Tampilkan postingan dengan label IMNU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IMNU. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Februari 2018

LSN 2016 Masuki Putaran Final 32 Besar Nasional

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Liga Santri Nusantara yang melibatkan sekitar 1.024 pesantren seluruh nusantara ini, akan memasuki seri 32 besar nasional atau putaran final yang rencana akan dilaksanakan pada 21-30 Oktober 2016 di Yogyakarta.

Seperti yang disampaikan Mukafi Makki Direktur Pelaksana LSN, 32 pesantren yang juara ? mewakili ? masing-masing regional akan bertanding di seri 32 nasional yang dibagi menjadi 8 grup, per grup terdiri dari 4 tim, dengan sistem semi kompetisi.

LSN 2016 Masuki Putaran Final 32 Besar Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)
LSN 2016 Masuki Putaran Final 32 Besar Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)

LSN 2016 Masuki Putaran Final 32 Besar Nasional

Sedangkan juara grup dan runner up akan melaju ke babak 16 besar dengan sistem gugur, hingga nanti masuk pada babak final yang akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta.

Perhelatan seri nasional ini akan dilaksanakan di enam lapangan anatara lain; Stadion Maguwoharjo, Tridadi, Sultan Agung, Baturetno, Dwi Windu, dan dua lapangan AURI Yogyakarta.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Mukafi menambahkan, penutupan LSN akan dilakukan setelah final yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj. "Insyaallah Liga Nusantara akan ditutup langsung oleh Presiden Joko Widodo,” ucapnya.

Menurut KH Abdul Ghaffar Rozin Ketua Pelaksana LSN yang sekaligus Ketua RMI Pusat, semangat besar yang mendorong lahirnya Liga Santri Nusantara, diharapkan mampu mengangkat prestasi santri pada bidang olahraga.

"Dengan potensi pesantren yang berjumlah 27 ribu seluruh Indonesia dan 3,6 juta santri, jika digali pasti akan ditemukan ribuan santri yang memiliki potensi dalam bidang olahraga,” ungkapnya.

Begitupun yang diungkapkan oleh Menpora Imam Nahrawi bahwa LSN merupakan salah satu bukti kehadiran negara atau pemerintah pada setiap komponen masyarakat, serta memastikan bahwa setiap anak bangsa begitupun santri melihat dan menjadikan olaharaga sebagai sesuatu yang penting dalam membentuk karakter, watak, dan mental anak bangsa.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Di samping itu menurut Menpora gelaran LSN seri nasional juga untuk menyambut Hari Santri Nasional yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Oktober, yang merupakan peristiwa terjadinya Resolusi Jihad.

Bagi juara I LSN 2016 akan mendapat uang pembinaan sebesar Rp150 juta, juara II Rp100 juta, juara III Rp75 juta, dan Rp50 juta untuk juara IV. Di samping itu, tim fair play akan diberikan hadiah uang Rp30 juta, pemain terbaik Rp10 juta, dan Rp10 juta bagi top skor. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Berita, IMNU, Sejarah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 18 Februari 2018

Jelang Perdagangan Bebas, HIPSI Jatim Sinergikan Potensi Santri

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Jawa Timur mengingatkan anggotanya akan tantangan ke depan khususnya menjeleng perdagangan bebas kelak. Banjirnya produk luar negeri dan tenaga kerja asing ke Tanah Air hanya dapat ditangani dengan penguatan jaringan pengusaha santri.

Jelang Perdagangan Bebas, HIPSI Jatim Sinergikan Potensi Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Perdagangan Bebas, HIPSI Jatim Sinergikan Potensi Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Perdagangan Bebas, HIPSI Jatim Sinergikan Potensi Santri

Demikian disampaikan Ketua HIPSI Jatim Sulayman yang akrab disapa Pak Leman dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus silaturahim dan pelatihan Informasi dan Teknologi di Pondok Pesantren Al-Ilahiyah Ngoro Jombang, Jawa Timur, Sabtu (30/11).

Pak Leman yang juga pengusaha kertas bekas di Jombang ini mengingatkan tantangan berat itu dapat dilawan dengan mempererat tali silaturahmi dan kelengkapan struktur organisasi HIPSI di setiap kota dan kabupaten.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sejumlah kepengurusan di tingkat pusat dan wilayah harus juga diimbangi dengan kelengkapan kepengurusan di level kecamatan hingga desa. Karena, bila hal itu dapat dilakukan, maka ketersediaan barang dan jasa dari sejumlah pengusaha santri dapat disinergikan dan didistribusikan hingga level paling bawah, lanjutnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senada dengan Leman, Ketua Umum HIPSI Muhammad Ghozali yang hadir pada kegiatan itu juga mengingatkan pentingnya sinergi sejumlah potensi ekonomi para santri yang sebenarnya berpotensi sangat besar.

“Kita prihatin karena negeri ini hanya dikuasai orang kaya yang tidak berlatar belakang santri,” katanya saat memaparkan hasil survey sebuah majalah yang menampilkan sejumlah orang kaya di Tanah Air.

Tampilnya pengusaha kaya dari kalangan nonsantri dan bukan warga negara kita mengindikasikan bahwa pemilik negeri ini adalah ternyata orang lain, ungkapnya.

Dengan sejumlah fakta itu, ia mengajak para pengurus untuk terus bergerak mengisi kesempatan untuk bakti kepada bangsa dan masyarakat. Kalau saya mengibaratkan, kita adalah setetes air mata. Bila diakumulasikan, maka akan menjadi lautan samudera, terangnya.

Dengan visi menciptakan satu juta santri pengusaha di tahun 2022 kelak, HIPSI akan terus bergerak dalam upaya melengkapi kepengurusan di berbagai kawasan. Kita optimis akan lahir pengusaha besar nasional dari kalangan santri, imbuhnya.

Di HIPSI ada jabatan ketua, sekretaris, wakil sekretaris, bendahara, dan ketua bidang. Sedangkan kepengurusan dibedakan dengan tugas organisasi dan pengkaderan, pendidikan wirausaha dan pembinaan usaha pemula, usaha, koperasi dan UKM, bidang IT, publikasi dan media, industri kreatif dan seni, kerjasama luar.

Ada juga hubungan pesantren dan sosial kemasyarakatan, perdagangan dan perindustrian, pertanian serta peternakan, properti dan konstruksi, dan pemberdayaan wanita. ? Kami juga memiliki bidang koordinator kampus, serta penelitian dan pengembangan, lanjut Ghazali. (Syaifullah/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham IMNU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 11 Februari 2018

LKKNU Jatim Bekali Santri Bahaya Narkoba

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Jawa Timur memberikan bekal kepada  santri Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan tentang bahaya Narkoba dan HIV/Aids, Jumat (27/7) kemarin.

Kegiatan yang dikemas dengan Seminar Nasional yang dibuka Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. Gus Ipul juga memberikan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi .

LKKNU Jatim Bekali Santri Bahaya Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
LKKNU Jatim Bekali Santri Bahaya Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

LKKNU Jatim Bekali Santri Bahaya Narkoba

Wakil ketua LKKNU Jawa Timur, Zahrul Azhar mengatakan, santri kini juga menjadi sasaran peredaran narkoba. Karenanya kegiatan dikatakannya sekaligus untuk membentengi santri agar tidak terjebak dalam narkoba.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Seiring bergulirnya waktu, narkoba juga menyasar pesantren, dan ini harus kita antisipasi sejak dini," ujar pengasuh Ponpes Darul Ulum mengatakan.

Dalam kegiatan kemarin, sekitar seribu santri Nampak antusias mengikuti kegiatan yang digelar di halaman kampus Unipdu. Sebagai Nara sumber , Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN, Sudibyo Alimoeso. Dikatakannya, kesehatan reproduksi perlu dikethui remaja sejak usia dini.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Dengan informasi yang benar, diharapkan mereka memiliki sikap dan tingkah laku yang bertanggung jawab mengenai  proses reproduksi," terang Sudibyo seraya mengatakan Remaja perlu mengetahui kesehatan reproduksi serta berbagai faktor yang ada di sekitarnya.

Materi yang diberikan semisal bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi, pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual, serta kekerasan seksual dan bagaimana mereka dengan berani menghindarinya, tandasnya.

Sementara itu, Wagub Saifullah yusuf yang juga ketua PBNU mengatakan, kalangan pesantren juga harus ikut berperan mengawasi santrinya agar tidak menjadi sasaran peredran narkotika. Karena peredaran narkotika kini sudah merambah pesantren. 

“Banyak transaksi yang juga dilakukan disekitar pesantren. Karenannya kita harus weaspada dan ikut mengantisipasi peredaran narkotika ini,”pintanya.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Muslim Abdurrahman

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham IMNU, Nusantara, Kajian Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 07 Februari 2018

Saat Banser Mencabut Katana

Oleh Teguh Kurniawan





Sebagai negara dengan mayoritas muslim, Indonesia beruntung memiliki NU. Ormas yang oleh Muhammad Rizieq Syihab dalam video ceramah di madinah di sebutnya sebagai kelompok tradisionalis. Berbicara komitmen terhadap bangsa, NU terbukti ikut berdarah mendirikan bangsa ini. 

Saat Banser Mencabut Katana (Sumber Gambar : Nu Online)
Saat Banser Mencabut Katana (Sumber Gambar : Nu Online)

Saat Banser Mencabut Katana

Berbicara jumlah massa dan khazanah keilmuan Islam, saya bertaruh anak-anak muda NU yang belajar di Pondok Pesantren itu jauh lebih mumpuni dibanding Felix Siauw. Mereka belajar Islam dari sumber babon, ilmu tafsir, bahasa arab dan gramatikalnya, kitab fiqih lintas madzhab, ilmu hadits hingga sex education adalah makanan mereka sehari hari di Pondok Pesantren.

Kematangan pengetahuan agama, militansi jamaah, jumlah anggota, dan memiliki garis komando jelas adalah keunggulan NU yang sulit di tandingi oleh organisasi Islam manapun. Tetapi NU tidak jumawa, komitmennya selaras dengan amanah pendiri bangsa ini menjadi negara bangsa bukan negara agama. Dengan segala kelebihannya, NU adalah benteng akhir pertahanan bangsa ini. Dan ruh itu yang di jaga NU, digaungkan dalam marsnya Ya lal wathon :

 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon Ya Lal Wathon/ Hubbul Wathon minal Iman/ Wala Takun minal Hirman/ Inhadlu Alal Wathon / Indonesia Biladi / Anta ‘Unwanul Fakhoma / Kullu May Ya’tika Yauma/ Thomihay Yalqo Himama/ Pusaka Hati Wahai Tanah Airku/ Cintaku dalam Imanku/ Jangan Halangkan Nasibmu/ Bangkitlah Hai Bangsaku/ Indonesia Negriku/ Engkau Panji Martabatku/ Siapa Datang Mengancammu/ Kan Binasa di bawah dulimu

Belakangan ini situasi tanah air mengharuskan kekuatan NU untuk kembali bangkit. Selama ini NU lebih banyak diam ketika dalam banyak kesempatan kelompok Islam anyaran seperti HTI terus-menerus menuding kaum selain mereka sebagai kafir. Dengan seenaknya mereka memvonis negeri ini sebagai negeri thoghut dan kafir, tidak pakai hukum Allah. Gerakan Islam Nusantara dihujat, NU sebagai jamaah liberal, penyembah kubur, tukang bid’ah, bahkan gelombang fitnah dialamatkan pada pucuk pimpinan NU, tetapi NU masih bersabar.  

Namun saat provokasi ini mengancam integrasi bangsa dan eksistensi Pancasila, maka anak muda NU saatnya bergerak. Mereka bangkit melawan, musuh mereka adalah kelompok unyu-unyu pemimpi basah khilafah dan kelompok penebar benih radikalisme. Banser dan GP Ansor menunjukkan kekuatannya menjadi penjaga NKRI. Di Makassar mereka bentrok dengan HTI. Di Bogor dan Jakarta mereka menolak forum internasional khilafah HTI.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Di Jombang, Tulungagung, Jember, Sidoarjo dan Surabaya sudah menyatakan dengan keras tidak memberi ruang bagi HTI dan ormas anarkis di Jatim. Di Cilacap, Banser dan GP Ansor menyerukan HTI untuk kembali ke ajaran Islam yang sebenarnya. Di Semarang mereka menolak perilaku ormas anarkis. Di Takalar GP Ansor dan Banser, gagalkan konvoi HTI. Di Bandung, mereka menolak deklarasi HTI. Di Purbalingga, GP Ansor dan Banser hampir saja bentrok dengan HTI. Di Rembang sikapnya sama usir kelompok pemimpi khilafah

Berpuluh tahun NU menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia dalam kerangka agama yang sejuk dan berwibawa. NU ibarat klan keluarga Samurai Katsumoto dalam film The Last Samurai. Mereka adalah orang orang yang tidak pernah melupakan cikal bakal mereka, mereka setia pada tanah kelahiran, adat istiadat, dan juga leluhur mereka. Jika kemudian NU melalui Ansor dan Banser sudah bergerak mengangkat Katana-nya, artinya isyarat bangsa sedang terdzolimi. Benih radikalisme, bibit disintegrasi bangsa, sikap intoleran, ungkapan kebencian berjamur di mana-mana. 

Bukan Banser jika hanya diam, mereka bergerak serentak menunjukan taringnya. Hal itu yang kemudian membuat orang yang membenci Pancasila dan memimpikan negara Islam merengek, lebih tepatnya mengembik. Mereka melancarkan gelombang Fitnah pada Banser, video dan beragam fitnah dilancarkan dengan masif. 

Banser berjuang sendiri, dengan kesederhanaannya. Saya membayangkan saat orang seperti Kang Nen membubarkan konvoi khilafah mungkin dikantungnya hanya ada dua batang rokok dan uang untuk beberapa liter bensin, tapi untuk Indonesia Kang Nen melakukan dengan gembira. 

Ancaman terhadap NKRI sudah begitu nyata, kelompok radikalis dan pro khilafah telah masuk dengan masif hingga sekolah menengah, saat ini Banserlah pilar yang tersisa ketika gelombang virus radikalisme menyerbu negeri ini. Menyatukan kelompok pro khilafah ini dengan NU, rasanya tidak mungkin. Keislaman NU berakar pada tradisi, sedang mereka beragama dengan insting menaklukan. 

Satunya-satunya jalan negara harus memilih, NU yang telah terbukti komitmennya atau mereka yang ingin mengganti ideologi negara. Berharap anak-anak muda NU untuk mundur mengalah, tidak ada cerita Banser mundur perang. Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya adalah gambaran keberanian Banser. Pada masa ini HTI dan ormas yang mempunyai kecenderungan anarkis lahir saja belum.  

Namun membiarkan Banser berjuang sendiri rasanya tidak bijak. Kita harus hadir berdiri bersama mereka. Kita tidak ingin adegan terakhir dalam film The Last Samurai terjadi. Teringat sebuah adegan dalam Film itu saat Nathan Algreen memberikan Katana dari klan Samurai Katsumoto yang gugur di medan perang.

Pada saat menerima Katana itu Kaisar baru menyadari bahwa pemerintah telah mengorbankan hal paling berharga dari bangsanya yaitu akar budayanya sendiri. Kita tidak ingin menitikkan air mata saat menyaksikan Katana Banser Samurai terakhir penjaga bangsa ini diserahkan. 

Saatnya kita berdiri bersama Banser ikut menjaga bangsa ini melawan radikalisme dan intoleransi. Membantu sebisa kita jangan biarkan Banser sendiri, bergandengan tangan nengucapkan kalimat Kaisar dalam film The Last Samurai, "We can be modern country, we are wearing western clothes, we have railway, but we cannot forget WHO WE ARE."  Kang Nen, salam hangat secangkir kopi untukmu.

Ini adalah bagian dari artikel lama saya yang saya potong. Tulisan ini saya buat hampir setahun lalu berjudul "Banser The Last Samurai" seiring maraknya gelombang fitnah untuk Banser pasca insiden kaburnya Felix Siauw yang menolak menandatangani surat pernyataan setia pada Pancasila. Saya rasa tulisan ini relevan.

Penulis adalah Konsultan Media dan Aktivis Sosial.

*) Atas persetujuan penulis, tulisan opini di atas telah mengalami pengeditan di beberapa paragraf yang menyebut kata FPI.

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham IMNU, Nusantara, Kajian Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 05 Februari 2018

Mantan Rektor UIJ Tutup Usia, Sosok Sederhana itu Pergi

Jember, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Mendung duka menyelimuti keluarga besar Universitas Islam Jember (UIJ). Pasalnya, mantan rektor perguruan tinggi milik NU itu, KH Imam Baidlawi? pergi untuk selamanya.? Ia wafat di rumah sakit Jember klinik, Selasa (14/6) di usia 74 tahun. Jenazah langsung dikubur di tanah leluhurnya, kompleks Yayasan Pendidikan Islam “Yasinat”, Wuluhan.

Menurut salah seorang rekan kerjanya, Sugiono, dalam beberapa hari terakhir, gula darah almarhum naik sehingga keluarganya dibawa ke rumah sakit. “Cuma semalam di rumah sakit, beliau wafat,” tukasnya kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham via ponsel.

Mantan Rektor UIJ Tutup Usia, Sosok Sederhana itu Pergi (Sumber Gambar : Nu Online)
Mantan Rektor UIJ Tutup Usia, Sosok Sederhana itu Pergi (Sumber Gambar : Nu Online)

Mantan Rektor UIJ Tutup Usia, Sosok Sederhana itu Pergi

Kiai Imam dikenal sebagai sosok yang sederhana dan teguh pendirian. Sebelum menjabat sebagai rektor ketiga UIJ, ia pernah menjadi Dekan Fakultas Tarbiyah di kampus yang terletak di Jl. Kiai Mojo tersebut.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kesederhanaan almarhum juga diakui oleh rektor UIJ saat ini, H. Abdul Hadi. Menurutnya, selain sederhana, Kiai Imam juga rendah hati dan mengayomi terhadap juniornya. “Saya tahu bagaimana beliau. Ketika beliau jadi rektor, saya adalah Sekretaris Dekan FISIP. Beliau adalah sosok yang patut diteladani,” ucapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Walaupun sudah tidak menjadi rektor, namun Kiai Imam tetap mendarmabakktikan tenaga dan pikirannya untuk UIJ. Selain masih aktif sebagai dosen UIJ, sehari-hari ia mengelola pesantren Ta’limun Nisa’ di Kelurahan Gebang, Jember. Di situlah ia tinggal bersama keluarganya sampai ajal menjelang. Ia dikaruniai 4 orang anak dari seorang istri .

Bagi Kiai Imam, pengabdian terhadap lembaga dan agama adalah sebuah keniscayaan. Itulah sebabnya, meski usianya sudah senja, tapi ia seolah tak pernah mengenal kata jeda untuk memberikan manfaat bagi sekitarnya. Jabatannya sebagai? Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Nahdlatul Ulama (yang membawahi UIJ) akhirnya lepas bersamaan dengan perginya sang kiai ke alam baqa. Oh, selamat jalan wahai jiwa yang tenang. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham AlaNu, IMNU, PonPes Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 30 Januari 2018

Konflik Tak Selalu Karena Agama

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Hasyim Muzadi menegaskan, konflik keagamaan yang selama ini terjadi tidak selalu disebabkan oleh agama. Pihak-pihak yang berkepentingan dengan adanya konflik sering memakai agama untuk memanaskan dan mengadudomba antar kelompok agama.

“Adakalanya konflik disebabkan oleh kemiskinan atau pendidikan masyarakat yang rendah. Makanya kita perlu mencari akar permasalahan sebelum mengatakan bahwa in ikonflik agama,” kata Hasyim di hadapan para tamu dari Dewan Keamanan Nasional Thailand saat berkunjung ke gedung PBNU, Jakarta, Selasa (12/12).

Konflik Tak Selalu Karena Agama (Sumber Gambar : Nu Online)
Konflik Tak Selalu Karena Agama (Sumber Gambar : Nu Online)

Konflik Tak Selalu Karena Agama

Rombongan dari Thailand yang dipimpin oleh Ketua Dewan Keamanan Nasional Thailand Prakit Prachonpachanuk dan Duta Besar Thailand untuk Indonesia Audchara Scribut bermaksud mengkonsultasikan beberapa hal terkait konflik berkepanjangan di wilayah Thailand bagian selatan yang melibatkan umat Islam.

Dikatakan Hasyim, pendekatan militer tidak akan menyelesaikan masalah. Menurutnya faktor masyarakat menjadi penting dalam melerai berbagai konflik. Pemerintah perlu melibatakan para tokoh agama setempat untuk memberikan pemahaman beragama yang benar kepada masyarakat.

Pemerintah Thailand tidak perlu berhadapan secara militeristik dengan masyarakat yang berkonflik. “Jadi perlu meluruskan kembali kesalahfahaman antara pemerintah (militer) dengan masyarakat setempat,” kata Hasyim. (nam)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hikmah, IMNU, Pondok Pesantren Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 28 Januari 2018

Islam Indonesia, Islam Paripurna

“Sebaliknya, Islam Indonesia, Islam dan budaya lokal berada dalam posisi saling memberi dan menerima, yang tetap berpijak dari nilai-nilai Islam, sehingga menghasilkan bentuk Islam yang berkarakter Indonesia. (Hal. 386)

Selama ini, Islam orang Indonesia dianggap tidak paripurna atau kaffah lantaran masyarakat muslImnya mengamalkan bid’ah, khurafat, dan tahayul serta tidak menjalankan syariat Islam secara menyeluruh. Selain itu, Islam Indonesia juga dinilai sebagai Islam pinggiran, periperal, dan tidak murni atau otentik lagi karena agama dan budaya ‘begitu melekat.’

Lalu, yang menjadi soal adalah Islam yang kaffah atau paripurna atau rahmatan lil ‘alamin itu yang seperti apa? Semua pasti menjawab bahwa Islam kaffah atau rahmatan lil ‘alamin adalah Islam sebagaimana yang dipraktikkan oleh Nabi Muhammad dahulu kala. Lalu, timbul pertanyaan lanjutan; Islam yang dipraktikkan Nabi Muhammad itu yang seperti apa? Dari sini, umat Islam terbelah menjadi dua kelompok: tekstualis dan substansialis. 

Islam Indonesia, Islam Paripurna (Sumber Gambar : Nu Online)
Islam Indonesia, Islam Paripurna (Sumber Gambar : Nu Online)

Islam Indonesia, Islam Paripurna

Kelompok tekstualis menilai bahwa Islam  kaffah atau paripurna atau rahmatan lil ‘alamin adalah Islam yang hanya merujuk kepada Al-Qur’an dan hadits dengan pemahaman yang leterlek. Sedang, kelompok substansialis menilai bahwa Islam kaffah atau paripurna atau rahmatan lil ‘alamin adalah Islam yang merujuk bukan hanya pada Al-Qur’an dan hadits an sich, namun juga ijma’ ulama, qiyas, dan lain sebagainya. Pemahaman kelompok kedua ini terhadap Al-Qur’an dan hadits pun bersifat kontekstual, dilihat dari asbabun nuzul dan asbabul wurud teks tersebut. 

Buku Islam Indonesia Islam Paripurna: Pergulatan Islam Pribumi dan Islam Transnasional ini merupakan tanggapan terhadap gugatan kebenaran dan kelengkapan pengamalan Islam di Indonesia. Gugatan ini muncul sejak medio tahun delapan puluhan dan terus berkembang hingga saat ini. 

Kelompok-kelompok Islam yang mempertanyakan ‘keabsahan’ –bahkan menganggap tidak sah- Islam Indonesia tersebut berasal dari luar. Maka dikenal lah dengan sebutan gerakan Islam transnasional seperti Salafi-Wahabi, Hizbut Tahrir, Gerakan Tarbiyah, dan lain sebagainya. Sedangkan, Islam yang berkembang di Indonesia dan sudah ‘bercampur’ dengan budaya setempat dengan segala keunikannya dikenal dengan Islam Indonesia atau Islam Nusantara. Masing-masing memiliki tipologi dan karakteristik yang berbeda-beda sebagaimana yang diungkapkan oleh buku ini.

Pada bagian awal hingga tengah, buku ini berusaha untuk mengupas bagaimana ideologi, pandangan keagamaan, sosial, politik, dan strategi penyebaran kelompok-kelompok gerakan Islam transnasional. Pun bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan dan keagamaan masyarakat Indonesia.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sedangkan, bagian tengah hingga akhir membahas tentang Islam pribumi, Islam Indonesia yang dalam hal ini ‘diwakili’ oleh Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas Islam jumlah pengikut terbesar di Indonesia.  Di sini, dipaparkan bagaimana pandangan-pandangan NU dalam konteks sosial, politik, ekonomi, dan budaya masyarakat serta keagamaan, kenegaraan, kebangsaan, dan keindonesiaan. Pada bagian ini juga diterangkan bagaimana sikap NU terhadap gerakan Islam transnasional.   

Setiap pembahasan diulas secara komprehensif dan kaya akan referensi. Misalnya dalam bab Manifesto Gerakan Islam Transnasional. Pada bagian ini, gerakan-gerakan Islam transnasional diulas satu persatu secara singkat namun komprehensif: mulai dari tujuan, semangat yang diusung, keterlibatan dalam politik serta visi sosial dan politik. Siapa saja yang ingin mengetahui sepak terjang gerakan-gerakan Islam transnasional dan pandangan-pandangan NU dalam berbagai hal –terutama kebangsaan dan keindonesian- secara ‘ringkas’ dan menyeluruh, buku ini bisa menjadi jawabannnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Singkatnya, buku ini ingin menegaskan bahwa Islam Indonesia adalah juga Islam yang kaffah atau paripurna untuk bangsa Indonesia. Tidak kalah sahnya dengan kelompok yang mengusung Islam kaffah. Sedangkan, Islam kaffah yang didengungkan oleh kelompok Islam transnasional adalah Islam yang juga berdasar kepada budaya. Yakni budaya lokal di Negara-negara Timur Tengah seperti Salafi-Wahabi (Arab Saudi), Hizbut Tahrir (Palestina), Gerakan Tarbiyah (Mesir), dan lainnya. 

Identitas buku:

Judul Buku : Islam Indonesia, Islam Paripurna

Penulis : DR. M. Imdadun Rahmat 

Penerbit         : Yayasan Omah Aksoro Indonesia

ISBN : 978-602-61550-1-6

Ketebalan : 400 hal

Cetakan         : Pertama, 2017

Peresensi : A Muchlishon Rochmat

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham IMNU, RMI NU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 23 Januari 2018

Cerita Siswa Karateka saat Ikuti Pesantren Kilat BPUN Ansor Way Kanan

Way Kanan, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) digelar PC GP Ansor Way Kanan Lampung diikuti pelajar dari berbagai sekolah dari Kabupaten Way Kanan, Lampung Utara dan Kota Bandar Lampung. Masing-masing mempunyai karakter sendiri, salah satunya Riki Ryan Saputra yang gokil dan bisa menghibur teman-temannya.

"Di pesantren kilat BPUN ini saya lebih sering mandi, setidaknya dua kali sehari dari biasanya empat kali dalam seminggu," kata Riki yang suka bercanda itu, di Kampung Labuhan Jaya, Kecamatan Gunung Labuhan, Kamis (28/4).

Cerita Siswa Karateka saat Ikuti Pesantren Kilat BPUN Ansor Way Kanan (Sumber Gambar : Nu Online)
Cerita Siswa Karateka saat Ikuti Pesantren Kilat BPUN Ansor Way Kanan (Sumber Gambar : Nu Online)

Cerita Siswa Karateka saat Ikuti Pesantren Kilat BPUN Ansor Way Kanan

Kehidupan di pesantren menurut pelajar SMAN 2 Buay Bahuga tersebut lebih lanjut adalah "Tenyadaan", singkatan dari tenteram, nyamai, damai dan sarat nilai kekeluargaan.

"Di pesantren ini para santri kecil juga suka membantu memasak, mereka seperti koki-koki cilik  yang sangat super dengan hasil makanan tak kalah super," ujar karateka sabuk coklat Kushin Ryu M Karate Do Indonesia (KKI) yang pernah beberapa kali menyabet juara itu. 

Selain memberikan materi akademik, BPUN 2016 yang digelar di Pesantren Assiddiqiyah 11, asuhan Kiai Imam Murtadlo Suyuti selama satu bulan penuh juga memberikan bimbingan ruhani istiqomah, kepemimpinan, keberagaman yang ramah dan mengajarkan kecakapan hidup, salah satunya jurnalistik. (Rio Irawan/Fathoni)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham IMNU, Nusantara, Kajian Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 15 Januari 2018

Kang Said: Kader IPNU Harus Miliki Jiwa Santri

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) DKI Jakarta mengadakan kaderisasi tingkat II Lakmud (Latihan Kader Muda) di Pondok Pesantren as-Tsaqafah, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat-Ahad tanggal 9-11 Oktober 2015.

Kang Said: Kader IPNU Harus Miliki Jiwa Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said: Kader IPNU Harus Miliki Jiwa Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said: Kader IPNU Harus Miliki Jiwa Santri

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj saat mengisi stadium general pada acara itu mendorong kader IPNU agar tak terlepas dari ruh pesantren. "Kader IPNU harus memiliki jiwa seorang santri yang cerdas, santun, dan sabar untuk terus belajar dan berjuang dan tetap dilandasi ketaqwaan. Perjuangan kader IPNU adalah dengan menempa diri agar siap menjadi generasi pemimpin Bangsa dan NU dimasa yang akan datang," ujarnya.

Kang Said, sapaan akrabnya, yang saat itu didampingi ketua? IPNU DKI Jakarta Muhammad Said dan mantan ketua PW IPNU Jawa Tengah Hasan Chabibie juga menyatakan dukungan penuh ditetapkannya Hari Santri Nasional oleh Presiden Jokowi.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menurutnya, Hari Santri Nasional itu akan ditetapkan pada tanggal 22 Oktober karena hari itu merupakan momentum para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari agresi penjajah Belanda.

Pada tanggal tersebut, kata Kang Said, Hadratussyaikh Hasyim Asyari mengumpulkan kiai-kiai Nusantara untuk mengeluarkan fatwa “Resolusi Jihad” bahwa membela tanah air adalah fardlu ain. Resolusi Jihad merupakan seruan perang suci menumpas penjajah yang hendak merebut kemerdekaan Indonesia.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senada dengan Kang Said, Ketua PW IPNU DKI Jakarta Muhamad Said? mendukung langkah PBNU? dalam mendorong Presiden Jokowi segera menetapkan Hari Santri Nasional. "Kita sangat mendukung hari santri nasional tanggal 22 Oktober dan kita akan ramaikan dengan berbagai program dan kegiatan agar bisa mengenang perjuangan santri dan kiai dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia," katanya.

Peserta dalam latihan kali ini terdiri dari semua pengurus Pimpinan Cabang se-DKI Jakarta dan para santri setempat. Makesta juga digelar sebelum didirikannya pimpinan komisariat IPNU di Pondok Pesantren as-Tsaqafah. (Red: Mahbib)

?

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Tokoh, IMNU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 06 Januari 2018

Hindari Penipuan, Kemenag Sosialisasikan 5 Pasti Umrah

Makassar, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Berbagai upaya dilakukan oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait lima pasti umrah. Selain memberikan pemahaman kepada masyarakat, langkah ini ditempuh dalam rangka meminimalisir potensi terjadinya penipuan yang belakangan banyak dilakukan oleh travel nakal.

Hindari Penipuan, Kemenag Sosialisasikan 5 Pasti Umrah (Sumber Gambar : Nu Online)
Hindari Penipuan, Kemenag Sosialisasikan 5 Pasti Umrah (Sumber Gambar : Nu Online)

Hindari Penipuan, Kemenag Sosialisasikan 5 Pasti Umrah

Salah satu yang dilakukan adalah dengan sosialisasi di arena pameran. “Ditjen PHU melalui Subdit Pembinaan Umrah ikut serta dalam pameran ‘Makasar Tour and Holiday’, untuk mengedukasi masyarakat tentang program lima pasti umrah,” terang Direktur Pembinaan Haji dan Umrah Muhajirin Yanis usai meninjau stand pameran di Makassar, Jumat (4/3).

Makasar Tour and Holiday digelar di salah satu tempat perbelanjaan di kota Ujungpandang. Dibuka hari ini, pameran dijadwalkan akan berlangsung sampai Ahad (6/3) mendatang. Pameran ini diselenggarakan oleh pihak swasta dan diikuti oleh travel wisata dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Sejak dibuka siang tadi hingga malam ini, pengunjung stan kita cukup ramai. Masyarakat sangat antusias untuk mendapatkan informasi tentang umrah. Mereka tidak mau tertipu,” kata Muhajirin.

Menurut Muhajirin,  pengunjung pameran  rata-rata awalnya hanya menanyakan soal biaya umrah. Ada sebagian dari mereka yang bahkan belum peduli dengan keberadaan travel umrah, apakah berizin atau tidak, tapi yang terpenting adalah biayanya murah. “Masyarakat seperti ini menjadi sasaran sosialisasi kita. Sebab, selama ini yang tertipu umumnya adalah program umrah dengan biaya relatif murah dan dijanjikan bisa segera berangkat,” tutur mantan Kakanwil Gorontalo ini.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam rangka  mengedukasi masyarakat agar lebih hati-hati, Kementerian Agama terus mensosialisasikan lima pasti umrah. Masyarakat yang akan berumrah, harus memastikan apakah biro travelnya memiliki izin resmi atau tidak. Selain itu, masyarakat juga harus memastikan maskapai penerbangan yang akan digunakan, akomodasi selama di Tanah Suci, serta  seluruh jadwal dan agenda perjalanan umrahnya, hari demi hari seperti apa. Tidak kalah penting juga adalah memastikan visa nya sudah ada ataukah belum.

“Semoga dengan pameran ini, sosislisasi tentang umrah akan semakin sampai kepada masyarakat,” harap Muhajirin. (Kemenag.go.id/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham IMNU, News, Kiai Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 29 Desember 2017

Ketum Ansor Tegaskan Banser Bermetamorfosis

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebagai badan semiotonom organisasi yang dipimpinnya telah mengalami metamorfosis sehingga layak diapresiasi dan didorong untuk terus maju.

"Fakta tidak dipungkiri hari ini, Banser mengalami metamorfosis luar biasa. Sebelumnya Banser dikenal sebagai penjaga gereja. Stigma natal pasti Banser ada, itu melekat kuat," kata dia, di Jakarta, Senin (26/9).

Ketum Ansor Tegaskan Banser Bermetamorfosis (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketum Ansor Tegaskan Banser Bermetamorfosis (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketum Ansor Tegaskan Banser Bermetamorfosis

Gus Yaqut menegaskan, Banser sekarang menjadi pasukan elitenya Nahdlatul Ulama (NU). "Kita punya Kasatkornas Banser yang tangguh, strata dua. Kita punya Kasatkorwil Banser yang jadi anggota KPU RI. Kita punya Kasatkorwil yang menjadi dokter. Itu penegasan bahwa Banser tidak hanya bisa marah-marah saja. Hari ini, selain tegas Banser juga pintar. Bahasa paling enak begitu," kata Gus Tutut menjelaskan.





Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

(Baca juga: Inilah Nama dan Tugas 6 Satuan Khusus yang Dimiliki Banser)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Karena itu, lanjutnya, menjadi keharusan PP GP Ansor untuk mengupayakan penguatan eksistensi Banser.

Kepala Satuan Koordinasi Banser Nasional Alfa Isnaeni menambahkan, Assisten Kepala Penelitian dan Pengembangan Banser berikut jajaran merupakan sarjana berkompeten, sebagian sarjana strata tiga.

Satkornas Banser masa khidmah 2015-2016 menggelar rapat perdana. Rapat dihadiri jajaran pengurus Satkornas Banser dan Kepala Satuan Khusus Banser. (Gatot Arifianto/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham IMNU, Quote Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rapat Syuriyah-Tanfidziyah PBNU Bahas Kartanu hingga Agenda Internasional

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Rapat gabungan Syuriyah-Tanfidziyah PBNU, Kamis (10/3), yang dihadiri para pengurus harian PBNU lengkap dan para ketua lembaga menyanpaikan sejumlah laporan. Menurut Rais ‘Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, forum yang acara ini merupakan rapat bulanan yang diagendakan oleh pengurus Syuriah untuk membahas berbagai masalah.

“Namun pada kesempatan kali ini, kita jadikan rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah untuk membahas beberapa agenda termasuk laporan dari Ketua Umum (PBNU) terkait program kerjanya,” jelasnya.

Rapat Syuriyah-Tanfidziyah PBNU Bahas Kartanu hingga Agenda Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Rapat Syuriyah-Tanfidziyah PBNU Bahas Kartanu hingga Agenda Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Rapat Syuriyah-Tanfidziyah PBNU Bahas Kartanu hingga Agenda Internasional

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj melaporkan tiga hal. Pertama, laporan terkait dengan isu-isu terkini seperti sikap PBNU terhadap LGBT, radikalisme, Ahmadiyah, dan narkoba. “Sikap PBNU sangat tegas terkait isu-isu tersebut,” ujar kiai yang akrab dipanggil Kang Said itu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kedua, laporan terkait agenda PBNU International Summit of Moderate Islam Leaders (Isomil) yang akan dilaksanakan pada Mei. Acara ini, kata Kang Said, akan dihadiri para pemimpin moderat Islam dari 30 negara.

“Dan yang ketiga, laporan Standard Operational Procedure (SOP) yang menyempurnakan atau sebagai panduan dari AD/ART, terutama sekali bidang keuangan,” ujarnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selain tiga laporan tersebut, ada beberapa program PBNU yang dilaporkan seperti pengadaan Kartanu (Kartu Anggota NU), Ekspedisi Santri, dan pembahasan bagaimana NU menanggapi ujaran kebencian dari kelompok-kelompok luar.

Untuk pengadan Kartanu, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini melaporkan bahwa Kartanu masih dalam proses penyempurnaan. Menurutnya, Kartanu tidak hanya akan menjadi identitas diri, tapi juga memiliki kelebihan-kelebihan lain.

“Kartanu memiliki 4 fungsi. Pertama sebagai identitas diri. Kedua sebagai e-payment atau sebagai alat transaksi elektronik. Ketiga koneksi dengan lembaga-lembaga yang ada seperti lembaga wakaf NU. Dan yang terakhir, warga NU yang belanja dengan Kartanu di beberapa brand yang kita kerja sama akan mendapatkan diskon,” papar Helmy.

Setelah semua pengurus melaporkan program-programnya, Kiai Ma’ruf Amin menutup rapat yang digelar di Aula Lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta itu dengan bacaan hamdalah dan kemudian mempersilakan KH Miftahul Akhyar untuk membacakan doa. (Ahmad Muchlishon/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Jadwal Kajian, IMNU, Pendidikan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 17 Desember 2017

Seruan Syuriyah PBNU Terkait Bencana Alam di Indonesia

? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Telah nyata kerusakan di darat dan di laut akibat ulah tangan-tangan manusia sendiri, agar supaya mereka merasakan akibat sebagian dari apa-apa yang mereka perbuat, semoga mereka kembali ke jalan yang benar (QS/Rum [30]: 41)

?

Seruan Syuriyah PBNU Terkait Bencana Alam di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Seruan Syuriyah PBNU Terkait Bencana Alam di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Seruan Syuriyah PBNU Terkait Bencana Alam di Indonesia

1. Memperhatikan bertubi-tubi dan meratanya bencana alam (seperti: banjir, kebakaran, dan letusan gunung), dengan segala akibat yang diderita, terutama oleh mereka rakyat lemah di lapis bawah;

2. Memperhatikan berbagai bencana sosial (seperti: intoleransi dan kebencian antar kelompok, kekerasan dan sadisme) dan puncaknya berupa kejahatan korupsi dan kesewenang-wenangan oleh para pemegang amanat, di hampir semua sektor dan semua lini;

3. Mengingat bahwa pada dasarnya masyarakat dan? bangsa Indonesia adalah manusia-manusia yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai Pencipta dan Pengatur alam semesta;

4. Memperhatikan bahwa, seperti difirmankan Allah dalam kitab suci-Nya, bahwa ”Segala kerusakan yang muncul di bumi ini merupakan akibat langsung maupun tidak langsung dari ulah tangan manusia-manusianya sendiri” (QS/Rum [30] /41).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham



Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

?

Maka Kami Menyerukan;

Kepada segenap warga bangsa Indonesia, terutama para pemimpinnya di semua sektor dan tingkatan, untuk:

1. Mengingatkan dan menyadarkan diri masing-masing, bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara; semua kita akan dipanggil kembali kepada-Nya untuk mempertanggungjawabkan setiap ucapan dan amal perbuatan kita, sesuai niat dan akibat-akibat yang ditimbulkannya;

2. Bahwa semua kekayaan dan kekuasaan yang kita raih di dunia, akan disidik dan dimintai pertanggunggjawaban; dengan cara apa dan bagaimana diperoleh, serta untuk kepentingan apa dan siapa dimanfaatkan;

3. Bahwa setiap amal-perbuatan yang kita lakukan selama hidup di dunia akan dimintai pertanggungjawaban oleh-Nya; sekecil apa pun kecurangan yang kita lakukan, dan sekecil apa pun kebajikan yang kita perbuat, akan kita lihat dan rasakan balasannya.

4. Bahwa dosa yang kita perbuat terhadap sesama (seperti: kesombongan, fitnah, penganiayaan, kesewenang-wenangan,? korupsi, serta pengrusakan alam lingkungan), adalah dosa yang Tuhan sendiri tidak akan mengampuninya, selama pihak-pihak atau masyarakat yang dirugikan? dan menjadi korbannya belum memaafkan terlebih dahulu.

5. Karena itu, selagi masih ada kesempatan, dan tidak seorang pun tahu kapan ajal tiba, segeralah kita bertobat; menyesali dan menghentikan segala kecurangan dan dosa kita, baik terhadap Tuhan maupun terhadap sesama manusia dan lingkungan alam kita.

6. Selagi masih ada kesempatan, marilah kita melakukan perubahan, dengan berjanji kepada diri kita masing-masing untuk tidak mengulangi lagi dosa dan kesalahan kita, terhadap sesama warga bangsa dan kepada Allah Tuhan yang Maha Pencipta.

7. Marilah, dengan penuh kesadaran dan tekad yang kuat, kita melakukan perubahan menuju kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang lebih beradab, lebih bertanggungjawab, dengan mengutamakan kemaslahatan dan kejayaan bagi sesama warga bangsa dan segenap umat manusia.

8. Tidak ada bangsa yang dianugerahi bumi dan lingkungan alam sedemikian luas, kaya dan indah seperti kita bangsa Indonesia. Marilah setiap dan semua kita mensyukurinya dengan berbuat yang terbaik untuk kemakmuran dan kelestariannya; jauhkan setiap tindakan yang dapat merusaknya, demi kemaslahatan dan kejayaan kita dan anak cucuk kita semuanya, esok dan seterusnya - dalam bimbingna hidayah dan ridlo-Nya.

9. Kepada warga Nahdliyyin khususnya dan umat Islam Indonesia umumnya, diminta untuk memperbanyak istighfâr dan istighâtsah; memohon ampunan, bimbingan serta pertolongan Allah SWT. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang merahmati dan melindungi kita, bangsa, dan negara kita; menolong kita untuk segera bangkit dari keterpurukan, menuju kejayaan yang dicita-citakan oleh para pendiri negara dan rakyatnya. Semoga Allah SWT tidak menguasakan atas kita, karena dosa-dosa kita, kepada mereka yang tidak takut kepada-Nya dan tidak mempunyai belas kasihan kepada kita. Amin!

?

Jakarta; 3 Maret 2014 M/1 Jumadal Ula 1435 H

?

DR. KH. A. Mustofa Bisri? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? DR. KH. A. Malik Madaniy, MA

Pj. Rois Aam? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? Katib Aam

?

?

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham IMNU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 12 Desember 2017

Age Kurniawan Pimpin IPNU Dharmasraya Sumbar 2017-2019

Dharmasraya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham



Age Kurniawan utusan Kecamatan Sitiung terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat masa khidmah 2017-2019. Ia terpilih pada Konferensi Cabang di Gedung Serba Guna Jorong Ranah Pasar Kenagarian Koto Besar, Ahad (23/7).

Sebelum pemilihan, bermunculan calon lain seperti Frengky Sandra utusan dari Kecamatan Timpeh, Rusdan Pitoni utusan dari Kecamatan Koto Besar, Armil Agil Saverio utusan dari Kecamatan Sungai Rumbai, Rio Ardi Saputra utusan dari Kecamatan IX Koto, Iqbal Anjelo utusan dari Kecamatan Pulau Punjung dan Kilat Terbayang utusan dari Kecamatan Koto Besar serta Andi Irawan utusan dari Koto Baru.

Age Kurniawan Pimpin IPNU Dharmasraya Sumbar 2017-2019 (Sumber Gambar : Nu Online)
Age Kurniawan Pimpin IPNU Dharmasraya Sumbar 2017-2019 (Sumber Gambar : Nu Online)

Age Kurniawan Pimpin IPNU Dharmasraya Sumbar 2017-2019

Peserta Konfercab sepakat memilih Age Kurniawan untuk menakhodai IPNU Kabupaten Dharmasraya ke depan. Ia yang sebelumnya Sekertaris PC IPNU Kabupaten Dharmasraya masa Khidmah 2015-2017 dinilai sanggup, mampu dan telah berpengalaman dalam memimpin IPNU. Diharapkan bisa membawa IPNU Kabupaten Dharmasraya lebih baik lagi.

Usai terpilih, Age Kurniawan menyampaikan bahwa kepengurusan IPNU ke depan akan fokus pada program pengkaderan. "Pengkaderan merupakan jantung organisasi. Pengkaderan pilihan utama bagi IPNU sebagai organisasi kader NU. Banyak hal yang insyaallah akan dilakukan oleh IPNU demi kemajuan pelajar ke depan, mengingat pelajar adalah tonggak generasi penerus bangsa ," kata Age.

Menurutnya, Dharmasraya merupakan garis rawan pengedaran narkoba dan obat-obat terlarang yang akan meracuni generasi bangsa. Karena tempatnya yang strategis berbatasan langsung dengan dua Provinsi yaitu Riau dan Jambi.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Kita akan berkerja sama dengan pihak BNN, Polres dan Pemerintahan. Semoga ke depannya seluruh pihak dapat turut serta mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh IPNU. Agar IPNU dapat bersinergi dengan seluruh pihak," harapnya. (Armaidi Tanjung/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham IMNU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 07 Desember 2017

Rayakan Harlah, IPNU-IPPNU Lasem Gelar Khotmil Qur’an

Rembang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Mengawali peringatan harlah, para pengurus IPNU dan IPPNU Lasem mengkhatamkan 30 juz Al-Qur’an di luar kepala. Upacara khataman itu kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil sebelum dialog terbuka dengan para Pembina di Gedung PCNU Lasem, Senin (3/3).

Ketua PC IPNU Lasem Syaiful Anam menyampaikan, peringatan harlah ke-60 IPNU dan ke-59 IPPNU ini diadakan bertujuan membakar semangat kader baru pelajar NU.

Rayakan Harlah, IPNU-IPPNU Lasem Gelar Khotmil Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)
Rayakan Harlah, IPNU-IPPNU Lasem Gelar Khotmil Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)

Rayakan Harlah, IPNU-IPPNU Lasem Gelar Khotmil Qur’an

“Ini menjadi langkah awal dalam pengaderan pada periode ini di mana penggalakan kaderisasi merupakan prioritas,” kata Syaiful.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pembina IPNU Arif Dimyati menegaskan, “Penggalakkan kaderisasi sangat perlu. Tetapi pendalaman terhadap NU tidak kalah penting. Kita pun harus menata niat perjuangan di IPNU dan IPPNU, bahwa kita khidmah di NU juga melestarikan aswaja.”

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Peringatan ini ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng. (Akhmad Sayuti/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham IMNU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 05 Desember 2017

Sekjen PBNU Resmikan Sekretariat IPNU NTB

Mataram, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Helmy Faisal Zaini menggunting pita sebagai tanda peresmian kantor sekretariat PW IPNU NTB di Jalan P nomor 44 Perumahan Lingkar Selatan Kota Mataram Kamis (24/3) siang. Peresmian ini dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti.

"Dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim ini saya resmikan kesekretariatan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat," kata H A Helmy Faishal sebelum memotong pita yang didampingi oleh Ketua PW IPNU NTB Syamsul Hadi.

Sekjen PBNU Resmikan Sekretariat IPNU NTB (Sumber Gambar : Nu Online)
Sekjen PBNU Resmikan Sekretariat IPNU NTB (Sumber Gambar : Nu Online)

Sekjen PBNU Resmikan Sekretariat IPNU NTB

Semoga ini semua, lanjutnya, bisa menjadi pusat belajar untuk melahirkan generasi-generasi Nahdlatul Ulama yang produktif.

Setelah itu dilanjutkan dengan pengarahan khusus bagi kader-kader IPNU NTB. Dalam pengarahan Sekjen PBNU ini banyak menyampaikan.seputar Islam, produk-produk NU yang hasil Muktamar NU.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia juga menyampaikan bahwa PBNU sudah bekerja sama dengan Bank Mandiri dalam membuat kartanu dan keunggulan kartanu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia mengapresiasi pengurus IPNU NTB yang menurutnya sangat aktif dan produktif. "Hanya IPNU banom yang bisa saya kunjungi langsung dari sekian banom NU," katanya.

Tugas IPNU, lanjutnya,? mendata jumlah anggota di tiap-tiap kabupaten/kota dan perlu dibuatkan kartu anggota. "Kita pikirkan formulanya mudah-mudahan bisa korelasi dengan kartaNU," katanya. (Fauza Basri/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Berita, Tegal, IMNU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 04 Desember 2017

Wahabi Menyusup di Kurikulum Madrasah Kemenag

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Guru Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Demak, Jawa Tengah, menyampaikan keberatan atas penyusupan materi wahabi dalam Kurikulum 2013 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag). Salah satu keberatan disampaikan terkait adanya kalimat yang menyebutkan makam wali yang diziarahi umat Islam sebagai berhala.

Wahabi Menyusup di Kurikulum Madrasah Kemenag (Sumber Gambar : Nu Online)
Wahabi Menyusup di Kurikulum Madrasah Kemenag (Sumber Gambar : Nu Online)

Wahabi Menyusup di Kurikulum Madrasah Kemenag

Kalimat itu terdapat dalam buku pedoman untuk guru SKI Kelas VII MTs (Kurikulum 2013) yang diterbitkan oleh Kemenag RI Tahun 2014. BAB I tentang Kearifan Nabi Muhammad SAW, pada buku pedoman itu memerintahkan guru untuk meminta peserta didik agar mendiskusikan tentang perbandingan antara kondisi kepercayaan Mekkah dengan kondisi kepercayaan sekarang.

Lalu disebutkan bahwa “Masih ada yang menyembah berhala, memercayai benda-benda, dan selalu meminta kepada benda-benda.” Berikutnya pada poin lain disebutkan bahwa “Berhala sekarang adalah kuburan para Wali,”.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kepala MTs Irsyaduth Thullab, Tedunan, Wedung, Demak, Faiq Aminuddin dalam suratnya kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham mengatakan, pemberian contoh yang menyebutkan berhala sekarang adalah makam atau kuburan para wali tentu tidak sesuai dengan ajaran yang dianut oleh warga NU.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Tidak tepatlah bila buku ini dijadikan sebagai buku pegangan semua guru MTs se-Indonesia karena ada banyak MTs yang berada di bawah naungan LP Maarif NU. Sungguh sangat disayangkan adanya kalimat yang menyatakan bahwa kuburan wali adalah berhala. Maka sudah seharusnya buku ini perlu segera dikaji ulang dan direvisi,” katanya.

Pandangan negatif mengenai makam wali ini mengingatkan masyarakat mengenai adanya upaya kelompok wahabi di Saudi Arabia untuk membongkar makam Nabi Muhammad SAW. Sumber Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dari lingkungan pejabat kementerian agama mengungkapkan, selain pernyataan negatif mengenai makam wali tersebut penyusupan materi wahabi sebetulnya lebih banyak lagi.

“Misalnya ada pembahasan mengenai menjenguk orang sakit, gambar yang ditampilkan adalah foto Abu Bakar Ba’asyir. Lalu pada bagian lain disebutkan bahwa sumber hukum Islam hanya Al-Qur’an dan Hadits, tidak menyebutkan adanya Ijma dan Qiyas. Dua contoh ini untungnya sudah diedit, nah yang soal makam wali itu yang lolos sensor,” kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Ditambahkan, penyusupan materi wahabi dalam kurikulum madrasah itu masih sangat mungkin ditemukan. “Sekarang baru empat minggu pelajaran dimulai, dan buku itu baru mulai digunakan tahun ajaran ini. Di bagian lain mungkin ditemukan lagi,” tambahnya. (Alhafiz Kurniawan/Anam)

Foto: Guru SKI di MTs Irsyaduth Thullab, Tedunan, Demak, menunjukkan buku Kemenag yang disusupi ajaran wahabi.

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham AlaSantri, IMNU, Santri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Minggu, 03 Desember 2017

Mengenal Sholeh Mubarok, Duta Santri Banyuwangi 2017

Banyuwangi, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Rasa syukur dan terima kasih terucap di bibir M Sholeh Mubarok selepas terpilih sebagai juara pertama pemilihan duta kang santri (kategori laki-laki), saat dimintai keterangan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Banyuwangi via telpon, Senin (25/9) pagi.

"Alhamdulillah. Saya bersyukur terutama kepada Allah SWT dan kepada segenap panitia, guru, dan dewan juri pemilihan duta kang dan mbak santri tahun 2017. Karena saya menjadi juara pertama pemilihan duta kang santri," kata Sholeh.

Mengenal Sholeh Mubarok, Duta Santri Banyuwangi 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengenal Sholeh Mubarok, Duta Santri Banyuwangi 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengenal Sholeh Mubarok, Duta Santri Banyuwangi 2017

Santri yang masih menempuh pendidikan di Institut Agama Islam Darussalam ini mengatakan, dengan menjadi juara tahun ini menjadi sebuah tantangan dan spirit untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Juara kali ini bukan untuk kesombongan, melainkan untuk memacu saya menjadi lebih berprestasi kembali. Menjadi lebih giat untuk belajar di pesantren. Karena di atas langit masih ada langit. Saya siap untuk menjadi yang lebih baik," tutur santri semester tiga, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab.

Selain itu, menurut Sholeh, segala bentuk takdir dan kelebihan butuh diimbangi dengan nilai-nilai akhlaqul karimah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Kosong. Jika banyaknya kelebihan dan ilmu yang dimiliki seseorang tanpa dihiasi dengan nilai-nilai akhlaqul karimah. Karena ini saling berkaitan. Tidak dapat dipisahkan. Bukankah akhlaq, perhiasan bagi seseorang yang memiliki ilmu?" tutur santri yang mondok di Pesantren Darussalam, Tegalsari selama empat tahun.

Dalam hal penyampaian manfaat dan keilmuan di masyarakat luas, Sholeh menegaskan butuh wadah organisasi sebagai wasilah.

"Organisasi ideal bagi saya adalah terlibat dalam Nahdlatul Ulama. Karena NU memiliki kelengkapan di setiap lembaga dan badan otonomnya. Juga ditambah organisasi sosial kemasyarakatan ini memiliki basis massa terbesar di Indonesia, bahkan di dunia," jelas santri yang juga aktif dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).

Terkait dengan hal yang persiapan materi pelajaran yang dibutuhkan untuk pemilihan duta kang dan mbak santri, Sholeh lebih banyak belajar masalah wawasan kebangsaan, sejarah, dan ke-NUan.

"Firasat saya benar. Ternyata banyak teman-teman santri yang berguguran karena minimnya wawasan kebangsaan, sejarah, dan keorganisasian, khususnya terkait ke-NUan. Ini adalah cambuk bagi santri-santri sudah saatnya untuk bangkit dengan keseimbangan ilmu-ilmu yang kontekstual. Bukan hanya unggul dalam keilmuan khas pesantren," tegasnya.

Hadiah yang diberikan oleh panitia akan digunakan untuk hal-hal kebaikan yang dapat meringankan dan membuat tersenyum kedua orang tuanya.

"Uang pembinaan ini akan saya gunakan untuk melunasi biaya administrasi kuliah yang masih kurang. Saya ingin meringankan beban kedua orang tua saya. Pun sudah waktunya untuk melatih hidup mandiri, tanpa bersandar di balik punggung kedua orang tua," kata Sholeh.

"Semoga ini memberikan kemanfaatan dan keberkahan untuk diri saya dan orang tua menjadi lebih baik ke depannya," harap santri yang berusia 20 tahun ini. (M Sholeh Kurniawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham IMNU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 23 November 2017

Didesak Arab, UNESCO Tangguhkan Pameran Yahudi di Paris

Paris, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO) pada Jumat (17/1) menangguhkan pameran mengenai 3.500 tahun hubungan orang Yahudi dengan Israel, setelah ada desakan negara-negara Arab karena dapat merusak upaya perdamaian.

Pameran berjudul "The 3,500 Year Relationship of Jewish People to the Holy Land" itu menurut rencana dibuka pada Selasa pekan depan (21/1) di Markas Besar UNESCO di Paris, Prancis.

Didesak Arab, UNESCO Tangguhkan Pameran Yahudi di Paris (Sumber Gambar : Nu Online)
Didesak Arab, UNESCO Tangguhkan Pameran Yahudi di Paris (Sumber Gambar : Nu Online)

Didesak Arab, UNESCO Tangguhkan Pameran Yahudi di Paris

Tetapi, UNESCO mengumumkan, menerima surat dari 22 anggota Kelompok Arab yang menyatakan kecemasan mereka bahwa pameran itu dapat berdampak negatif pada upaya perdamaian dan perundingan, yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selain itu, menurut UNESCO, ada sejumlah masalah "yang yang belum diselesaikan menyangkut kemungkinan masalah-masalah sejarah menyangkut teks dan visual yang masih diperdebatkan" dalam pameran yang diselenggarakan bersama dengan Simon Wiesenthal Center.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Dalam konteks ini, disesalkan, UNESCO telah menangguhkan pembukaan pameran itu," demikian pernyataan resmi UNESCO di Paris.

Selain itu, UNESCO menyampaikan, "Konsensus mengenai keputusan-keputusan UNESCO dan resolusi-resolusi menyangkut Timur Tengah adalah sangat penting, untuk menghindari konfrontasi dan politisisasi."

Pembatalan pameran itu terjadi saat hubungan UNESCO dengan Israel berada pada titik rendah, setelah Palestina menjadi anggota badan itu pada Oktober 2011.

Saat menanggapi keputusan itu, Israel dan sekutu kuatnya Amerika Serikat (AS) memotong dana untuk UNESCO, yang menimbulkan krisis keuangan pada badan itu dan menyebabkan ratusan karyawan badan itu berada dalam bahaya. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Amalan, Aswaja, IMNU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 18 November 2017

Ketum PBNU Sebut Islam Nusantara PR Besar Generasi Muda NU

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj menyebut tantangan besar NU ke depan. Selain pengembangan NU di segala bidang, Kang Said juga mengatakan, bahwa gerakan Islam Nusantara menjadi PR besar bagi generasi muda NU.

Hal ini dia sampaikan saat jumpa pers, Sabtu (22/8) di lantai 8 Gedung PBNU Jakarta sebelum mengumumkan susunan PBNU periode 2015-2020.

Ketum PBNU Sebut Islam Nusantara PR Besar Generasi Muda NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketum PBNU Sebut Islam Nusantara PR Besar Generasi Muda NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketum PBNU Sebut Islam Nusantara PR Besar Generasi Muda NU

“Selain pemikiran dan amaliyah, Islam Nusantara harus dikembangkan melalui gerakan, dan ini penting dipahami oleh generasi muda NU sebagai pemegang estafet perjuangan,” tegas Kang Said.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Namun demikian, lanjutnya, PBNU tidak akan menafikan persoalan-persoalan yang muncul secara insidensial menjadi sebuah program yang harus diselesaikan, bukan hanya program prioritas.

Guru Besar Tasawuf ini juga menyampaikan, bahwa PBNU akan terus mengukuhkan pilar bangsa, berkomitmen mengawal konstitusi negeri, dan mewujudkan politik kebangsaan, bukan semata-mata politik yang hanya berorientasi kekuasaan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dalam kesempatan ini, Rais Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin juga menyampaikan, bahwa Islam Nusantara akan terus dikembangkan melalui bidang pendidikan. “Selain itu, PBNU juga akan terus melakukan sosialisasi terkait Islam Nusantara,” ujar Kiai Ma’ruf.

Dalam jumpa pers tersebut, Kang Said dan KH Ma’ruf Amin didampingi oleh Wakil Ketua Umum PBNU, KH Slamet Effendy Yusuf, dan Sekjen PBNU, H A Helmy Faishal Zaini. Adapun pengukuhan pengurus baru PBNU akan diselenggarakan pada 1 September 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Humor Islam, IMNU Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock