Tampilkan postingan dengan label Pahlawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pahlawan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

PBNU Lantik Beberapa Rektor UNU

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sebagai wujud perhatian PBNU pada dunia pendidikan, Rais Aam PBNU bersama Ketua Umum PBNU kembali melantik beberapa rektor Universitas Nahdlatul Ulama di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya No 164 (29/01/16).

PBNU Lantik Beberapa Rektor UNU (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Lantik Beberapa Rektor UNU (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Lantik Beberapa Rektor UNU

Adapun mereka yang dilantik adalah, Prof Dr HM Hadin Muhjad, MHum sebagai rektor UNU Kalimantan Selatan, Dr Rachmat Sahputra, MSi sebagai rektor UNU Kalimantan Barat, dan Prof Dr H Nasrudin Suyuti, Msi, yang dilantik sebagai rektor UNU Sulawesi Tenggara.

Dalam pengarahannya, Rais ‘Aam PBNU KH Maruf Amin menyampaikan pentingnya produktifitas dalam pengelolaan organisasi, baik di NU secara umum, maupun tentunya di lingkungan universitas NU secara spesifik. Sebagai pencetak kader, UNU mempunyai minimal dua fungsi dalam pelaksanaan programnya, yaitu mencetak manusia yang mutafaqqihin atau generasi yang alim atau pintar dalam pengetahuan, sekaligus mutakhashishin, alias terampil dan ahli dalam berbagai bidang.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Para rektor hampir semuanya berasal dari luar pulau Jawa itu diambil sumpahnya oleh Ketum PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siroj MA. Wajah mereka tampak sumringah setelah secara resmi dilantik.?

Hadir pula dalam pelantikan tersebut Ketua PBNU Hanif Saha Ghofur, Bendahara Umum PBNU Bina Suhendra, Wasekjend Imam Pituduh dan Ishfah Abidal Aziz. (Red: Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 21 Februari 2018

Islam Nusantara adalah Aktualisasi Konsep ‘Ummatan Wasathan’

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan, Islam Nusantara adalah ikhtiar menjelmakan moderatisme (tawassuthiyah) dalam sosial-budaya, ekonomi, pendidikan, bahkan di bidang politik.

“Islam Nusantara adalah moderasi Islam dan keindonesiaan sebagai aktualisasi konsep ummatan wasathan,” jelas Kiai Said saat menyampaikan muhasabah 2017 dan resolusi kebangsaan 2018, Rabu (3/1) di Kantor PBNU Jakarta.

Islam Nusantara adalah Aktualisasi Konsep ‘Ummatan Wasathan’ (Sumber Gambar : Nu Online)
Islam Nusantara adalah Aktualisasi Konsep ‘Ummatan Wasathan’ (Sumber Gambar : Nu Online)

Islam Nusantara adalah Aktualisasi Konsep ‘Ummatan Wasathan’

Ia menegaskan, Islam adalah agama yang mulia, agama yang suci. Karena itu, Islam harus dibela dan diperjuangkan dengan cara-cara yang mulia pula. Kiai Said mengutip Sabda Nabi:

(? ?) ? ? ? ? ? ??  

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Barang siapa hendak mengajak kebaikan, maka ajaklah dengan cara yang baik pula.” (HR Baihaqi)

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan ini juga menerangkan, Allah menghendaki umat Islam menjadi umat moderat (ummatan wasathan) sebagaimana ditegaskan al-Qur’an (al-Baqarah/2: 143).

?? ? ? ? ? ? ? ?.. (?) 

Menurutnya, manifestasi Islam Nusantara kini tengah menghadapi tantangan menguatnya ideologi ekstremisme dan radikalisme di berbagai dunia, termasuk di Indonesia. 

Menangkal radikalisme

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

PBNU bersyukur bahwa tahun 2017, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang mencoreng Islam dan melumat sejumlah negara Islam di Timur Tengah dan Afrika berhasil dilumpuhkan. ISIS berhasil diusir dari Mosul (Irak) pada 21 Juni 2017 dan dari Raqqa (Suriah) pada 17 Oktober 2017.

“Pada 9 Desember 2017, Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, mengumumkan bahwa perang melawan ISIS telah dinyatakan usai. Jaringan mereka mencoba mencari basis di Asia Tenggara, melalui Filipina, namun sebenarnya mengincar Indonesia,” ungkapnya.

Meski makan waktu cukup lama, sekitar 154 hari dan menelan banyak korban jiwa, pada 23 Oktober 2017, otoritas Filipina mengumumkan berhasil melumpuhkan pemberontakan Marawi oleh kelompok afiliasi ISIS, Maute dan Abu Sayyaf.

Dalam rangka mengantisipasi ideologi Khilâfah alá ISIS yang terbukti memporakporandakan sejumlah negara, jelas Kiai Said, PBNU dapat memahami dan mendukung kebijakan Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Ormas yang diikuti dengan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang mengusung gerakan Khilâfah.

Namun, imbuhnya, PBNU menghimbau penyempurnaan Undang-Undang Ormas agar upaya memberantas gerakan anti-NKRI dan Pancasila tidak menghalangi hak setiap warga negara untuk berserikat dan berkumpul yang dijamin konstitusi.

“PBNU melihat, proses pembubaran ormas tetap perlu mekanisme peradilan agar setiap orang dan kelompok dapat membela diri dalam sebuah majelis terhormat,” tuturnya.

Yang lebih penting dari penerbitan Perppu Ormas dan pembubaran HTI, menurutnya, adalah menangkal ideologi radikalisme melalui gerakan terstruktur, massif, dan komprehensif melibatkan berbagai aspek: politik, keamanan, kultural, sosial-ekonomi, dan agama.

Faktor agama menyumbang radikalisme melalui pemahaman bahwa Islam menuntut institusionalisasi politik melalui negara Islam atau Khilâfah Islâmiyah. Ajaran ini, sambung Kiai Said, akan membuat orang Islam di mana pun untuk berontak terhadap kekuasaan yang sah, meski kekuasaan itu tidak menghalangi bahkan memfasilitasi pelaksanaan ibadah seperti shalat, puasa, zakat, dan haji.

Ideologi pemberontakan ini menghalalkan kekerasan yang bisa mewujud nyata jika kondisi politik dan kekuatannya memungkinkan. Pemerintah perlu bersikap dan bertindak tegas mengatasi persoalan radikalisme dengan tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan ketahanan lingkungan berbasis keluarga.

Menurutnya, Kementerian Agama perlu mengambil peran lebih aktif sebagai leading sector dalam penanganan radikalisme agama, terutama mengembangkan wawasan keagamaan yang nasionalis melalui pembobotan kurikulum, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, dan pengelolaan program strategis seperti bidik misi dan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).

“Peran UKP PIP (Unit Kerja Presiden untuk Pembinaan Ideologi Pancasila) perlu juga dioptimalkan dalam pemantapan ideologi Pancasila di lingkungan aparatur sipil negara (ASN), kementerian, dan lembaga-lembaga negara, BUMN, dan TNI/Polri. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 06 Februari 2018

Bagaimana Mendekatkan Diri kepada Allah?

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Allah itu Maha Mengawasi dan Maha Melihat atas semua yang diperbuat hambanya. Karena Allah Maha Melihat maka kita perlu melakukan ikhtiar melalui seluruh indera kita agar kita bisa menerima pandangan atau cahaya Allah.?

Bagaimana Mendekatkan Diri kepada Allah? (Sumber Gambar : Nu Online)
Bagaimana Mendekatkan Diri kepada Allah? (Sumber Gambar : Nu Online)

Bagaimana Mendekatkan Diri kepada Allah?

“Aku harus selalu mencintai Allah supaya Allah tidak lepas dari pandanganku”. Salah satu metode untuk senantiasa menghadirkan Allah dalam pandangan kita adalah melalui Muraqabah, kata KH Luqman Hakim dalam acara Kongkow Sufi, Rabu (9/11) di Jakarta.

Menurutnya pakar tasawuf tersebut, muraqabah adalah metode untuk melaksanakan Al-ihsan (antabudallah ka annak taroka fainlam tarak fainnahu yarak) supaya kita bisa memandang dan dipandang oleh Allah. Lalu ada proses dan tahapan selanjutnya setelah muraqabah adalah Musyahadah dan Marifah.?

Untuk bisa melakukan muraqabah yang dibutuhkan adalah sebuah kesadaran. Kesadaran bahwa ia sedang dan selalu dipandang oleh Allah. Ketika Allah memandang diri kita, Allah memandang dengan mataNya yang mewakili ekspresi dari asma, afal dan sifat-Nya.?

Agar seseorang siap untuk dipandang, Allah memberikan kepada hambanya istidadul abdi (kesiapan untuk dipandang) yang membutuhkan beberapa tahapan ikhtiar atau proses. Ketika seorang hamba tidak siap untuk bisa menerima cahaya pandangan Allah maka ia bisa terbakar.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dan sebaliknya ketika seorang hamba sudah siap dipandang dan menerima cahaya Allah maka ia siapkan cermin yang bersih untuk memantulkan cahaya Allah dan itulah yang disebut Nurun ala nuurin (Cahaya di atas Cahaya).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Proses perjalanan hamba untuk bisa memandang dan menerima cahaya pandangan dari Allah kalau digambarkan dalam bentuk grafik menyerupai sebuah Kurva. Persiapan diri kita dari titik awal kiri bawah perlahan-lahan bergerak naik ke arah kanan atas menuju Allah.?

“Tahapan pada psoses ini bernama Mujahadah yakni sebuah proses perjuangan hamba melawan hawa nafsu untuk bisa berjumpa dan memandang Allah,” tutur Kiai Luqman.

Ketika seorang hamba sudah mencapai titik atas mampu memandang Allah yang disebut dengan Marifat, maka tahapan berikutnya adalah perjalanan turun dari atas pendakian namun sudah dibarengi dengan cahaya Allah. (Akhlis/Fathoni)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan, Makam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 16 Januari 2018

Hukum Melihat Kelamin Pasangan saat Hubungan Suami-istri

Hubungan (senggama) suami-istri merupakan kenikmatan dunia yang menduduki posisi puncak tertinggi, atau klimaks. Menurut KH Syaroni Ahmadi, Kudus, kenikmatan dunia yang paling mendekati kenikmatan surga hanya satu, yaitu ketika seseorang sedang berhubungan suami-istri. Meskipun kenikmatan itu masih belum ada apa-apanya jika dibanding dengan kenikmatan surge, setidaknya hal itulah yang paling mendekat ke sana.

Dalam bersenggama, masing-masing pasangan diperbolehkan menyentuh atau bahkan memegang kelamin pasangan masing-masing tanpa ada perbedaan pendapat dari kalangan ulama.

Hukum Melihat Kelamin Pasangan saat Hubungan Suami-istri (Sumber Gambar : Nu Online)
Hukum Melihat Kelamin Pasangan saat Hubungan Suami-istri (Sumber Gambar : Nu Online)

Hukum Melihat Kelamin Pasangan saat Hubungan Suami-istri

Suami diperbolehkan melihat semua sudut tubuh istrinya selain farji (vagina) baik pada bagian luar atau dalam. Melihat vagina bagian dalam hukumnya sangat dimakruhkan. Tetapi jika ada satu kebutuhan, melihatnya tidak makruh.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

?) ? (? ?) ? ? (?) ? (? ?) ? ? (?) ? ? ? ? ? (?) ? (? ? ?) ? ? ? ? ? ? ? (? ? ?) ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? {? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?} ? ?

Artinya, “Bagian kedua yaitu melihatnya seorang suami pada tubuh istrinya dan tubuh budak perempuannya yang halal baginya untuk ia buat senang-senang, hukumnya boleh melihat kepada tubuh kedua orang tersebut saat mereka masih hidup, karena itulah tempat untuk bersenang-senang, selain farji (vagina) yang diperbolehkan bagi mereka. Jika melihat vagina hukumnya tidak boleh dengan prosentase 50-50. Melihat vagina itu hukumnya makruh jika tanpa ada keperluan. Sedangkan melihat bagian dalam vagina sangat dimakruhkan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sayyidah Aisyah RA berkata, ‘Aku tak pernah melihat punyanya Rasul dan ia juga tak pernah melihat punyaku,’ (farji),” (Lihat Muhammad bin Ahmad As-Syarbini, matan dari Hasyiyah Al-Bujairimi Alal Khatib, Darul Fikr, juz IV, halaman 103).

Melihat kemaluan istri, menurut sebagian ulama bisa menyebabkan kebutaan. Sebagaimana disebutkan dalam hadits,

? ? ? ? ? ) ? ?

Artinya “Melihat kelamin seorang wanita itu bisa menyebabkan kebutaan.”

Ulama berbeda pendapat tentang buta yang dimaksud di sini, ada yang menyebut buta mata bagi si pelaku itu sendiri, ada yang mengatakan buta pada mata anaknya kelak. Ada pula yang menjelaskan bahwa buta yang dimaksud di hadits tersebut adalah buta mata hatinya.

Ibnu Hibban dan imam-imam yang lain menganggap bahwa kualitas hadis tersebut adalah dhaif. Bahkan Ibnul Jauzi memasukkan hadits ini ke dalam kitabnya Al-Maudlu‘at yang berarti hadits ini adalah hadits maudlu‘. Begitu pula Ibnu Adiy, hadits yang sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnul Qatthan tersebut merupakan hadis munkar.

Ibnus Shalah mempunyai pandangan berbeda dengan ulama di atas. Ia menjelaskan bahwa hadits ini mempunyai level derajat hasan. Yang berarti bisa dipakai untuk tendensi.

Perlu diketahui, polemik perbedaan pendapat dalam memandang hadits di atas hanya berhenti pada masalah menyebabkan kebutaan atau tidaknya. Sedangkan masalah kemakruhan melihat vagina bagi suami tetap makruh jika tidak ada hajat (kebutuhan). (Ahmad Mundzir)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 13 Januari 2018

Ramadhan, MWCNU Kotagajah Lampung Tengah Kunjungi Tujuh Ranting NU

Lampung Tengah, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Pengurus harian Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah mengadakan Safari Ramadhan 1438 H / 2017 M ke tujuh ranting NU, yakni ranting NU Sritejokencono, Saptomulyo, Nambahrejo, Sumberrejo, Purworejo, Kotagajah, dan Kotagajah Timur.

“Safari Ramadhan ini terlaksana dalam rangka momentum memuliakan bulan yang penuh berkah, wahana silaturahmi antarsesama Muslim wabil khusus nahdliyyin yang ada di wilayah Kecamatan Kotagajah, sekaligus memperkuat pemahaman dan mengamalkan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyyah dalam kehidupan sehari-hari,” kata H Siswanto selaku Ketua Rombongan Safari Ramadhan di Masjid At-Taqwa Ranting Sumberrejo, Kamis (8/6) malam.

Ramadhan, MWCNU Kotagajah Lampung Tengah Kunjungi Tujuh Ranting NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Ramadhan, MWCNU Kotagajah Lampung Tengah Kunjungi Tujuh Ranting NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Ramadhan, MWCNU Kotagajah Lampung Tengah Kunjungi Tujuh Ranting NU

“Kami sengaja dari MWCNU Kecamatan Kotagajah ingin bersinergi dengan pihak aparat Kecamatan Kotagajah dalam Safari ini supaya lebih kompak dalam mensyiarkan agama Islam yang ramah dan toleran,” imbuh Wakil Ketua MWCNU Kecamatan Kotagajah itu.

Camat Kotagajah Eduart Hartono mengatakan, mengajak pada generasi muda Islam agar berhati-hati dalam dua hal, pertama, bahaya narkoba yang semakin merajalela, kedua, gerakan Islam yang radikal.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Ini yang harus kita waspadai, gerakan yang menentang Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, hati-hati dengan gerakan Islam yang nyleneh-nyleneh,” kata Hartono.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Berikut titik lokasi Safari Ramadhan MWCNU Kecamatan Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah tahun 1438 H / 2017 M, yaitu Selasa (6/6) di Masjid Al-Huda Ranting NU Nambahrejo, Rabu (7/6) Masjid Al-Hikmah Ranting NU Sritejokencono, Kamis (8/6) Masjid Jami’ At-Taqwa Ranting NU Sumberrejo, Sabtu, (10/6) Masjid Nurul Hidayah Ranting NU Kotagajah, Ahad, (11/6) Masjid At-Taqwa Ranting NU Kotagajah Timur, Senin (12/6) Masjid Misbahuttaqwa Ranting NU Purworejo dan Selasa (13/6) Masjid Baituttaqwa Ranting NU Saptomulyo.

Turut hadir dalam agenda Safari Ramadhan MWCNU Kotagajah Wakil Ketua PCNU Lampung Tengah KH Zainuri, Ketua MUI Kotagajah H Ali Mustofa, Ketua MWC LP Ma’arif? NU Kotagajah KH M Baedlowi, Dewan Pengasuh Pesantren Nurul ‘Ulum Kiai Andi Ali Akbar, Camat Kotagajah Eduart Hartono, para kepala UPTD, Kepala KUA Kotagajah, para kepala kampung, Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, Pagar Nusa, Lembaga Pendidikan Ma’arif? NU, dan Banser. (Akhmad Syarief Kurniawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Nusantara, Pahlawan, Nasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 06 Januari 2018

Obama Harus Lepas Sepatu di Istiqlal

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Presiden AS Barack Obama harus melepas sepatu ketika masuk Masjid Istiqlal. Pernyataan ini sekaligus menjawab munculnya rumor bahwa Obama akan masuk Istiqlal dengan tetap mengenakan sepatu.  Sebetulnya Istiqlal sudah biasa menerima tamu negara. Karena itu, segala persiapan penyambutan seperti karpet merah dan lainnya sudah disiapkan.



Obama Harus Lepas Sepatu di Istiqlal (Sumber Gambar : Nu Online)
Obama Harus Lepas Sepatu di Istiqlal (Sumber Gambar : Nu Online)

Obama Harus Lepas Sepatu di Istiqlal

“Bahkan, sarana penyambutan seperti itu sudah siap digunakan kapan pun ketika ada tamu negara yang datang ke Istiqlal. Hanya saja seperti tamu-tamu lain, Obama juga harus melepas sepatunya. Malahan Istiqlal sekarang ini batas sucinya sudah sampai depan teras, luar sana,”tandas Mubarok selaku Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal pada wartawan di Jakarta, Selasa (9/11).

Yang jelas katanya, Istiqlal ini sudah sering menerima tamu kepala-kepala negara. “Mereka semua ikut aturan kami, Kalau soal karpet merah dan lainnya, tentu Istiqlal sudah menyiapkan. Kami sudah pasang permanen di pintu VVIP karena memang tamu kehormatan yang datang ke sini tidak sedikit. Paling kalau warnanya sudah rada pudar, kami ganti yang baru,”ujar Mubarok.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menurutnya, jika dilihat sepintas, Istiqlal seolah tidak mengadakan persiapan apa pun terkait kedatangan Obama. Namun, Mubarok menegaskan, untuk standar pelayanan dan persiapan penyambutan tamu negara, Istiqlal telah lebih dahulu siap ketimbang lokasi-lokasi lain.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Soal nantinya Obama mau diajak ke mana, sudah kami siapkan. Terus juga ada cindera mata dan sebagainya, termasuk melihat beduk raksasa Istiqlal.. Jadi Istiqlal telah siap kapan pun tamu datang. Setelah Obama ke sini nanti, sorenya juga datang rombongan kenegaraan dari Austria. Mereka bahkan lebih banyak,"katanya. (amf)Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Quote, Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 26 Desember 2017

Muslim Palestina Kembali Masuki al-Aqsa Setelah Dua Pekan

Yerusalem, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Warga Palestina mengakhiri aksi pemboikotan dan memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem untuk pertama kalinya dalam dua pekan terakhir pada Kamis (27/7), setelah Israel mencabut kebijakan keamanan kontroversial yang memicu kerusuhan.?

Wartawan kantor berita AFP menyaksikan ribuan orang mengalir memasuki Haram al-Syarif, yang disebut Temple Mount oleh orang Yahudi, untuk menunaikan salat ashar di kompleks yang mencakup Masjid Al Aqsa dan Masjid Kubah Batu itu.?

Muslim Palestina Kembali Masuki al-Aqsa Setelah Dua Pekan (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslim Palestina Kembali Masuki al-Aqsa Setelah Dua Pekan (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslim Palestina Kembali Masuki al-Aqsa Setelah Dua Pekan

Beberapa di antara jamaah menangis saat memasuki kompleks itu, sementara yang lain berteriak "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar). Konfrontasi sempat mengancam rencana mengakhiri aksi pemboikotan itu karena kepolisian Israel tetap menutup salah satu gerbang menuju tempat suci tersebut.?

Gerbang tersebut merupakan tempat dua polisi Israel pada 14 Juli 2017 tewas dalam penyerangan yang memicu pengetatan keamanan dan pemasangan pintu berpendeteksi logam menuju kompleks Aqsa.?

Polisi kemudian membuka gerbang dan warga Palestina melanjutkan rencana untuk mengakhiri pemboikotan. Ketegangan masih ada antara Israel dan jamaah Muslim di tempat suci itu terlepas dari pembongkaran pintu berpendeteksi logam pada Selasa.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pagar dan perancah tempat kamera sebelumnya dipasang juga sudah bersih pada Kamis, setelah polisi menyatakan semua kebijakan baru sekarang sudah dicabut. Muslim menolak masuk ke kompleks Al-Aqsa dan mendirikan shalat di luar setelah Israel menerapkan pengetatan pengamanan usai insiden penyerangan di dekat kompleks tersebut.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Warga Palestina memandang penerapan kebijakan itu sebagai upaya Israel untuk meningkatkan kendali atas kompleks tersebut. Setelah Israel mencabut kebijakan keamanan barunya di kompleks Al-Aqsa, otoritas Muslim menyeru para jamaah kembali.

Otoritas Israel sebelumnya berdalih pemasangan pendeteksi logam diperlukan karena pelaku serangan 14 Juli menyelundupkan senapan ke kompleks itu dan muncul untuk menyerang aparatnya.

Kerusuhan yang merenggut nyawa meletus dalam beberapa hari setelah penerapan kebijakan keamanan baru itu, menyebabkan lima warga Palestina tewas. (Antara/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Sejarah, Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 08 Desember 2017

Rokok Cerutu Iringi Pejuang Kemerdekaan di Parakan

Sejarah tutur (sebagaimana istilahnya Gus Dur) keberadaannya dapat membantu memperkaya perspektif pembaca dalam memahami suatu peristiwa sejarah. Utamanya ialah bahwa sejarah tutur sering dapat mengeksplorasi suasana sebuah peristiwa dan sisi lain dari suatu sejarah yang kerap tidak tersorot dalam dokumentasi sejarah resmi. ?

Buku berjudul Cuplikan Sejarah Bambu Runcing karya KH. Muhaiminan Gunardho Parakan yang diterbitkan Kota Kembang, Yogyakarta (hanya untuk kalangan sendiri) itu barangkali dapat dikelompokkan ke dalam kategori sejarah tutur dimaksud. Walaupun hanya kumpulan cuplikan sejarah yang sudah tentu masing-masing fragmen cerita ditulis tidak secara komprehensif-holistik, bahkan satu sama lain di antara fragmen peristiwa di dalamnya terkesan kurang terkait secara padu. Namun cukup mengilustrasikan bagaimana sejarah singkat Bambu Runcing dan kota Parakan dalam konteks masa perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. ? ? ? ?

Rokok Cerutu Iringi Pejuang Kemerdekaan di Parakan (Sumber Gambar : Nu Online)
Rokok Cerutu Iringi Pejuang Kemerdekaan di Parakan (Sumber Gambar : Nu Online)

Rokok Cerutu Iringi Pejuang Kemerdekaan di Parakan

KH. Muhaiminan Gunardho dalam salah satu fragmen dalam buku ini menggambarkan suasana kota Parakan. Tidak terhitung lagi banyaknya orang-orang yang datang ke Parakan siang malam, pagi sore berbondong-bondong tanpa henti-hentinya bagaikan barisan semut. Mulai dari stasiun, karena waktu itu diadakan kereta istimewa sampai Jetis, jembatan Galeh sampai jembatan Brangkongan, penuh pemuda beriringan memanggul Bambu Runcing, kelewang, sujen, dan botol-botol tempat air.?

“Kereta api memuat penumpang bergelantungan sampai di atas atap. Dari stasiun para pemuda dengan beratur berbaris empat-empat menuju gedung Barisan Muslimin Temanggung (BMT). Tidak sedikit rombongan yang berjalan kaki dari jalan Kedu, jalan Bulu, jalan Wonosobo, jalan Ngadirejo, semuanya menuju satu tujuan yaitu gedung BMT Kauman Parakan, tempat menyepuh Bambu Runcing,” tulis Kiai yang dulu cukup dekat dengan Gus Dur itu.

Masyarakat dan rakyat Parakan menyambut para pemuda pejuang tersebut dengan sangat ramah dan penuh suka cita. Mereka dianggap tak ubahnya saudara mereka sendiri. Pada saat seperti ini banyak masyarakat Parakan yang memberikan kemudahan kepada pengunjung, yaitu dengan menjual berbagai dagangan, seperti makanan dan minuman, juga Bambu Runcing, kenthes, angklek keris, botol, tambang, dan tutup botol.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Bila ada rombongan datang sore atau malam hari, selain menawarkan dagangan warga Parakan juga menawarkan penginapan secara rombongan. Sebab tidak semua rombongan yang datang sudah lengkap peralatannya. Ada yang sudah membawa perlengkapan dari daerah asalnya seperti Bambu Runcing, botol dan lainnya, tetapi tidak sedikit pula yang datang belum membawa perlengkapan apa-apa.

Para penjaja barang-barang ini berjajar memenuhi jalan menuju Masjid Kauman dan gedung BMT. Bambu Runcing dan kenthes yang dijual kebanyakan berasal dari pring gading (bambu kuning) yang sering juga dibuat sebagai gagang sapu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Penjual sepatu juga ada, kebanyakan ukurannya besar sebab sepatu rampasan dari Belanda. Tidak ketinggalan pedagang rokok pun ikut menawarkan produk rokoknya. Yang unik serta mengesankan adalah ada pedagang rokok pada waktu itu yang tidak pernah lupa menjual rokok cerutu raksasa, panjang rokok ini sampai 1,5 meter.

Pada siang hari mulai pukul 08.00 sampai 16.00 di jalan Kauman gedung BMT dipenuhi orang, terdengar dari gedung itu sangat nyaring suara orang memanjatkan doa bersama-sama malafalkan:

? ? ? ?× (Basmalah 3x)

? ? ? ?× (Allahu Ya Hafidz 3x)

? ? ?× (Allahu Akbar 3x)

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?×?

Begitu pula di antara rombongan pejuang yang sudah tiba di Parakan pun terjadi kesibukan berbeda-beda di antara mereka. Ada yang ? mencari masjid, mencari warung, mencari penginapan, ada yang langsung mendaftar ke kantor BMT dan ada juga yang langsung menyepuhkan bambu runcingnya. Untuk menampung pendatang malam hari, tidak sedikit rumah-rumah pribadi dijadikan penginapan sementara. Bagi mereka soal di mana tidurnya tidak masalah. Asal ada dipan bahkan dengan menggelar tikar lantaipun mereka tidur pulas. Langgar dan masjidpun selalu penuh.

Keramaian Parakan, dengan sepuh Bambu Runcingnya, akhirnya tercium juga oleh penjajah yang merasa sangat tidak senang dengan kegiatan tersebut karena dianggap membahayakan posisinya. Maka mulailah mereka menyebar mata-mata. Akhirnya sejak itu untuk mengantisipasi dari segala kemungkinan yang tidak diinginkan, pengurus BMT mengeluarkan ketentuan siapapun yang akan bertemu atau rombongan penting yang akan masuk ke BMT, harus mendaftar terlebih dahulu. Beruntung Hubungan antara BMT dengan kepolisian Parakan waktu itu sangat erat. (M. Haromain)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Quote, Nasional, Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 02 Desember 2017

SMK Walisongo Terapkan Program Double Degree

Jepara, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. SMK Walisongo Pecangaan Jepara menerapkan sistem double degree untuk para peserta didiknya. Penerapan keahlian ganda ini berlaku untuk siswa kelas XII semester ganjil dengan program ekstra wajib. Setelah mengikuti program selama satu satu semester, mereka mengikuti uji kompetensi.

SMK Walisongo Terapkan Program Double Degree (Sumber Gambar : Nu Online)
SMK Walisongo Terapkan Program Double Degree (Sumber Gambar : Nu Online)

SMK Walisongo Terapkan Program Double Degree

Ekstra wajib untuk jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) ialah Teknik Sepeda Motor (TSM). Sementara untuk jurusan Kriya Teksil (KT), Tata Busana (TB). Sedangkan bagi siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), mereka mengambil ekstra wajib Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

Sebanyak 106 siswa akan mengikuti uji kompetensi tahun ini pada Senin-Rabu (12-14/5).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menurut Waka Kurikulum Ardana Himawan, ? program ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. “Masyarakat biasanya tak mau tahu. Kalau jurusan kendaraan ringan dikiranya bisa paham tentang mobil dan motor. Padahal sejatinya TKR fokus di mobil. Maka dari itu, program double degree kami laksanakan mulai tahun 2013 kemarin,” jelasnya.

Kepala SMK Walisongo Sutarwi Samsul Maarif menambahkan, pihaknya berharap program ganda itu memikat calon peserta didik baru. Program ini menjadi keistimewaan SMK Walisongo. Karena SMK lain belum tentu menjalankannya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kelebihan program ini, siswa mendapat dua sertifikat. Jurusan TKR mendapat sertfikat dari Mitsubishi dan Honda. Jurusan KT dari Sanggar Batik dan Griya Anita dan TKJ dari APTI,” tambahnya. (Syaiful Mustaqim/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham AlaSantri, Pahlawan, Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 25 November 2017

PMII: Jangan Anggap Remeh Ancaman Disintegrasi

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) mengingatkan semua pihak, khususnya pemerintah, agar tidak menganggap remeh ancaman disintegrasi bangsa.

"PMII melihat ancaman disintegrasi bangsa sudah di depan mata jika kita tidak segera berbenah diri," kata Ketua Umum PB PMII Hery Haryanto Azumi di Jakarta, Senin.

PMII: Jangan Anggap Remeh Ancaman Disintegrasi (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII: Jangan Anggap Remeh Ancaman Disintegrasi (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII: Jangan Anggap Remeh Ancaman Disintegrasi

Peristiwa penyusupan aktivis gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS) pada acara yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Ambon, disusul pengibaran bendera Bintang Kejora di Papua, dan deklarasi Partai GAM di Aceh yang terkesan berurutan, kata Hery, tak boleh dianggap angin lalu.

"Menurut saya, tentu peristiwa yang berurutan ini bukan suatu kebetulan. Ini by design. Terlalu luar biasa jika ini sekadar peristiwa kebetulan," katanya.

Menurut Hery, ancaman disintegrasi setidaknya datang dari dua kelompok. Pertama, dari kelompok separatis yang sangat giat dalam menggalang dukungan komunitas internasional.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Logika yang seringkali dipakai adalah pelanggaran HAM, diskriminasi, dominasi agama. Otonomi daerah sering disalahtafsirkan sebagai federalisasi," katanya.

Ancaman kedua muncul dari kelompok-kelompok radikal dalam agama yang menginginkan adanya pemerintahan global berbasis agama.

"Dalam pandangan mereka, negara bangsa adalah penghambat terwujudnya pemerintahan global. Karena itu, NKRI menurut kelompok ini harus digulingkan," katanya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Karena itu, kata Hery, PMII melihat perlunya bangsa Indonesia segera melakukan pembenahan internal dan lobi-lobi internasional untuk mempertahankan tegaknya NKRI yang berdasar UUD 1945 dan Pancasila yang mengakui berbagai perbedaan yang ada. (ant/mad) 



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan, Khutbah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 24 November 2017

Hasyim: Kekerasan Di Astranawa Memalukan

Surabaya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua Umum PBNU KH Drs A Hasyim Muzadi menilai peristiwa kekerasan yang terjadi di Graha Astranawa, Jl Gayungsari Timur, Surabaya (gedung sekretariat DPW PKB Jatim pimpinan Drs H Choirul Anam) merupakan peristiwa yang memalukan.

"Terlepas dari siapa yang salah dan siapa yang benar, peristiwa kekerasan yang terjadi itu merupakan peristiwa yang memalukan," ujarnya di Surabaya, Minggu, menanggapi bentrok aktivis PKNU-PKB pada 23 Maret lalu.

Hasyim: Kekerasan Di Astranawa Memalukan (Sumber Gambar : Nu Online)
Hasyim: Kekerasan Di Astranawa Memalukan (Sumber Gambar : Nu Online)

Hasyim: Kekerasan Di Astranawa Memalukan

Bentrok itu terjadi saat berlangsungnya rapat persiapan deklarasi Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) di Graha Astranawa, Surabaya, yang menyebabkan satu orang luka yakni komandan Satgas PKB pro-Anam (PKNU), Abdul Halim, akibat dipukul aktifis PKB pimpinan Imam Nahrawi.

Menurut Hasyim Muzadi, kekerasan di Astranawa menunjukkan model berpolitik yang tidak mengenal akhlak dan hukum, melainkan politik kepentingan pribadi yang sangat rendah.

"Umat diajari menjadi preman oleh pemimpin yang mengandalkan premanisme. Saya berharap pimpinan partainya masing-masing mendiplinir anggotanya," ucapnya.

Mantan Ketua PWNU Jatim sebelum Dr KH Ali Maschan Moesa MSi (ketua PWNU Jatim saat ini) itu menyatakan NU sendiri ikut malu karena semuanya merupakan sesama orang NU.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Tapi, harus disadari bahwa mereka berkelahi bukan dalam rangka perjuangan NU, namun dalam rangka membela nafsunya sendiri-sendiri, karena warga NU (Jatim) sebenarnya sudah lama ’gregetan’ melihat ulah mereka," tegasnya.

Pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, Malang, Jatim itu menilai sebagaian dari mereka sesungguhnya sedang "kuwalat" (terkutuk) NU, karena mereka menggunakan basis NU (Jatim) dan ulama NU, namun mereka selalu menyakiti perasaan warga NU.

"Saya ingatkan mereka agar sadar sebelum terlambat dan pelan-pelan ditinggalkan umat NU agar ber-istighfar (memohon ampun kepada Allah SWT)," paparnya.

PKNU akan dideklarasikan 17 ulama/kiai di Pesantren Langitan, Tuban, Jatim pada 31 Maret mendatang, namun Ketua Umum DPP PKNU Drs H Choirul Anam (Cak Anam) menyatakan PKNU masih merupakan partai persiapan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"PKNU akan menjadi partai politik jika upaya hukum yang kami lakukan saat ini (PK atau Peninjauan Kembali) sudah berkuatan hukum tetap dan PKNU sendiri lolos dalam verifikasi parpol peserta Pemilu 2009," ucap Cak Anam yang saat ini juga masih merangkap Ketua Umum DPP PKB pro-Muktamar Surabaya itu. (ant/eko)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan, Hadits, Kiai Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 19 November 2017

Jadi Pengurus Harus Bangga Mewarisi Organisasi NU

Pringsewu, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sepuluh Kepengurusan Nahdlatul Ulama tingkatan Ranting atau desa dikukuhkan oleh Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu H. Taufiqurrohim, Ahad (6/11). Pengukuhan tersebut bebarengan dengan kegiatan Pengajian Triwulan PAC Muslimat NU Kecamatan Pagelaran yang bertempat di Majelis Taklim Ainul Yaqin Patoman Pagelaran.

Jadi Pengurus Harus Bangga Mewarisi Organisasi NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Jadi Pengurus Harus Bangga Mewarisi Organisasi NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Jadi Pengurus Harus Bangga Mewarisi Organisasi NU

Sepuluh Ranting NU yang dikukuhkan tersebut yaitu Ranting NU Desa Pagelaran, Pasir Ukir, Bumi Ratu, Bumirejo, Patoman, Sidodadi, Padangrejo, Pujiharjo, Sukawangi dan Lugusari.

Hadir pada kegiatan yang dihadiri oleh ribuan Warga NU dan Muslimat ini Mustasyar PCNU Kabupaten Pringsewu H. Sujadi, Pembina Muslimat NU Pringsewu H. Nurrohmah Sujadi, Ketua PC Muslimat NU Hj. Ani Fitriani, Ketua PC Fatayat NU Umi Laila dan Seluruh Pengurus NU dan Muslimat Kecamatan Pagelaran.

Pada kesempatan tersebut Mustasyar PCNU Kabupaten Pringsewu H. Sujadi menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang dilantik sekaligus berharap para pengurus yang dilantik untuk dapat terus berkhidmah bagi ummat. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Jadi pengurus NU itu tidak digaji. Jadi pengurus NU itu siap berkorban. Jadi pengurus NU harus ikhlas. Jika ini selalu dimiliki pengurus NU dalam berjuang yakinlah akan diberi kebarokahan dalam kehidupan, dikaruniai keturunan soleh solehah, rezeki yang halal dan khusnul khotimah," katanya diamini oleh seluruh yang hadir.

Menjadi pengurus NU juga harus bangga karena mewarisi organisasi ulama yang berperan besar dalam mewujudkan NKRI. "Kita berikrar untuk meneruskan perjuangan para ulama yang telah mendirikan NU dan indonesia. Terus lakukan Ibadah Amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah warisan Ulama. Pengajian, wiridan, manakiban dan sejenisnya adalah kunci kesuksesan Indonesia Merdeka," tegasnya.

Abah Sujadi, begitu ia biasa disapa mengatakan bahwa amaliyah tersebutlah yang menjadi musabab para Ulama dan pejuang berkumpul dan bergerak untuk bangsa Indonesia dengan mendirikan Organisasi untuk mewujudkan kemerdekaan RI yang muaranya berupa pembacaan Proklamasi pada 17 Agustus 1945.

Diakhir sambutannya Abah Sujadi menyampaikan pesan Pengasuh Pondok Pesantren Kalibeber Wonosobo KH. Muntaha dimana Ia pernah menjadi santri disana. "Dipakai berjuang badan kita akan rusak. Tidak dipakai berjuang badan kita juga akan rusak. Terus pilih yang mana?," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kajian, Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 18 November 2017

KH Aminuddin dan KH Zaenal Arifin Ma’shum Pimpin NU Demak 2017-2022

Demak, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama, Kabupaten Demak, Jawa Tengah yang berlangsung, Ahad (30/7) di Pesantren Fathul Huda Karanggawang, Sidorejo Kecamatan Sayung Demak telah memilih dan menyepakati KH Zaenal Arifin Ma’shum sebagai rois syuriyah dan KH Muhammad Aminuddin sebagai ketua Tanfidziyah PCNU kabupaten Demak masa khidmat 2017-2022.

Sidang pleno yang dipimpin pengurus Wilayah NU Jateng H Najhan Musyafak dan didampingi H Amiq Muhlisin tersebut terlebih didahului dengan demisioner pengurus periode sebelumnya.

KH Aminuddin dan KH Zaenal Arifin Ma’shum Pimpin NU Demak 2017-2022 (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Aminuddin dan KH Zaenal Arifin Ma’shum Pimpin NU Demak 2017-2022 (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Aminuddin dan KH Zaenal Arifin Ma’shum Pimpin NU Demak 2017-2022

 

Selanjutnya forum konferensi sebelum melakukan pemilihan ketua tanfidziyah terlebih dulu memilih Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa) yang terdiri dari 5 ulama yakni KH Zaenal Arifin Ma’shum, KH Zaini Mawardi, KH Misbahul Munir, KH Alawi Mas’udi dan KH Zaainal Muhtarom yang menyepakati KH Zaenal Arifin Ma’shum (Gus Zen) sebagai Rais NU Demak.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Usai ditetapkan sebagai rois syuriyah Gus Zen meminta doa dan dukungan peserta konferensi. “Saya telah di amanati oleh para kiai untuk memimpin NU Demak ke depan, maka mohon untuk di do’akan agar kuat dan mampu memegang amanah ini,” tutur Gus Zen.

Sementara itu KH Aminuddin setelah terpilih sebagai ketua secara aklamasi menyampaikan akan mengakomodir kader yang bisa diajak berjuang dalam memajukan organisasi bersama formatur yang berjumlah 9 orang.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kami akan menyusun dan memilih pengurus bersama formaturyang tentunya berdasarkan masukan dari pengurus lama dan MWCNU,” tandasnya.

Konferensi tersebut selain dihadiri pengurus cabang, MWCNU, Banom dan ranting se-Kabupaten Demak juga dihadiri rois syuriyah NU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh, Bupati Demak HM Natsir, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, dan pimpinan ormas Kabupaten Demak. (A. Shiddiq Sugiarto/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham AlaNu, Halaqoh, Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 17 November 2017

NU Jimatnya Negara dan Agama

Depok, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Hubungan antara negara dan agama merupakan sesuatu yang dinamis. Ada kalanya negara direpotkan oleh agama tetapi pada saat yang lain bisa saja agama direpotkan oleh negara. Karena itu keharmonisan antara negara dan agama sangat penting untuk menjaga kedamaian masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Rais Syuriyah PBNU KH Hasyim Muzadi ketika memberi sambutan dalam kunjungan Joko Widodo, presiden terpilih pemilu 2014, ke pesantren Al Hikam Depok dalam rangka halal bihalal dan halaqah pra munas dan konbes NU, Sabtu (30/8).

NU Jimatnya Negara dan Agama (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Jimatnya Negara dan Agama (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Jimatnya Negara dan Agama

Ia menyatakan, NU dalam hal ini memainkan peran penting untuk menjaga keharmonisan antara negara dan agama.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“NU itu jimatnya agama dan jimatnya negara,” katanya dihadapan para kiai dan ulama serta pengurus wilayah NU dari seluruh Indonesia.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sayangnya, selama ini pemerintah kurang memperhatikan pentingnya aspek agama sehingga gerakan pembangunan tida memperhatikan aspek religiusitas. Akibatnya, timbul gap yang semakin lebar antara yang kaya dan miskin.

“Wawasan agama harus menjadi bagian dari wawasan pembangunan,” tandasnya.

Menurutnya terdapat dua hal perlu diubah di Indonesia. Pertama adalah kejujuran. “Jika semuanya jujur, maka separuh masalah sudah selesai.”

Kedua adalah, pola hidup sederhana. Jika para pemimpinnya menjalankan pola hidup sederhana, maka hal itu akan ditiru oleh jajaran dibawahnya.

Ia menegaskan bahwa Jokowi, telah mampu menunjukkan kedekatannya dengan rakyat dan kesederhanaan hidup.

“Jangan ragu-ragu mendukung Pak Jokowi-JK dalam memimpin bangsa,” tegasnya. (mukafi niam)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan, Anti Hoax, Lomba Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 07 November 2017

NU Harus Mandiri di Bidang Ekonomi

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengingatkan pentingnya kemandirian bagi NU dalam menjalankan roda organisasi.

NU Harus Mandiri di Bidang Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Harus Mandiri di Bidang Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Harus Mandiri di Bidang Ekonomi

Hal ini dikatakan ketika memberikan sambutan dalam peresmian Saudagar Fest 2013 yagn diselenggarakan Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) di Mall of Indonesia, Jakarta, Sabtu (14/9).

Islam, katanya, sangat menghormati kewirausahaan. Ia mencontohkan, hikmah dipilihnya Nabi Muhammad yang keturunan suku Quraisy, karena suku tersebut merupakan suku pedagang yang memiliki jaringan seantero jarizah Arab.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Pernyataan bahwa Islam tidak mendorong dunia usaha itu salah besar,” katanya.

Ia mencontohkan, beberapa ulama besar, seperti Abu Hanifah, merupakan ulama sekaligus saudagar besar. Karena itu, ia berani berpendapat bahwa haram hukumnya guru ngaji Al-Qur’an minta bayaran. Pendapat berbeda disampaikan oleh muridnya, Abu Yusuf bahwa yang paling berhak menerima bayaran adalah guru ngaji Qur’an.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kenapa ini bisa terjadi, karena Abu Hanifah sudah kaya, sedangkan muridnya miskin,” tegasnya.

Ia juga mencontohkan sufi yang juga kaya raya, yaitu Abu Hasan As-Syadzili, yang hidupnya berlimpah harta dan menjalani kehidupan yang baik.?

Suatu saat, terdapat seorang tamu, yang berpendapat bahwa seorang sufi harus hidup sederhana, bahkan miskin, tetapi As-Syadzili menyampaikan pesan kepada guru orang tersebut “sampai kapan memikirkan dunia terus.”

Ketika pulang, pesan tersebut disampaikan kepada gurunya yang tinggal di Tunisia, dan mengakui ia masih memikirkan harta. “As-Syadzili meskipun kaya, tidak lagi memikirkan harta, sementara aku karena miskin, yang dipikirkan harta saja.”

Terkait dengan perekonomian Indonesia, Kiai Said prihatin dengan semakin melebarnya ketimpangan antara si kaya dan si miskin. Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digembar-gemborkan pemerintah dan sudah dikucurkan lebih dari 80 trilyun ternyata belum menyentuh kelompok paling miskin, yang tidak memiliki agunan sebagai jaminan kredit. Ia meminta agar pemerintah membuat sebuah mekanisme agar kelompok tersebut memiliki akses permodalan. (mukafi niam)

Foto:

Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Waketum PBNU H Asad Said Ali mengunjungi salah satu stan Saudagar Fest 2013

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pendidikan, Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 18 Oktober 2017

Rais NU Karanganyar: Kader Harus Halau Fitnah Masif atas PBNU

Karanganyar, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Rais Syuriyah PCNU Karanganyar KH Ahmad Hudaya meminta alumni Kader Penggerak Nahdlatul Ulama untuk terus membentengi paham Ahlussunah wal Jama’ah an-Nahdiyah yang sekarang sedang diserang secara masif oleh golongan yang tidak suka dengan NU melalui dunia maya. Selain itu Kader Penggerak NU harus memahami dan mengamalkan khittah NU 1926.

“Masifnya fitnahan kepada Pengurus Besar NU, dalam hal ini Kiai Said Aqil Siroj terus mendapat fitnahan yang luar biasa baik dari media sosial maupun pemberitaan media online. Untuk itu sebagai kader harus cepat mengklarifikasinya, agar fitnahan tersebut tidak menjadi sebuah ‘kebenaran’,” katanya? saat bertausiyah pada temu kader alumni Penggerak NU di gedung PCNU Karanganyar, Ahad (30/1).

Rais NU Karanganyar: Kader Harus Halau Fitnah Masif atas PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais NU Karanganyar: Kader Harus Halau Fitnah Masif atas PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais NU Karanganyar: Kader Harus Halau Fitnah Masif atas PBNU

"Karena berita-berita yang tidak benar atau hoax jika terus menerus disebarkan, maka akan dianggap menjadi sebuah kebenaran, dan ini sangat berbahaya" imbuhnya

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selain itu juga, Kiai Hudaya mengingatkan kepada kader NU untuk benar-benar memahami dan mengamalkan khittah NU 1926 dengan cara membaca sejarah pertumbuhan dan perkembangan NU dari masa-kemasa, karena garapan NU luas seperti sosial keagamaan, pendidikan dan lain sebagainya.

"Sebagai Kader Penggerak tidak boleh kehabisan energi dalam berkhidmat di tubuh NU, berjuang dan berkhidmat adalah proses, dan hasil dari perjuangan tersebut bukan wilayah kita, tapi wilayah Allah SWT," pesannya. (Ahmad Rosyidi/Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan, Tegal, Hikmah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 07 Oktober 2017

Ulama Tak Manfaatkan Isu Sektarian untuk Kekuasan

Garut, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. KH Mimih Haeruman menyerukan pentingnya untuk kembali kepada ulama yang memberikan teladan, pondasi dan pola dasar bagi tenun kebangsaan Indonesia. Kiai yang akrab disapa Ajengan Mimih tersebut menyampaikan hal itu pada rangkaian peringatan Harlah Fatayat NU ke-67 dan GP Ansor ke-83 di Pondok Pesantren Nurulhuda, Cisurupan, Kabupaten Garut.?

Ulama Tak Manfaatkan Isu Sektarian untuk Kekuasan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ulama Tak Manfaatkan Isu Sektarian untuk Kekuasan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ulama Tak Manfaatkan Isu Sektarian untuk Kekuasan

"Akhir-akhir ini tensi kebangsaan kita naik karena politik di Jakarta yang keras sehingga secara tidak sadar bangsa ini terasuki oleh rapuhnya kepercayaan antarmasyarakat dan rasa saling curiga. Kita juga prihatin atas politisasi agama yang digunakan untuk kepentingan politik praktis dan kontes kekuasaan," terang koordinator jawara di lingkungan NU tersebut pada tabligh akbar yang berlangsung di kompleks Pondok Pesantren Nurulhuda Cisurupan Garut pada 24 April 2017/ 27 Rajab itu.

Ajengan Mimih menambahkan, para ulama mendirikan bangsa ini dengan ikhtiar, doa serta darah dan air mata sehingga semua elemen bangsa bisa duduk sejajar dan berdiri setara. Hendaknya kondisi ini jangan dirusak oleh siapa pun.?

Dengan, demikian, lanjut Ketua Umum Pimpinan Pusat Pencak Silat NU Pagar Nusa itu, kebinekaan kita adalah salah satu hal yang harus dirawat dalam kehidupan berbangsa karena sudah menjadi amanat oleh para ulama pendiri negeri ini.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kalau belakangan ada yang ngaku-ngaku ulama, tetapi suka memanfaatkan isu sektarian untuk politik kekuasaan, apakah orang seperti itu merupakah ulama yang diteladankan oleh para ulama terdahulu? Tentu saja tidak!" tandas Ajengan Mimih.

Acara tersebut dihadiri oleh ribuan jamaah NU serta diramaikan dengan atraksi Banser, lomba paduan suara Fatayat, lomba cerdas cermat dan lomba baca kitab kuning. (Ali/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Pahlawan, News Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 15 September 2017

CBP=KKP Kudus Adakan Diklatsus

Kudus, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Dewan Koordinasi Cabang Corp Brigade Pembangunan - Korp Kepanduan Putri (DKC CBP-KKP) kabupaten Kudus mengadakan orientasi pengurus dan  pendidikan dan Latihan Khusus (Diklatsus) di Desa Ternade Dawe Kudus, Sabtu - Ahad (23-24/5). Kegiatan yang dibuka ketua PC IPNU Kudus Dwi Saifullah itu diikuti  30 peserta dari unsur pengurus DKC dan DKAC se Kudus .

Komandan CBP Kudus Khoirul Anam mengatakan orientasi dan diklatsus ini bertujuan untuk memberikan bekal ketrampilan dan pengetahuan khusus kepada pengurus CBP-KKP yang dipersiapkan menjadi pelatih atau instruktur dalam pengkaderan di lingkungannya.

CBP=KKP Kudus Adakan Diklatsus (Sumber Gambar : Nu Online)
CBP=KKP Kudus Adakan Diklatsus (Sumber Gambar : Nu Online)

CBP=KKP Kudus Adakan Diklatsus

"Sebagian besar pengurus CBP-KKP ini semuanya wajah-wajah  baru sehingga perlu mengetahui arah,visi misi lembaga ini dan memperoleh bekal  ketrampilan khusus sehingga ketika menangani sebuah pengkaderan seperti diklatama di tingkat anak cabang memiliki kemampuan dan kesiapan," ujarnya kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia menegaskan CBP dan KKP akan menjadi kader NU yang siap menjadi penggerak dan pelopor pembangunan terutama menjalankan program-program khusus kemanusiaan termasuk  menyiapkan relawan SAR.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Kita akan terus mendorong maupun meningkatkan anggota CBP-KKP  yang notabene dari kalangan pelajar agar memiliki kepedulian sesama," tandas Anam.

Sementara itu, Ketua PC IPNU Kudus Dwi Syaifullah mengharapkan kader-kader CBP-KKP mampu meningkatkan kualitas diri serta mewujudkan kaderisasi yang berkesinambungan. " Apalagi, perannya sangat signifikan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pelajar," katanya saat membuka acara.

Kegiatan diklatsus ini didampingi intruktur dari Alumni CBP-KKP Kudus sendiri yang menyampaikan berbagai materi dasar ke CBP-KKP an dan tehnik-tehnik penanganan pelatihan yakni manajemen pelatihan dan Diskusi. Selain itu, sebagai materi penunjang diadakan out bound di lingkungan desa Ternadi yang termasuk daerah perbukitan.  

Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: Qomarul Adib

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Aswaja, Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 10 September 2017

Ini Tujuh Kunci Mencerdaskan Murid ala Ketum Pergunu

Mojokerto, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Ketua Umum Pergunu KH Asep Saifuddin Abdul Chalim menyebutkan sejumlah tips agar murid-murid sukses dalam menyerap ilmu pengetahuan di hadapan para guru-guru peserta Kongres Pergunu II di Pesantren Amanatul Umah, Kamis (27/10) siang.

Menurut Kiai Asep, kunci pertama adalah al-jiddu wal muwazhabah atau berkesungguhan dan ajeg dalam berkesungguhan. Berkesungguhan dan terus berkesungguhan.

Ini Tujuh Kunci Mencerdaskan Murid ala Ketum Pergunu (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Tujuh Kunci Mencerdaskan Murid ala Ketum Pergunu (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Tujuh Kunci Mencerdaskan Murid ala Ketum Pergunu

Misalnya tidak benar apabila murid tidak diberi PR. Tetapi PR harus merangsang bersangkutan untuk kelanjutan proses belajar, tidak berhenti saat di sekolah saja. "PR itu harus dimulai dari yang mudah, kemudian yang setengah sulit, baru agak sulit. Tetapi yang mudah itu bisa menggiring pada yang setengah sulit." jelasnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kedua, taqlilul ghidza atau menyedikitkan makan. Murid harus dibiasakan jangan banyak makan atau makan tidak boleh sampai kekenyangan. Sebab menurut ilmu kedokteran, kenyang itu datang 10 menit setelah makan. "Sementara kenyang itu menghilangkan kecerdasan," tambahnya.

Ketiga, mudawamatul wudlu yakni murid itu harus selalu mempunyai wudhu dan gurunya pun harus punya wudhu.

Keempat, tarkul maaashi, atau tidak boleh bermaksiat. "Di dalam Al-Quran disebutkan ‘dosa itu membebani dirimu’. Ketika seorang murid membawa pelajaran dari gurunya, membawa beban dipundaknya, secerdas apapun tidak akan mengerti dengan pelajaran yang dipelajarinya.”

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kelima, qiraatul Qurani nazhran, atau? membaca Al Quran dengan dilihat Al-Qurannya. "Ketika kita membaca Al-Quran dengan melihat huruf-hurufnya, kita akan dipaksa untuk berkonsentrasi. Berkonsentrasi itu latihan kecerdasan."

Keenam, melaksanakan shalat malam. Dengan shalat malam sebagai kendaraan untuk keberhasilan cita-cita.

Ketujuh, tidak boleh jajan di luar, di pasar. Dalam salah satu kitab kuning ada penjelasan bahwa makanan di luar lebih mendekati kepada ketidaksucian.

"Jajan di luar itu di tempat terbuka, banyak orang yang melihatnya, lalu memiliki keinginan untuk memiliki atau menikmatinya. Namun tidak bisa membeli karena tidak punya uang. Kalau makanan terkondisikan seperti itu, hilang barakahnya. Akhirnya akan mengantuk dalam mengikuti pelajaran. Ketika kantuk dalam mengikuti pelajaran, murid tidak mungkin akan mengerti," tegas Kiai Asep. (Nurdin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Budaya, Nusantara, Pahlawan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 07 September 2017

Wamenag: NTT Contoh Toleransi Umat Beragama di Indonesia

Kupang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham 

Wakil Menteri Agama Republik Indonesia (Wamenang RI) Prof Nasaruddin Umar MA menyatakan, kemajemukan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai contoh yang indah untuk toleransi umat beragama di Indonesia.

Demikian disampaikannya kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham di Kupang, Rabu (10/4), seusai paparan materi Training Of Trainers (TOT), yang dilaksanakan oleh Pusat Studi Al-Quran (PSQ) Jakarta bekerjasama dengan PT. Bank Mandiri, Lokal NTT, Kementrian Agma Prov NTT, Yayasan Peduli Kaum Duafa dan Damar Institute NTT. 

Wamenag: NTT Contoh Toleransi Umat Beragama di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Wamenag: NTT Contoh Toleransi Umat Beragama di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Wamenag: NTT Contoh Toleransi Umat Beragama di Indonesia

Dalam kegiatan TOT yang berlangsung di asrma Haji Kupang, mengingatkan para dai dan penyuluh agama islam untuk menjalin kerjasama yang baik antar umat beragama maupun antar golongan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kegiatan PSQ dengan sendiri mengajarkan bagaimana memperkenalkan agama Islam sebagai agama rahmatan lilalaminm katanya. "Sangat tepat kalau kiita tetap memupuk rasa persaudaraan kita," ungkapnya. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kepada jajaran pimpinan dan Kementerian Agama NTT, mantan Katib Aam PBNU mengimbau untuk terus memegang teguh motonya Ikhas beramal. “Kalau kita bekerja dengan beramal insyallah akan lebih nyaman, dan semua akan selesai dengan baik,” katanya. 

"Giat disiplin, pelihara kerjasama antara satu degan yang lain,” kalau kita kerja sama apapun maka  persoalan kita bisa selesaikan dengan tuntas. 

Dia berharap, NTT menjadi contoh toleransi bagi bangsa Indonesia, sebab NTT ini lahir sebagai sebuah konfigurasi yang sangat indah. Jika toleransi dipelihara dengan baik akan menjadi lebih baik lagi, katanya.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ajhar Jowe

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Jadwal Kajian, Pahlawan, Lomba Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock