Tampilkan postingan dengan label Humor Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor Islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Februari 2018

Apakah Mengulang Akad Nikah Batalkan Akad Sebelumnya?

Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 mengamanatkan agar perkawinan yang dilakukan oleh warga negara Indonesia dicatatkan. Mereka yang beragama Islam mencatatkan perkawinannya di Kantor Urusan Agama Kecamatan dan mereka yang beragama selain Islam mencatatkan perkawinannya di Kantor Pencatatan Sipil.

Bagi warga negara yang beragama Islam khususnya dalam praktik pencatatan perkawinannya tidak jarang ditemukan permasalahan administratif yang dirasa berseberangan dengan hukum fiqih yang mereka pahami dan yakini kebenarannya.

Apakah Mengulang Akad Nikah Batalkan Akad Sebelumnya? (Sumber Gambar : Nu Online)
Apakah Mengulang Akad Nikah Batalkan Akad Sebelumnya? (Sumber Gambar : Nu Online)

Apakah Mengulang Akad Nikah Batalkan Akad Sebelumnya?

Sebagai contoh adalah seperti yang baru-baru ini terjadi di Kota Tegal. Sepasang calon pengantin telah mendaftarkan diri di KUA untuk melaksanakan perkawinan pada tanggal yang telah ditentukan. Pada saat pemeriksaan calon pengantin bersama pegawai KUA disepakati akad nikah akan dilaksanakan pada hari, tanggal, dan jam sesuai kesepakatan. Maka pada waktu tersebut penghulu yang bertugas datang ke rumah pengantin perempuan untuk menyaksikan dan mencatat perkawinan tersebut.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Namun sebelum pelaksanaan ijab qabul pihak keluarga memberitahu penghulu bahwa sesungguhnya kedua mempelai telah melaksanakan akad nikah sejak dua bulan yang lalu dan meminta untuk tidak dinikahkan lagi. Mereka beranggapan bahwa bila dinikahkan lagi maka itu berarti menganggap akad yang pertama tidak sah dan berarti pula hubungan biologis suami istri yang selama dua bulan dilakukan adalah hubungan yang haram. Anggapan ini bukannya tanpa dasar. Menurut pengakuannya apa yang mereka yakini adalah hasil berkonsultasi kepada seorang ustadz. Mereka meminta untuk diberi buku nikah saja tanpa ada proses ijab kabul ulang.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sementara itu penghulu yang bertugas bersikeras bahwa untuk bisa diberikannya buku nikah maka petugas dari KUA harus menyaksikan proses akad nikah. Bila tidak maka buku nikah tidak bisa diberikan.

Lalu bagaimanakah pandangan hukum fiqih terhadap kasus di atas? Benarkah mengakadkan kembali sebuah perkawinan bisa membatalkan akad yang telah terjadi sebelumnya?

Imam Bukhori di dalam kitab shahihnya meriwayatkan sebuah hadits:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: «? ? ? ?»? ?: ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ?

“Abu ‘Ashim bercerita kepada kami dari Yazid bin Abu Ubaid dari Salamah ia berkata, “Nabi membaiat kami di bawah sebuah pohon. Beliau berkata kepada, “Ya, Salamah, tidakkah engkau ikut berbaiat?” Aku menjawab, “Aku telah berbaiat di yang pertama ya Rasulullah.” Beliau bersabda, “Yang kedua.”

Dalam menjelaskan hadits tersebut Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari mengutip perkataan Ibnul Munir yang menyatakan bahwa dari hadits tersebut dapat diambil satu kesimpulan bahwa mengulangi akad dalam pernikahan dan perkara lainnya tidaklah merusak akad yang pertama, berbeda dengan pendapat ulama yang berpendapat sebaliknya dari golongan Syafi’iyah.

Imam Ibnu Hajar menyatakan bahwa yang shahih di kalangan Syafi’iyah adalah pengulangan akad itu tidak merusak sebagaimana yang dikatakan oleh jumhur ulama.

Dari keterangan di atas maka jelaslah bahwa pengulangan akad nikah untuk kepentingan legalitas administrasi tidak merusak keabsahan akad nikah yang telah dilakukan sebelumnya sebagaimana dipersoalkan pada contoh kasus di atas. (Yazid Muttaqin)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam, Pendidikan, Meme Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 18 Februari 2018

Sosialisasi 4 Pilar Libatkan GP Ansor Se-Bondowoso

Bondowoso, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sosialisasi Empat Pilar yang dilakukan Majelis Permusyawarata Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) melibatkan Pimpinan Anak Cabang dan Ranting Gerakan Pemuda Ansor se-Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Kegiatan yang diikuti sekitar 200 orang tersebut berlangsung di Pondopo Bupati Bondowoso Jl. Letnan Amir Kusna No.2 Ahad (23/8).

Sosialisasi 4 Pilar Libatkan GP Ansor Se-Bondowoso (Sumber Gambar : Nu Online)
Sosialisasi 4 Pilar Libatkan GP Ansor Se-Bondowoso (Sumber Gambar : Nu Online)

Sosialisasi 4 Pilar Libatkan GP Ansor Se-Bondowoso

Menurut Ketua GP Ansor Bondowoso Muzammil, Empat Pilar yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika tidak merupakan satu kesatuan. Keempat pilar itu tak bisa dipisahkan dan wajib dijaga.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kegiatan tersebut adalah dorongan dan kerja sama yang dilakukan MPR RI melalui H.Zainut Tauhid yang merupakan Wakil Ketua Pembina badan sosialisasi MPR RI.

Rencananya sosialisasi akan dibuka Bupati Bondowoso, namun karena ada halangan, ia diwakili Asisten 1 Pemerintah Kabupaten Bondowoso Agung Triandono.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber H. Zainut Tauhid SaAdi dengan moderator Agung Tiandono. (Ade Nurwahyudi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 15 Februari 2018

Kesunahan dan Hikmah Mengangkat Telunjuk Ketika Tasyahhud

Sering kali kita sebagai seorang muslim yang awam belajar shalat maupun ibadah yang lain hanya seperluanya saja. Bahkan tidak jarang diantara kita eggan bertanya kepada para ustadz maupun mu’allim tentang apa yang sebenarnya ada dibenak kita. Entah karena merasa hal tersebut tidak penting ataukah memang tidak enak bila banyak bertanya. Apalagi jika pertanyaan dengan kata tanya mengapa.

Namun jika tiba waktunya, kita sering menyesalkan mengapa hal itu tidak kita tanyakan, bukankah malu bertanya sesat di jalan, begitu pepatah berkata. Biasanya kasus seperti ini muncul dalam masalah-masalah yang kelihatannya sepele, yang sudah taken for granted atau Ma wajadna aba-anaa. Dengan kata lain, perkara yang sudah dari sononya begitu. Semisal menegakkan jari telunjuk kanan ketika membaca tasyahud dalam shalat, baik tasyahud awal maupun tasyahud akhir.

Memang para muallim, kyai dan ustadz sedari dulu juga mengajari shalat demikian, turun temurun dari gurunya lagi hingga Rasulullah saw. sebagai mana dalam hadits-Nya yang popular

 

Kesunahan dan Hikmah Mengangkat Telunjuk Ketika Tasyahhud (Sumber Gambar : Nu Online)
Kesunahan dan Hikmah Mengangkat Telunjuk Ketika Tasyahhud (Sumber Gambar : Nu Online)

Kesunahan dan Hikmah Mengangkat Telunjuk Ketika Tasyahhud

صلوا كما رأيتموني أصلي- رواه البخاري.

Rasulullah saw bersabda “Shalatlah kalian sebagaimana kamu melihat (tata cara) shalatku” HR. Bukhari

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Namun, sejatinya hal ini mengandung hikmah tersendiri sebagaimana disinggung dalam kitab Zubad Syaikh Ibnu Ruslan:

وعند إلاالله فـــالمهللة  *  Ø¥Ø±ÙØ¹ لتوحيد الذى صليت له

Dan ketika mengucapkan ‘illallah’ angkatlah telunjukmu guna mengesakan Tuhan, karena itulah tujuan shalatmu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Memang kalimat bait di atas sangatlah sederhana, tetapi muatan dibalik kesederhanaan itu sangatlah dalam sekali. Bahwasannya shalat yang kita lakukan tidaklah semata untuk menggugurkan kewajiban belaka, tetapi untuk mengesakan-Nya. Sudahkan kita shalat seperti itu?

Begitulah hikmah yang penting dibalik pengangkatan telunjuk ketika tasyahud, sehingga dalam Hasyiah atas Syarah Sittin Lil Allamah ar-ramli diterangkan bahwa mengangkat telunjuk ketika tasyahud hukumnya sunnah.

ويسن أن يشير بها عند قوله إلا الله ولتكن منحنية متوجهة للقبلة وذلك فى تشهديه   

Maka seseungguhnya disunnahkan berisyarat dengan telunjuk (tangan kanan) ketika mengucapkan ‘Illallah’ dan hendaklah telunjuk itu membungkuk menghadap qiblat. Baik dalam tasyahud awal maupun tasyahud akhir.

Apa yang diputuskan oleh para ulama di atas tentunya tidaklah asal-asalan sebagai penguat sebuah hadits dari az-Zubair alam Musnad Imam Ahmad diterangkan:

? ?حدثنا ? ?يحيى بن سعيد ? ?عن ? ?ابن عجلان ? ?قال حدثني ? ?عامر بن عبد الله بن الزبير ? ?عن ? ?أبيه ? ?قال ?كان رسول الله ? ?صلى الله عليه وسلم ? ?إذا جلس في التشهد وضع يده اليمنى على فخذه اليمنى ويده اليسرى على فخذه اليسرى وأشار بالسبابة ولم يجاوز بصره إشارته ?

Ketika Rasulullah saw duduk dalam tasyahud, diletakkanlah tangannya yang kanan di atas paha kanan, dan tangan yang kiri di atas paha kiri, dan beliau berisyarat dengan telunjuk, juga pandangannya tidak melampaui isyaratnya. (HR. Ahmad, Muslim dan Nasa’i)

Inilah hikmah selanjutnya, secara tidak langsung Rasulullah saw memngajari ummatnya bahwa telunjuk dapat menjadi media menuju shalat yang khusyu dengan membatasi pandangan kita jangan sampai melampau isyarat itu. metode seperti ini mungkin dapat dikembangkan lagi bagi mereka yang memiliki semangat menuju shalat khusyu

Adapun pembahasan mengenai hukum dan dalil menggerak-gerakkan telunjuk ketika tasyahhud telah tersedia dalam rubrik ubudiyah, mohon untuk menengoknya kembali.

Redaktur: Ulil Hadrawy

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 09 Februari 2018

Peringati Hari Kartini, IPPNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Sidoarjo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pimpinan Anak Cabang IPNU dan IPPNU Sidoarjo kota membagi-bagikan stiker bertuliskan pelajar putri Sidoarjo cerdas berlalu lintas sosok Kartini masa kini kepada pengendara di jalan raya Jenggolo Sidoarjo, Jumat (21/4). Aksi ini mereka gelar untuk memperingati Hari Kartini serta mengajak para pengendara agar tertib berlalu lintas.

Peringati Hari Kartini, IPPNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas (Sumber Gambar : Nu Online)
Peringati Hari Kartini, IPPNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas (Sumber Gambar : Nu Online)

Peringati Hari Kartini, IPPNU Sidoarjo Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Ketua PAC IPPNU Sidoarjo Siti Firqo Najiyah mengatakan, melihat di sepanjang jalan banyak brosur save our student, mendukung pihak polisi agar para pelajar tetap berhati-hati dalam berkendara serta tertib berlalu lintas.

"Kita juga organisasi berbasis pelajar. Jadi, saling mendukung program kepolisian yang berbasis pelajar. Kita menyadarkan bahwa sosok Kartini di masa kini tidak harus memakai sanggul yang identik dengan Jawa. Tetapi kita sebagai perempuan juga bias eksis seperti laki-laki bias berekpresi namun tetap mematuhi aturan-aturan dan kaidah Islam," kata Firqo.

Selain membagi-bagikan stiker dan pin RA Kartini, IPPNU Sidoarjo juga membetangkan poster imbaun ukuran besar yang ditujukan bagi pengendara roda dua khususnya para perempuan baik pelajar maupun ibu-ibu swasta. Imbaun ini sengaja dibentangkan karena banyaknya jumlah pelanggar lalu lintas dari kalangan pelajar yang dinilai sangat parah.

Mengingat kecelakaan pelajar diawali dengan pelanggaran lalu lintas baik tidak memakai helm ? maupun tidak mempunyai kelangkapan surat yakni SIM. Dari itulah, IPPNU Sidoarjo membantu pihak kepolisian Sidoarjo dalam memberikan pemahaman bagi pengendara roda dua di jalan raya yang bertepatan dengan momen Hari Kartini. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ahlussunnah, Humor Islam, Tegal Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 27 Januari 2018

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila

Sidoarjo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama, Hj Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa kelompok radikal perongrong NKRI selama ini memulai gerakannya melalui forum-forum kajian keagamaan di masjid.

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah Ajak Muslimat NU Jaga Masjid dari Kelompok Anti-Pancasila

Karena itu, Khofifah mengajak para ibu Muslimat untuk memakmurkan masjid dan mushalla dengan berbagai kegiatan, baik keagamaan maupun sosial kemasyarakatan. Sehingga, dua rumah ibadah umat Islam itu tidak dikuasai oleh kelompok radikal tersebut.

"Mereka bergerak atau memulai gerakannya melalui masjid-masjid. Mari kita jaga masjid dan musalla. Harus terus-menerus melakukan aktivitas dari masjid ke masjid," ujarnya saat menghadiri peringatan Harlah Muslimat NU ke 71 dan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang diadakan PC Muslimat NU Sidoarjo, di GOR Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (23/4/2017).

Diakui Khofifah, saat ini banyak kegiatan yang mengajak antitahlil, manaqib, dan amaliyah NU lainnya serta kegiatan yang mengancam keutuhan NKRI. "Ibu-ibu Muslimat NU harus selalu istikamah menjalankan amaliyah yang diajarkan oleh para kiai NU," tegasnya.

Khofifah juga mengingatkan bahwa sebentar lagi umat Islam akan memasuki bulan Ramadhan. Ia pun mewanti-wanti agar kader NU menyiapkan para penceramah saat Tarawih dan setelah shalat Subuh, yang pesannya membawa keteduhan yang bisa membangun ukhuwah islamiyah berseiring dengan ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah insaniyah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Dari masjid ke masjid kita tunjukkan cinta damai, kita tunjukkan ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah demi keutuhan NKRI. Inilah yang menjadi basis nilai persaudaraan yang diajarkan Nahdlatul Ulama," tegasnya. (Abdul Hady JM/Mukafi Niam)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Santri, Humor Islam, Hikmah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 13 Januari 2018

Gus Hamim Pimpin Yayasan RSI Gondanglegi

Malang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - KH Hamim Kholili yang dikenal dengan sapaan Gus Hamim terpilih menjadi ketua Yayasan Rumah Sakit Islam (RSI) Gondanglegi, Malang, Jawa Timur. Ia menggantikan H Sanusi yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Malang. Keduanya termasuk Pembina Ikatan Pelajar NU (IPNU) Gondanglegi masa khidmah 2012-2014.

Terpilihnya Gus Hamim Sabtu (6/2) lalu sudah disepakati dalam rapat Pembina, pengurus dan pengawas yayasan RSI Gondanglegi. Pelayanan yang mengedepankan attitude (akhlak) kepada masyarakat adalah moto dari rumah sakit yang berdiri tahun 1986 ini.

Gus Hamim Pimpin Yayasan RSI Gondanglegi (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Hamim Pimpin Yayasan RSI Gondanglegi (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Hamim Pimpin Yayasan RSI Gondanglegi

“Ini adalah tanggung jawab yang berat bagi saya, semoga saya bisa amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ini serta mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat umumnya,” katanya kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, Senin (8/2).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia mengaku membutuhkan kerja sama yang solid dan profesional baik dari pihak rumah sakit maupun pasien. Gus Hamim berkomitmen memprioritaskan akhlakul karimah sebagaimana moto rumah sakit ini.

RSI Gondanglegi yang terletak di Jalan Hayam Wuruk Nomor 66 Kecamatan Gondanglegi merupakan Rumah Sakit Swasta satu-satunya yang ada di Kecamatan Gondanglegi dan juga menjadi rumah sakit rujukan dari puskesmas-puskesmas yang ada di Malang selatan dan sekitarnya. (Ansori/Mahbib)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam, Habib Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 07 Januari 2018

1524 Penulis Artikel Pecahkan Rekor Muri

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sebanyak 1524 mahasiswa dari 13 perguruan tinggi ternama di Indonesia yang tergabung dalam Community Santri of Schoolar Ministry of Religius Affairs (CSS Mora) berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai penulis artikel terbanyak.

1524 Penulis Artikel Pecahkan Rekor Muri (Sumber Gambar : Nu Online)
1524 Penulis Artikel Pecahkan Rekor Muri (Sumber Gambar : Nu Online)

1524 Penulis Artikel Pecahkan Rekor Muri

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Festival Nasional Santri Nusantara; Gerakan Nasional Santri Indonesia Menulis yang diselenggarakan Dirjen Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI di pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jum’at-Ahad (30/11-2/12). 

Rekor penulisan artikel terbanyak dilaksanakan hari Ahad (2/12) mulai pukul 08.00-10.00 WIB bertempat GOR Pesantren Tambakberas. Menurut perwakilan Muri yang mewakili ketua umum Jaya Suprana, pihaknya mencatat kegiatan 1524 penulis artikel masuk dalam rekor muri No.5721.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Di Jombang masih menurut perwakilan Muri pernah juga mencacat rekor Muri semisal Khataman Al-Qur’an Terbanyak (2010), Penulisan Gurindam Terbanyak (2012) dan masih banyak lagi.  

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kasubdit Pendidikan Diniyyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI, Drs. H. Imam Syafii, M.Pd mengungkapkan pihaknya baru kali pertama terlibat dalam program yang monumental yakni rekor penulis artikel terbanyak. 

Imam menegaskan Islam masih eksis hingga saat ini didukung oleh para ulama-ulama terdahulu dengan karya tulisnya. “Dengan menulis mereka dikenang sepanjang masa,” paparnya Imam saat menyampaikan sambutan. 

Pihak Muri memberikan 2 piagam, kepada Dirjen Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI dan kepada Imam Syafii. 

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Syaiful Mustaqim  

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Daerah, Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 03 Januari 2018

STIBAFA Jombang Buka Pendaftaran Dosen Baru

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sekolah Tinggi Islam Bani Fattah (STIBAFA) Tambakberas Jombang membuka kesempatan bagi para akademisi untuk menjadi tenaga pengajar baru di kampus bersangkutan. Pihak kampus akan merekrut mereka yang lolos kualifikasi sebagai dosen tetap.

STIBAFA Jombang Buka Pendaftaran Dosen Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
STIBAFA Jombang Buka Pendaftaran Dosen Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

STIBAFA Jombang Buka Pendaftaran Dosen Baru

Sejumlah peluang terbuka untuk dosen pada Program Strata Satu (S1) dengan studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir, Ilmu Hadits, Ekonomi Syari’ah, Manajemen Pendidikan Islam, serta Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.

"Untuk studi ilmu al-Quran dan ilmu Hadits kami membutuhkan tiga orang," kata KH Abdul Kholiq Hasan, kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, Sabtu (30/8).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sedangkan  untuk Ekonomi Syariah, Manajemen Pendidikan Islam, dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah kita membutuhkan untuk masing-masing mata kuliah sejumlah enam orang, kata Katib Syuriyah PCNU Jombang ini.

Kriteria yang mesti dipenuhi para pendaftar, kata Kiai Abdul Kholiq, meliputi warga negara Indonesia, beragama Islam, sehat jasmani dan rohani, berkelakuan baik, serta memiliki pendidikan strata dua dan tiga (doktor) pada jalur yang sebidang atau linear.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Untuk indeks prestasi kumulatif serendah-rendahnya adalah tiga koma lima bagi S2 dan S3 dalam dan luar negeri," terang Ketua STIBAFA Jombang ini.

Para calon dosen diharuskan melampirkan riwayat hidup, legalisir ijazah dan transkip nilai jenjang S1, S2, serta S3, fotokopi KTP, pas foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak tiga lembar dan 3×4 sebanyak dua lembar, surat pernyataan tidak sedang menjadi dosen tetap di perguruan tinggi lain, serta surat pernyataan keaslian dokumen yang disertai materai.

Para akademisi yang berminat bisa mengirimkan lamaran atau datang langsung ke kantor STIBAFA dengan alamat jalan KH Wahab Chasbullah 120 A gang II Tambakberas Jombang. (Syaifullah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Meme Islam, Humor Islam, RMI NU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 26 Desember 2017

Pergunu Turut Meriahkan Hari Guru Nasional 2016

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Hari Guru Nasional (HGN) yang jatuh tanggal 25 November, tahun ini diperingati dengan semangat persatuan seluruh organisasi guru yang ada di Indonesia.

Pergunu Turut Meriahkan Hari Guru Nasional 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Turut Meriahkan Hari Guru Nasional 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Turut Meriahkan Hari Guru Nasional 2016

Hal tersebut disampaikan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Sumarna Surapranata, dalam konferensi pers Peringatan HGN 2016 di Gedung D Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis (3/11) siang.

Organisasi guru yang terlibat dalam koordinasi peringatan HGN 2016 adalah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), dan Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Lebih lanjut Sumarna menyampaikan, HGN diperingati sebagai implementasi wujud kepedulian Pemerintah agar guru selalu berusaha berinovasi dan termotivasi untuk meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Tema peringatan HGN tahun ini adalah “Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya”. Tema ini dinilai sangat relevan dengan kebijakan pemerintah untuk menghargai profesi guru dan tenaga kependidikan menuju masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan beradab di tengah-tengah percaturan kehidupan masyarakat global.

Peringatan HGN 2016 dilaksanakan bersamaan dan HUT PGRI ke-71. Kegiatan peringatan HGN dimulai dengan Gerak Jalan Sehat dari lapangan upacara Plaza Insan Berprestasi Kemdikbud menuju Bundaran Hotel Indonesia pada hari Ahad 20 November 2016. Ada 10.000 guru dan tenaga kependidikan yang diperkirakan ikut dalam momen kali ini. Selanjutnya ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata diikuti oleh 200 orang guru dilaksanakan tanggal 22 November 2016.

Kegiatan berikutnya adalah Upacara Bendera memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-71 tanggal 25 November 2016 di Kompleks Kemdikbud. Upacara dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang akan bertindak sebagai Pembina upacara. Upacara peringatan HGN juga secara serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Pada Sabtu 26 November 2016 dilaksanakan Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan yang diikuti oleh 2000 orang guru. Puncak acara Simposium Guru dan Tenaga Kependidikan, Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2016 dan HUT PGRI ke-71 akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2016 yang akan diikuti oleh 10.000 orang guru dan tenaga kependidikan. Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan hadir dalam kegiatan ini.

Peringatan HGN 2016 yang dilaksanakan bersamaan dan HUT PGRI ke-71 ini diselenggarakan bersama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), serta organisasi guru dan tenaga kependidikan lainnya secara bersama-sama dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Wakil Sekjen Persatuan Guru Nadhatul Utama (Pergunu), Ahsan Ustadhi menyampaikan, sejak? awal Pergunu terlibat dalam persiapan peringatan HGN 2016, termasuk dalam pemilihan tema dan koordinasi lainnya. Sebagai organisasi guru dari ormas Islam terbesar di Indonesia, sejak kelahirannya, Pergunu telah terlibat bekerja sama dengam Kemdikbud. (Kendi Setiawan/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 20 Desember 2017

KH Hasyim: Saya Diperintah Guru Ngajari Anak Sekolahan

Depok, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pendirian Pesantren Mahasiswa Al Hikam II yang lokasinya berdampingan dengan Kampus UI Depok kini tinggal selangkah lagi. Masjid sebagai pusat kegiatan sebentar lagi akan dipakai dan rumah miliki KH Hasyim Muzadi telah ditempati dengan menggelar syukuran bersama tetangga sekitar, Minggu (15/4).

Kiai Hasyim dalam sambutannya mengungkapkan mengapa dirinya ingin mendirikan pesantren mahasiswa? Karena memang pernah diminta oleh salah satu kiainya untuk mendidik anak sekolahan atau para mahasiswa yang pintar tapi kurang memahami agama.

“Dulu saya diberi tahu sama kiai saya, kamu besok ngatur anak-anak sekolah saja.  Karena tidak semua kiai sabar ngajar anak mahasiswa yang nakal-nakal. Kalau kamu kan pengalaman nakal sehingga tahu bagaimana liku-liku kenakalan itu,” tuturnya

KH Hasyim: Saya Diperintah Guru Ngajari Anak Sekolahan (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Hasyim: Saya Diperintah Guru Ngajari Anak Sekolahan (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Hasyim: Saya Diperintah Guru Ngajari Anak Sekolahan

Dijelaskannya sangat penting untuk membuka wawasan keagamaan bagi kaum intelektual yang cerdas, tapi kurang tahu masalah ketuhanan. “Bagaimana yang wawasannya luas tapi tidak ngerti tuhan itu diajari tentang tuhan. Orang dulu banyak yang bener sekalipun tidak pinter, kalau sekarang banyak yang pinter tetapi tidak bener,” tuturnya.

Sebelumnya ia telah mendirikan Pesantren Mahasiswa Al Hikam I di Malang pada tahun 1991. Saat ini terdapat sekitar 200 mahasiswa dari berbagai universitas di Malang yang nyantri. Kini pesantren ini juga telah memiliki Ma’had Aly yang dimaksudkan untuk mencetak para kiai.

“Kalau itu diperuntukkan bagi lulusan pesantren yang mau jadi kiai. Supaya tidak nanggung, sebab kalau orang hampir kiai, itu berbahaya, nantinya marah-marah terus dan kalahan,” katanya menjelaskan tentang program Ma’had Aly.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kepindahannya ke Jakarta pada tahun 1999 karena terpilih sebagai ketua umum PBNU membuatnya harus bolak-balik Malang-Jakarta tiap minggu. Pada hari Senin sampai Kamis ia akan berada di Jakarta dan Jum’at sampai Minggu di Malang untuk mengajar ngaji. Kondisi ini menginspirasinya untuk membuat pesantren serupa di Jakarta.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Akhirnya, ia bertemu dengan Ibu Meilani, penganut Katolik yang bersedia menjual tanahnya di samping kampus UI dengan hanya sangat murah, hanya 225 ribu rupiah per meter persegi dan boleh dicicil. Kini harga tanah dilokasi itu berkisar 1.5 jutaan

Tanah yang dibeli seluas 1.7 hektar di area tersebut akan dibuat masjid, asrama santri, 5 rumah bagi para ustadz dan lapangan olah raga. Kompleks bangunan masjid yang kini hampir jadi juga dilengkapi dengan poliklinik, supermarket, dan perpustakaan.

Semenatar itu untuk rumah pribadinya, ia membeli tanah seluas 1100 meter persegi. Sebelumnya, saat berada di Jakarta, Ia selalu menginap di penginapan di gedung PBNU. “Rumah saya dibikin cukup luas agar bisa dipakai untuk pengajian ibu-ibu. Mengapa pengajian tidak, karena karena tidak semua mereka suci,” paparnya.

Masjidnya sendiri akan difungsikan sebulan lagi setelah bagian dalam dicat dan dipasang sound system. “Saya kan mengajar di masjid situ. Nanti kalau orang sudah ngumpul banyak baru bicara bagaimana pesantren ini didirikan,” tandasnya.

Dikatakannya pesantren merupakan bayang-bayang masjid, bukan masjid yang bayang-bayang pesantren. “Dimulai dari ibadah, munuju ke ilmu kemudian ke dunia, kemudian berputar ke dunia lagi yang selanjutnya kembali ke Allah,” tambahnya.

Dijelaskannya Pesantren didirikan pelan-pelan setelah masjidnya jalan karena pesantren harus ada orangnya dulu baru bangunannya. Ini berbeda dengan sekolahan atau real esteate yang dibangun dulu semua fasilitasnya.

“Kalau pesantren dibangun dulu baru cari santri, nantinya malah tak ada santrinya karena pesantren itu membangun perguruan, bukan hanya membangun keilmuan. yang paling sukar bukan mengajar ilmu, tetapi membangun akhlak. Kalau ilmu pasti pinter kalau diajari, tapi membangun karakter kehidupan seseorang itu tidak mungkin tanpa hidayah Allah,” jelasnya.

Kiai Hasyim tak lupa meminta dukungan dari masyarakat sekitar terhadap keberadaan pesantren dan masjid tersebut. “Saya tidak bisa menyulapnya sendiri. kehadiran pesantren harus bisa memberi manfaat kepada masyarakat dan agama,” katanya.

Beberapa fasilitas seperti lapangan olah raga, supermarket dan klinik nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai bentuk hubungan kemanfaatan dan kerohanian. “Kalau ada sesautu yang perlu dibantu, sepanjang saya bisa, insyaallah saya akan membantu,” katanya. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Nusantara, Hadits, Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 15 Desember 2017

Matras Sempit Perum Hang Leukir Hasilkan Pesilat Berkualitas

Batam, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham?

Di beranda rumah alumni Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) II Khoirul Anam, dua pelajar SMAN 15 Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau meliukan tubuhnya di atas matras oranye berukuran 3 x 4 meter. Ruang sempit tersebut tidak menjadi kendala keduanya berlatih jurus-jurus silat Pagar Nusa.

"Ruang ? tidak masalah dan menjadi hambatan untuk berlatih. Tergantung cara memanfaatkannya," ujar Arif Oktaviawan didampingi Arya Pratama, di Perumahan Hang Leukir Blok CC 4 nomor 3 dan 4, Kota Batam, Sabtu (3/12).

Matras Sempit Perum Hang Leukir Hasilkan Pesilat Berkualitas (Sumber Gambar : Nu Online)
Matras Sempit Perum Hang Leukir Hasilkan Pesilat Berkualitas (Sumber Gambar : Nu Online)

Matras Sempit Perum Hang Leukir Hasilkan Pesilat Berkualitas

Pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) II dan Festival Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa di Padepokan Pencak Silat Indonesia TMII, Jakarta, Minggu (21/8), Arif Oktaviawan meraih juara II Kelas D Laga Dewasa.?

"Berlatih silat itu membuat sehat," kata Arif yang mengaku baru tiga tahun belajar di Pagar Nusa dengan bimbingan Suhermanto dan Sidik Ahmad Ridwan.

Menurut Arif, bergabung dengan Pagar Nusa memiliki sejumlah keuntungan. Dari kesehatan, pengalaman, prestasi dan bertambah keluarga. "Untuk latihan seminggu sekali, jika tidak di lapangan ya di depan rumah ini. Tapi jika dekat dengan kejuaraan, berlatih bisa setiap hari," ujar Arya menambahkan. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Meme Islam, Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 11 Desember 2017

Satu Sisi Kehidupan Kiai Syafii Hadzami

Puluhan tamu, tetangga dekat maupun tetangga jauh, santriku atau bukan, menyantap apa saja yang dibawa pulang istri-anakku dari pasar. Alhamdulillah, guru-guruku pun sempat hadir di kediamanku yang tidak bisa dibilang megah.

Menjamu hadirin dalam kenduri, bukan keberatan berarti bagi kebanyakan masyarakatku. Dengan dalil agama atau tidak, ini sudah watak.

Dua hari setelahnya, sebagian mereka yang memiliki kesempatan berlebih, mengantarku ke kapal yang mengangkutku ke tanah suci. Terang saja sedikit ramai, maklum di bilangan Jakarta ini aku dianggap guru agama juga oleh mereka.

Satu Sisi Kehidupan Kiai Syafii Hadzami (Sumber Gambar : Nu Online)
Satu Sisi Kehidupan Kiai Syafii Hadzami (Sumber Gambar : Nu Online)

Satu Sisi Kehidupan Kiai Syafii Hadzami

Segera kusambar tangan mertuaku yang terjulur. Dengan sedikit membungkuk, kucium bolak-balik tangan bapak mertua. “Lu jaga diri baik-baik di sana. Urusan doa dan amalan apa, paham gua mah, lu lebih ngarti dah,” wanti-wanti mertua.

Beberapa patah kata masih melompat sejenak dari mulutnya. Ia mendoakanku dan memohon agar aku mendoakannya kelak di tanah suci. Seingatku, inilah saat paling dekat antara aku dan mertua. Dengan iringan doa mereka dan doaku, aku berlayar.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sekian lama berlayar, akhirnya kakiku kembali berpijak di timur tengah. Mekkah malam menyuguhkan dingin yang membekukan. Angin tajam menusuk tulang bagai jarum-jarum halus. Kalau tidak terbiasa hidup sederhana, tentu aku sudah kembali ke tanah air. Untung aku tidak sendiri. Aku ada di tengah ratusan ribu orang. Jemaah haji melantunkan apa saja yang sekiranya dapat mendekatkan kepada Tuhan seru sekalian alam. Kalau sudah dekat, entah apa yang mereka harap, bukan menjadi urusanku. Itu semua berpulang kepada hak pribadi masing-masing.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Aku pun demikian. Segala daya kumanfaatkan untuk mengamalkan sunah sesuai dengan waktu dan tempatnya. Inilah panggilan tanah suci untuk kedua kalinya kutunaikan kewajiban haji. Ya, ini tahun 1960-an. Di tengah ratusan ribu, aku laiknya sebutir di keluasan ladang pasir. Aku tidak lebih berharga dari yang lain. Semua memuji kebesaranNya, tidak kecuali aku.

Mumpung di sini pikirku, aku beranjangsana ke kediaman para ulama-ulama ahlussunah di tanah haram. Salah satunya, Syekh Yasin Alfadani. Darinya, aku mendapatkan banyak hal; kitab, ijazah, dan teristimewa doa.

Toko kitab, tidak kuluputkan. Langsung saja kuminta tafsir Alkassyaf, yang selama ini dilarang membacanya oleh Habib Ali bin Husein Alatas, guruku di Cikini. Ya, guruku ini cukup istimewa. Lain dengan kebanyakan habib, penguasaannya terhadap kitab-kitab besar sangat teruji. Kecuali itu, zikirnya tak pernah putus. Bicaranya jangan ditanya, ia pendiam fanatik.

Tetapi memang aku ini santri yang nakal. Apa yang dilarang, malah kukerjakan. Lepas merogoh beberapa rial yang tidak sampai hitungan menit berpindah ke tangan penjaga toko, aku segera menggondol tafsir itu. Aku kembali ke pondok dengan riangnya. Pertama, karena sudah tahallul, artinya aku sudah melepaskan pakaian ihram. Kedua, akhirnya aku sudah memiliki tafsir itu, sekurangnya setengah penasaranku terobati sudah.

Tiba di tanah air, tetangga dan sejumlah santriku membawa pulang sekadarnya oleh-oleh yang kubawa. Barang-barang itu, tak lain adalah barang lazimnya yang dibawa pulang oleh jemaah lain. Bukan barang istimewa sama sekali, selain air zam-zam yang mengandung keberkahan tersendiri.

Sepi dari tamu adalah hal yang kutunggu. Artinya aku dengan kesabaran yang tipis, dapat langsung membuka tas yang berisi tafsir itu. Aku ingin tahu apa sebenarnya pandangan tafsir yang tidak laik kubaca. Aku kaget bukan main. Tafsir yang kubeli melayang entah kemana. Retina mata kulebarkan. Pantatku bergeser dari kursi lalu bertopang di atas kedua kaki. Aku berjongkok lalu menggeledah setiap sisi tas itu.

Apa mau dikata, untung tidak dapat diraih, malang tidak dapat ditolak. Ingatanku tidak pernah meleset mengingat aku masih muda. Seingatku, kitab itu masih ada saat kembali kuhirup nafas di tanah air. “Karomah guruku memang tidak bisa disangkal,” tandasku dengan melebarkan senyum.

Kilasan KH M. Syafi‘i Hadzami

31 Januari 1931, tepat  5 tahun kelahiran NU, ia terlahir dengan nama Muhammad Syafi‘i dari pasangan bapak M. Saleh Raidi dan ibu Mini. Sementara Hadzami, adalah julukan yang diberikan kiai senior padanya di bawah usia 30 tahunan. Mereka layak memberikannya mengingat ketepatan M. Syafi‘i muda dalam membaca, memahami, dan menjelaskan teks-teks kitab yang pelik.

Di usia yang begitu muda, ia sudah mengasuh banyak majelis taklim di seantero Jakarta. Pengajiannya sempat mengudara di radio Cenderawasih dalam bentuk tanya-jawab agama dengan pendengar seputar permasalahan keseharian masyarakat. Bentuk audionya lalu dibukukan dengan judul Taudhihul Adillah yang terdiri dari 7 jilid.

Ia berguru kepada banyak kiai. Dalam usia muda, ia menjadi kiblat keagamaan masyarakat Jakarta. Referensinya begitu banyak. Sedikitnya 34 almari, memenuhi kediamannya di bilangan Gandaria, Jakarta Selatan. Karya-karyanya banyak berupa risalah-risalah yang mengupas tematik krusial keagamaan.

Di tahun 2001, ia mendirikan pesantren Ma‘had Aliy Al-arba‘in di halaman rumahnya. Pesantren ini hanya menerima 40 santri setiap angkatannya. Dengan pembatasan santri, ia pikir lebih efektif untuk mencetak kader kiai yang tangguh menguasai khazanah keislaman.

Semasa hidup ia aktif dalam pelbagai organisasi. Di antaranya, ia dipercaya sebagai Rais Syuriah PBNU hasil Muktamar NU ke-29 di Cipasung, Tasikmalaya 1994. Ia juga pengurus MUI DKI periode 1975-1980, ketua MUI DKI 1980-1985 dan 1985-1990, ketua umum MUI DKI 1990-1995 dan 1995-2000.

Ia wafat tahun 2006 di usia 75-76. Puluhan ribu masyarakat Jakarta khususnya, hadir mengantarkannya ke kediaman terakhir. Pusaranya terletak di dalam rubath, tempatnya mengajar saat hidup, persis di muka rumahnya. Jutaan tangis masyarakat Jakarta mengucur seiring dengan hujan yang turun berbareng dengan hari pemakamannya. Mereka kehilangan salah satu kutub arah keagamaannya. (Al Hafiz Kurniawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

GP Ansor Gebog Gelar Pelatihan Penanganan Risiko Bencana

Kudus, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gebog Kudus, Jawa Tengah mengadakan kegiatan pelatihan penanganan risiko bencana (PRB) di Aula Balaidesa Besito, Jumat (8/1). ? Kegiatan yang berlangsung sehari ini diikuti 80 kader dari kalangan IPNU-IPPNU, Fatayat, GP Ansor, dan Banser Kecamatan Gebog.

GP Ansor Gebog Gelar Pelatihan Penanganan Risiko Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Gebog Gelar Pelatihan Penanganan Risiko Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Gebog Gelar Pelatihan Penanganan Risiko Bencana

Menurut Ketua GP Ansor Gebog, Dasa Susila, pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalitas kader dalam turut serta penanganan korban bencana. Setiap terjadi bencana, katanya, Ansor-Banser bersama komponen NU lainnya ? selalu ? turun membantu ? sehingga membutuhkan bekal keterampilan dalam menangani bencana.

"Belajar dari pengalaman terjadinya bencana dua tahun lalu, teman-teman masih kurang ilmu dan ketarampilan menangani korban bencana," ujarnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia mengatakan, GP Ansor bersama badan otonom NU akan terus mengasah kemampuan dalam menangani dan mengatasi korban bencana. Bahkan, pihaknya akan mengagendakan kegiatan rutin semacam ini minimal tiap bulan sekali.

"Kita menyadari teknik ini butuh proses yang panjang, tidak hanya sebulan atau dua bulan. Makanya kita akan asah terus kapasitas kader sehingga betul-betul siap segalanya menghadapi bencana," imbuhnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dasa menegaskan, pelatihan ini sebagai awal menata manajemen penanganan bencana sehingga kader-kader NU tidak gagap manakala terjadi bencana. Apalagi, GP Ansor bersama badan otonom lainya telah komitmen bangun kepedulian antara sesama.

"Akhirnya ketika semua tertata mulai pra, saat, dan pasca bencana, kita tidak akan kebingungan. NU ? tinggal komando ini, kita sudah siap segalanya," tandasnya.

Kegiatan yang dibuka ketua MWCNU Gebog Suwanto ini, peserta mendapat materi tentang ke-bencana-an, ? manajemen penanganan darurat bencana dan praktik pertolongan pertama korban bencana. Semua materi disampaikan dari Tim Badan penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kudus dengan difasitasi dari tim Korp Peduli Bencana Alam Nahdlatul Ulama (KPBANU) Kudus. (Qomarul Adib/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Nusantara, Humor Islam, Pesantren Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 02 Desember 2017

SMK Walisongo Terapkan Program Double Degree

Jepara, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. SMK Walisongo Pecangaan Jepara menerapkan sistem double degree untuk para peserta didiknya. Penerapan keahlian ganda ini berlaku untuk siswa kelas XII semester ganjil dengan program ekstra wajib. Setelah mengikuti program selama satu satu semester, mereka mengikuti uji kompetensi.

SMK Walisongo Terapkan Program Double Degree (Sumber Gambar : Nu Online)
SMK Walisongo Terapkan Program Double Degree (Sumber Gambar : Nu Online)

SMK Walisongo Terapkan Program Double Degree

Ekstra wajib untuk jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) ialah Teknik Sepeda Motor (TSM). Sementara untuk jurusan Kriya Teksil (KT), Tata Busana (TB). Sedangkan bagi siswa jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), mereka mengambil ekstra wajib Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

Sebanyak 106 siswa akan mengikuti uji kompetensi tahun ini pada Senin-Rabu (12-14/5).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menurut Waka Kurikulum Ardana Himawan, ? program ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. “Masyarakat biasanya tak mau tahu. Kalau jurusan kendaraan ringan dikiranya bisa paham tentang mobil dan motor. Padahal sejatinya TKR fokus di mobil. Maka dari itu, program double degree kami laksanakan mulai tahun 2013 kemarin,” jelasnya.

Kepala SMK Walisongo Sutarwi Samsul Maarif menambahkan, pihaknya berharap program ganda itu memikat calon peserta didik baru. Program ini menjadi keistimewaan SMK Walisongo. Karena SMK lain belum tentu menjalankannya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kelebihan program ini, siswa mendapat dua sertifikat. Jurusan TKR mendapat sertfikat dari Mitsubishi dan Honda. Jurusan KT dari Sanggar Batik dan Griya Anita dan TKJ dari APTI,” tambahnya. (Syaiful Mustaqim/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham AlaSantri, Pahlawan, Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 18 November 2017

Ketum PBNU Sebut Islam Nusantara PR Besar Generasi Muda NU

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj menyebut tantangan besar NU ke depan. Selain pengembangan NU di segala bidang, Kang Said juga mengatakan, bahwa gerakan Islam Nusantara menjadi PR besar bagi generasi muda NU.

Hal ini dia sampaikan saat jumpa pers, Sabtu (22/8) di lantai 8 Gedung PBNU Jakarta sebelum mengumumkan susunan PBNU periode 2015-2020.

Ketum PBNU Sebut Islam Nusantara PR Besar Generasi Muda NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketum PBNU Sebut Islam Nusantara PR Besar Generasi Muda NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketum PBNU Sebut Islam Nusantara PR Besar Generasi Muda NU

“Selain pemikiran dan amaliyah, Islam Nusantara harus dikembangkan melalui gerakan, dan ini penting dipahami oleh generasi muda NU sebagai pemegang estafet perjuangan,” tegas Kang Said.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Namun demikian, lanjutnya, PBNU tidak akan menafikan persoalan-persoalan yang muncul secara insidensial menjadi sebuah program yang harus diselesaikan, bukan hanya program prioritas.

Guru Besar Tasawuf ini juga menyampaikan, bahwa PBNU akan terus mengukuhkan pilar bangsa, berkomitmen mengawal konstitusi negeri, dan mewujudkan politik kebangsaan, bukan semata-mata politik yang hanya berorientasi kekuasaan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam kesempatan ini, Rais Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin juga menyampaikan, bahwa Islam Nusantara akan terus dikembangkan melalui bidang pendidikan. “Selain itu, PBNU juga akan terus melakukan sosialisasi terkait Islam Nusantara,” ujar Kiai Ma’ruf.

Dalam jumpa pers tersebut, Kang Said dan KH Ma’ruf Amin didampingi oleh Wakil Ketua Umum PBNU, KH Slamet Effendy Yusuf, dan Sekjen PBNU, H A Helmy Faishal Zaini. Adapun pengukuhan pengurus baru PBNU akan diselenggarakan pada 1 September 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam, IMNU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 17 November 2017

Gusdurian Gelar Nobar dan Diskusi Film “Samin Vs Semen”

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Koordinator Sekretariat Nasional (Seknas) Gusdurian Alissa Wahid bersama komunitas GusDurian se-Jakarta Raya menggelar nonton bareng (nobar) dan diskusi film “Samin Vs Semen”, Jumat (5/6) malam. Film tersebut bercerita tentang perjuangan ibu-ibu petani Rembang melawan ketidakadilan.

Gusdurian Gelar Nobar dan Diskusi Film “Samin Vs Semen” (Sumber Gambar : Nu Online)
Gusdurian Gelar Nobar dan Diskusi Film “Samin Vs Semen” (Sumber Gambar : Nu Online)

Gusdurian Gelar Nobar dan Diskusi Film “Samin Vs Semen”

Bedah film menghadirkan dua narasumber aktivis HAM yang juga artis Melanie Subono dan peneliti Yayasan Desantara Mohammad Sobirin. Acara ini, kata Alissa, merupakan agenda bulanan “Forum Jumat” yang digelar di Aula The Wahid Institute (TWI) Jl Taman Amir Hamzah Matraman, Jakarta.

Menurut putri sulung Gus Dur ini, pemutaran film Samin Vs Semen ini terkait rencana pendirian pabrik semen di beberapa daerah, khususnya Rembang. Rencana tersebut menjadi isu penting di tengah pro-kontra rakyat setempat.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Bahkan, para tokoh masyarakat Rembang juga menolak rencana itu, termasuk Rais Aam Syuriah PBNU KH A Musthofa Bisri yang notabene Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Oleh karena itu, untuk mengetahui lebih lanjut isu tersebut, malam ini kita mau belajar bagaimana advokasi yang telah dilakukan Mbak Melanie dan Mas Sobirin kepada kaum Samin," ujar pemilik nama lengkap Alissa Qothrunnada Munawwaroh ini.

Dalam presentasinya, Melanie Subono mengaku sangat mencintai Indonesia kendati kondisi negeri ini memprihatinkan. "Saya tidak hanya fokus Rembang. Sebelumnya, saya juga ke beberapa daerah lainnya untuk mengadvokasi mereka," ujarnya mengawali diskusi.

Sementara itu, Mohammad Sobirin dalam paparannya menegaskan, ia sepakat dengan yang dikatakan Alissa terkait persoalan semen di beberapa kabupaten di Jawa Tengah. “Yang dikatakan Mbak Lisa tadi benar. Bahwa masyarakat samin yang berada di pegunungan Kendeng menolak pabrik semen,” ujarnya.

Sobirin mempresentasikan makalahnya bertajuk ‘Mereka yang berebut batu’. “Tapi bukan batu akik lho. Ini batu beneran. Jadi, di bawah tanah itu banyak sekali jenis batu yang dijadikan bahan baku semen yang kini diperebutkan,” tuturnya disambut tawa hadirin.

Di Jawa Tengah, kata Sobirin, terdapat beberapa pabrik semen yang tersebar di beberapa kabupaten. Antara lain Wonogiri, Pati, Rembang, Grobogan, Blora, Gombong. Sobirin menemukan data, bahwa Tiongkok merupakan negara penghasil semen tersebar di dunia. Negeri Tirai Bambu ini memiliki banyak sekali pabrik semen.

“Namun, 672 pabrik kini dibongkar. Pasalnya, besar sekali polutan yang dihasilkannya. Ini sangat berbahaya bagi alam sekitar. Nah, Indonesia ingin merebut pasar semen ini,” tandasnya. (Musthofa Asrori/Mahbib)

?

Foto: Peneliti Desantara M Sobirin memaparkan presentasinya pada Nobar dan Diskusi Film "Samin Vs Semen" di The Wahid Institute.

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Tunanetra Ini Sayangkan Orang Normal Tak Bisa Baca Al-Quran

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Ketua Yayasan Raudlatul Makfufin Tanggerang Selatan Budi Santoso merasa heran terhadap orang-orang yang mempunyai penglihatan tapi tidak bisa membaca Al-Quran.

“Kalau orang bisa melihat sering merasa aneh dengan tunanetra yang bisa membaca Al-Quran, justru kami lebih aneh lagi kalau orang bisa melihat tapi tidak bisa membaca Al-Qur’an,” kata Budi yang juga penyandang tunanetra pada acara Sarasehan Pesantren Inklusi yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PP RMI NU) di Pesantren Al-Tsaqofah, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (6/10).

Tunanetra Ini Sayangkan Orang Normal Tak Bisa Baca Al-Quran (Sumber Gambar : Nu Online)
Tunanetra Ini Sayangkan Orang Normal Tak Bisa Baca Al-Quran (Sumber Gambar : Nu Online)

Tunanetra Ini Sayangkan Orang Normal Tak Bisa Baca Al-Quran

Menurutnya, Yayasan Raudlatul Mukafifin didirikan sebagai tempat belajar membaca Al-Qur’an dan ilmu keagamaan baik untuk penyandang tunanetra maupun orang normal.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia berharap, melalui Al-Qur’an orang-orang yang saat hidup di dunia tidak bisa melihat agar saat dibangkitkan di akhirat kelak dalam keadaan bisa melihat.

“Kalau mungkin di dunia kami buta ada pak kiai yang nuntun-nuntun kaya tadi ya pak kiai, ada bapak dan ibu yang menuntun kami. Tapi di akhirat nanti siapa yang akan menuntun kami kalau bukan syafaat Rasulullah SAW dan juga syafaat dari Al-Quran,” jelasnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pada acara yang bertemakan Sosialisasi UU RI Nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas ini dihadiri Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Wasekjen PBNU H Andi Najmi Fuadi, dan Sekretaris NU CARE-LAZISNU Ahyad Alfida.(Husni Sahal/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam, Warta Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Panji NU di Karnaval Budaya Bumiayu

Brebes, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham . Bendera dan replika lambang NU menghiasi pawai Karnaval Tradisi dan Budaya Bumiayu Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada Ahad Sore (8/9). Panji-panji NU tersebut diusung siswa siswi SMA Bustanul Ulum NU Bumiayu. 

Panji NU di Karnaval Budaya Bumiayu (Sumber Gambar : Nu Online)
Panji NU di Karnaval Budaya Bumiayu (Sumber Gambar : Nu Online)

Panji NU di Karnaval Budaya Bumiayu

“Hidup NU, NU pertahankan tradisi Islami,” teriak anak-anak SMA BU NU lewat pengeras suara saat arak-arakan karnaval yang menyedot  puluhan ribu warga. Sambil melambai-lambaikan tangan kepada seluruh penonton dan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti, anak-anak NU itu melantunkan shalawat Nabi. 

Tidak hanya itu anak-anak SMA BU NU menampilkan marching band Jagadraya. Marching band tersebut selalu dinanti masyarakat Bumiayu karena telah berprestasi tingkat nasional sejak tahun 1990-an.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ketua Majelis Wakil Cabang NU Bumiayu H Taufiq Tohari bangga bisa berpartisipasi dalam pawai HUT ke-68 Kemerdekaan RI. “Kami bangga, dari unsur NU tampil memikat hati masyarakat,” kata Taufiq di sela menyaksikan jalannya karnaval dari atas panggung penghormatan. 

Selain penampilan replika lambang NU dan panji-panji NU juga mengusung tokoh-tokoh NU dari periode ke periode. Termasuk penegasan NU sebagai organisasi yang plurarisme yang mengakui perbedaan di bumi Indonesia. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Tampak juga pasukan pencak silat Pagar Nusa yang merupakan seni bela diri milik NU. Tidak ketinggalan iringan rebana dan seni tradisional Kuntulan. “Seni Kuntulan pernah jaya di Bumiayu saat kepemimpinan Haji Basori era 70-an,” kata H Faris Sulhaq yang juga mantan Wakil Bupati Brebes.

Sindiran terhadap hukuman kematian bagi para koruptorpun diusung para peserta dari SMU BU NU. Sekelompok orang mengusung keranda sementara di belakangnya terlihat setan-setan perempuan. Menggambarkan, para koruptor yang tidak langsung ke kuburan, tetapi akan menjadi setan yang gentayangan. 

Ketua Panitia HUT RI Bumiayu H Taryono menjelaskan, kegiatan Karnaval merupakan rangkaian kegiatan HUT. Sebanyak 154 peserta yang terdiri dari kelompok masyarakat, anak sekolah bahkan partai politik berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Kami mempersilahkan partai atau calon legislatif memeriahkan acara karnaval, tetapi dilarang meneriakan yel-yel,” pungkasnya.

Pawai yang dimulai pukul 12.00 itu berakhir hingga bada Maghrib. Arus lalu lintas terpaksa dialihkan ke jalan lingkar Bumiayu  untuk menghindari kemacetan. (Wasdiun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Internasional, Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 15 November 2017

NU, Muhammadiyah dan TNI Kumpul Bahas ISIS

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko bertemu dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) serta ormas Islam lain untuk membahas perkembangan kelompok radikal dan Negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS) di Indonesia.

Pada pertemuan yang berlangsung di Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu pagi, Jenderal Moeldoko mengatakan baru-baru ini bendera ISIS sudah berkibar di sejumlah tempat di Indonesia seperti di Solo, Jambi, Pekanbaru dan Aceh Timur.

NU, Muhammadiyah dan TNI Kumpul Bahas ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)
NU, Muhammadiyah dan TNI Kumpul Bahas ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)

NU, Muhammadiyah dan TNI Kumpul Bahas ISIS

"Secara organisasi, ISIS memang belum hadir di Indonesia. Namun, semangat ISIS sudah bisa dirasakan di Indonesia," katanya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

TNI, menurut dia, ingin mendengar masukan dari organisasi masaa Islam seperti Muhammadiyah dan NU untuk mengantisipasi penyebaran pengaruh ISIS di dalam negeri. 

"Semangat NU dan Muhammadiyah yang memiliki cita rasa toleransi diharapkan dapat menghentikan paham seperti itu yang dapat mengancam persatuan Indonesia. Kita ingin kelahiran semangat ISIS bisa diantisipasi dan dapat memakamkan pemahaman tersebut agar tak berkembang di Indonesia," ujarnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Asisten Teritorial Panglima TNI Mayjen TNI Ngakan Gede Sughiarta mengatakan silaturahim antara Panglima TNI dengan ormas Islam itu untuk membahas perkembangan kelompok-kelompok radikal yang ada di Indonesia.

"Silaturahmi ini untuk mengambil langkah penyelesaian agar kelompok radikal, termasuk ISIS tak berkembang lebih jauh," katanya.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menuturkan masyarakat harus menyuburkan rasa nasionalisme dahulu, baru memperkuat pemahaman agama.

Dia mencontohkan, negara Islam yang hampir 100 persen penduduknya muslim seperti Somalia dan Afganistan bisa berantakan karena tidak ada rasa nasionalisme.

"Negara Islam yang memiliki penduduk muslim 100 persen pun akan berantakan jika tidak ada rasa nasionalisme," ucap Said.

Sementara itu Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin mengatakan ISIS adalah produk lama, tetapi menggunakan merek baru, dan jika pemahamannya diterapkan maka dapat menimbulkan malapetaka di Indonesia.

"Ada kontinuitas perubahan yang terjadi. Ditarik ke radikalisme Islam," kata Din.

Ia menegaskan, ISIS merupakan embrio fundamentalis Islam yang dapat menimbulkan malapetaka, pertentangan hingga pembunuhan. Semua akan dilakukan untuk mencapai tujuannya.

"Maka bagi kita, kalau tidak mampu dikelola dengan baik, akan terjadi pula pertumpahan darah. Termasuk juga bagi yang suka mengafirkan," ucapnya. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam, Habib Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 14 November 2017

BNN Minta IPNU-IPPNU Pekalongan Bentuk Satgas Anti-Narkoba

Pekalongan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Badan Narkotika Nasional (BNN) meminta kepada Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Pekalongan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) anti-narkoba. Pasalnya, akhir-akhir ini peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) dalam kondisi siaga dan untuk pemberantasannya diperlukan dukungan semua pihak, termasuk IPNU-IPPNU Kota Pekalongan.

Demikian diungkapkan Zainal Arifin dari BNN Kabupaten Batang saat mengisi seminar anti-narkoba yang dihelat Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kota Pekalongan dalam rangka pra konfercab, Sabtu (14/10), di Gedung Kanzus Sholawat Pekalongan.

BNN Minta IPNU-IPPNU Pekalongan Bentuk Satgas Anti-Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
BNN Minta IPNU-IPPNU Pekalongan Bentuk Satgas Anti-Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

BNN Minta IPNU-IPPNU Pekalongan Bentuk Satgas Anti-Narkoba

Dikatakan, hukuman mati bagi pengedar yang telah dterapkan pemerintah ternyata tak membuat jera para pengedar dan bandar narkoba. Oleh karena itu, langkah yang paling tepat adalah membentengi diri generasi muda melalui organisasi seperti IPNU-IPPNU. Langkah ini dinilai strategis untuk melindungi generasi muda dari jeratan narkoba. 

Kasat Narkoba Polres Pekalongan Kota AKP Rohmat Ashari mengajak kepada generasi muda IPNU IPPNU untuk selalu waspada terhadap pola pola peredaran narkoba yang saat ini tidak hanya menyerang kalangan remaja, akan tetapi sudah masuk ke anak-anak lewat jajanan makanan dan minuman yang dijual di sekolah sekolah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Di akhir seminar, Rohmat mengajak kepada peserta seminar dari utusan IPNU-IPPNU, santri, pelajar se-Kota Pekalongan untuk mendeklarasikan narkoba adalah musuh kita bersama, menolak keras peredaran narkoba, menolak keras penyalahgunaan narkoba dan bersedia untuk melaporkan kepada aparat yang berwenang apabila ditemukan adanya peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Sekretaris PC IPNU Kota Pekalongan Ulil Albab mengatakan, seminar anti-narkoba dirasa cukup penting bagi IPNU maupun IPPNU yang bertujuan untuk mengetahui jenis jenis narkoba dan pola peredarannya khususnya di wilayah Kota Pekalongan. 

"Jangan sampai anak anak IPNU dan IPPNU gagap terhadap narkoba yang saat ini peredarannya sudah sangat masif menyerang generasi muda," ujarnya di tengah tengah seminar.

Ulil berharap IPNU dan IPPNU segera merespon ajakan BNN untuk segera membentuk satgas anti narkoba yang bertujuan untuk membentengi diri dan melindungi masyarakat dari bahaya narkoba, tentu pembentukan satgas anti narkoba akan menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus baru nanti.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Acara seminar narkoba merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pra Konfercab IPNU IPPNU yang akan digelar pada akhir Oktober 2017. Beberapa kegiatan lain yang masih berlangsung ialah kovoi wisata religi ke makam Habib Ahmad Pekalongan, lomba film dokumenter, dan festival simtud duror dan samroh.

Kegiatan seminar ditutup dengan pelantikan Pengurus Komisariat (PK) IPNU IPPNU IAIN Pekalongan masa khidmah 2017 - 2018. (Abdul Muiz/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Makam, Humor Islam, Budaya Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock