Tampilkan postingan dengan label AlaSantri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AlaSantri. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Januari 2018

Para Pelaku Sejarah Bicara Khittah NU 1926

Situbondo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Memori tentang keberhasilan Muktamar NU ke-27 di Situbondo yang mengukuhkan? kembalinya NU ke Khittah 1926 dan penerimaan asas tunggal Pancasila, kembali dikuak. Melalui halaqah nasional yang bertema “Dinamika Pemikiran Munas Alim Ulama dan Muktamar NU ke-27”, sejumlah tokoh sekaligus pelaku sejarah, memberikan kesaksian, Rabu (12/6).

Mereka adalah KH Muchit Muzadi sebagai asisten KH Ahmad Shiddiq, KH Hasyim Muzadi selaku panitia lokal; H Ahmad Thohir, dokter pribadi? KH As’ad Syamsul Arifin; Muhamad Baharun, wartawan majalah Tempo yang diberi akses KH As’ad untuk meliput secara bebas jalannya Muktamar, dan Slamet Efendi Yusuf, Ketua Umum GP Ansor saat itu.

Para Pelaku Sejarah Bicara Khittah NU 1926 (Sumber Gambar : Nu Online)
Para Pelaku Sejarah Bicara Khittah NU 1926 (Sumber Gambar : Nu Online)

Para Pelaku Sejarah Bicara Khittah NU 1926

Mereka memberikan testimoni betapa bersejarahnya? muktamar itu. “Kita di sini ingin menyampaikan fakta sejarah, bukan tafsir sejarah. Kita kagum dengan dengan pemikiran para kiai sepuh itu. Meski mereka hidup sederhana namun bisa merubah pemahaman umat Islam tentang agama dan negara,” jelas Slamet Efendi Yusuf.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sedangkan KH Hasyim Muzadi menyatakan bahwa saat ini terjadi pemahaman yang kacau? antara khittah dan politik, sehingga perlu penjelasan dari saksi hidup pelaku sejarah kembalinya NU ke Khittah 1926. “Politik memang tidak bisa dihilangkan dari negara, tapi bagaimana agar penerapan politik itu baik, sehingga tidak mengacaukan arti khittah dan politk itu sendiri,” ucapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Halaqah itu sendiri dihelat di aula pesanten putra, kompleks Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. Kegiatan yang dibuka pengaush pesantren, KH Ahmad Azaim Ibrahimy itu merupakan rangkaian? acara Pra-Munas dan Konbes NU yang digelar Agustus mendatang, sekaligus memperingati? 1 abad usia pesantren tersebut. (Aryudi A Razaq/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Daerah, AlaSantri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 06 Januari 2018

Menang Tipis 0-1 dari Sabilillah, Walisongo Sragen Juara LSN Jateng III

Solo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Final Liga Satri Nuansantara Regional Jateng III dimenangkan oleh Pondok Pesantren (PP) Walisongo setelah mengalahkan PP Sabilillah dengan skor 1-0 di Lapangan Kota Barat Solo, Jawa Tengah (7/9).

Pertandingan berjalan pada babak ke dua tim dari Sabililah bernomor punggung 24 mendapat kartu kuning, suasana pertandingan sore ini beranjak mendung waktu kurang 10 menit lagi, dan tibalah dimenit terahir Walisongo Menjadi Juara dengan skors 1-0.

Menang Tipis 0-1 dari Sabilillah, Walisongo Sragen Juara LSN Jateng III (Sumber Gambar : Nu Online)
Menang Tipis 0-1 dari Sabilillah, Walisongo Sragen Juara LSN Jateng III (Sumber Gambar : Nu Online)

Menang Tipis 0-1 dari Sabilillah, Walisongo Sragen Juara LSN Jateng III

Atas kemenangan ini Walisongo berhak mengantongi tiket ke babak 32 besar seri nasional Liga Santri Nusantara. Penyerahan piala juara satu diserahkan oleh KH Yusuf Pengasuh Ponpes API Magelang. Sedangkan untuk juara keduaYhogyo wakil pimpinan DPRD Magelang.

Menurut Gus Yusuf sapaan akrab pengasuh API Tegalrejo mengatakan tim yang menjadi juara di tingkat regional merupan tim yang terbaik. "Selamat untuk PP Walisongo sragen anda layak mewakili LSN region Jateng III ke tingkat nasional," tambahnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Untuk kedua kalinya PP Walisongo lolos ke seri nasional Liga Santri Nusantara, yang pada tahun sebelumnya pesantren yang berasal dari sragen ini juga menjadi juara regional Jateng III. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham AlaSantri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 02 Januari 2018

?Pasca Tsunami, Kini Warga Aceh Makin Saleh

Lampuuk, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pagi itu, sebelum tsunami menyapu Desa Lampuuk, pesisir Aceh, Sulaiman tengah membantu-bantu persiapan sebuah acara pernikahan di Masjid Agung Lampuuk. Ia lalu menunaikan salat, kala ombak menghantam desa berpenduduk 7.000 orang itu. Banyak yang terseret. Tak terkecuali Sulaiman.

?Pasca Tsunami, Kini Warga Aceh Makin Saleh (Sumber Gambar : Nu Online)
?Pasca Tsunami, Kini Warga Aceh Makin Saleh (Sumber Gambar : Nu Online)

?Pasca Tsunami, Kini Warga Aceh Makin Saleh

Gelombang air setinggi belasan meter mengangkat tubuhnya. Spontan, Sulaiman menggapai sebuah kasur anak yang mengambang. Ihwal terakhir yang mampu ia lihat adalah bagaimana kubah Masjid Agung berada di atas permukaan laut. Ketika air surut, Masjid Agung menjadi satu-satunya bangunan yang tersisa di Lampuuk. Demikian laporan yang dilansir oleh Wall Street Journal.

Hidup melampaui bencana telah membentuk Sulaiman menjadi lebih saleh. Dalam tsunami 10 tahun silam, Sulaiman kehilangan istri dan putrinya yang beranjak remaja.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam keseharian, lelaki 61 tahun itu tak sekadar petani sederhana, seperti dulu. Jemaah telah memilihnya sebagai imam Masjid Agung.

“[Kini] kami lebih mematuhi ajaran Allah,” paparnya, seraya duduk bersila di atas lantai rumahnya. Dengan bantuan kemanusiaan asing, Sulaiman dapat merekonstruksi rumahnya. “Doa kini bergaung lebih kuat. Warga memohon supaya tak ada lagi bencana seperti yang lalu.”

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Seperti korban selamat lainnya dalam tsunami Aceh, Sulaiman percaya bencana alam 10 tahun silam adalah ujian Tuhan. Di lain sisi, menurutnya, tsunami juga memberikan berkah. Anugerah itu termasuk bantuan dari negara-negara lain, juga kesepakatan perdamaian antara pemerintah dan Gerakan Aceh Merdeka. Kegiatan masyarakat Lampuuk kembali terbentuk, lewat donasi dari Turki.

Menurut Sulaiman, barisan rumah di Desa Lampuuk sekarang lebih baik dibanding sebelum tsunami. Meski, jumlah warga turun menjadi sekitar 1.500 orang, atau kurang dari seperempat populasi terdahulu.

 “Kami memiliki ruas jalan, fasilitas, dan infrastruktur yang lebih baik di sini,” paparnya.

Bagi korban selamat, sambut Sulaiman, rekonstruksi telah mengurangi kesenjangan antara warga kaya dan miskin di Lampuuk.

“Dalam konteks bangunan, semua hal tampak lebih setara di Lampuuk. Sebelum tsunami, kelihatan sekali ada barisan rumah bagus dan ada yang menyedihkan. Kini, semua warga memiliki standar pembangunan rumah yang sama.”

Aceh, provinsi dengan sekitar 95% warga Muslim, merupakan satu-satunya daerah yang menerapkan hukum syariah di Indonesia. Sejumlah orang menganggap Aceh sebagai tempat paling saleh di Nusantara. Saat ditanya alasan Tuhan memilih Aceh dalam tsunami, Sulaiman menjawab bahwa Tuhan hanya menguji orang-orang yang imannya paling kuat.

Hebatnya, Masjid Agung Lampuuk hanya mengalami kerusakan ringan dalam tsunami. Citra udara pada masa tsunami memperlihatkan bagaimana masjid itu berdiri sendirian di tengah-tengah puing. Sepanjang pemulihan, dua menara ditambahkan di Masjid Agung Lampuuk. 

Beberapa masjid, salah satu struktur bangunan terkuat di Aceh, bertahan di kawasan terkena tsunami. Sejumlah orang pun berkumpul di masjid setelah tsunami menghantam. Mereka menganggap bertahannya masjid sebagai isyarat kebesaran Tuhan.

Bahkan hingga kini, sepuluh tahun kemudian, Sulaiman masih memiliki ingatan tajam akan terjangan tsunami, serta bagaimana air setinggi 12 meter menyapu desanya.

“Sangat traumatis. Setiap orang di Aceh mengingat detik-detik kejadian itu,” papar Sulaiman. “Saya menganggap peristiwa ini sebagai ujian dari Allah. Supaya kita selalu mengingat-Nya.” (mukafi niam) foto: wsj

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hikmah, Tokoh, AlaSantri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 31 Desember 2017

NU CARE-LAZISNU Salurkan 1,5 Ton Beras untuk Pesantren An-Nur

Bogor, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham



Dalam rangka mengoptimalkan program pendidikan dan ekonomi, yang merupakan dua dari 4 (empat) pilar program, NU CARE-LAZISNU menyalurkan bantuan berupa 1,5 ton beras serta uang santunan kepada santri di Pondok Pesantren An-Nur Litahfidzil Qur’an, Tamansari, Bogor, Senin (14/8).

NU CARE-LAZISNU Salurkan 1,5 Ton Beras untuk Pesantren An-Nur (Sumber Gambar : Nu Online)
NU CARE-LAZISNU Salurkan 1,5 Ton Beras untuk Pesantren An-Nur (Sumber Gambar : Nu Online)

NU CARE-LAZISNU Salurkan 1,5 Ton Beras untuk Pesantren An-Nur

Direktur Eksekutif NU CARE-LAZISNU Syamsul Huda menuturkan, pihaknya merasa senang sekali bisa menyalurkan bantuan ke pesantren An-Nur, sebagai pesantren yang menerima santri yatim dan dhuafa dari berbagai daerah di Indonesia.

“Saya, Direktur NU CARE-LAZISNU, senang bisa membantu santri-santri yatim dan dhuafa di Pesantren An-Nur. Semoga kami bisa terus membantu,” ungkap Syamsul.

Sementara itu, Ustadz Fathur Rohman Pimpinan Ponpes An-Nur Bogor, mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang disalurkan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Ini merupakan bantuan yang kedua kalinya dari LAZISNU. Pesantren Litahfidzil Quran, An-Nur Bogor, mengucapkan terima kasih banyak kepada LAZISNU atas penyaluran bantuannya, berupa 1,5 ton beras dan uang santunan untuk para santri,” ucapnya.

Ia pun berharap dengan adanya kerja sama ini, silaturahim tetap terjalin antara NU CARE-LAZISNU dan Pondok Pesantren An-Nur.

“Harapan ke depan, semoga kerja sama ini menjadi ukhuwah antara LAZISNU dan Pesantren An-Nur, demi mencapai ridla dan rahmat Allah SWT,” pungkas Ustadz Fathur.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Ustadz Fathur beserta kelima santri yang hadir di Matahari Departement Store Keboen Raya Bogor, berbarengan dengan penyerahan Penghimpunan Infak Matahari Depertement Store yang disalurkan ke lembaga NU CARE-LAZISNU, senilai 900 juta. (Wahyu Noerhadi/Abdullah Alawi)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Jadwal Kajian, AlaSantri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 27 Desember 2017

Memaknai Tradisi Pulang Kampung

Oleh: Guntur Pribadi *



Ada yang menarik hampir setiap tahun dalam kehidupan masyarakat kita di akhir bulan Ramadhan. Seperti dapat dilihat, mendekati hari raya Idul Fitri, masyarakat di negeri ini di samping ada yang lebih konsentrasi meningkatkan grafik ibadahnya, di sisi lain ada pula yang bergelut dengan kesibukan persiapan pulang kampung atau mudik.

Memaknai Tradisi Pulang Kampung (Sumber Gambar : Nu Online)
Memaknai Tradisi Pulang Kampung (Sumber Gambar : Nu Online)

Memaknai Tradisi Pulang Kampung

Aktivitas mudik di negeri ini memang telah menjadi tradisi menjelang hari raya keagamaan. Tidak saja umat Islam, umat-umat keagamaan lainnya pun ketika menjelang hari raya lebih banyak memilih pulang kampung dan berkumpul dengan keluarga.?

Tradisi pulang kampung menjelang hari raya Idul Fitri adalah potret yang setiap tahun akan selalu dapat dilihat di negeri ini. Mudik dan berkumpul dengan keluarga adalah kehidupan yang sangat berharga. Bahkan, jauh hari sebelum Lebaran pun rencana pulang kampung telah dipersiapkan agar dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar.

Bukan saja masyarakat yang sibuk dengan aktivitas mudiknya, pemerintah pun juga setiap tahunnya akan disibukan dengan pengamanan dan pelayanan arus mudik oleh masyarakat yang pulang kampung.?

Tampaknya memang berLebaran bersama keluarga bagi masyarakat kita adalah momentum yang banyak orang untuk tidak melewatinya. Dan itu dilakukan hampir setiap umat beragama di negeri ini. Karena itu pula, pulang kampung pun menjadi pilihan agar dapat berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga, saudara, dan sahabat.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

***

Melihat gambaran kehidupan masyarakat yang disibukan dengan tradisi mudik menjelang Lebaran tentunya ini bukan sesuatu yang terkonstruksi begitu saja. Aktivitas mudik hingga tampak seperti telah menjadi tradisi semacam itu bila ditelusuri dalam waktu-waktunya, boleh jadi, adalah memang kegiatan yang telah lama dan biasa dilakukan oleh bangsa ini.

Bangunan kehidupan sosial masyarakat negeri ini yang dikenal heterogen dengan keragaman suku, bahasa, budaya, dan agama, menjadi identitas yang tidak dapat dilepaskan pada lokalitas-lokalitas masyarakat itu berasal. Sehingga ketika hidup dalam perantauan sekalipun, emosional untuk kembali ke kampung halaman terkadang sulit untuk dibendung.

Selain itu pula, apresiasi momentum keagamaan ketika Lebaran sedang berlangsung adalah saat-saat setiap umat mengalami tingkat interaksi sosial yang tinggi. Dari suasana itu kemudian terjadi pula pertukaran arus informasi dan pengalaman, yang sadar atau tidak sadar, tentu saja akan memiliki pengaruhnya pada perubahan-perubahan sosial.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Tak jarang, misalnya, seseorang yang pulang ke kampung halamannya membawa kabar gembira dengan pengalaman-pengalaman di kota untuk disampaikan pada keluarga dan sahabat. Dari informasi pengalaman itulah tanpa disadari kemudian berpengaruh terhadap keinginan orang kampung untuk mencoba pula pengalaman yang sama. Karena itu, tidak heran oleh kita, setelah Lebaran potret arus balik meningkat dengan banyaknya masyarakat yang kemudian mencoba mendapatkan pengalaman kehidupan di kota.?

***

Lebaran, bagi umat Islam, tidak saja menyiratkan sekadar aktivitas perayaan keagamaan. Akan tetapi, Lebaran juga memiliki substansi akan pentingnya upaya mempererat ikatan persaudaraan dalam konteks kehidupan bersilaturahmi.

Islam sebagai agama tidak saja memberikan tuntunan pada umatnya soal pentingnya hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mengajarkan betapa sangat pentingnya manusia sesama manusia membangun tali silaturahmi sebagai cara meningkatkan kualitas kehidupan komunikasi umat.

Dalam keseharian hidup manusia, tak jarang salah paham, pergesekan, dan pertentangan membuat hubungan manusia menjadi renggang. Terkadang hanya mempertahankan keserakahan dan kepentingan, hubungan keluarga, persaudaraan, persahabatan, pun menjadi tak berharga, bahkan terputus.?

Pada kondisi-kondisi hubungan manusia yang tak harmonis setelah mengalami pertentangan dan gesekan. Suasana Lebaran adalah ruang yang tepat dan efektif, yang memberikan kesempatan-kesempatan kepada siapapun untuk melakukan evaluasi diri dan sekaligus memperbaiki kembali hubungan sesama manusia.

Islam sendiri pun dalam hal hubungan sesama manusia dalam risalahnya sangat memperhatikan akan pentingnya menjaga kebersamaan dan persaudaraan. Karena itu, menyambung tali silaturahmi dalam ajaran Islam adalah sangat penting. Ajaran tersebut tidak saja menyiratkan soal praktek ibadah sosial. Lebih dari itu, silaturhami juga sebagai media dalam membangun dan menjalin komunikasi umat dalam konteks kebersamaan.

Sebab itu, seperti kita tahu, Nabi SAW pun menganjurkan agar umatnya menjaga dan menyambung tali silaturahmi sebagai manifestasi menjalankan perintah agama. Seperti dikatakan dalam hadisnya Tidak akan masuk surga orang yang memutus hubungan kerabat (famili). (Bukhari dan Muslim). Larangan tersebut tentu saja memiliki nilai substansi betapa sangat pentingnya menyambung hubungan silaturahmi.

Tak hanya itu saja, Nabi SAW juga dalam haditsnya menerangkan di antara hikmah silaturahmi itu adalah dapat meningkatkan kualitas kehidupan umat. Sebagaimana disebutkan Barangsiapa yang ingin diluaskan rizkinya dan dilanjutkan umurnya, maka hendaknya menyambung hubungan famili (kerabat). (Bukhari dan Muslim)?

Dari itulah, pulang kampung pada momentum Lebaran kemudian menemukan arti pentingnya pada konteks konstruksi membangun hubungan tali persaudaraan, keluarga, dan persahabatan. Di sadari atau tidak, tentu tidak ada di antara kita tanpa mengalami interaksi yang stabil-stabil saja. Silaturahmi bukan saja dapat menjadi media pencair komunikasi. Lebih dari itu, silaturahmi juga merupakan ruang bagi manusia dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas kehidupannya.?





* Penulis adalah Pegiat Lembaga Bantuan Hukum dan Alumni UIN Sunan Ampel Surabaya

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pesantren, Nasional, AlaSantri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 14 Desember 2017

Khofifah Dukung Penghentian Pengiriman TKI PRT

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mendukung upaya penghentian pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI), khususnya untuk bidang Pembantu Rumah Tangga (PRT).

Khofifah Dukung Penghentian Pengiriman TKI PRT (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah Dukung Penghentian Pengiriman TKI PRT (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah Dukung Penghentian Pengiriman TKI PRT

“Menurut saya bagus, seyogyanya kalau TKI Rumah Tangga dihentikan. Kita gantikan dengan tenaga kerja formal,” katanya di Jakarta, Kamis.

Ia menegaskan, di banyak negara, PRT masuk dalam kategori pekerja informal sehingga perlindungan dan kesejahteraan yang diberikan kurang baik serta rentan mengalami ekspoitasil sehingga untuk meningkatkan maksimalisasi perlindungan WNI, sudah seharusnya yang dikirim pekerja sektor formal.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia menyampaikan, banyak sekali potensi tenaga kerja formal yang bisa diraih dan secara bertahap TKI formal bisa dikirimkan ke luar negeri seperti di Jepang yang setiap tahun membutuhkan 400 tenaga sosial di panti-panti.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Berapa banyak yang membutuhkan perawat, berapa banyak kebutuhan tukang las seperti di Korea Selatan. Apakah BLK atau SMK kita itu mampu menyiapkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan pangsa pasar,” tanyanya.

Karena itulah perlu pemetaan tenaga kerja di lini paling bawah sehingga antara kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja bisa bisa terpenuhi.

Khusus untuk Kementerian Sosial, Khofifah menjelaskan pihaknya telah mensiapkan skema Usaha Ekonomi Produktif untuk 70 ribu unit yang masing-masing orang mendapatkan dana 3 juta rupiah.

“Saya juga menyampaikan kepada para eks-TKI bermasalah, sampaikan salam saya kepada dinas sosial setempat. Masukkan nama anda untuk bisa mendapatkan program ini. Satu orang dapat tiga juta langsung ke rekening mereka,” tandasnya.?

Bersama dengan 14 perguruan tinggi, Kementerian Sosial juga akan memberikan pendampingan dan penguatan bagi desa-desa tertinggal dan mandiri agar mereka bisa membangun desanya, sesuai dengan program pemerintah “membangun dari pinggiran dan dari desa.” Kerjasama ini dilakukan karena kalangan PT telah memiliki program KKN ke desa-desa.(mukafi niam)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Olahraga, AlaSantri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 09 Desember 2017

PBNU dapat Kuota 70 untuk Beasiswa Australia

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sikap optimis seharusnya muncul bagi peserta ujian seleksi beasiswa ke Australia yang diselenggarakan di gedung PBNU, Jum’at, 11 Mei 2012 karena jumlah kuota beasiswa yang diberikan ke PBNU dari Australia mencapai 70 buah, baik untuk program S2 atau S3.

PBNU dapat Kuota 70 untuk Beasiswa Australia (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU dapat Kuota 70 untuk Beasiswa Australia (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU dapat Kuota 70 untuk Beasiswa Australia

Ketua Seleksi beasiswa Ahmad Ridho menjelaskan, peserta ujian S2 berjumlah 212 orang sedangkan S3 sebanyak 50 orang. “Kami berharap agar mereka yang lolos nanti dapat menuntut ilmu dan memperjuangkan ajaran ahlusunnah wal jamaah ala NU,” katanya.

Ia menjelaskan, PBNU sangat serius dalam mengembangkan SDM-nya. Jika dahulu program beasiswa didominasi ke negara Timur Tengah, saat ini terdapat perluasan dengan cakupan negara-negara Amerika, Eropa dan Australia. Sebagai informasi tambahan, pada April lalu, baru saja diselenggarakan ujian beasiswa ke Amerika Serikat dan setelah ujian ke Australia, dilanjutkan proses seleksi ke Taiwan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Untuk ke Eropa, sedang kami lakukan penjajakan,” jelasnya.

Sementara itu Sekjen PBNU H Marsudi Syuhud menjelaskan belajar ke luar negeri merupakan jihad untuk memperjuangkan ajaran aswaja, termasuk mempersiapkan ilmu untuk berkiprah di berbagai bidang.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“NU merupakan organisasi besar yang membutuhkan banyak sumberdaya manusia untuk mengisi berbagai peran, karena itu perlu banyak tenaga profesional untuk menanganinya,“ paparnya.

Materi ujian kali ini meliputi Test Potensi Akademik (TPA) dan ke-NU-an. Dari catatan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, peserta ujian berasal dari seluruh daerah di Indonesia.

Penulis: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham AlaSantri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock