Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Maret 2018

Pelajar NU Sorong Perlu Perhatian Khusus

Sorong, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua PCNU Sorong, Papua Barat Nahrowiyanto menyatakan IPNU-IPPNU Sorong memerlukan perhatian khusus terutama perihal kaderisasi. Ia menyoroti tepatnya pada minusnya fasilitator kaderisasi yang mumpuni.

Pelajar NU Sorong Perlu Perhatian Khusus (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Sorong Perlu Perhatian Khusus (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Sorong Perlu Perhatian Khusus

Nahrowiyanto memaklumi kekurangan demikian mengingat keberadaan IPNU-IPPNU di Indonesia bagian timur. Keterbatasan jarak ini menjadi satu dari sekian banyak faktor.

“Minimnya fasilitator menjadi ‘PR’ berat pengurus baru IPNU-IPPNU Sorong untuk mengimplementasikan proses pengaderan yang sistematis,” terang Nahrowiyanto saat sambutan konfercab III IPNU-IPPNU Sorong di gedung LPTQ, Ahad (16/2).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nahrowiyanto meminta PP IPNU dan PP IPPNU untuk menyentuh langsung pelajar NU Sorong dan membenahi kinerja organisasi melalui berbagai diklat kader.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dengan segala keterbatasan, ia mengharapkan pengurus baru PC IPNU-IPPNU Sorong melahirkan pemimpin amanah, mandiri, dan bertanggung jawab dengan prinsip belajar, berjuang, dan bertakwa. (Zaenal Arifin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pendidikan, Warta, Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 16 Februari 2018

Digelar Pengobatan Gratis, Pasien Membludak

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Masih menyambut puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-82 Nahdlatul Ulama (NU) pada 3 Februari mendatang, digelar juga pengobatan dan pemeriksaan mata gratis untuk masyarakat.

Namun, tak disangka. Pasien aksi sosial yang digelar di halaman Kantor Pengurus Besar NU, di Jalan Kramat Raya, Jakarta, Ahad (27/1) pagi itu membludak. Dari 500 pasien yang ditargetkan panitia, membengkak hingga 600 orang. Panitia pun kewalahan.

Digelar Pengobatan Gratis, Pasien Membludak (Sumber Gambar : Nu Online)
Digelar Pengobatan Gratis, Pasien Membludak (Sumber Gambar : Nu Online)

Digelar Pengobatan Gratis, Pasien Membludak

Sejak pukul 08.00 WIB, warga mulai memadati halaman Kantor PBNU untuk mendapatkan pelayanan tim medis. Sebagian besar dari mereka terdiri dari ibu-ibu dan pria usia lanjut. Warga tampak antusias mengikuti program kegiatan NU Peduli itu.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Tak hanya itu. Panitia juga memberikan fasilitas operasi katarak gratis bagi 82 pasien yang teridentifikasi.

Sekretaris Panitia Pelaksana Harlah ke-82 NU, Anas Thahir mengatakan, kegiatan sosial tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan pelayanan terhadap umat karena NU didirikan memang untuk umat dan bangsa Indonesia.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ini menunjukkan bahwa kami sangat peduli dengan masalah yang dihadapi masyarakat,” ungkap Anas kepada wartawan di sela-sela kegiatan tersebut.

Kegiatan pengobatan gratis itu tak hanya digelar di Jakarta, tapi juga diselenggarakan kepengurusan NU di bawah secara serentak di seluruh daerah di Indonesia. ”Dalam rangka Harlah NU ini, kegiatan serupa juga digelar oleh PW, PC dan MWC NU di semua daerah,” tutur Wakil Sekretaris Jenderal PBNU itu.

Di tempat yang sama, PBNU juga membagikan 2000 bibit pohon buah-buahan kepada warga Jakarta. Aksi yang dilakukan puluhan aktivis lingkungan hidup NU itu sempat membuat arus lalu lintas di kawasan Jalan Kramat Raya sempat macet. Hal itu terjadi karena banyaknya para pengguna jalan yang ingin mendapatkan bibit pohon yang dibagikan.

Terkait kegiatan bagi-bagi bibit pohon buah-buahan itu, Anas mengatakan, NU selama ini telah memberikan perhatian terhadap masalah lingkungan hidup. Selain membagikan bibit pohon, pihaknya juga telah lama melakukan kampanye pelestarian lingkungan hidup melalui pesantren dan kelompok masyarakat di lingkungan NU.

“Kami membagikan 2 juta lebih bibit buah-buahan kepada masyarakat. Ini dalam rangka kampanye pemansan global dan tentunya perayaan Harlah NU,” ungkapnya. (rif)Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham News, Kyai, Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Padukan Nilai Budaya dan Agama, Ketum MUI Puji Jokowi Mantu

Solo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ketua Umum MUI yang juga Rais Aam PBNU, KH Maruf Amin memuji acara mantu Presiden Jokowi yang memadukan nilai-nilai budaya adat jawa dan nilai-nilai agama Islam. Pada kesempatan tersebut Kiai Maruf bersama Wapres Jusuf Kalla dipercaya menjadi saksi ijab qabul pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution di Gedung Graha Saba Buana Solo, Rabu (8/11). 

"Acaranya luar biasa ada nuansa keagamaan Quran, nasehat pernikahan, doa dan ada juga budayanya.  Acaranya luar biasa perpaduan antara nilai-nilai agama dan nilai-nilai budaya," katanya saat diwawancarai salah satu stasiun televisi di sela-sela resepsi.

Selaku saksi, Kiai Maruf menilai proses ijab qabul dapat berjalan dengan baik dan lancar. Presiden Jokowi dan mempelai putera Bobby Nasution mengucapkan kalimat-kalimat ijab qabul dengan baik. 

Padukan Nilai Budaya dan Agama, Ketum MUI Puji Jokowi Mantu (Sumber Gambar : Nu Online)
Padukan Nilai Budaya dan Agama, Ketum MUI Puji Jokowi Mantu (Sumber Gambar : Nu Online)

Padukan Nilai Budaya dan Agama, Ketum MUI Puji Jokowi Mantu

"Beliau (Presiden) lancar sekali menyampaikan kalimat ijab qabul. Tegas, gamblang, walaupun baru kali ini. Tidak ada keragu-raguan," kata Kiai Maruf.

Kiai Maruf juga mengapresiasi acara mantu tersebut karena Presiden mengundang para ulama dari seluruh provinsi di Indonesia.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Yang hadir meliputi semua lapisan masyarakat. Ulama, menteri, pejabat, gubernur, masyarakat biasa, bahkan kiai-kiai dari daerah datang semua. Dari Sumatera Utara, Aceh, Lampung, Sulawesi dari mana-mana," terang Kiai Maruf didampingi Ketum MUI Lampung KH. Khairuddin Tahmid.

Sementara itu Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siradj saat menyampaikan Khutbah Nikah pada ijab qabul tersebut juga sempat menyampaikan penjelasan terkait pernikahan dan kebudayaan. 

"Pernikahan adalah ibadah. Setiap ibadah harus sesuai dengan syariat Allah dan Sunnah Rasulullah SAW. Akad nikahnya merupakan syariat dan selebihnya adalah budaya yang kita lestarikan yang merupakan bagian dari Islam Nusantara," katanya.

Perjodohan yang terjadi diantara dua insan manusia menurutnya juga bukan hanya pertemuan fisik semata. Namun yang lebih penting dari itu, pernikahan adalah pertemuan akhlaq, budaya, peradaban, martabat dan kepribadian.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Mudah-mudahan mendapatkan keturunan yang bermartabat, berguna bagu agama, bangsa dan negara," ujar Kiai Said menjelaskan tafsir surat Ar Rum ayat 21 yang menjelaskan tentang hal tersebut. (Muhammad Faizin/Kendi Setiawan).

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Nahdlatul Ulama, Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 02 Februari 2018

Mendidik Santri di Era Modern, Seperti Apa?

Jepara, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Santri dulu dan sekarang jelas berbeda. Karena zamannya sudah berbeda maka kiai selaku pengasuh di pesantren harus memiliki cara jitu untuk mendidik santri di zaman modern seperti saat ini. 

Dalam hal ini, Hisyam Zamroni mengapresiasi apa yang dilakukan oleh H Taufiqul Hakim selaku pengasuh pesantren Darul Falah Bangsri Jepara, Jawa Tengah.

Mendidik Santri di Era Modern, Seperti Apa? (Sumber Gambar : Nu Online)
Mendidik Santri di Era Modern, Seperti Apa? (Sumber Gambar : Nu Online)

Mendidik Santri di Era Modern, Seperti Apa?

Apresiasi itu sampaikan usai menyimak 4 santri Darul Falah yang mempraktikkan kitab Bid’ah Hasanah dan Syiaful Ummah karya Kiai Taufiq.  M Najib Syamsuddin santri yang masih duduk di kelas 3 MI ditanyai oleh Kang Maman perihal sumber hukum Islam. “Agama atau syariat Islam mempunyai empat sumber hukum. Alquran, Sunnah, Ijma’ dan Qiyas,” jawab santri asal Bandung ini. 

Ketika dia diminta untuk menjelaskan dengan bahasa Jawa. “Sumbere syariat Islam-ono papat. Al-Quran lan – sunnahe Na- Bi Muhammad. Nomer telu – ijma lan papate qiyas – cekelono – kuat-kuat – kanti ikhlas,” lanjut Najib. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Santri lain yang turut mempraktikkan ada Najwa (Garut), Syiaful (Semarang) dan Ivan (Madura). Santri-santri yang mempraktikkan kitab karya Kiai Taufiq merupakan garapan Ikatan Daiyah Muda Bangsri (Ikdamuba) yang bernaung di pesantren Darul Falah Bangsri Jepara. 

Pembinaan santri-santri itu merupakan salah satu pembinaan bidang pendidikan yang dilakukan Ikdamuba. Dalam kegiatan Seminar Penanggulan Kenakalan Remaja yang digelar PC Lazisnu Jepara dan Ikdamuba berlangsung di Gedung NU Jepara, Kamis (21/4) ini, menurut Hisyam, Kiai Taufiq telah mereproduksi karya ulama masa silam. 

Karena objek santri saat ini berbeda sehingga kitab disertai dengan hadits atau ada dalilnya juga disertai dengan nadzam (syair). “Dengan secara tidak sadar siswa akan terbiasa jika sudah membacanya berkali-kali,” kata Wakil Ketua PCNU Jepara ini. 

Inilah yang kata Hisyam sebagai model taklim dan tikrar yang menjadikan santri akan mudah menghafalnya. Ia yang menjabat sebagai Kepala KUA Keling itu menambahkan buku bidah hasanah dan syifaul ummah yang dibagikan gratis untuk peserta seminar adalah buku saku. Buku itu, lanjutnya, bisa dengan mudah dibawa  dan dipelajari di mana saja. Ikut andilnya Kiai Taufiq dalam mengarang banyak kitab merupakan wahana untuk mengurangi dampak radikalisme dan kenakalan remaja. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Apalagi pihaknya sudah bekerja sama dengan LP Ma’arif NU Jepara untuk membagikan buku tentang bahaya radikalisme secara cuma-cuma. Lewat karya-karya seperti itu merupakan sebuah ciri khas dari kiai pesantren. Ia juga mendorong agar para orang tua mau memondokkan anaknya dan kiai juga harus produktif berkarya apalagi karya yang tematik sebagaimana yang dilakukan Kiai Taufiq. 

Orang tua yang mau memondokkan anaknya tegasnya bisa mengurangi dampak kenakalan remaja. Di samping itu kiai produktif menunjukkan identitasnya sebagai fail (produsen) bukan maful (konsumen). (Syaiful Mustaqim/Fathoni)   

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Syariah, Hadits, Anti Hoax Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 30 Januari 2018

Bupati dan Ketua DPRD Juga Daftar Kartanu

Blitar, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pembuatan Kartanu di Wilayah Kabupaten Blitar, 4 April kemarin mulai dilaksanakan. Pemotretan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Gandusari. 

Bupati dan Ketua DPRD Juga Daftar Kartanu (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati dan Ketua DPRD Juga Daftar Kartanu (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati dan Ketua DPRD Juga Daftar Kartanu

Mengingat luasnya wilayah MWC, maka pemotretan dilakukan di 48 titik secara pergantian.

Sambutan warga NU dan banomnya sangat luar biasa. Hal ini terlihat, sejak pagi hari para anggota sudah siap menunggu petugas pomotretan setelah lebih dulu didaftar oleh panitia. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Alhamdulillah antusias warga NU secara keseluruhan sangat bagus. Semoga target NU Kabupaten Blitar bisa terpenuhi,’’ ujar H Mohammad Faizin kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, Jum’at.

Menurut Faizin, target awal PCNU Kabupaten Blitar bisa membuat setidaknya 25 ribu Kartanu. Namun melihat antusias anggota NU, khususnya dukungan para anggota badan otonom, diperkirakan ada kenaikan yang luar bisa ada kemungkinan bisa lebih dari itu. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Sebagai panitia kami sangat bangga dengan warga NU beserta banomnya. Mereka sangat mendukung sekali dengan program Kartanu ini. Dengan melihat itu ada kemungkinan program ini bisa melebihi target bahkan bisa dua kali,’’ ungkap mantan Ketua Lakpesdam NU Kabupaten Blitar ini.

Diperkirakan, tim Kartanu ada sekitar sebulan melakukan pendataan dan pemotretan. Hal ini terkait dengan kondisi daerah yang memiliki wilayah 22 Kecamatan dengan lokasi tempuh yang sangat jauh. Khususnya wilayah di Blitar Selatan.

Bagaimana dengan banom? Ia mengtatakan peran banom sangat besar sekali. Karena mereka yang jadi ujung tombak penyuksesan program ini. Contohnya Muslimat NU. Di semua titik banom ini yang menjadi ujung tombaknya. Anggotanya terkoordinasi dengan baik. 

“Semua banom memiliki peran masing-masing. Baik Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, Ansor. Kalau Ansor yang aktif adalah para Bansernya,’’ katanya.

Paran ISNU ( Ikatan Sarjana NU) juga lumayan bagus. Meski di Kabupaten Blitar terbilang masih baru namun sudah memperlihatkan perannya. Misalnya, dalam program Kartanu ini selain anggotanya dikerahkan untuk ikut menjadi anggota, ISNU juga memfasilitasi pembuatan seragam petugas Kartanu. 

“PC ISNU Blitar membuatkan seragam bagi petugas Kartanu. Bantuan itu membuat tim Kartanu tampil beda,’’ tandasnya.

Info lainnya, lanjut Faizin, para pejabat daerah setempat juga minta dibuatkan Kartanu. Misalnya Bupati dan wakilnya, Ketua DPRD dan beberapa pejabat eselon. “ 

Pak Bupati dan Ketua DPRD tadi juga kontak. Agar didaftar sebagai anggota NU. Periode dulu juga sudah dan dalam program ini mereka juga mengajukan,’’ tambahnya.

Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: Imam Kusnin

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hadits, Santri, Berita Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 29 Januari 2018

Menghitung Jumlah Jamaah

Sebelum memulai pengajian umum, Gus Dur mengajak jamaah untuk membaca Shalawat Badar bersama-sama. “Sholatullah salamullah…”. Gus Dur sendiri yang memimpin bacaan shalawat itu.

“….’alaa Yasiiin habibillah.”

Selepas membaca shalawat Gus Dur bertanya kepada para jamaah, “Mengapa saya mengajak bapak dan ibu sekalian membaca shalawat begini?”

Ada yang menjawab, “Agar kita mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW Kiai.”

Menghitung Jumlah Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)
Menghitung Jumlah Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)

Menghitung Jumlah Jamaah

“Ya itu betul. Tapi saya mengajak bershalawat agar saya tahu berapa kira-kira jamaah yang hadir,” kata Gus Dur. (Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Santri, Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Berkhidmah Pembeda Pesantren dan Sekolah

Demak, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pondok Pesantren Putri Nurul Burhany Mranggen Demak melantik pengurus pondok Pesantren masa khidmah 2014/2015. Pelantikan diikuti seluruh santri dan dewan asatidz. Sebagai kepala terpilih; Aida Qonitatul Muna menggatikan Nur Aeni.

Pengasuh pesantren Nurul Burhany, KH. Helmi Wafa Mahsuni dalam pengarahannya menjelaskan, semua santri baik yang menjadi pengurus maupun yang tidak menjadi pengurus mempunyai dua kewajiban.

Berkhidmah Pembeda Pesantren dan Sekolah (Sumber Gambar : Nu Online)
Berkhidmah Pembeda Pesantren dan Sekolah (Sumber Gambar : Nu Online)

Berkhidmah Pembeda Pesantren dan Sekolah

Menurut dia, kewjiban pertama adalah belajar atau mengaji dan  kewajiban untuk berkhidmah atau mengabdi, baik khidmah kepada kiai maupun khidmah kepada santri.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Khidmah inilah yang membedakan antara pendidikan di pesantren dan pendidikan di luar pesantren. Disini santri dididik untuk ikhlas mengabdi, walaupun tanpa gaji ataupun imbalan apapun.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

KH. Helmi Wafa Mahsuni memprosentase waktu bagi santri sebagai berikut; untuk kalangan pengurus 50% untuk belajar atau mengaji dan 50% untuk berkhidmah, sedangkan untuk kalangan santri, 75% untuk belajar dan 25% untuk berkhidmah.

Selanjutnya pengasuh berharap, dengan dibiasakannya santri khidmah di pondok pesantren, setelah nanti pulang di kampung halaman masing-masing, santri dapat berkhidmah kepada masyarakat.

Khidmah bisa dilakukan melalui berbagai organisasi yang ada di lingkungan masing-masing, baik melalui jama’ah tahlilan, Fatayat NU, IPPNU dan lain sebagainya, “tentunya harus didasari dengan rasa ikhlas,” tegasnya. (Abdus Shomad/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hadits, Pertandingan, Halaqoh Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 22 Januari 2018

Inilah Kemeriahan Saptawikrama Membumi di Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pembukaan "Saptawikrama Membumi" yang digelar di Lapangan Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan Jawa Timur, Jumat (18/3) berlangsung meriah dan disaksikan ribuan santri dari berbagai pesantren.

?

Inilah Kemeriahan Saptawikrama Membumi di Pesantren Sunan Drajat Lamongan (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Kemeriahan Saptawikrama Membumi di Pesantren Sunan Drajat Lamongan (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Kemeriahan Saptawikrama Membumi di Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Acara yang dibuka Wakil Ketua Lesbumi PBNU, Candra Malik ini menampilkan ragam kesenian, mulai dari pentas teater, pertunjukan tari-tarian dan pembacaan puisi, yang semuanya mengacu pada nilai-nilai islami yang mengandung kekhasan budaya Nusantara.

“Saptawikrama Membumi diadakan untuk mengenalkan tujuh strategi kebudayaan Lesbumi sebagai bagian dari Islam Nusantara,” tutur Wakil Sekretaris Lesbumi PBNU, Sastro Adi saat dihubungi Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham pada Jumat malam (18/3).

Sastro menambahkan, Pondok Pesantren Sunan Drajat dipilih sebagai lokasi acara karena pesantren tersebut masih terkait dengan Walisongo sebagai penyebar agama Islam di Nusantara. Seperti diketahui para Walisongo dalam berdakwah tidak mengabaikan kearifan lokal dan seni budaya yang sebelumnya telah ada di Nusantara.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selain pertunjukan ragam kesenian, acara Saptawikrama Membumi ini juga diisi dengan diskusi dan seminar sejarah, pameran lukisan, naskah kuno dan pusaka nusantara. Acara ini berlangsung dari 18-19 Maret dan dihadiri perwakilan dari PWNU seluruh Indonesia.? (Kendi Setiawan/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hadits, Fragmen Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 15 Januari 2018

Ratusan Santri Yafata Ikuti Silat Pagar Nusa

Subang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Bakda Ashar, tiap Jumat di Pesantren Yafata Desa Marengmang, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat lebih dari seratus santri mengikuti latihan silat yang diselenggarakan atas kerjasama Pesantren Yafata dengan Pengurus Cabang Pagar Nusa Kabupaten Subang.

Dari Pantauan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham pada hari Jumat (25/1) kemarin para peserta terlihat antusias mengikuti latihan silat tersebut. Menurut pengakuan ketua peserta latihan, Deden Muhammad Fauzi Ridwan (17) mengatakan bahwa santri Pesantren Yafata memang selalu semangat dalam mengikuti kegiatan mingguan ini.

Ratusan Santri Yafata Ikuti Silat Pagar Nusa (Sumber Gambar : Nu Online)
Ratusan Santri Yafata Ikuti Silat Pagar Nusa (Sumber Gambar : Nu Online)

Ratusan Santri Yafata Ikuti Silat Pagar Nusa

“Kita baru mulai beberapa minggu yang lalu, jadi baru belajar kurang lebih dua jurus,” ujar Siswa kelas XII MA Yafata tersebut.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Lebih lanjut ketua IPNU Kecamatan Kalijati ini menambahkan bahwa selain sebagai ajang olah raga, latihan silat ini juga dijadikan sebagai media dalam pengembangan minat dan bakat para santri di Pesantren Yafata.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Di tempat yang sama, Ketua Pagar Nusa Kabupaten Subang, Totoh Bustanul Arifin (30) menyampaikan tujuan diadakannya latihan silat ini adalah untuk menambah pengetahuan dan keterampilan para santri.

“Ingin mengembangkan pengetahuan dan kretifitas para santri, santri kan kalau ngaji sudah biasa, nah kita ingin mereka dibekali juga dengan pengetahuan bela diri,” paparnya.

Selain itu, latihan silat ini juga merupakan salah satu program Pagar Nusa Kabupaten Subang di tahun 2013 yang ingin mencetak 1000 pesilat di Kabupaten Subang.

Kontributor : Aiz Luthfi

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 10 Januari 2018

Pendaftaran Online Mudahkan Wali Calon Santri Tebuireng

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pendaftaran secara online dirasa sangat efektif oleh para orang tua peserta test santri baru. Sistem online ini lebih terasa terutama bagi mereka yang berdomisili di luar Jawa. Dengan online, layanan informasi yang berkaitan dengan penerimaan santri baru pesantren Tebuireng, lebih cepat dan efisien.

Demikian disampaikan Ketua panitia penerimaan santri baru pesantren Tebuireng Ali Subhan. Menurut Ali, “Panitia akan berusaha keras untuk memberikan pelayanan yang bagus dan maksimal bagi para peserta dan keluarga yang mengantar.”

Pendaftaran Online Mudahkan Wali Calon Santri Tebuireng (Sumber Gambar : Nu Online)
Pendaftaran Online Mudahkan Wali Calon Santri Tebuireng (Sumber Gambar : Nu Online)

Pendaftaran Online Mudahkan Wali Calon Santri Tebuireng

Panitia, kata Ali, juga tengah berusaha untuk mengentri data secepat dan seefektif mungkin sehingga deadline pengumuman jatuh sesuai rencana, pada 10 Januari 2015.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sejak dibuka pendaftaran gelombang pertama pada Sabtu (15/11) lalu, mereka yang mendaftar sebagai santri baru tercatat sebanyak 916 calon santri. Sementara pada Ahad (28/12), para peserta mengikuti test penerimaan santri baru 2015-2016 pesantren Tebuireng di unit-unit pendidikan masing-masing.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Peserta seleksi beserta keluarga memadati pesantren Tebuireng sejak pukul 05.30 WIB. Selanjutnya peserta diarahkan untuk menuju ke unit-unit masing, kecuali test SMA trensains yang dilaksanakan di aula Bachir Ahmad Gedung Yusuf Hasyim lantai 3.

Test pada Ahad, (28/12) diperuntukkan bagi unit SMA Abdul Wahid Hasyim, SMP Abdul Wahid Hasyim, MA Salafiyah Syafiiyah, Mts Salafiyah Syafiiyah dan SMA Trensains. Sementara untuk unit lain seperti SDIT, Madrasah Muallimin dan Mahad Aly Hasyim Asyari baru akan dimulai pada awal 2015 mendatang. (Abror/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hadits, Tegal, Syariah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 22 Desember 2017

Konfercab, PCNU Trenggalek Fokus Tiga Program

Trenggalek, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Konferensi Cabang (Konfercab) XIV PCNU Trenggalek, Jawa Timur di Pondok Pesantren Hidayatulloh Pule menetapkan duet kepemimpinan KH Mashum sebagai Rais Syuriah dan KH Fatchulloh Sholeh sebagai Ketua Tanfifziyah masa khidmah periode 2016-2021.

Rais Syuriyah terpilih yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatulloh Pule terpilih menjadi Rais Syuriah melalui mekanisme AHWA (Ahlul Halli wal Aqdi). Adapun tim AHWA terdiri dari KH Syafii sebagai Ketua, KH Sahar Banuri, KH Mashum, KH Nur Khotib, dan KH Masruri.

Konfercab, PCNU Trenggalek Fokus Tiga Program (Sumber Gambar : Nu Online)
Konfercab, PCNU Trenggalek Fokus Tiga Program (Sumber Gambar : Nu Online)

Konfercab, PCNU Trenggalek Fokus Tiga Program

Pada sidang pemilihan Ketua Tanfidziyah yang dihadiri 173 peserta dari tingkat MWC dan Ranting, mengerucut 2 kandidat terkuat yakni KH Fatchulloh Sholeh dan H. Mahsun Ismail. Setelah dilakukan pemungutan suara secara langsung dan demokratis, KH Fatchulloh Sholeh memperoleh suara terbanyak dengan mengumpulkan 114 suara. Sementara 56 untuk H. Mahsun Ismail. Adapun 1 suara dinyatakan rusak dan 2 abstain.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ditemui setelah acara, Gus Loh, sapaan akrab KH Fatchulloh Sholeh, menyampaikan program-program prioritasnya untuk 1 peridoe ke depan. "Amanah ini berat, karena akan dimintai pertanggungjawaban tak hanya secara organisasi tapi juga di akhirat, semoga saya bisa menjalankan ini dengan baik," ungkapnya selepas Konfeercab (27/3).

Bagi dia, amanah itu adalah meneruskan dhawuh para ulama dengan? orientasi ke depan tentunya memperkuat pesantren dalam mempertahankan dan mengembangkan ajaran dan aqidah Aswaja Annahdliyah serta menjaga keutuhan NKRI.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Karena, kata dia, kita paham bersama bahwa pesantrenlah yang menjadi basis kekuatan NU dan NKRI-Nusantara.

"Sedangkan secara organisatoris, program-program yang saya prioritaskan dalam periode saya (2016-2021, red) adalah pemberdayaan ekonomi, pengembangan pendidikan, dan kaderisasi" tutup Gus Loh. (Abid/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Sejarah, Ulama, Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 20 Desember 2017

KH Hasyim: Saya Diperintah Guru Ngajari Anak Sekolahan

Depok, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pendirian Pesantren Mahasiswa Al Hikam II yang lokasinya berdampingan dengan Kampus UI Depok kini tinggal selangkah lagi. Masjid sebagai pusat kegiatan sebentar lagi akan dipakai dan rumah miliki KH Hasyim Muzadi telah ditempati dengan menggelar syukuran bersama tetangga sekitar, Minggu (15/4).

Kiai Hasyim dalam sambutannya mengungkapkan mengapa dirinya ingin mendirikan pesantren mahasiswa? Karena memang pernah diminta oleh salah satu kiainya untuk mendidik anak sekolahan atau para mahasiswa yang pintar tapi kurang memahami agama.

“Dulu saya diberi tahu sama kiai saya, kamu besok ngatur anak-anak sekolah saja.  Karena tidak semua kiai sabar ngajar anak mahasiswa yang nakal-nakal. Kalau kamu kan pengalaman nakal sehingga tahu bagaimana liku-liku kenakalan itu,” tuturnya

KH Hasyim: Saya Diperintah Guru Ngajari Anak Sekolahan (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Hasyim: Saya Diperintah Guru Ngajari Anak Sekolahan (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Hasyim: Saya Diperintah Guru Ngajari Anak Sekolahan

Dijelaskannya sangat penting untuk membuka wawasan keagamaan bagi kaum intelektual yang cerdas, tapi kurang tahu masalah ketuhanan. “Bagaimana yang wawasannya luas tapi tidak ngerti tuhan itu diajari tentang tuhan. Orang dulu banyak yang bener sekalipun tidak pinter, kalau sekarang banyak yang pinter tetapi tidak bener,” tuturnya.

Sebelumnya ia telah mendirikan Pesantren Mahasiswa Al Hikam I di Malang pada tahun 1991. Saat ini terdapat sekitar 200 mahasiswa dari berbagai universitas di Malang yang nyantri. Kini pesantren ini juga telah memiliki Ma’had Aly yang dimaksudkan untuk mencetak para kiai.

“Kalau itu diperuntukkan bagi lulusan pesantren yang mau jadi kiai. Supaya tidak nanggung, sebab kalau orang hampir kiai, itu berbahaya, nantinya marah-marah terus dan kalahan,” katanya menjelaskan tentang program Ma’had Aly.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kepindahannya ke Jakarta pada tahun 1999 karena terpilih sebagai ketua umum PBNU membuatnya harus bolak-balik Malang-Jakarta tiap minggu. Pada hari Senin sampai Kamis ia akan berada di Jakarta dan Jum’at sampai Minggu di Malang untuk mengajar ngaji. Kondisi ini menginspirasinya untuk membuat pesantren serupa di Jakarta.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Akhirnya, ia bertemu dengan Ibu Meilani, penganut Katolik yang bersedia menjual tanahnya di samping kampus UI dengan hanya sangat murah, hanya 225 ribu rupiah per meter persegi dan boleh dicicil. Kini harga tanah dilokasi itu berkisar 1.5 jutaan

Tanah yang dibeli seluas 1.7 hektar di area tersebut akan dibuat masjid, asrama santri, 5 rumah bagi para ustadz dan lapangan olah raga. Kompleks bangunan masjid yang kini hampir jadi juga dilengkapi dengan poliklinik, supermarket, dan perpustakaan.

Semenatar itu untuk rumah pribadinya, ia membeli tanah seluas 1100 meter persegi. Sebelumnya, saat berada di Jakarta, Ia selalu menginap di penginapan di gedung PBNU. “Rumah saya dibikin cukup luas agar bisa dipakai untuk pengajian ibu-ibu. Mengapa pengajian tidak, karena karena tidak semua mereka suci,” paparnya.

Masjidnya sendiri akan difungsikan sebulan lagi setelah bagian dalam dicat dan dipasang sound system. “Saya kan mengajar di masjid situ. Nanti kalau orang sudah ngumpul banyak baru bicara bagaimana pesantren ini didirikan,” tandasnya.

Dikatakannya pesantren merupakan bayang-bayang masjid, bukan masjid yang bayang-bayang pesantren. “Dimulai dari ibadah, munuju ke ilmu kemudian ke dunia, kemudian berputar ke dunia lagi yang selanjutnya kembali ke Allah,” tambahnya.

Dijelaskannya Pesantren didirikan pelan-pelan setelah masjidnya jalan karena pesantren harus ada orangnya dulu baru bangunannya. Ini berbeda dengan sekolahan atau real esteate yang dibangun dulu semua fasilitasnya.

“Kalau pesantren dibangun dulu baru cari santri, nantinya malah tak ada santrinya karena pesantren itu membangun perguruan, bukan hanya membangun keilmuan. yang paling sukar bukan mengajar ilmu, tetapi membangun akhlak. Kalau ilmu pasti pinter kalau diajari, tapi membangun karakter kehidupan seseorang itu tidak mungkin tanpa hidayah Allah,” jelasnya.

Kiai Hasyim tak lupa meminta dukungan dari masyarakat sekitar terhadap keberadaan pesantren dan masjid tersebut. “Saya tidak bisa menyulapnya sendiri. kehadiran pesantren harus bisa memberi manfaat kepada masyarakat dan agama,” katanya.

Beberapa fasilitas seperti lapangan olah raga, supermarket dan klinik nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai bentuk hubungan kemanfaatan dan kerohanian. “Kalau ada sesautu yang perlu dibantu, sepanjang saya bisa, insyaallah saya akan membantu,” katanya. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Nusantara, Hadits, Humor Islam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 16 Desember 2017

PBNU Ingatkan DPR Agar Tak ‘Main-main’ dalam Interpelasi Lapindo

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendukung langkah DPR untuk menggelar Rapat Paripurna dengan agenda meminta keterangan (interpelasi) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait kasus lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. Namun demikian, PBNU mengingatkan kepada lembaga legislatif itu agar tak ‘main-main’ dengan kasus semburan lumpur panas yang sudah berlangsung satu tahun itu.

“PBNU mendukung. Tapi ingat, DPR jangan ‘main-main’, saya berharap DPR serius. Karena, ini masalah warga korban Lapindo yang terlantar dan diterlantarkan,” tegas Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi kepada wartawan di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa (12/6)

Hasyim mengungkapkan hal tersebut usai bertemu dan menerima masukan dari beberapa anggota DPR RI penggagas interpelasi kasus Lapindo dari berbagai fraksi, anggota DPRD Jatim dan tokoh NU Sidoarjo.

PBNU Ingatkan DPR Agar Tak ‘Main-main’ dalam Interpelasi Lapindo (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Ingatkan DPR Agar Tak ‘Main-main’ dalam Interpelasi Lapindo (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Ingatkan DPR Agar Tak ‘Main-main’ dalam Interpelasi Lapindo

Anggota DPR RI yang hadir pada kesempatan itu antara lain, Lukman Hakim Saifudin, Soelaeman Fadli, Mahfudloh Ali Ubaid, Mahsusoh Tosari Wijaya, Imron Rofii (Fraksi PPP), Abdullah Azwar Anas, Khofifah Indar Parawansa (Fraksi PKB), Ichwan Syam (Fraksi Golkar), Muhamad Hasib Wahab (Fraksi PDIP).

Hasyim menegaskan, kasus semburan lumpur panas Lapindo yang telah mengakibatkan lumpuhnya perekonomian Jatim itu merupakan ‘bola besar’ yang sangat berbahaya bila hanya dijadikan ‘permainan’ elit-elit politik di Senayan. “Risikonya akan terjadi benturan antara DPR, Pemerintah dan masyarakat,” tandasnya.

Selain itu, ujarnya, masyarakat korban Lapindo sudah terlanjur sulit untuk memercayai siapa pun dan pihak mana pun, termasuk pemerintah sendiri. “PBNU saja tidak dipercaya lagi oleh mereka.” Hal itu sebagai akibat penanganan pemerintah atas kasus tersebut yang terkesan sangat tidak serius.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Sekali lagi, ini adalah masalah masyarakat yang terlantar dan diterlantarkan. Sekarang warga sudah banyak yang gila. Kalau negara terus membiarkan orang satu per satu menjadi gila, maka, berarti negara sudah tidak sehat lagi,” terang mantan Ketua Pengurus Wilayah NU Jatim itu.

Sebanyak 130 anggota DPR dari berbagai fraksi, di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (7/6) lalu, mengajukan penggunaan hak interpelasi dalam kasus luapan lumpur PT Lapindo Brantas di Sidoarjo.

130 anggota DPR pengusul termasuk di dalamnya Soetardjo Soerjogoeritno (FPDIP). Pengusul lainnya antara lain Yuddy Chrisnandy (Partai Golkar), Abdullah Azwar Anas (FPKB), Ade Nasution (PBR), Ario Widjanarko dan Iman Soeroso (FPDIP), Djoko Susilo (FPAN), dan Yakobus Mayongpadang (FPDIP).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Tak ada satupun anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) yang memberi dukungan atas usulan tersebut.

Usul hak interplasi luapan lumpur Lapindo ini diajukan di tengah polemik mengenai perlu-tidaknya Presiden hadir langsung memberi jawaban hak interpelasi kepada DPR terkait hak interpelasi mengenai Resolusi dewan Kemanan (DK) PBB terkait nuklir Iran.

Para pengusul menjelaskan, banjir lumpur di Sidoarjo yang sudah setahun berlangsung telah menimbulkan korban setidaknya 21 ribu jiwa lebih atau 3.500 kepala keluarga (KK). Mereka yang berasal dari 11 desa terpaksa harus menjadi pengungsi.

Seluas sekitar 350 hektar lahan pertanian terendam lumpur serta 23 bangunan sekolah dan setidaknya 20 perusahaa harus ditutup, sebanyak 30 persen korban lumpur mengalami gangguan jiwa.

Gangguan lumpur itu telah menganggu perekonomian di Jawa Timur. Kerugian akibat luapan lumpur sejak setahun terakhir sekitar Rp7,6 triliun. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Sholawat, Hadits, Hikmah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 13 Desember 2017

Cegah Kenakalan Remaja, Pendidikan Pesantren dan Peran Keluarga Harus Diperkuat

Jember, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Kenakalan remaja belakangan ini semakin merebak. Pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, kejahatan seksual ? dan sebagainya menjadi ? indikasi nyata bahwa kenakalan remaja sudah berada di titik yang mengkhawatirkan. Itulah sebabnya, para orang tua dihimbau agar melakukan pengawasan yang maksimal terhadap tindak-tanduk dan perilaku anak-anaknya.?

Cegah Kenakalan Remaja, Pendidikan Pesantren dan Peran Keluarga Harus Diperkuat (Sumber Gambar : Nu Online)
Cegah Kenakalan Remaja, Pendidikan Pesantren dan Peran Keluarga Harus Diperkuat (Sumber Gambar : Nu Online)

Cegah Kenakalan Remaja, Pendidikan Pesantren dan Peran Keluarga Harus Diperkuat

Himbauan tersebut disampaikan Wakil Sekretaris PCNU Jember, Moch, Eksan saat berceramah dalam acara pengajian umum di Desa Daruangan, Kec. Tanggul, Jember, Jawa Timur, Senin (23/5). Menurut Ustadz Eksan, selain pengawaasan, orang tua juga wajib memberikan pendidikan yang optimal bagi sang anak.?

“Tangung jawab pendidikan anak itu ada di pundak orang tua. Bagaimanapun caranya, si anak harus mendapatkan pendidikan yang baik dan maksimal,” tukasnya di hadapan ratusan hadirin.

Mantan aktivis IPNU Jember tersebut menambahkan, dewasa ini tugas mendidik anak semakin berat. Sebab, lingkungan pergaulan dan sosial kian penuh dengan tantangan yang anehnya jusrru menjadi tren kecenderungan perilaku remaja. Misalnya pergaulan bebas, narkoba, kejahatan seksual dan sebagainya. Oleh karena itu, fungsi keluarga harus dikuatkan.?

“Dalam hal ini, orang tua harus mampu mewujudkan rumah tangga yang teduh, menjadi tempat bernaung anak-anak dari berbagai persoalan yang melanda. Jadi orang tua jangan hanya sibuk mencari nafkah, tapi juga wajib memperhatikan masa depan anak-anaknya. Rumah tangga adalah benteng terakhir dari pertahanan anak-anak,” ucapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Di bagian lain, ustadz Eksan mengaku miris dengan ? kejadian-kajadian yang melibatkan remaja, bahkan anak-anak sebagai pelakunya. Menurutnya, arus global yang membawa perubahan ? budaya, mempunyai kontribusi yang besar ? dalam membentuk dan menciptakan pergaulan yang amburadul.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Karena itu, supaya gak repot-repot, lebih aman memilih pesantren sebagai tempat menitipkan anak sekaligus mencari ilmu,” jelasnya (Aryudi AR/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kiai, Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 28 November 2017

Tata Cara Khutbah Idul Fitri atau Idul Adha

Di antara yang membedakan antara shalat id (Idul Fitri atau Idul Adha) dan shalat sunnah pada umumnya adalah adanya khutbah. Keberadaan khutbah yang mengiringi pelaksanaan shalat bisa dianggap penanda bahwa shalat tersebut ada pada momen yang penting, seperti khutbah jum’at yang digelar pada hari berjuluk sayyidul ayyâm (rajanya hari) dan khutbah istisqa’ kala umat Islam dilanda kekeringan.

Idul Fitri dan Idul Adha adalah waktu istimewa. Karena posisinya yang spesial ini, Rasulullah memerintahkan umat Islam untuk berduyun-duyun keluar rumah untuk bersama-sama merayakan hari bahagia tersebut. Perempuan haid juga bisa turut melakukan hal yang sama, meski terpisah dari tempat shalat (lihat hadits riwayat Imam Bukhari Nomor 928). Mereka berhak mendengarkan khutbah, melantunkan takbir, doa, atau dzikir lainnya.

Tata Cara Khutbah Idul Fitri atau Idul Adha (Sumber Gambar : Nu Online)
Tata Cara Khutbah Idul Fitri atau Idul Adha (Sumber Gambar : Nu Online)

Tata Cara Khutbah Idul Fitri atau Idul Adha

Dalam kitab al-Fiqh al-Manhajî ‘ala Madzhabil Imâm asy-Syâfi‘î karya Musthafa al-Khin, Musthafa al-Bugha, dan Ali asy-Asyarbaji diterangkan bahwa berbeda dari shalat jum’at, khutbah pada shalat id dilaksanakan setelah shalat dua rakaat usai, bukan sebaliknya. Hadits riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim menjelaskan bahwa Nabi Muhammad, Abu Bakar, dan Umar juga menunaikan dua shalat id sebelum khutbah.

Hukum khutbah dalam shalat id memang sunnah. Namun, ketika dikerjakan ia harus tetap memenuhi rukun khutbah. Rukun khutbah pada shalat id tidak berbeda dari rukun khutbah pada shalat jum’at, yakni memuji Allah, membaca shalawat, berwasiat tentang takwa, membaca ayat Al-Quran pada salah satu khutbah, serta mendoakan kaum Muslimin pada khutbah kedua.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Khatib yang disyaratkan berdiri (bila mampu) saat berkhutbah disunnahkan menyela kedua khutbah dengan duduk sebentar. Sebagaimana diungkap dalam hadits Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah yang berkata:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Sunnah seorang Imam berkhutbah dua kali pada shalat hari raya (Idul Fitri dan Idul Adha), dan memisahkan kedua khutbah dengan duduk.” (HR Asy-Syafi’i)

Pada khutbah pertama khatib disunnahkan memulainya dengan membaca takbir hingga sembilan kali, sedangkan pada khutbah kedua membukanya dengan takbir tujuh kali.

Saat khutbah berlangsung, jamaah diperintahkan untuk tenang, mendengarkannya secara seksama, agar memperoleh proses kesempurnaan shalat id. Wallâhu a’lam. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 24 November 2017

Hasyim: Kekerasan Di Astranawa Memalukan

Surabaya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Ketua Umum PBNU KH Drs A Hasyim Muzadi menilai peristiwa kekerasan yang terjadi di Graha Astranawa, Jl Gayungsari Timur, Surabaya (gedung sekretariat DPW PKB Jatim pimpinan Drs H Choirul Anam) merupakan peristiwa yang memalukan.

"Terlepas dari siapa yang salah dan siapa yang benar, peristiwa kekerasan yang terjadi itu merupakan peristiwa yang memalukan," ujarnya di Surabaya, Minggu, menanggapi bentrok aktivis PKNU-PKB pada 23 Maret lalu.

Hasyim: Kekerasan Di Astranawa Memalukan (Sumber Gambar : Nu Online)
Hasyim: Kekerasan Di Astranawa Memalukan (Sumber Gambar : Nu Online)

Hasyim: Kekerasan Di Astranawa Memalukan

Bentrok itu terjadi saat berlangsungnya rapat persiapan deklarasi Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) di Graha Astranawa, Surabaya, yang menyebabkan satu orang luka yakni komandan Satgas PKB pro-Anam (PKNU), Abdul Halim, akibat dipukul aktifis PKB pimpinan Imam Nahrawi.

Menurut Hasyim Muzadi, kekerasan di Astranawa menunjukkan model berpolitik yang tidak mengenal akhlak dan hukum, melainkan politik kepentingan pribadi yang sangat rendah.

"Umat diajari menjadi preman oleh pemimpin yang mengandalkan premanisme. Saya berharap pimpinan partainya masing-masing mendiplinir anggotanya," ucapnya.

Mantan Ketua PWNU Jatim sebelum Dr KH Ali Maschan Moesa MSi (ketua PWNU Jatim saat ini) itu menyatakan NU sendiri ikut malu karena semuanya merupakan sesama orang NU.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Tapi, harus disadari bahwa mereka berkelahi bukan dalam rangka perjuangan NU, namun dalam rangka membela nafsunya sendiri-sendiri, karena warga NU (Jatim) sebenarnya sudah lama ’gregetan’ melihat ulah mereka," tegasnya.

Pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, Malang, Jatim itu menilai sebagaian dari mereka sesungguhnya sedang "kuwalat" (terkutuk) NU, karena mereka menggunakan basis NU (Jatim) dan ulama NU, namun mereka selalu menyakiti perasaan warga NU.

"Saya ingatkan mereka agar sadar sebelum terlambat dan pelan-pelan ditinggalkan umat NU agar ber-istighfar (memohon ampun kepada Allah SWT)," paparnya.

PKNU akan dideklarasikan 17 ulama/kiai di Pesantren Langitan, Tuban, Jatim pada 31 Maret mendatang, namun Ketua Umum DPP PKNU Drs H Choirul Anam (Cak Anam) menyatakan PKNU masih merupakan partai persiapan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"PKNU akan menjadi partai politik jika upaya hukum yang kami lakukan saat ini (PK atau Peninjauan Kembali) sudah berkuatan hukum tetap dan PKNU sendiri lolos dalam verifikasi parpol peserta Pemilu 2009," ucap Cak Anam yang saat ini juga masih merangkap Ketua Umum DPP PKB pro-Muktamar Surabaya itu. (ant/eko)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Pahlawan, Hadits, Kiai Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 31 Oktober 2017

Ansor dan Banser DIY Sikapi Tegas Ormas Anti-NKRI

Bantul, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Berkaitan dengan rencana diadakannya Masyirah Panji Rasulullah di Masjid Agung Manunggal Bantul, Yogyakarta oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ahad (9/4), Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor (Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Satkorwil Banser DIY dengan tegas menolak kegiatan tersebut.?

Melalui keterangan tertulisnya, GP Ansor DIY dan Satkorwil Banser DIY mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan ancaman yang nyata bagi disintegrasi bangsa.?

Ansor dan Banser DIY Sikapi Tegas Ormas Anti-NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor dan Banser DIY Sikapi Tegas Ormas Anti-NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor dan Banser DIY Sikapi Tegas Ormas Anti-NKRI

Berikut ini pernyataan resmi PW GP Ansor DIY yang dirilis, Senin (2/4/2017).

Dengan mengucap syukur kehadirat Allah Subhanahu wata’ala, dan senantiasa mengharap syafaat Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasalam, dengan ini PW GP Ansor bersama Satkorwil Banser DIY, menyatakan sikap:

1. Maraknya kegiatan ‘Masirah Panji Rasulullah’ yang rencananya diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Surabaya, Jawa Timur (2/4/2017), di Semarang, Jawa Tengah (9/4/2017) dan keduanya mendapatkan penolakan dari sejumlah elemen masyarakat, merupakan ancaman yang nyata bagi disintegrasi bangsa, sehingga kami menolak kegiatan serupa yang rencananya diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Masjid Agung Manunggal Bantul, Yogyakarta (9/4/2017) yang bertema Khilafah Kewajiban Syar’i Jalan Kebangkitan Umat.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

2. Menolak segala bentuk gagasan khilafah yang diprakarsai oleh HTI karena membahayakan dan merongrong 4 (empat) Pilar Bangsa yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945.

3. Mengintruksikan kepada seluruh Anggota Banser DIY untuk bekerjasama dengan Pemerintah, TNI dan Polri guna mengambil langkah-langkah strategis dalam menghalau kegiatan-kegiatan yang dengan sengaja menyebarkan propaganda khilafah dengan tujuan merubah Pancasila sebagai Ideologi dan UUD 1945 sebagai Dasar Negara.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

4. Mengajak pengikut HTI dan sejenisnya untuk kembali pada ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang sesuai dalam bingkai NKRI.

(Nur Rokhim/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 21 Oktober 2017

Inilah Cara Rasulullah SAW Berhemat Air

Air memiliki posisi penting dalam kehidupan. Bahkan air adalah tulang punggung makhluk hidup. Karenanya manusia dengan daya eksploitasi yang ada padanya adalah makhluk paling bertanggung jawab atas ketersediaan air untuk segenap makhluk hidup dan pelestarian kualitas air bersih itu sendiri.

Agama Islam sendiri sangat berpesan kepada umatnya untuk melakukan penghematan sedemikian rupa bahkan dalam mandi dan berwudhu.

Inilah Cara Rasulullah SAW Berhemat Air (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Cara Rasulullah SAW Berhemat Air (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Cara Rasulullah SAW Berhemat Air

Imam An-Nawawi dalam karyanya Khulâshatul Ahkâm fî Muhimmâtis Sunan wa Qawâ‘idil Islâm menyebutkan secara eksplisit larangan boros air dalam berwudhu sebagaimana disebutkan oleh Rasulullah SAW.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

? ?: ? ? "? ?"

Artinya, “Rasulullah SAW berkata kepada salah seorang sahabatnya yang akan mengambil air sembahyang, ‘Jangan berlebihan (dalam penggunaan air).’”

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sejumlah riwayat menyebutkan seberapa banyak Rasulullah SAW menggunakan air untuk mandi dan berwudhu. Demikian disampaikan Imam An-Nawawi dalam karyanya Khulâshatul Ahkâm fî Muhimmâtis Sunan wa Qawâ‘idil Islâm.

? ?: "? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?" ? ?

Dari Anas RA, “Rasulullah SAW mandi menggunakan air sebanyak satu sha‘ hingga lima mud. Sedangkan untuk mengambil air sembahyang, Beliau SAW menghabiskan air sebanyak satu mud,” HR Bukhari dan Muslim.

Satu mud seukuran 675 gram atau ¾ liter. Sementara satu sha‘ seukuran empat mud atau 2.700 gram. Dalam kitab Khulâshatul Ahkâm, Imam An-Nawawi meriwayatkan seberapa banyak air yang digunakan Rasulullah SAW dalam berwudhu.

? ? ? ? ? ? ?: "? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?" ? ? ? ? ? ?.

Dari Ummi ‘Imarah Al-Anshariyah RA, “Nabi Muhammad SAW berwudhu dengan sebuah wadah berisi air sekira dua per tiga mud,” HR Abu Dawud dan An-Nasa’i.

Dari pelbagai riwayat di atas, para ulama menyimpulkan bahwa agama melarang keras penggunaan air secara berlebihan termasuk dalam berwudhu. Karenanya mereka menetapkan bahwa boros air dalam berwudhu adalah perbuatan yang dibenci oleh Allah SWT (makruh). Berikut ini kutipan dari Syekh M Nawawi Banten dalam Qûtul Habîbil Gharîb, Tausyîh ‘alâ Fathil Qarîbil Mujîb.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?...

Artinya, “Adapun hal-hal yang dimakruhkan dalam mengambil air sembahyang adalah berlebihan dalam menggunakan air, mendahulukan anggota tubuh kiri dibanding yang kanan, menambah lebih dari tiga basuhan secara yakin, mengurangi basuhan kurang dari tiga basuhan meskipun ragu...”

Karenanya, upayakan membuka keran sekadar keluar air yang dipakai untuk meratakan anggota yang dibasuh saat wudhu. Jangan sampai membuka keran lebar-lebar karena dapat membuang sia-sia banyak air. Pastikan meninggalkan keran dalam keadaan tertutup rapat. Kalau keran rusak, segera diganti demi mensyukuri keberadaan nikmat air. Kalau perlu, gunakan cerat demi penghematan air.

Kita berdoa semoga Allah SWT melindungi kita dari pekerjaan setan yang terkutuk, salah satunya boros memakai air. Kita meminta agar Allah menyelamatkan kita semua dari tindakan yang dibenci-Nya. Wallâhu a‘lam. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hadits, Syariah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 19 Oktober 2017

Jadi Jalur Internasional, GP Ansor Sidoarjo Cegah Narkoba Masuk Desa

Sidoarjo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Sidoarjo mempunyai jalur transportasi yang besar se-Asia Tenggara bahkan internasional, yakni dengan adanya Bandara Internasional Juanda dan terminal Purabaya. Hal ini berpotensi besar disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan transaksi narkoba. Untuk mengantisipasi hal itu, GP Ansor Krian, Sidoarjo, tak ada hentinya untuk melakukan penyuluhan bahaya narkoba.

"Kecamatan Krian merupakan salah satu jalur transportasi masyarakat yang hendak ke terminal Bungurasih (Purabaya). Terminal yang paling besar se-Asia Tenggara itu berpotensi besar digunakan untuk transaksi peredaran narkoba antar kota, dan Krian juga tempat transit bagi pengedar tersebut. Agar peredaran tersebut tidak masuk dalam lingkungan kita, Baanar gencar melakukan pencegahan," kata Ketua Baanar GP Ansor Krian Ainur Rofiq di Kantor Desa Junwangi, Krian, Sabtu (1/4).

Jadi Jalur Internasional, GP Ansor Sidoarjo Cegah Narkoba Masuk Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Jadi Jalur Internasional, GP Ansor Sidoarjo Cegah Narkoba Masuk Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Jadi Jalur Internasional, GP Ansor Sidoarjo Cegah Narkoba Masuk Desa

Rofiq menegaskan, Baanar merupakan lembaga besutan PP GP Ansor untuk melakukan tindakan preventif terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Selama ini yang sudah terbentuk di Jawa Timur, di antaranya Kabupaten Pamekasan, Bangkalan, Pasuruan dan Kecamatan Krian. GP Ansor Krian ini adalah satu-satunya Kecamatan yang lebih dulu membentuk lembaga Baanar.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ke depan, Baanar Ansor Krian akan membentuk relawan antinarkoba. Pihaknya akan bekerja sama dengan BNNK Sidoarjo untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait bahaya narkoba.

Salah satu perwakilan LSM Transmedia Society Development Sidoarjo, M Fhadoli, menyatakan, lingkungan atau desa maju bukan karena infrastrukturnya bagus, akan tetapi dilihat mental generasi mudanya yang sehat dan berdaya.

"Semoga ke depan banyak tumbuh generasi sehat, kuat dan cerdas dengan berlandaskan Islam, Ahlusunnah wal Jamaah sehingga bisa menghormati kearifan lokal di Desa Junwangi Kecamatan Krian," harapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sementara itu, secara terpisah Wagub Jawa Timur H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, pada zaman dahulu, transaksi narkoba dilakukan di kota besar. Tapi saat ini, sudah masuk ke desa.

“Sebab itu, semua pihak termasuk pengurus mushollah harus ikut mendeteksi dini dan mewaspadai, jangan sampai narkoba merusak generasi bangsa," pesan Gus Ipul di sela-sela kunjungannya ke Sidoarjo. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Meme Islam, Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 16 Oktober 2017

Sekjen PBNU Sebut Tiga Modal Fatayat dalam Berorganisasi

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham



Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama A. Helmy Faishal Zaini mengatakan, tidak ada manfaatnya berorganisasi kalau tidak melaksanakan tiga hal sebagaimana yang disebutkan dalam Surat Annisa ayat 114.?

Pertama, membantu fakir miskin. Baginya, salah satu program yang harus diperhatikan Fatayat NU adalah bagaimana membantu orang-orang yang membutuhkan. “Di dalam Annisa disebutkan dengan kata bishodaqotin,” jelasnya pada Tasyakuran Harlah NU Ke-67 dengan tema Memperteguh Islam Nusantara Melalui Penguatan Organisasi Perempuan di Jakarta, Jumat (28/4) sore.

Sekjen PBNU Sebut Tiga Modal Fatayat dalam Berorganisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Sekjen PBNU Sebut Tiga Modal Fatayat dalam Berorganisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Sekjen PBNU Sebut Tiga Modal Fatayat dalam Berorganisasi

Kedua, mengajak kepada kebaikan dan melarang kemungkaran. Di dalam mengajak maupun melarang, jelas Helmy, harus menggunakan cara-cara yang baik dan beradab. “Jangan sampai nahi munkar dengan cara-cara kekerasan,” ujarnya.

“Yang ketiga islahin bainan nas,” ucapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menurut dia, yang ketiga ini sangat lah penting, yaitu Fatayat NU harus bertransformasi dan berubah ke arah yang lebih baik lagi. Ia menegaskan, apa pun yang dilakukan oleh Fatayat NU, seharusnya berorientasi kepada kebaikan-kebaikan bersama.

Oleh karena itu, tiga hal tersebut seharusnya menjadi modal dan bekal Fatayat NU dalam menjalankan organisasinya.?

Ia mengaku senang dengan beberapa kegiatan Fatayat NU yang sudah mengarah ke sana. Namun demikian, ia meminta Fatayat NU untuk terus aktif dalam kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi semua. (Muchlishon Rochmat/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Meme Islam, Hadits Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock