pada umumnya untuk belajar menulis. Hal ini sangat terkait dengan penyebaran paham Aswaja di kalangan pelajar melalui media,” ujar Muhadzab.

Nantinya, lanjut alumnus STAINU Jakarta ini, para pelajar di berbagai sekolah akan diarahkan pada satu domain khusus yakni pelajarjakarta.com. “Masing-masing akan menginduk hosting dan domain di situ,” jelasnya. (Frachman/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Sholawat, Nusantara Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 15 Februari 2018

Gebyar Prestasi Al-Quran Wujudkan Manusia Qurani

Surabaya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Khadijah Surabaya memberikan apresiasi kepada siswa-siswi prestasi dalam ilmu Al-Quran. "Kemampuan siswa dalam membaca dan menghafal Al-Quran patut diberi apresiasi, maka dari itu kami mengadakan wisuda bagi para penghafal Al-Quran," kata H Agus Fahmi, Ketua Panitia, Sabtu (1/4). ?

Acara yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini, merupakan puncak dari berbagai rangkaian. Sebelum digelarnya ujian terbuka dan wisuda ini para siswa harus mengikuti ujian munaqosah tartil dan tahfid. "Ada tiga ujian yang harus diikuti siswa. Ujian ditingkat Yayasan dan ujian berikutnya di Pesantren Ilmu Al-Quran Malang," lanjut Agus.?

Gebyar Prestasi Al-Quran Wujudkan Manusia Qurani (Sumber Gambar : Nu Online)
Gebyar Prestasi Al-Quran Wujudkan Manusia Qurani (Sumber Gambar : Nu Online)

Gebyar Prestasi Al-Quran Wujudkan Manusia Qurani

Mendikbud RI Muhadjir Effendy, mengatakan sudah saatnya negeri ini membangun manusia qurani, agar setiap kehidupan yang dilakukan perpedoman pada Al-Quran.?

"Kami berharap dari gebyar prestasi Al-Quran ini, Yayasan Khadijah bisa memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat Qurani sehingga revolusi mental bisa terwujud," kata pria asal Malang, Jawa Timur ini.?

Selaras dengan keinginan Mendikbud itu, Ketua Umum Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial NU Khadijah, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, membangun karakter bangsa dengan mewujudkan masyarakat qurani maka dengan sendirnya revolusi mental terwujud.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Kenapa seperti itu? Karena Al-Quran mengajarkan Islam itu penuh damai, kasih sayang bukan yang menakutkan. Al-Quran menyebutkan bahwa Allah menciptakan manusia beragam suku, adat dan bahasa," tegas Khofifah.?

Perempuan yang menjabat sebagai Menteri Sosial saat ini, menceritakan sekitar tahun 2006 dirinya meminta kepada yayasan agar ada forum yang bisa melihat, mengukur dan mengetahui standart kompetisi anak dalam memahami dan menghafal Al-Quran.?

Selain itu pihak yayasan membuat kesepakatan kepada wali murid, jika ada murid yang sudah lulus SD dan belum hatam bacaaan Al-Quran, maka si murid dan wali muridnya harus rela tidak menerima ijazah. "Hal itu sudah ada dalam perjanjian antara yayasan dan wali murid," pungkas Khofifah. (Rof Maulana/Zunus)?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 02 Februari 2018

Mendidik Santri di Era Modern, Seperti Apa?

Jepara, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Santri dulu dan sekarang jelas berbeda. Karena zamannya sudah berbeda maka kiai selaku pengasuh di pesantren harus memiliki cara jitu untuk mendidik santri di zaman modern seperti saat ini. 

Dalam hal ini, Hisyam Zamroni mengapresiasi apa yang dilakukan oleh H Taufiqul Hakim selaku pengasuh pesantren Darul Falah Bangsri Jepara, Jawa Tengah.

Mendidik Santri di Era Modern, Seperti Apa? (Sumber Gambar : Nu Online)
Mendidik Santri di Era Modern, Seperti Apa? (Sumber Gambar : Nu Online)

Mendidik Santri di Era Modern, Seperti Apa?

Apresiasi itu sampaikan usai menyimak 4 santri Darul Falah yang mempraktikkan kitab Bid’ah Hasanah dan Syiaful Ummah karya Kiai Taufiq.  M Najib Syamsuddin santri yang masih duduk di kelas 3 MI ditanyai oleh Kang Maman perihal sumber hukum Islam. “Agama atau syariat Islam mempunyai empat sumber hukum. Alquran, Sunnah, Ijma’ dan Qiyas,” jawab santri asal Bandung ini. 

Ketika dia diminta untuk menjelaskan dengan bahasa Jawa. “Sumbere syariat Islam-ono papat. Al-Quran lan – sunnahe Na- Bi Muhammad. Nomer telu – ijma lan papate qiyas – cekelono – kuat-kuat – kanti ikhlas,” lanjut Najib. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Santri lain yang turut mempraktikkan ada Najwa (Garut), Syiaful (Semarang) dan Ivan (Madura). Santri-santri yang mempraktikkan kitab karya Kiai Taufiq merupakan garapan Ikatan Daiyah Muda Bangsri (Ikdamuba) yang bernaung di pesantren Darul Falah Bangsri Jepara. 

Pembinaan santri-santri itu merupakan salah satu pembinaan bidang pendidikan yang dilakukan Ikdamuba. Dalam kegiatan Seminar Penanggulan Kenakalan Remaja yang digelar PC Lazisnu Jepara dan Ikdamuba berlangsung di Gedung NU Jepara, Kamis (21/4) ini, menurut Hisyam, Kiai Taufiq telah mereproduksi karya ulama masa silam. 

Karena objek santri saat ini berbeda sehingga kitab disertai dengan hadits atau ada dalilnya juga disertai dengan nadzam (syair). “Dengan secara tidak sadar siswa akan terbiasa jika sudah membacanya berkali-kali,” kata Wakil Ketua PCNU Jepara ini. 

Inilah yang kata Hisyam sebagai model taklim dan tikrar yang menjadikan santri akan mudah menghafalnya. Ia yang menjabat sebagai Kepala KUA Keling itu menambahkan buku bidah hasanah dan syifaul ummah yang dibagikan gratis untuk peserta seminar adalah buku saku. Buku itu, lanjutnya, bisa dengan mudah dibawa  dan dipelajari di mana saja. Ikut andilnya Kiai Taufiq dalam mengarang banyak kitab merupakan wahana untuk mengurangi dampak radikalisme dan kenakalan remaja. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Apalagi pihaknya sudah bekerja sama dengan LP Ma’arif NU Jepara untuk membagikan buku tentang bahaya radikalisme secara cuma-cuma. Lewat karya-karya seperti itu merupakan sebuah ciri khas dari kiai pesantren. Ia juga mendorong agar para orang tua mau memondokkan anaknya dan kiai juga harus produktif berkarya apalagi karya yang tematik sebagaimana yang dilakukan Kiai Taufiq. 

Orang tua yang mau memondokkan anaknya tegasnya bisa mengurangi dampak kenakalan remaja. Di samping itu kiai produktif menunjukkan identitasnya sebagai fail (produsen) bukan maful (konsumen). (Syaiful Mustaqim/Fathoni)   

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Syariah, Hadits, Anti Hoax Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 28 Januari 2018

Ratusan Siswa-siswi Baru SMAN 8 Jakarta Ngaji Kritis Keindonesiaan

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Sebelum memasuki rutinitas belajar, ratusan siswa dan siswi baru SMAN 8 angkatan 2017-2018 mendiskusikan masalah keindonesiaan di Jalan Taman Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (11/7) pagi. Mereka yang berasal dari berbagai jurusan menyampaikan imajinasi mereka terkait keindonesiaan dari pelbagai sudut pandang.

Sebagian siswa menyoroti masalah ujaran kebencian di media sosial. Ada juga pelajar yang mengamati perilaku para pemuka agama yang jauh dari semangat agama itu sendiri. Sementara sebagian lagi mempertanyakan perilaku orang-orang dewasa yang justru memberikan contoh buruk bagi kalangan remaja dan anak-anak.

Ratusan Siswa-siswi Baru SMAN 8 Jakarta Ngaji Kritis Keindonesiaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ratusan Siswa-siswi Baru SMAN 8 Jakarta Ngaji Kritis Keindonesiaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ratusan Siswa-siswi Baru SMAN 8 Jakarta Ngaji Kritis Keindonesiaan

Diskusi ini fasilitasi oleh sejumlah narasumber dari Lembaga Kajian Strategis Bangsa (LKSB) dan Angkatan 88.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kami dari LKSB mengajak kita semua untuk bersama-sama peduli terhadap kondisi lingkungan sosial kebangsaan kita. Salah satu caranya adalah dengan mengadakan dialog kebangsaan bagi remaja dengan memberikan dan menanamkan wawasan kebangsaan dan kenusantaraan,” kata Direktur Eksekutif LKSB Abdul Ghopur.

Menurut Ghopur yang kini Wakil Ketua Bidang Litbang Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum PBNU (LPBHNU), diskusi-diskusi keindonesiaan ini penting agar di masa mendatang bangsa ini masih memiliki harapan besar akan majunya peradaban bangsa Indonesia yang santun dan ramah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Diskusi keindonesiaan ini terselenggara atas inisiatif alumni SMA N 8 Angkatan 88. Alumni SMA N 8 Angkatan 88 mengamati terus gejala keindonesiaan belakangan ini. Mereka prihatin atas fenomena yang belakangan tercederai oleh sejumlah aksi intoleran, upaya-upaya melemahkan dasar-dasar negara, dan ancaman disintegrasi.

“Saya sebagai alumni SMA 8 Angkatan 88 merasa sangat concern dengan maraknya perilaku yang dapat menyebabkan disintegrasi bangsa sehingga saya merasa diperlukan usaha-usaha untuk merekatkan kembali integritas bangsa. Ini saya mulai dari siswa-siswi baru almamater kami, SMA 8,” kata Midi Haryani, dokter spesialis kulit dan penyakit kelamin, yang mewakili alumni SMAN 8 Angkatan 88. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Santri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 19 Januari 2018

Harlah Ke-30, Pengurus Pagar Nusa Wonogiri Dilantik

Wonogiri, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Momentum Hari Lahir (Harlah) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa ke-30 dan NU Ke-90, Pengurus Pagar Nusa Wonogiri masa khidmah 2016-2020 dilantik. Prosesi pelantikan diselenggarakan di Kantor Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Ahad (31/1).

Ketua PCNU Wonogiri H Mubarok mengatakan, ke depan Pagar Nusa di wilayah Wonogiri mesti lebih tertata, baik dari segi pendataan jumlah kader maupun penguatan antarperguruan yang bernaung di bawahnya.

Harlah Ke-30, Pengurus Pagar Nusa Wonogiri Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah Ke-30, Pengurus Pagar Nusa Wonogiri Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah Ke-30, Pengurus Pagar Nusa Wonogiri Dilantik

“Pagar Nusa Wonogiri ke depan harus lebih kuat sehingga paham radikal yang masuk ke Kabupaten Wonogiri bisa diminimalisasi,” tegas Mubarok.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sementara itu, Ketua baru Pagar Nusa Wonogiri Dian Fery Perdana menuturkan, pihaknya berharap dapat segera mengumpulkan kembali anggota Pagar Nusa.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Sebelumnya anggota Pagar Nusa di daerah Wonogiri sudah banyak, namun kurang terwadahi sehingga terkesan jalan sendiri-sendiri,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, turut hadir perguruan pencak silat antara lain Gasmi, IBI (Bunga Islam), dan Perkasa. Acara yang berlangsung meriah tersebut ditutup dengan atraksi dari para pendekar. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham News, Anti Hoax Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 18 Januari 2018

Fatayat NU Ambarawa Pentaskan Seni Rebana

Pringsewu, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu mengadakan lomba Mars Fatayat dan rebana di Balai Pekon Ambarawa Barat, Ahad (7/2). Pada kegiatan yang bertema tema Tingkatkan Kreativitas Ukhuwah Islamiyah, sebanyak 16 grup yang terbagi dua mengikuti dua jenis perlombaan tersebut.

Mereka mewakili ranting Fatayat NU masing-masing. Tampak hadir Pengurus Muslimat NU Pringsewu Hj Ani Fitriana, Ketua Fatayat NU Pringsewu Umi Laila, Ketua MWCNU Ambarawa Jumangin, dan Ketua GP Ansor Ambarawa Hayatul Makki.

Fatayat NU Ambarawa Pentaskan Seni Rebana (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat NU Ambarawa Pentaskan Seni Rebana (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat NU Ambarawa Pentaskan Seni Rebana

Ketua Muslimat NU Pringsewu Hj Ani Fitriana mengapresiasi kegiatan lomba tersebut. Ia berpesan agar Fatayat NU khususnya di Ambarawa semangat dan termotivasi untuk bergerak menunjukkan eksistensinya dengan hal-hal yang positif.

"Saya senang kalau melihat ibu-ibu muda di sini kompak dan seragam seperti ini, tapi jangan hanya pas lomba kompaknya. Mari kita tunjukkan eksistensi Fatayat kepada masyarakat agar mereka juga mau bergabung bersama kita khususnya ibu-ibu muda dan para pemudinya," kata Ketua Muslimat NU Pringsewu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Anda-Anda inilah, kata Hj Ani, para generasi penerus Muslimat NU nantinya. Siapa lagi yang akan meneruskan perjuangan Muslimat NU ke depan kalau bukan kader-kader muda Fatayat?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Hal senada disampaikan Ketua Fatayat NU Pringsewu Umi Laila. Ia sangat senang dengan penyelenggaraan lomba Mars Fatayat dan rebana oleh Fatayat Ambarawa. Bahkan ini akan menjadi motivasi dan inspirasi tersendiri bagi anak cabang Fatayat NU di lain kecamatan.

"Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya. Dengan dana yang minim dan waktu yang singkat ternyata kepengurusan di Ambarawa dapat menyelenggarakan acara semeriah ini. Ini patut dicontoh dan ditiru oleh anak cabang Fatayat NU yang lain," kata Umi.

Ia berpesan kepada grup yang menjadi juara untuk tidak berbangga hati. Tim yang kalah tidak perlu berkecil hati. Tim yang menang atau yang kalah harus tetap terus belajar dan belajar agar bisa lebih baik lagi.

Lomba menyanyikan Mars Fatayat dimenangkan oleh grup dari Ranting Fatayat NU Tanjunganom yang kemudian disusul oleh PAC Fatayat NU Ambarawa yang merebut juara dua. Sementara Ranting Fatayat NU Ambarawa Barat meraih juara tiga.

Untuk cabang lomba rebana, Ranting Fatayat NU Jatiagung berhasil menjadi yang terbaik. Juara dua direbut Ranting Fatayat Sumberagung. Sementara? PAC Fatayat NU Ambarawa berada di posisi ketiga. (Henudin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Jadwal Kajian, Anti Hoax, Pendidikan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 16 Januari 2018

Faktor Gus Dur Bertindak dengan Pendekatan Kebudayaan

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Nia Sjarifudin dari Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI) menilai KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sangat kuat dalam integritas kebudayaan. Dia menyampaikan hal itu pada diskusi bulanan Forum Jumat Pertama (FJP) Jaringan Gusdurian, Jl. Taman Amir Hamzah, Jakarta Pusat Jumat (04/03) di Griya Gus Dur, dengan “Gus Dur dan Kearifan Lokal”.

Nia berpendapat, kuatnya integritas Gus Dur dipengaruhi pendidikan keluarga yang berada dalam lingkup Nahdlatul Ulama (NU). Keluarga Gus Dur menghargai kearifan lokal dan tradisi Nusantara yang dalam kajian-kajian dewasa ini dikenal dengan Islam Nusantara.

Faktor Gus Dur Bertindak dengan Pendekatan Kebudayaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Faktor Gus Dur Bertindak dengan Pendekatan Kebudayaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Faktor Gus Dur Bertindak dengan Pendekatan Kebudayaan

Gus Dur, masih menurut Nia, tidak hanya mendewa-dewakan ilmu pengetahuan agama Islam yang dimilikinya. Sebagai orang Jawa yang merupakan bagian dari Nusantara, menyebabkan karakter Gus Dur semakin lengkap.

Karakter kebudayaan Gus Dur semacam itulah yang memengaruhi sikap, pandangan, dan tindakan politik Gus Dur sebelum, ketika, dan saat menjadi Presiden. “Saya menyaksikan proses dialog antara Gus Dur dengan teman-teman dari Papua di Istana Negara,” kenang Nia.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Gus Dur dengan pendekatan persuasif menggunakan identiatas kebudayaan. Gus Dur memperbolehkan nama Papua (sebagai nama untuk wilayah yang sebelumnya Irian Jaya).

Saat warga Papua meminta diakui lagu daerahnya, Gus Dur menyilakan mereka. Gus Dur menganggap semua suku mempunyai lagu kedaerahan, demikian juga warga Papua.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Itu sebabnya sampai sekarang pun bagi warga Papua, Presiden Indonesia adalah Gus Dur. Di rumah-rumah di Jayapura, foto Gus Dur masih dipasang.

Pada bagian lain, Nia menceritakan pendapat Gus Dur terhadap Undang-undang Anti-Pornografi dan Pornoaksi. Gus Dur melihat UU tersebut berbahaya. Soal pornoaksi dan pornografi, sudah jelas Gus Dur dan siapa pun tidak setuju dan menolak kalau ditunjukkan di depan umum.

Namun, yang Gus Dur tidak sukai adalah apabila UU tersebut akan menyebabkan terjadinya diskriminasi dan pemberangusan budaya dengan penyeragaman. (Kendi Setiawan/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Syariah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 14 Januari 2018

Pesantren Miliki Sistem Pendidikan Terbaik

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Salah satu sistem pendidikan yang terbaik yang ada di Indonesia adalah sistem pendidikan yang dilaksanakan di pesantren. 

"Di pondok pesantren, para santri diajarkan ilmu yang difokuskan kepada pembinaan mental dan sikap akhlaqul karimah," kata Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis dan Kependidikan dan Keagamaan Kementerian Agama Dr HM Kusasi, M.Pd.

Pesantren Miliki Sistem Pendidikan Terbaik (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Miliki Sistem Pendidikan Terbaik (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Miliki Sistem Pendidikan Terbaik

Menurutnya kualitas sistem pendidikan di pesantren ini diakui juga oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Kenapa anak zaman sekarang terkenal nakal tidak bisa diatur? Jawabannya karena para guru hanya fokus terhadap asupan otak dalam melakukan pengajaran," katanya, Selasa (20/10/15).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia menjelaskan bahwa tugas guru bukan hanya mengajar saja namun guru juga harus mendidik. 

"Mendidik itu untuk hati mengajar itu untuk otak," jelasnya. Oleh karena itu para guru harus mencontoh sistem pendidikan pesantren yang menekankan pendidikan kepada peserta didik untuk mendapatkan generasi cerdas dan berakhlaqul karimah.

"Selain mendidik dan mengajar, guru juga harus membimbing para peserta didik dengan mengarahkan mereka melakukan hal-hal yang positif," terangnya. Hal ini disampaikannya di hadapan guru dari berbagai penjuru Indoneaia yang sedang melaksanakan diklat dari 19 sampai dengan 25 Oktober 2015 di Aula Pusdiklat Tenaga Teknis Kementerian Agama RI Jakarta. (Muhammad Faizin/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Sunnah, PonPes Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 06 Januari 2018

Ajaran Islam Transnasional Harus Ditangkal Sejak Dini

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pendidikan Islam di Indonesia harus diselamatkan dari ajaran Islam yang anti toleransi. "Saat ini aliran Islam non moderat masuk melalui oknum guru agama dan kegiatan kerohanian Islam. Kementerian Agama sekuat tenaga menangkalnya sejak dini,” kata Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin.

Hal ini dikatakannya pada puncak acara Hari Guru Nasional (HGN) ke-72 tahun 2017 yang digelar di Hotel Novotel Tangerang, Jumat (8/12/2017) pukul 20.00 WIB.

Ajaran Islam Transnasional Harus Ditangkal Sejak Dini (Sumber Gambar : Nu Online)
Ajaran Islam Transnasional Harus Ditangkal Sejak Dini (Sumber Gambar : Nu Online)

Ajaran Islam Transnasional Harus Ditangkal Sejak Dini

Acara ini mengangkat tema "Membangkitkan Kesadaran Kolektif Guru dalam Meningkatkan Kedisiplinan dan Etos Kerja dalam Menguatkan Pendidikan Karakter".

Kamaruddin Amin menyampaikan, malam puncak HGN ini  merupakan rangkaian Hari Guru Nasional 2017.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pihaknya memberikan penghargaan kepada guru-guru agama berprestasi yang menjaga keberlangsungan Indonesia dengan mengajarkan moderasi Islam secara konsusten.

Di tengan suasana politik dunia Islam yang kurang menguntungkan, Indinesia harus waspada terhadap arus radikalisme dan terorisme yang berimplikasi disintegrasi bangsa.

"Kementerian Agama adalah tangan pemerintah yang harus hadir menjaga ideologi pancasila dan nilai islam rahmatan lilalamin," lanjut Kamarudin.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sebelumnya, Ditjen Pendidikan Islam telah melakukan serangkaian kegiatan dalam rangka peringatan  HGN, yaitu, pertama, pemberian Anugerah Konstitusi pada guru Pendidikan Kewarganegaraan.

Kegiatan yang dilakukan bekerjasama dengan Mahkamah Konstitusi dan Kemendikbud ini diselenggarakan pada 6-11 November 2017

Kedua, antri corruptin teacher supercamp bagi para guru madrasah  bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketiga, jalan sehat guru RA/Madrasah bersama Menteri Agama pada 18 November 2017.

Keempat, grand final kompetisi guru, kepala, dan tenaga pendidikan RA/Madrasah berprestasi yang berlangsung pada 21 - 24 November 2017. Kelima, Pameran Pendidikan Islam Guru Madrasah pada 21 - 24 November 2017.

Malam Puncak Peringatan HGN ke-72 tahun 2017 ini dihadiri Pejabat Eselon II, sejumlah Kakanwil, serta lebih dari 500 Guru, Pustakawan, Laboran, dan pengawas Madrasah. Mereka berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Hari Guru Nasional (HGN) diperingati setiap tanggal 25 November, bersamaan dengan hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Makam, Anti Hoax Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 01 Januari 2018

Mbah Maimoen: Islam Nusantara Harus Menjaga Ukhuwah

Rembang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah KH Maimoen Zubair menegaskan bahwa keberadaan Islam Nusantara harus menjaga ukhuwah, baik ukhuwah Nahdliyah maupun ukhuwah Islamiyah.

Mbah Maimoen: Islam Nusantara Harus Menjaga Ukhuwah (Sumber Gambar : Nu Online)
Mbah Maimoen: Islam Nusantara Harus Menjaga Ukhuwah (Sumber Gambar : Nu Online)

Mbah Maimoen: Islam Nusantara Harus Menjaga Ukhuwah

Hal itu disampaikan kiai yang kini hampir menginjak usia 90 tahun itu saat menerima rombongan tim Anjangsana Islam Nusantara STAINU Jakarta, Rabu (25/1) di kediaman Komplek Pesantren Al-Anwar.

"Islam Nusantara, ini benar-benar harus menjaga ukhuwah seperti Islam yang dibawa Nabi Muhammad," tegas Mbah Maimoen sembari menerima kenang-kenangan berupa buku Ensiklopedi Islam Nusantara edisi Budaya dari rombongan Tim Anjangsana.

Namun, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini berpesan, setiap kemenangan dan kejayaan mesti ada orang-orang-orang munafik. Mereka tidak akan pernah senang dengan Islam yang begitu ramah, menjaga identitas budaya, serta dapat bekerja sama memperkuat negara di tengah kemajemukan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Dulu Kanjeng Nabi Muhammad dan para sahabat juga sama. Di tengah kemenangan dan kekayaannya muncul tak sedikit orang-orang munafik di sekelilingnya," tutur kiai kharismatik di kalangan Nahdliyin dan para ulama tarekat ini.

Selain penegasan Islam Nusantara, Mbah Maimoen juga banyak membahas persoalan bangsa yang selama ini berkembang. Usianya yang sudah tergolong sepuh itu tak melewatkan sedikitpun apa yang sedang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.?

Dalam menjelaskan dan menganalisis peristiwa dan fakta sejarah masa lalu, Mbah Maimoen juga terlihat masih sangat lancar, bahkan memberikan sejumlah perspektif dalam membaca sejarah kepada rombongan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menurut Mbah Maimoen, sejarah adalah masa lalu, sedangkan saat ini zaman sudah berbeda. Dia ingin menegaskan, sejarah harus dikontekstualisasikan.?

"Misal khilafah, itu (khilafah) sudah tidak ada. Saat ini yang ada hanya nasionalisme," terang Mbah Maimoen.

Dalam setiap kesempatan, Mbah Maimoen memang sering menegaskan bahwa sekarang ini yang ada adalah negara bangsa.?

Dia mencontohkan ketika berbagai negara dari belahan dunia melaksanakan ibadah haji. Dulu bendera yang digunakan sama, sekarang setiap jemaah haji menunjukkan bendera dari negara masing-masing. Itulah praktik negara bangsa berdasarkan nasionalisme masing-masing.

Dalam pertemuan tersebut, Mbah Maimoen terlihat begitu telaten melayani sejumlah pertanyaan dari KH Moqsith Ghazali, Zastrouw Ngatawi, Rumadi, dan beberapa akademisi lain yang memimpin kegiatan Anjangsana Islam Nusantara. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, News, Sholawat Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 26 Desember 2017

Muslim Palestina Kembali Masuki al-Aqsa Setelah Dua Pekan

Yerusalem, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Warga Palestina mengakhiri aksi pemboikotan dan memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem untuk pertama kalinya dalam dua pekan terakhir pada Kamis (27/7), setelah Israel mencabut kebijakan keamanan kontroversial yang memicu kerusuhan.?

Wartawan kantor berita AFP menyaksikan ribuan orang mengalir memasuki Haram al-Syarif, yang disebut Temple Mount oleh orang Yahudi, untuk menunaikan salat ashar di kompleks yang mencakup Masjid Al Aqsa dan Masjid Kubah Batu itu.?

Muslim Palestina Kembali Masuki al-Aqsa Setelah Dua Pekan (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslim Palestina Kembali Masuki al-Aqsa Setelah Dua Pekan (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslim Palestina Kembali Masuki al-Aqsa Setelah Dua Pekan

Beberapa di antara jamaah menangis saat memasuki kompleks itu, sementara yang lain berteriak "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar). Konfrontasi sempat mengancam rencana mengakhiri aksi pemboikotan itu karena kepolisian Israel tetap menutup salah satu gerbang menuju tempat suci tersebut.?

Gerbang tersebut merupakan tempat dua polisi Israel pada 14 Juli 2017 tewas dalam penyerangan yang memicu pengetatan keamanan dan pemasangan pintu berpendeteksi logam menuju kompleks Aqsa.?

Polisi kemudian membuka gerbang dan warga Palestina melanjutkan rencana untuk mengakhiri pemboikotan. Ketegangan masih ada antara Israel dan jamaah Muslim di tempat suci itu terlepas dari pembongkaran pintu berpendeteksi logam pada Selasa.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pagar dan perancah tempat kamera sebelumnya dipasang juga sudah bersih pada Kamis, setelah polisi menyatakan semua kebijakan baru sekarang sudah dicabut. Muslim menolak masuk ke kompleks Al-Aqsa dan mendirikan shalat di luar setelah Israel menerapkan pengetatan pengamanan usai insiden penyerangan di dekat kompleks tersebut.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Warga Palestina memandang penerapan kebijakan itu sebagai upaya Israel untuk meningkatkan kendali atas kompleks tersebut. Setelah Israel mencabut kebijakan keamanan barunya di kompleks Al-Aqsa, otoritas Muslim menyeru para jamaah kembali.

Otoritas Israel sebelumnya berdalih pemasangan pendeteksi logam diperlukan karena pelaku serangan 14 Juli menyelundupkan senapan ke kompleks itu dan muncul untuk menyerang aparatnya.

Kerusuhan yang merenggut nyawa meletus dalam beberapa hari setelah penerapan kebijakan keamanan baru itu, menyebabkan lima warga Palestina tewas. (Antara/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Sejarah, Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 24 Desember 2017

Terlalu Liberal, Kinerja Tim Ekonomi Tak Memuaskan

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Rozy Munir menilai, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono salah membentuk tim ekonominya. Menurutnya, tim ekonomi yang diandalkan Presiden terlalu liberal, begitu pula kinerjanya yang tak memuaskan.

“Tim ekonomi kabinet saat ini terlalu liberal. Kinerjanya juga tidak memuaskan. Karena itu, Presiden harus menempatkan orang yang mempunyai visi ekonomi kerakyatan,” ujar Rozy, di Jakarta, Selasa (1/5).

Mantan Menteri BUMN di era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid itu mengatakan, sekarang merupakan waktu yang tepat bagi Presiden untuk melakukan perombakan (reshuffle) kabinet serta memerbaiki tim ekonominya. Presiden, katanya, juga harus berani menempatkan para menteri yang bervisi kerakyatan.

Terlalu Liberal, Kinerja Tim Ekonomi Tak Memuaskan (Sumber Gambar : Nu Online)
Terlalu Liberal, Kinerja Tim Ekonomi Tak Memuaskan (Sumber Gambar : Nu Online)

Terlalu Liberal, Kinerja Tim Ekonomi Tak Memuaskan

“Secara umum reshuffle harus segera dilakukan. Paling tidak minggu pertama bulan Mei sudah harus dilakukan,” ujar Rozy yang juga Dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu.

Rozy menambahkan, meski secara makro perekonomian Indonesia cukup stabil, namun sektor ekonomi riil justru cenderung stagnan. Padahal, katanya, sektor riil justru berpengaruh langsung pada kehidupan masyarakat. ”Rakyat sulit memperoleh kredit untuk meningkatkan perekonomiannya, pengangguran terus bertambah,” tandasnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Lebih lanjut, pria kelahiran Mojokerto, Jawa Timur, itu mengatakan, kurangnya keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil ditunjukkan dengan lebih senang pemerintah melakukan impor komoditas-komoditas tertentu daripada memperkuat produksi di dalam negeri. Padahal, pada waktu masa kampanye Pemilu 2004 lalu, Presiden berjanji akan mengembangkan ekonomi kerakyatan.

Rozy mengingatkan, meski yang melakukan kesalahan seorang menteri, rakyat pasti menimpakan kesalahan itu pada Presiden. Sebab, Presiden adalah penanggung jawab kinerja kabinet. Artinya, Presiden akan dinilai tidak pro-rakyat, jika kinerja menteri buruk.

”Paruh kedua masa pemerintahan ini akan menentukan nasib presiden berikutnya, lanjut atau tidak. Jadi presiden harus berani melakukan perubahan,” tegasnya.

Selain menyoroti tim ekonomi, Rozy juga menyinggung para menteri yang kinerjanya dinilai kurang bagus, bahkan ada yang terlalu tunduk pada partai politik pengusungnya daripada Presiden. Namun, ia enggan menyebut nama-nama menteri yang dimaksudnya. ”Selama dua setengah tahun masa pemerintahannya, presiden tentu sudah tahu para menterinya,” tuturnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Di paruh kedua pemerintahannya, Presiden tak boleh lagi bersikap ragu. Presiden harus melakukan koreksi sesuai mandat dan naluri kepemimpinannya. ”Saya kira Presiden sudah tahu betul siapa saja yang kinerjanya buruk. Presiden telah bisa mengoreksi semuanya. Kalau paruh kedua nanti tidak ada perbaikan kinerja, citra Presiden akan semakin buruk,” jelasnya. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Habib, Anti Hoax Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 15 Desember 2017

LBH GP Ansor: Stop Main Hakim Sendiri!

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham?

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor menyeru tindakan main hakim sendiri harus dihentikan. LBH PP GP Ansor, di Jakarta, Rabu (9/8) menyikapi tindakan "main hakim sendiri" (eigenrechting/lynching) yang belakangan ini kian kerap menyasar anggota kelompok minoritas maupun individu-individu yang dituduh sebagai pelaku tindak kriminalitas.

LBH GP Ansor: Stop Main Hakim Sendiri! (Sumber Gambar : Nu Online)
LBH GP Ansor: Stop Main Hakim Sendiri! (Sumber Gambar : Nu Online)

LBH GP Ansor: Stop Main Hakim Sendiri!

Terlebih lagi yang dilakukan dengan cara kekerasan yang teramat keji dan tidak manusiawi. Maka LBH GP Ansor perlu menyampaikan seruan kepada legislatif, eksekutif, yudikatif, dan juga terutama kepada advokat dan paralegal LBH GP Ansor serta seluruh pengurus dan kader GP Ansor dan Banser, sebagai berikut:

?

1. Fenomena tindakan main hakim sendiri di Indonesia tidak dapat dipandang remeh karena frekuensinya terbukti sangat tinggi. Sebagai gambaran, data terakhir Sistem Nasional Pemantauan Kekerasan (SPNK) saja menunjukkan jumlah insiden main hakim sendiri di 34 Provinsi sepanjang Maret 2014 s.d. Maret 2015 sebanyak 4.723 insiden, dengan jumlah korban tewas 321 jiwa. Data tersebut ditambah dengan fakta-fakta brutalitas dalam insiden-insiden yang terjadi belakangan ini semestinya cukup untuk menyadarkan kita bersama bahwa tindakan main hakim sendiri ini adalah persoalan serius yang butuh penanganan segera;

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

2. Tindakan main hakim sendiri hendaknya tidak dilihat semata-mata pelanggaran hukum sebagaimana pada umumnya. Tindakan main hakim sendiri yang kerap terjadi adalah ancaman serius terhadap sistem hukum itu sendiri, karena terus menggerogoti wibawa hukum dan aparat penegak hukum. Oleh karenanya, LBH GP Ansor mendorong lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif untuk segera merespon dengan mengevaluasi dan merevisi norma hukum dan sanksi hukum, baik melalui legislasi maupun penemuan hukum (Rechtsvinding), guna semakin menimbulkan efek jera (detterent effect);

3. Tindakan main hakim sendiri, terlebih yang melampaui batas dan yang tidak berperikemanusiaan, jika terus dibiarkan maka akan semakin merusak keadaban publik serta berpotensi menambah kerawanan sosial di masyarakat dalam bentuk konflik yg berkepanjangan. Oleh karenanya, warga negara yang patuh hukum seyogyanya mengambil peran lebih aktif dalam mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri dan timbulnya bibit-bibit konflik sosial. Dalam rangka itu, LBH PP GP Ansor menyerukan kepada khususnya seluruh Advokat dan Paralegal LBH GP Ansor, juga kepada seluruh pengurus dan kader GP Ansor dan Banser untuk secara pro-aktif menjadi mediator dan rekonsiliator konflik di masyarakat serta berkoordinasi dan bekerjasama dengan Kepolisian Republik Indonesia guna mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri demi mewujudkan keadaban publik;

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

?

"Demikian seruan ini kami sampaikan," ujar M. Alfarisi Fadjari dari LBH PP GP Ansor. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 14 Desember 2017

Mahasiswa STAINU Sumbang Medali Emas SEAS Games VI

Rabat, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pesta olahraga SEAS Games VI yang digelar mulai tanggal 21 hingga 25 Agustus 2013, resmi ditutup oleh panitia penyelenggara Thailand di gedung olah raga Moulay Ismail, Rabat pada Ahad (25/8) kemarin.

SEAS Games VI ini mempertandingkan lima cabang olahraga, yaitu futsal, volley, takraw, bulu tangkis dan tenis meja. Malaysia berhasil meraih Juara Umum dengan perolehan 3 medali emas, 3 medali perak dan 3 medali perunggu.

Mahasiswa STAINU Sumbang Medali Emas SEAS Games VI (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa STAINU Sumbang Medali Emas SEAS Games VI (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa STAINU Sumbang Medali Emas SEAS Games VI

Selanjutnya Thailand meraih juara II dengan meraih 3 medali emas 1 medali perak dan 2 medali perunggu. Sementara, Indonesia hanya menduduki posisi ke- III dengan raihan 1 medali emas dicabang olahraga tenis meja ganda pasangan Nizar Zulham mahasiswa STAINU Jakarta dan Ibrani Hasbi.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pada cabang olah raga tenis meja single Nizar Zulham menyumbang satu medali perak sehingga Indonesia mendapatkan 3 medali perak dan 2 medali perunggu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Acara penutupan ini juga diisi dengan pagelaran seni dan budaya dari ketiga negara tersebut. Dari Indonesia menampilkan seni pencak silat yang dipimpin oleh A. Faiz Yunus (anggota Lembaga Dakwah PCINU Maroko), selanjutnya Malaysia menampilkan sebuah lagu diiringi tarian tradisional dan Thailand menampilkan permainan tradisional anak-anak yang dimainkan oleh mahasiswa/i Thailand.

Turut hadir pula, Duta Besar RI, Tosari Widjaja, Duta Besar Malaysia, Duta Besar Thailand dan Duta Besar Brunai Darussalam di Maroko. Semua Dubes yang hadir juga mendapatkan kehormatan untuk memberikan medali kepada semua atlet yang telah berhasil meraih juara.

Tak ketinggalan, Lokal Staff dan Home Staff KBRI Rabat serta masyarakat dan semua mahasiswa Indonesia, Malaysia dan Thailand juga turut hadir memberikan apresiasi kepada semua atlet yang telah berlaga di SEAS Games VI ini.

Tahun ini, Thailand bertindak sebagai host SEAS GAMES ke-VI dan Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah SEAS GAMES VII dengan ditandai penyerahan bendera SEAS Games kepada ketua Perhimpunan pelajar Indonesia (PPI) Maroko Habib Choirul Musta’in.

Rasa kekeleuargaan, persatuan dan eratnya tali persaudaraan antar ketiga negara tersebut semakin terlihat tatkala semuanya turun ke tengah GOR Moulay Ismail untuk pengambilan foto bersama, bersalam-salaman dan dilanjutkan dengan ramah tamah. (Kusnadi El-Ghezwa/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Doa, Kiai Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 12 Desember 2017

Bagaimana Agar NU Menjadi Lebih Baik?

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Pengurus dan warga NU harus mempunya impian besar. Dengan impian yang besar, masalah-masalah yang yang dihadapi akan terlihat kecil. Sebaliknya, jika memiliki impian kecil, masalah kecil pun akan terlihat besar. ?

Menurut KH Ahmad Bagja, bila menginginkan NU menjadi besar, jangan memikirkan sisi kurang baik dari NU. Namun pikirkan kebaikan yang ada pada NU.

Bagaimana Agar NU Menjadi Lebih Baik? (Sumber Gambar : Nu Online)
Bagaimana Agar NU Menjadi Lebih Baik? (Sumber Gambar : Nu Online)

Bagaimana Agar NU Menjadi Lebih Baik?

“Harus kita syukuri juga kita menjadi orang NU. Kita harus memikirkan bagaimana menjadi orang NU yang baik dan berupaya menjadikan NU lebih baik lagi,” kata Sekretaris Jenderal PBNU zaman KH Abdurrahman Wahid ini pada sesi dialog antara PBNU dengan seluruh banom dan lembaga NU di Gedung PBNU Jakarta Pusat, Sabtu (18/6) malam.

Ia lalu mendorong hadirin terutama generasi muda untuk menjadikan IPNU, IPPNU, PMII, GP Ansor menjadi proses untuk mendidik dirinya. Demikian juga dengan menjadi anggota dan pengurus NU dijadikan proses mendidik diri masing-masing.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Maka kaderisasi itu adalah seluruh proses kita dalam berorganisasi di mana pun kita berada. Toalitas kita di situ itulah kaderisasi yang sebenarnya. Itu diwujudkan ketika misalnya menjadi panitia kita menjadi yang terbaik, mencapai yang terbaik,” terang ketua Umum PB PMII Periode 1977-1981.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia yakin kebaikan-kebaikan semacam itu memudahkan hidup. Energi kebaikan menjadi modal besar dan sekaligus sebagai kekuatan. “Kalau kita berpikir kita ini biasa saja, seribu kali kita mendengar nasihat atau dorongan orang untuk maju, kita akan biasa-biasa saja. Yang membuat kita luar biasa adalah diri kita sendiri,” tutur Kiai Bagja.

Salah satu modal terjadinya perubahan terbesar, menurut dia, disebabkan pola pikir. Dalam keinginan menjadikan NU lebih maju, bangunlah pola pikir untuk menjadikan NU yang baik. ?

“Setiap bangun tidur, langsung pikirkan bahwa NU akan menjadi baik dengan usaha-usaha kita. Bukan malah membiarkan diri kita dibayang-bayangi pemikiran NU tidak baik,” katanya seraya mengungkapkan bahwa kemajuan dan bertahannya NU bukanlah hal yang disukai banyak orang.

Yang diinginkan? NU, sambungnya, tetapi tidak diinginkan oleh musuh-musuh NU adalah bersatu dan kuatnya NU. “Oleh karenanya kitalah yang harus bersatu membangun NU,” tegasnya. (Kendi Setiawan/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kyai, Anti Hoax Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 05 Desember 2017

Mendikbud Minta Akademisi Jadi Teladan Masyarakat

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh meminta kalangan akademisi untuk meningkatkan kualitas pendidikannya dan menjadi teladan bagi masyarakat luas dengan tidak melakukan korupsi.

Mendikbud Minta Akademisi Jadi Teladan Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Mendikbud Minta Akademisi Jadi Teladan Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Mendikbud Minta Akademisi Jadi Teladan Masyarakat

"Orang-orang terdidik mbok ya jangan korupsi. Wong sudah sekolah tinggi-tinggi, masak sih harus korupsi. Kan tidak pantas," kata Nuh usai mengikuti rapat koordinasi tentang pasokan gas di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian Jakarta, Rabu.

Menurut Nuh, saat ini korupsi sudah menjadi merasuki hampir semua kalangan, termasuk kalangan perguruan tinggi yang seharusnya menjadi teladan perilaku baik.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menyusul pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie yang menyebut banyak koruptor adalah alumni perguruan tinggi negeri, Nuh tidak sepenuhnya sependapat dengan pernyataan Ketua DPR tersebut.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Memang ada yang menyebut bahwa alumni universitas A, universitas B, universitas C jagoan dalam hal korupsi. Tentu tidak sepenuhnya benar, dan tidak selamanya seperti itu," katanya.

Sebelumnya dalam diskusi bertajuk Masa Depan Pendidikan Tinggi di Indonesia di Universitas Indonesia, Depok, Senin (7/5), Ketua DPR RI Marzuki Alie mengatakan bahwa koruptor di Indonesia didominasi alumni Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Saat ini korupsi kan orang-orang pintar lulusan universitas dari UI, Gadjah Mada, ICMI, dan semuanya terlibatlah (korupsi). Ini fakta," ujarnya.

Kesemuanya itu, lanjut Marzuki Alie, disebabkan oleh pendidikan masa lalu. Karananya masalah itu harus segera diperbaiki. Pada kesempatan itu, Marzuki menyinggung rendahnya kualitas pendidikan perguruan tinggi Indonesia.

"Kebanyakan perguruan tinggi negeri ngurusin proyek saja," sindir Marzuki Alie.

Karena itu, Rancangan Undang-undang Perguruan Tinggi diharapkap dapat mengatasi minimnya fasilitas pendidikan dan kurang berprestasinya perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional.

"Pendidikan mahal! Salah kalau dibilang murah, makanya alokasi 20 persen jangan dialokasikan ke 19 kementerian yang kurang bermanfaat," usulnya.

"Perguruan tinggi harus tahu kebutuhan lingkungannya, makanya harus disiapkan agar mahasiswa bisa match dengan lingkungannya," tambah Marzuki.

Penulis : Sudarto Murtaufiq

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Daerah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 20 November 2017

Malam Ini, Kiai Slamet Bakal Dikirab

Solo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Bagi Anda yang penasaran dengan nama Kiai Slamet, Anda dapat menyaksikannya langsung di acara Kirab malam 1 Suro yang digelar Keraton Surakarta, Senin (4/11) malam ini. Kiai Slamet ini bukanlah nama seorang kiai atau ulama top di Solo, melainkan nama kerbau milik Keraton Surakarta.

Malam Ini, Kiai Slamet Bakal Dikirab (Sumber Gambar : Nu Online)
Malam Ini, Kiai Slamet Bakal Dikirab (Sumber Gambar : Nu Online)

Malam Ini, Kiai Slamet Bakal Dikirab

Menurut Wakil Pengageng Sasana Prabu Keraton Solo, K.R.M.H. Suryo Kusumo Wibowo, Kerbau Kiai Slamet, rencananya akan dikirab mulai pukul 00.00 WIB, berangkat dari Kori Kamandungan menuju Brojonolo. Kemudian dilanjutkan menuju arah Pasar Klewer.

“Sebelum kirab, akan ada wilujengan atau doa bersama di bangsal Maligi pada pukul 21.00 WIB. Pukul 23.30 WIB, Pengageng Sentono Dalem, K.G.P.H Puger akan memanggil para pembawa pusaka hingga menjelang kirab berlangsung,” jelasnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Pasar Klewer, selanjutnya rombongan akan menuju ke arah Alun-alun Utara dilanjutkan ke arah Jl. Jenderal Sudirman, dan seterusnya ke rute yang lain, hingga kembali lagi menuju ke Kori Kamandungan melalui jalan Alun-alun Utara yang diperkirakan sampai pada pukul 04.00 WIB.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pada saat prosesi kirab nanti, warga yang ikut menyaksikan, biasanya akan berebut untuk mendapatkan kotoran kerbau. Mereka percaya kotoran tersebut mendapatkan berkah.

Terkait hal tersebut, ulama muda Solo, Habib Muhammad bin Husein al-Habsyi mengatakan tradisi kirab tersebut, selama tidak bertentangan dengan syari’at maka diperbolehkan. “Tapi kalau ngalap berkah dari kerbau itu yang saya kurang setuju, masyarakat menganggap kerbau bawa berkah, tapi ikut ulama tidak pernah,” terangnya.

Oleh karena itu, kita juga perlu bersikap bijak mengenai tradisi semacam ini. Di satu sisi, perlu kita lestarikan karena ini merupakan kekayaan khazanah tradisi yang perlu kita lestarikan. Namun, di sisi lain semestinya kita mesti tepat di dalam mengambil wasilah untuk mendapat keberkahan. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Fragmen, Anti Hoax, Amalan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 17 November 2017

NU Jimatnya Negara dan Agama

Depok, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Hubungan antara negara dan agama merupakan sesuatu yang dinamis. Ada kalanya negara direpotkan oleh agama tetapi pada saat yang lain bisa saja agama direpotkan oleh negara. Karena itu keharmonisan antara negara dan agama sangat penting untuk menjaga kedamaian masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Rais Syuriyah PBNU KH Hasyim Muzadi ketika memberi sambutan dalam kunjungan Joko Widodo, presiden terpilih pemilu 2014, ke pesantren Al Hikam Depok dalam rangka halal bihalal dan halaqah pra munas dan konbes NU, Sabtu (30/8).

NU Jimatnya Negara dan Agama (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Jimatnya Negara dan Agama (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Jimatnya Negara dan Agama

Ia menyatakan, NU dalam hal ini memainkan peran penting untuk menjaga keharmonisan antara negara dan agama.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“NU itu jimatnya agama dan jimatnya negara,” katanya dihadapan para kiai dan ulama serta pengurus wilayah NU dari seluruh Indonesia.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sayangnya, selama ini pemerintah kurang memperhatikan pentingnya aspek agama sehingga gerakan pembangunan tida memperhatikan aspek religiusitas. Akibatnya, timbul gap yang semakin lebar antara yang kaya dan miskin.

“Wawasan agama harus menjadi bagian dari wawasan pembangunan,” tandasnya.

Menurutnya terdapat dua hal perlu diubah di Indonesia. Pertama adalah kejujuran. “Jika semuanya jujur, maka separuh masalah sudah selesai.”

Kedua adalah, pola hidup sederhana. Jika para pemimpinnya menjalankan pola hidup sederhana, maka hal itu akan ditiru oleh jajaran dibawahnya.

Ia menegaskan bahwa Jokowi, telah mampu menunjukkan kedekatannya dengan rakyat dan kesederhanaan hidup.

“Jangan ragu-ragu mendukung Pak Jokowi-JK dalam memimpin bangsa,” tegasnya. (mukafi niam)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan, Anti Hoax, Lomba Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 11 November 2017

Ahmad Tohari Tantang Netizen Kritik Karyanya

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sastrawan Ahmad Tohari akan menerbitkan buku terbarunya dalam waktu dekat ini. Buku yang akan diterbitkan berupa kumpulan cerita pendek yang kebanyakan sudah dimuat di media massa, seperti Harian Kompas? dan majalah sastra Horison.



Ahmad Tohari Tantang Netizen Kritik Karyanya (Sumber Gambar : Nu Online)
Ahmad Tohari Tantang Netizen Kritik Karyanya (Sumber Gambar : Nu Online)

Ahmad Tohari Tantang Netizen Kritik Karyanya



Ada yang istimewa dalam penerbitan buku terbaru mendatang. Pasalnya, Ahmad Tohari akan menyertakan komentar, kritik, kesan, dan tanggapan pembaca untuk karya-karyanya. Tanggapan dan kesan tidak hanya dari kalangan ahli sastra, tetapi juga masyarakat umum, utamanya generasi muda pengguna internet.

“Saya menyadari generasi sekarang lebih aktif menggunakan media internet. Tulisan mereka tersebar di blog pribadi dan media sosial seperti fb dan twitter. Saya ingin menghargai pendapat kritis mereka tentang karya sastra saya,” ungkap Ahmad Tohari melalui pesan tertulis kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, Selasa (7/2).

Tohari memberi syarat, tulisan yang dikirim maksimal sepanjang 20 baris. Namun demikian, pihaknya tidak menjanjikan imbalan apa pun kepada pembaca yang tulisannya terpilih untuk disertakan dalam buku.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Tulisan selanjutnya dikirimkan melalui email: h_a_tohari@yahoo.co.id. Pembaca yang sudah pernah menulis kritik di blog pribadi atau media massa, juga dapat menautkan tulisan tersebut ke email di atas. Tulisan ditunggu hingga 20 Februari 2017.

Sebagai acuan, beberapa judul cerpen yang akan dimasukkan diantaranya, Anak ini Mau Mengencingi Jakarta? (Kompas, 13 September 2015); SK Pensiun (Cerita Cinta Indonesia, 40 Tahun Gramedia, 2014), Komedi Si Bugil dan Spanduk Lusuh (Horison, Juli 2016), Tawa Gadis Padang Sampah (Kompas, 21 Agustus 2016), Gulai Kam-bhing dan Ibu Rapilus (Kompas, 4 Desember 2016), Paman Klungsu dan Kuasa Peluitnya (Kompas, 5 Februari 2017). (Kendi Setiawan/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 08 November 2017

Ketua GP Ansor Sambiyan Sepuluh Tahun Lebih Muda

Rembang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Setelah menjalani rapat anggota untuk menentukan Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Desa Sambiyan, akhirnya Yanto terpilih untuk memimpin organisasi pemuda NU itu satu tahu ke depan.

Ketua GP Ansor Sambiyan Sepuluh Tahun Lebih Muda (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua GP Ansor Sambiyan Sepuluh Tahun Lebih Muda (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua GP Ansor Sambiyan Sepuluh Tahun Lebih Muda

Pemilihan yang dilaksanakan di Mushola Al Barkah, Desa Sambiyan, Kecamatan Kaliori Rembang, Jawa Tengah, Rabu malam (18/12) tersebut muncul tiga kandidat calon ketua. Mereka adalah Yanto, Ismail, dan Ramsani. Usia mereka rata, 30 tahun.

Pada pemilihan Yanto dari kedua kandidat lain. Dari 60 hak suara yang hadir dan menentukan pilihan, Yanto berhasil memperoleh 40 suara, Ismail 9 dan Ramsani 11 suara.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Salah seorang panitia, Fatoni menerangkan, sesuai intruksi Ketua Anak Cabang GP Ansor Kaliori beberapa waktu lalu, ketua Ansor harus berusia 30 puluh ke bawah.

“Alhamdulillah Ketua Ansor kali ini, sepuluh tahun lebih muda dari Kasturi, Ketua Ansor periode yang lalu,” kata Fatoni.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Lebih lanjut Fatoni menambahkan, selain lebih muda, Yanto juga aktif untuk mengikuti kegiatan Anak Cabang di setiap pertemuan, meski belum menjabat sebagai ketua. Selain itu, terpilih harus cerdas dan berdedikasi tinggi dan komitmen terhadap arganisasi.

Yanto saat ditemui menjelaskan, dirinya bersama tim formatur akan segera melengkapi struktur kepengurusan, meski sempat terbentuk beberapa bagian di saat pemilihan itu. Pihaknya juga akan segera mengajukan permohonan pengesahan sebagai legalitas dan keapsahan sebagai ketua GP Ansor.

Ketua Ranting Nahdlatul Ulama Desa Sambiyan Yatman, mengimbau, agar generasi Pemuda Ansor selangkah lebih maju. Dengan usia lebih muda dari yang sebelumnya, saya berharap Ansor Desa Sambiyan lebih maju daripada yang kemarin. (Ahmad Asmu’i/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pertandingan, Anti Hoax Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock