Tampilkan postingan dengan label Ubudiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ubudiyah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Maret 2018

Kisah Ahli Puasa Dzulhijjah Diziarahi Rasulullah dan Para Sahabat

Dalam kitab An-Nawâdir karya Syekh Syihabuddin Ahmad ibn Salamah al-Qalyubi diceritakan, suatu kali Abu Yusuf Ya’qub bin Yusuf bercerita tentang salah seorang sahabatnya yang unik. Ia orang yang wara’ dan takwa meski orang-orang mengenal karibnya itu sebagai orang fasik dan pendosa.

Sudah dua puluh tahun Abu Yusuf melakukan tawaf di sekitar Ka’bah bersamanya. Tak seperti Abu Yusuf yang berpuasa terus menerus (dawâm), sahabatnya ini sehari puasa sehari berbuka.

Kisah Ahli Puasa Dzulhijjah Diziarahi Rasulullah dan Para Sahabat (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Ahli Puasa Dzulhijjah Diziarahi Rasulullah dan Para Sahabat (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Ahli Puasa Dzulhijjah Diziarahi Rasulullah dan Para Sahabat

Memasuki 10 hari bulan Dzulhijjah, sahabat Abu Yusuf ini menunaikan puasa secara sempurna kendati ia berada di padang sahara yang tandus. Bersama Abu Yusuf, ia masuk kota Thurthus dan menetap di sana untuk beberapa lama. Di tempat gersang inilah, persisnya di sebuah kawasan reruntuhan bangunan, ia wafat tanpa seorang pun yang tahu kecuali Abu Yusuf.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Abu Yusuf pun keluar mencari kain kafan dan alangkah kagetnya tatkala dirinya kembali menyaksikan kerumunan orang berkunjung, mengafani, sekaligus menyalati jenazah sahabatnya tersebut di tempat yang semula tak berpenghuni. Karena begitu ramainya, Abu Yusuf sampai tak bisa masuk lokasi reruntuhan bangunan itu.

Para pelayat menyebut-nyebut almarhum sebagai orang yang zuhud dan termasuk dari kekasih Allah (waliyyullah).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Subhanallah, siapa yang mengumumkan kematiannya hingga orang-orang berbondong-bondong bertakziah, menyalati, dan menangisi kepergiannya?” Kata Abu Yusuf.

Setelah melalui perjuangan keras, Abu Yusuf akhirnya berhasil menghampiri jenazah sahabatnya tersebut dan terperanjat saat melihat kain kafan yang tak biasa. Pada kain itu tercantum tulisan berwarna hijau:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Inilah balasan orang yang mengutamakan ridha Allah ketimbang ridha dirinya sendiri; orang yang rindu menemui-Ku dan karenanya Aku pun rindu menemuinya.”

Selepas melaksanakan shalat jenazah dan mengebumikannya, rasa kantuk berat menghampiri Abu Yusuf hingga akhirnya tertidur. Di dunia mimpi inilah Abu Yusuf menyaksikan sahabatnya yang ahli puasa tersebut menunggang kuda hijau serta berpakaian hijau dengan sebuah bendera di tangannya. Di belakangnya ada seorang pemuda tampan berbau harum. Di belakang pemuda ini, ada dua orang tua diikuti di belangnya lagi satu orang tua dan satu pemuda.

“Siapa mereka?” Tanya Abu Yusuf.

“Pemuda tampan itu adalah Nabi kita Muhammad shallallâhu ‘alaihi wasallam. Dua orang tua itu adalah Abu Bakar dan Umar, sementara orang tua dan pemuda itu adalah Utsman dan Ali. Dan akulah pemegang bendera di depan mereka,” jelas almarhum sahabatnya dalam mimpi itu.

“Hendak ke manakah mereka?”

“Mereka ingin meziarahiku.”

Abu Yusuf pun kagum, “Bagaimana kau bisa mendapatkan kemuliaan semacam ini?”

“Sebab aku memprioritaskan ridha Allah dibanding ridha diriku sendiri dan aku berpuasa pada 10 hari Dzulhijjah,” jawab sahabatnya.

Abu Yusuf pun bangun dari tidur, lalu sejak itu ia tak pernah meninggalkan amalan puasa itu hingga akhir hayat.

Anjuran memperbanyak amal saleh pada 10 hari pertama Dzulhijjah termaktub dalam beberapa hadits. Misalnya hadits riwayat Ibnu ‘Abbas yang ada di dalam Sunan At-Tirmidzi yang mengatakan, “Tiada ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini (Dzulhijjah).”

Meskipun disebutkan kata “sepuluh hari”, puasa jika dimulai 1 Dzulhijjah cukup dijalankan sembilan hari karena tanggal 10 Dzulhijjah (juga hari tasyriq: 11, 12, 13 Dzulhijjah) adalah hari terlarang untuk berpuasa. Sebagaimana pendapat An-Nawawi sebagaimana dikutip Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi bahwa yang dimaksud dengan ayyamul ‘asyr (10 hari) adalah 9 hari sejak tanggal 1 Dzulhijjah. Wallahu a’lam. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 03 Maret 2018

Stand Majalah Bangkit PWNU DIY di Muktamar Ramai Pengunjung

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of ShamDi ajang Muktamar ke-33 NU di Jombang, 1-5 Agustus, Majalah Bangkit PWNU DIY membuka stand di kompleks Pesantren Tebuireng dan di sekitar alun-alun Jombang. Stand tersebut menjajakan merchandise khas muktamar yakni kaos dan poster ibroh Rais Aám. Sejak dibuka sabtu sore, stand Majalah Bangkit tersebut ramai pengunjung. “Kami sampai kuwalahan melayani pengunjung yang sejak stand kami buka, tak putus-putus. Sampai-sampai, kaos khas muktamar laris manis dan habis malam itu juga,” ujar Muhlisin penjaga stand di Tebuireng, Ahad (02/08)Selain kaos, poster ibroh Rais A’am khas Majalah Bangkit juga laris manis. Poster ibroh yang paling digemari adalah poster ibrohnya KH Hasyim Asyári yang berbunyi, “Siapa yang mengurus NU, saya anggap santriku, siapa yang menjadi santriku saya doakan khusnul khotimah beserta keluarganya.“Begitu stand kami buka, beberapa jam kemudian Poster ibroh KH Hasyim Asy’ari langsung ludes dibeli para pengunjung. Hari ini, rencananya tim dari Jogja akan mengirimkan lagi kaos dan poster ibroh Rais Aám,” tambahnya.? Ditemui terpisah, senada dengan Muhlisin, Yayan penjaga stand di Alun-alun Jombang juga mengungkapkan hal yang sama. “Ini di luar dugaan. Para pengujung begitu antusias membeli merchandise yang kami jajakan. Kaos dan poster ibroh Rais Aam khas Majalah Bangkit ludes diserbu pengujung dan habis malam itu juga,” ujarnya. Menurut Pimpinan Redaksi Majalah Bangkit PWNU DIY, Muhammadun, larisnya merchandise yang dijajakan di stand Majalah Bangkit dikarenakan merchandise tersebut berkaitan langsung dengan muktamar. “Kaos muktamar dan Ibroh Rais Aám yang kami jual berkaitan langsung dengan muktamar. Bukan hanya kaos biasa saja. Selain itu, desain-desain baju kami juga beda dengan yang lain. Jadi wajar kalau antusiasme pengunjung begitu besar. (Nur Rokhim/Mukafi Niam)Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Stand Majalah Bangkit PWNU DIY di Muktamar Ramai Pengunjung (Sumber Gambar : Nu Online)
Stand Majalah Bangkit PWNU DIY di Muktamar Ramai Pengunjung (Sumber Gambar : Nu Online)

Stand Majalah Bangkit PWNU DIY di Muktamar Ramai Pengunjung

Selasa, 06 Februari 2018

Muslimat NU Suarakan Pentingnya Perlindungan Konsumen

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Sedikitnya 100 ibu-ibu anggota Muslimat NU Jakarta Utara menjadi peserta kegiatan bertajuk Penyuluhan Konsumen Cerdas di Kantor MUI Jakarta Utara, Selasa (28/2) lalu.

Acara ini terselengara atas kerja sama Muslimat NU Jakarta Utara dan Kementerian Perdagangan RI. Forum ini menghadirkan Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Diah Palupi yang berbicara perihal pentingnya mutu produk terhadap keamanan konsumen dan praktisi perlindungan konsumen Jakarta Aman Sinaga dengan materi peranan badan penyelesaian sengketa konsumen.

Muslimat NU Suarakan Pentingnya Perlindungan Konsumen (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Suarakan Pentingnya Perlindungan Konsumen (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Suarakan Pentingnya Perlindungan Konsumen

Selain itu, Ketua PP Muslimat NU Hj Siti Aniroh SEY juga hadir dan menyajikan materi Perlindungan Konsumen Perspektif Hukum Islam.

Aniroh menegaskan pentingnya Muslimat NU melakukan peningkatan perlindungan kepada konsumen serta mengupayakan tersedianya makanan yang sehat.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan berkualitas perlu dijiwai ajaran Islam Ahlusunnah wal Jama’ah termasuk dalam penyediaan makanan yang dikonsumsi keluarga,” kata Aniroh.

Sekretaris Muslimat NU DKI Jakarta Yayah Ruchyati menyampaikan pada Kamis (3/2), acara tersebut sangat penting untuk menggerakkan peran Muslimat NU DKI Jakarta dalam memberikan pemahaman betapa perlunya perlindungan bagi konsumen.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Agar anggota Muslimat bisa menyampaikan pengetahuan mengenai pentingnya pengertian serta pemahaman hukum Undang-undang perlindungan konsumen,” ujar Yayah. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ubudiyah, Makam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 02 Februari 2018

Marhabanan Bernuansa Maroko

Suara merdu khas Maulid Addiba’i bergema di Kenitra, Maroko, Jum’at (22/3) malam lalu waktu setempat. Masjid Indonesia di Kenitra berkehormatan untuk menjadi tempat di laksankannya acara peringatan Maulid yang diselenggarakan oleh Kader NU di Maroko dan Majelis ilmi Kenitra.

Malam itu Masjid Indonesia yang ? di dirikan atas prakarsa Raja Muhammad V sebagai prasasti atas kedatangan Presiden Soekarno pada tahun 1960, ? menjadi saksi betapa hubungan antara kedua negara (Indonesia-Maroko) begitu erat terlebih untuk para kaum pesantren.

Marhabanan Bernuansa Maroko (Sumber Gambar : Nu Online)
Marhabanan Bernuansa Maroko (Sumber Gambar : Nu Online)

Marhabanan Bernuansa Maroko

Acara yang di mulai selepas shalat maghrib ini, turut di hadiri oleh Duta Besar LB BP Indonesia Untuk Kerajaan Maroko KH. Tosari Widjaja dan delagasi PBNU antara lain Katib Syuriyah KH Musthofa Aqiel Siradj, Ketua LBM PBNU KH Zulfa Mustofa, KH Mahfudz Airun selaku wakil LBM PBNU serta ketua Majelis ilmi Kenitra.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an acara yang berdurasi selama satu jam ini menarik para penduduk sekitar untuk hadir dan meramaikan acara terutama saat mahalul qiyam pada pembacaan Maulid addiba’i.

“Ini merupakan acara perdana yang menjadi pengangkat sejarah hubungan islam aswaja Indonesia dan Maroko, islam yang indah berasaskan tawasuth, tasamuh, tawazun dan i’tidal”. ? tutur Rifqi Maula anggota PCINU Maroko.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Setelah acara selesai, para delegasi yang sebelumnya telah bertemu dengan Kementrian wakaf dan Majelis ilmi pusat Maroko berkenan bertandang ke kediaman para mahasiswa/i STAINU program kelas Internasional di Universitas Ibn Thufail Kenitra.

Turut hadir , H Husnul Amal, MA selaku Dewan Mustasyar PCINU Maroko, Habib Choirul Mustain Lc, ? ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Maroko beserta anggotanya, Muannif Ridwan selaku ketua Tanfidziyah PCINU Maroko beserta anggotanya ? dan para mahasiswa STAINU Jakarta yang sedang mengikuti program kelas internasional di Universitas Ibn. Thufail, Kenitra.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Kontributor: Kusnadi El-Ghezwa*

*Koordinator Media Informasi PPI Maroko dan Koordinator Lajnah Talif wa Nasyr PCINU Maroko.

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 31 Januari 2018

IPPNU Probolinggo Latih Menulis Pelajar

Probolinggo, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sedikitnya 50 kader NU dari Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) SMA, SMK dan MA di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU se-Kota Probolinggo mendapatkan pelatihan menulis dari Pimpinan Cabang IPPNU Kota Probolinggo, Sabtu (24/1).

IPPNU Probolinggo Latih Menulis Pelajar (Sumber Gambar : Nu Online)
IPPNU Probolinggo Latih Menulis Pelajar (Sumber Gambar : Nu Online)

IPPNU Probolinggo Latih Menulis Pelajar

Pelatihan menulis yang dikemas dalam pendidikan dan pelatihan (diklat) pers dan jurnalistik ini digelar di Kantor PCNU Kota Probolinggo di Jalan Bengawan Solo Kelurahan Kedopok, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Sebagai narasumber hadir Rifki Riva Amalia, selaku pimpinan redaksi salah satu media lokal di Kota Probolinggo.

Sekretaris PC IPPNU Kota Probolinggo Imro’atul Azizah menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk melatih dan mencetak kader-kader pelajar NU yang berkualitas dan ahli dalam bidang jurnalistik.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kegiatan ini dilakukan supaya pelajar NU bisa mengikuti kemajuan dan perkembangan zaman. Sebab semakin hari ilmu pengetahuan dan teknologi terus mengalami kemajuan. Semoga dengan adanya kegiatan ini para pelajar NU bisa membuat tulisan yang baik. Dengan demikian apa yang dilakukan bisa dibaca oleh daerah lain sekaligus sebagai motivasi agar lebih semangat berkhidmat di NU,” ungkapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selain mendapatkan teori, para pelajar NU tersebut juga diajari cara membuat artikel dan membuat berita yang mengandung unsur 5 W+1 H. Bahkan dalam kesempatan tersebut, para pelajar diajak melakukan simulasi wawancara dengan narasumber sekaligus membuat beritanya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Makam, Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Senin, 29 Januari 2018

Guru Harus Bisa Bedakan Antara Jihad dan Terorisme

Malang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Abd. Rahman Masud menengarai adanya kerancuangn pemahaman pada sebagian masyarakat, termasuk peserta didik di sekolah dan madrasah, terhadap istilah terorisme dan jihad. Untuk itu, Rahman berharap para guru pendidikan agama mampu memberikan pemahaman yang benar tentang kedua istilah tersebut kepada para peserta didiknya.

Guru Harus Bisa Bedakan Antara Jihad dan Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)
Guru Harus Bisa Bedakan Antara Jihad dan Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)

Guru Harus Bisa Bedakan Antara Jihad dan Terorisme

Hal ini disampaikan Rahman saat memberikan sambutan pada Workshop “Model Pembelajaran Agama untuk Menjawab Perkembangan Terorisme atau Radikalisme di Kalangan Anak Usia Dini dan Remaja” di Gedung Hall B7 Universitas Malang, Sabtu (14/11). Workshop ini digagas oleh Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kemenag bekerjasama dengan Universitas Malang seperti dikutip dari laman kemenag.go.id.?

Di hadapan ? 150 ? peserta yang terdiri dari guru SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA se ? Kota Malang, Abd. Rahman mengatakan bahwa secara konseptual, ada perbedaan signifikan antara terorisme dengan jihad karena keduanya memiliki misi dan ideologi yang berbeda.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Terorisme bersifat destruktif dan berdampak sosiologis-psikologis terhadap sasaran aksi teror, sedangkan jihad, jika dimaknai dalam pengertian “peperangan fisik”, memiliki kode etik,” terang Rahman.

Kode etik yang dimaksud, lanjut Rahman, antara lain kooperatif dan meminimalisasi efek terhadap warga sipil dan konsern pada kerusakan lingkungan.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Para pendidik, guru dan dosen, dalam proses pembelajaran agama di sekolah dan kampus, dapat menjelaskan kepada peserta didik soal perbedaan ini,” katanya.?

Selain itu, hal penting yang perlu dipahami generasi bangsa Indonesia adalah varian makna kata jihad.?

“Anak usia dini dan remaja harus dipahamkan, bahwa jihad yang merupakan ajaran suci dalam agama Islam, maknanya bukan hanya berperang mengangkat senjata melainkan juga termasuk belajar dengan baik dan sungguh-sungguh. Juga berbakti kepada orang tua secara baik,” tuturnya.

Termasuk yang harus dipahamkan juga terkait pengertian “radikalisme”. Menurut Rahman, radikal dalam beragama, dalam arti meyakini dan memahami agama kita secara mendalam, justeru adalah keharusan. Namun radikalisme agama dalam makna penggunaan kekerasan untuk suatu motif agama, dan ini sering dilekatkan ke Islam, harus ditolak. ? ?

Pemahaman seperti ini penting, menurut Rahman, karena Indonesia adalah negara yang majemuk. Penduduk Indonesia lebih dari 250 juta, meliputi 300 suku bangsa yang memiliki 750-an bahasa daerah, yang menghuni di lebih dari 17.000 pulau yang membentang dari Sabang di belahan Barat hingga Papua di belahan Timur. Selain itu, terdapat 6 agama ? utama yang dipeluk oleh sebagian besar penduduk, yaitu: Islam (87,21%), Kristen (6,9%), Katholik (2,91%), Hindu (1,69%), Buddha (0,72%), dan Khonghucu (0,05%), serta ratusan kepercayaan lokal (local faith) yang dianut masyarakat Indonesia

“Kesadaran kemajemukan atau kesadaran pluralisme, multikulturalisme menjadi suatu prakondisi yang harus dibangun, dicipta dan diperkokoh keberadaannya,” kata Rahman.?

Dalam kaitan ini, Rahman berharap Perguruan Tinggi Agama seperti Unisma Malang dapat memerankan tugas tridharma-nya secara lebih optimal. Melalui fungsi edukasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), kampus dapat memberikan pengayaan wawasan peserta didik tentang hidup bernegara dan beragama secara integral. Dengan fungsi riset, kampus dapat mengkaji secara akademis berbagai dinamika kehidupan keagamaan masyarakat dan menyampaikan hasil dan simpulannya kepada para pengambil kebijakan.?

“Kajian soal radikalisme, terorisme, atau bahkan ISIS, belum banyak dilakukan dan dikontribusikan hasilnya,” ujarnya.?

Sedangkan melalui fungsi pengabdian masyarakat, Rahman berharap kampus dapat turut serta membiakkan budaya damai dalam masyarakat, memberdayakan potensi dan kapasitas umat, serta menyumbangkan ilmu dan wawasan untuk pembentukan masyarakat yang inklusif, moderat, dan damai. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kajian Sunnah, Tegal, Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 13 Januari 2018

Larut Dalam Kegembiraan, Anak-Anak Berebut Buah

Boyolali, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Penyelenggaraan santunan anak yatim di Bantulan, Banyudono, Boyolali, Ahad (2/11) malam, terbilang unik. Usai mendapat santunan, anak-anak langsung menyerbu buah-buahan yang dikemas sedemikian rupa yang diletakkan di beberapa titik.

Larut Dalam Kegembiraan, Anak-Anak Berebut Buah (Sumber Gambar : Nu Online)
Larut Dalam Kegembiraan, Anak-Anak Berebut Buah (Sumber Gambar : Nu Online)

Larut Dalam Kegembiraan, Anak-Anak Berebut Buah

Anak-anak yang mayoritas masih berusia di bawah dua belas tahun itu larut dalam kegembiraan. Irfan salah satu dari mereka mengaku senang karena dapat memetik banyak buah. “Tadi dapat pepaya, pisang, dan kelapa muda,” ungkap bocah kelas V SD itu.

Panitia kegiatan santunan anak yatim Al-Amin, Reka mengatakan pada tahun ini sekitar 250 anak yang mendapatkan bantuan. Lebih lanjut dikatakan olehnya, bantuan itu akan diberikan secara rutin tiap bulan. “Pemberian kali ini hanya simbolis yang dilaksanakan rutin tiap malam 10 Suro,” terang Reka.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sementara itu, dalam ceramahnya KH Amin Budi Harjono menerangkan keutamaan menyantuni anak yatim. “Sebuah keberuntungan besar, pada malam ini kita duduk bersama anak yatim dalam satu majelis yang penuh berkah, ditambah dengan memberikan santunan kepada mereka. Sebab, memberikan santunan kepada anak yatim itu setara dengan ibadah haji,” kata Kiai Amin di hadapan ribuan jamaah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pengasuh pesantren Al-Ishlah Semarang itu menambahkan, menyantuni anak yatim merupakan salah satu bentuk pengamalan sunah Rasulullah saw.

“Mengamalkan sunah rasul, ibarat tanah yang diguyur air hujan menjadi subur dan tumbuh tanaman. Hati kita apabila disirami cahaya akan menumbuhkan sifat dan akhlak yang baik,” tuturnya. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ubudiyah, Nasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 11 Januari 2018

200 Siswi dan Santri Putri Jatim Dididik Sadar Lingkungan dan Kreatif

Malang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sejak Jumat-Ahad (15- 17/1) ratusan pelajar dan santri putri mengikuti "Greencamp Pelajar Putri Mengabdi Tanpa Henti". Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Koordinasi Wilayah Korp Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (DKW KPP IPPNU) Jawa Timur ini dipusatkan di Ground Camp Kebun Teh, Wonosari, Lawang, Malang.

Kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, Ketua PW IPPNU Jatim Etika Rosa Fitri menegaskan bahwa kegiatan yang diikuti dua ratus peserta dari sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Timur ini didesain untuk mengoptimalkan kreatifitas serta kepedulian peserta akan pentingnya memelihara lingkungan.

200 Siswi dan Santri Putri Jatim Dididik Sadar Lingkungan dan Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)
200 Siswi dan Santri Putri Jatim Dididik Sadar Lingkungan dan Kreatif (Sumber Gambar : Nu Online)

200 Siswi dan Santri Putri Jatim Dididik Sadar Lingkungan dan Kreatif

"Sesuai temanya, selama berada di sini para peserta diberikan pemahaman terkait upaya untuk meningkatkan kreatifitas dan pentingnya menjaga lingkungan sekitar," ujarnya, Sabtu (16/1).

Kreatifitas yang dimaksud adalah dengan diberikannya kompetisi antarpeserta dalam mengembangkan ide dan kreasi dalam lomba. "Ada lomba majalah dinding tiga dimensi, pertolongan pertama gawat darurat, serta kreasi seni," katanya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Seluruh lomba tersebut dalam satu tema yakni sadar lingkungan, lanjutnya.

Tidak semata kreatifitas yang ditekankan pada kegiatan ini. "Yang tak kalah penting adalah kemandirian," kata Hakimatus Zahidiyah. Salah seorang panitia ini mengemukakan bahwa selama mengikuti kegiatan, peserta harus menyiapkan sendiri kebutuhannya. Dari mulai urusan tenda, makan dan minum, pakaian, akomodasi serta transportasi harus disediakan secara mandiri.

"Panitia hanya menyediakan kaos dan alat tulis bagi mereka," kata Mbak Kikim, sapaan akrabnya. Tidak berhenti hanya itu yang harus dilengkapi peserta. "Karena musim hujan, mereka juga membawa terpal untuk pelindung tenda, payung, jas hujan, bahkan cangkul untuk membuat saluran air," kata Kikim.

Di samping materi kemandirian dan pentingnya menjaga lingkungan, peserta tentu saja menerima materi seputar NU, IPPNU, KPP serta wawasan lain seperti motivasi diri, hingga kesiapan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Meskipun seluruh peserta adalah perempuan, tidak menjadi alasan untuk menggantungkan kepada tenaga laki-laki. "Kami dibantu rekan dari IPNU untuk keperluan pengamanan khususnya ketika malam hari saat istirahat," kata Ana Wijayanti. Ada 6 orang yang berjaga di ring kawasan tenda peserta, serta sisanya berjaga dari mulai pukul 23.00 hingga pagi hari, lanjutnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Inilah ikhtiar para santri dan pelajar putri yang terhimpun dalam IPPNU Jawa Timur menghadapi pemanasan global dan persaingan bebas serta ideologi transnasional yang kian berat. "Semoga upaya kami bisa memberikan manfaat dan bekal bagi generasi muda NU, khususnya para perempuan dalam menghadapi tantangan di zamannya," pungkas Bara Putri Rianda yang diamini sejumlah panitia. (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 21 Desember 2017

UNU Sumbar-Ansor Pariaman Kerja Sama Cegah Radikalisme

Padang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sumatera Barat menandatangani nota kesepahaman dengan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Pariaman dan Padang Pariaman dalam program antisipasi penyebaran paham radikal kepada lulusan SMA yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

UNU Sumbar memberikan kesempatan kepada GP Ansor Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman untuk merekomendasi tamatan SMA/SMK/MAN yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

UNU Sumbar-Ansor Pariaman Kerja Sama Cegah Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)
UNU Sumbar-Ansor Pariaman Kerja Sama Cegah Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)

UNU Sumbar-Ansor Pariaman Kerja Sama Cegah Radikalisme

Demikian diungkapkan Wakil Rektor III UNU Sumbar Arianto, Kamis (20/7/2017), ketika penandatanganan MoU itu dengan GP Ansor Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, di Rawang, Pariaman Tengah, Kota Pariaman. Penandatanganan dilakukan Wakil Rektor II UNU Nazaruddin yang juga Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNU Sumbar dengan Ketua PC Ansor Kota Pariaman Ory Sativa Sakban dan Ketua PC Ansor Kabupaten Padang Pariman Zeki Aliwardana.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Menurut Arianto, UNU hadir di Sumatera Barat salah satunya bertujuan untuk mencetak sarjana-sarjana yang memiliki pemahaman Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, mencintai tanah air NKRI, dan berakhlakul karimah. "Belakangan ini banyak tamatan SMA/SMK/MAN yang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi terpengaruh oleh pemikiran radikal dan bertentangan dengan nilai-nilai dan paham dari orangtuanya," kata Arianto.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Akibatnya, setelah kuliah dan menyelesaikan pendidikan, pemahaman keagamaannya sudah bergeser bahkan bertentangan dengan orangtuanya sendiri. Pulang ke kampungnya sudah mulai menyalahkan tradisi yang selama menjadi perekat dalam kehidupan bermasyarakat, kata Arianto.

Kehadiran UNU Sumbar menurutnya justru memperkuat nilai-nilai yang sudah ada di Sumatera Barat. Kearifan lokal Sumatera Barat yang dikenal dengan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, menjadi acuan dalam melahirkan lulusan UNU. "Bagi UNU, mahasiswa harus ditanamkan rasa cinta NKRI. Karena NKRI lahir salah satunya tidak terlepas dari peran ulama, terutama yang tergabung di Nahdlatul Ulama," tutur Arianto.

Sementara itu, Ketua PC Ansor Kabupaten Padang Pariaman Zeki Aliwardana menyebutkan, kita akan dorong tamatan SMA dan sederajat di Kabupaten Padang Pariaman untuk melanjutkan pendidikannya ke UNU Sumbar. Padang Pariaman yang mayoritas masyarakat sangat sesuai dengan misi pendidikan tinggi yang dikembangkan UNU tersebut.

"Makin gencarnya serangan pemikiran radikal dan terhadap praktek keagamaan yang ada di Padang Pariaman belakangan ini, maka harus dilakukan upaya membentengi generasi muda. Salah satunya tamatan SMA harus memasuki lembaga pendidikan tinggi yang dapat dipastikan membentengi mahasiswanya dari paham radikal dan tidak mengkafir-kafirkan umat Islam lainnya.

"Dari 100-an nagari yang ada di Padang Pariaman, diupayakan minimal satu orang dapat direkomendasi melanjutkan pendidikan ke UNU Sumbar. Secara bertahap akan lahir sarjana yang membentengi Islam berpaham Ahlussunnah Waljamaah dari Padang Pariaman sebagaimana misi dari UNU Sumbar," kata Zeki yang juga mantan Sekretaris Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pariaman ini. (Armaidi Tanjung/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ubudiyah, Kajian Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 16 Desember 2017

Wallahul Muwaffiq ila Aqwamit Tharieq

Kalimat penutup pidato dan surat-menyurat khas warga NU sebelum salam penutupan. Arti harfiahnya: “Allah adalah Dzat yang memberi petunjuk ke jalan yang selurus-lurusnya.” Istilah ini diciptakan oleh KH Ahmad Abdul Hamid dari Kendal, Jawa Tengah. 

Sebelum menciptakan kalimat Wallahul muwaffiq ila aqwamit-tharieq, Kiai Ahmad telah menciptakan istilah Billahit taufiq wal-hidayah. Namun karena Billahit taufiq wal hidayah kemudian digunakan oleh hampir semua kalangan umat Islam, maka ia merasa kekhasan untuk orang NU tidak ada lagi. 

Wallahul Muwaffiq ila Aqwamit Tharieq (Sumber Gambar : Nu Online)
Wallahul Muwaffiq ila Aqwamit Tharieq (Sumber Gambar : Nu Online)

Wallahul Muwaffiq ila Aqwamit Tharieq

Untuk itu ia menciptakan istilah baru, Wallahul muwaffiq ila aqwamit tharieq yang dirasakan cukup sulit ditirukan oleh orang non-NU.

KH Ahmad Abdul Hamid adalah salah satu ulama kharismatik di Jawa Tengah. Ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren al-Hidayah dan Imam Masjid Besar Kendal. Karena peran dan ketokohannya, masyarakat Kendal menyebutnya sebagai “Bapak Kabupaten Kendal”. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kiprah Kiai Ahmad, demikian panggilannya sehari-hari, di lingkungan NU dimulai dari tingkat daerah sampai PBNU. Beberapa posisi penting di NU yang pernah didudukinya adalah Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Kendal, Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah (dengan Katib KH Sahal Mahfudz), dan terakhir sebagai Mustasyar PBNU. Ia juga tercatat sebagai distributor majalah Berita NO, yang terbit tahun 1930an. Dalam sebuah tulisan, Kiai Sahal Mahfudz menyebutkan bahwa Kiai Ahmad menyimpan dokumen-dokumen majalah NU seperti Buletin LINO (Lailatul Ijtima Nadhlatoel Oelama)

Kiai Ahmad termasuk sangat produktif menulis dan menerjemahkan kitab-kitab. Kitab-kitabnya umumnya ditulis dalam bahasa Jawa dengan tulisan Arab Pegon. Salah satu tulisannya yang cukup fenomenal adalah terjemahan Qanun Asasi Hadlratus Syech KH Hasyim Asy’ari yang ia terjemahkan atas permintaan Sekretaris Jenderal PBNU Prof. KH Saifudin Zuhri. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Terjemahan tersebut telah dimulai oleh KH Mahfud Sidiq, tetapi tidak selesai sehingga PBNU meminta Kiai Ahmad untuk menyelesaikannya. Terjemahan itu oleh Kiai Ahmad dinamakan Ihyau Amalil Fudlala’ Fi Tarjamati Muqaddimatil Qanunil Asasi li-Jam’iyati Nahdlatil Ulama. 

KH Ahmad Abdul Hamid wafat pada 14 Februari 1998 bertepatan dengan 16 Syawal 1418 H. (Sumber: Ensiklopedi NU)  

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Cerita, Ubudiyah, AlaNu Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 07 Desember 2017

LAZIS NU Posisikan Diri Sebagai Lembaga Pemberdayaan

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Direktur LAZIS NU Amir Makruf menyatakan lembaga yang dipimpinnya saat ini mengambil positioning atau memposisikan diri sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat, bukan lembaga aksi tanggap bencana yang sudah banyak digeluti oleh LAZIS lainnya.



LAZIS NU Posisikan Diri Sebagai Lembaga Pemberdayaan (Sumber Gambar : Nu Online)
LAZIS NU Posisikan Diri Sebagai Lembaga Pemberdayaan (Sumber Gambar : Nu Online)

LAZIS NU Posisikan Diri Sebagai Lembaga Pemberdayaan

Ia melihat sektor ini belum banyak dilirik oleh lembaga zakat, yang sebagian besar sangat kuat dalam program aksi tanggap darurat, padahal problem kemiskinan merupakan persoalan besar di Indonesia.

“Mayoritas penduduk miskin Indonesia adalah NU, karena itu LAZIS NU harus menjadi lembaga pemberdaya, bukan tanggap bencana dan belum ada yang mempositioningkan seperti ini. Bahwa urusan bencana bagian dari LAZIS NU, iya, tetapi saya ingin konsen di training dan pemberdayaan,” katanya dalam Diskusi Kamisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, (23/12).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Untuk menjadi lembaga zakat yang dipercaya, ia akan menggunakan prinsip-prinsip manajemen modern dalam organisasinya, salah satunya laporan keuangan yang terpercaya sehingga publik mau menitipkan amanahnya ke LAZIS NU.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Soal laporan keuangan, saya hati-hati betul. Kemarin pada waktu hari raya kurban, saya juga menegaskan tak mengambil untuk satu rupiah pun mengambil untung dari pembelian sapi. Tidak sekerat daging kurban pun saya mengambil,” katanya.

Untuk pelaporan transaksi keuangan, ia akan menggunakan prinsip laporan keuangan yang bisa diaudit oleh akuntan publik dan dilaporkan secara berkala kepada masyarakat.

   

Ditegaskannya, problem pengentasan kemiskinan merupakan kerja berat yang harus dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai kelompok, karena itu harus bersinergi dengan siapapun, tak mungkin kita melakukan sendiri.

“Saya tidak punya ambisi terlalu besar mengumpulkan sekian besar dana, tapi kita juga memiliki ambisi untuk menginspirasi orang dan melakakan hal yang sama. Ini lebih cepat berhasil daripada melakukan sendiri untuk semuanya,” paparnya.

Untuk menggerakkan masyarakat agar terlibat dalam gerakan LAZIS NU ini, ia membangun jaringan relawan NU, yang selama ini telah lama bergerak dalam pemberdayaan masyarakat. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Syariah, Ubudiyah, Aswaja Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 06 Desember 2017

Inilah Lima Ikrar Damai Lintas Agama pada Haul Ke-7 Gus Dur

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sebuah deklarasi damai oleh para pemuka lintas agama turut mengisi puncak peringatan Haul Ke-7 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang dihadiri Presiden Joko Widodo, Jumat (23/12), di kediaman Gus Dur di Jalan Warung Silah Nomor 10, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Inilah Lima Ikrar Damai Lintas Agama pada Haul Ke-7 Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Lima Ikrar Damai Lintas Agama pada Haul Ke-7 Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Lima Ikrar Damai Lintas Agama pada Haul Ke-7 Gus Dur

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj memimpin proses pembacaan deklarasi yang diberi nama “Ikrar Ciganjur” itu. Setelah diteken, piagam Ikrar Ciganjur diserahkan kepada Jokowi selaku kepala Negara.

Para tokoh lintas agama yang secara serentak turut membaca ikrar tersebut di atas panggung adalah Pendeta S.A.E Nababan, Biksu Suryanadi Mahathera, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Ignatius Suharyo, Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Uung Sendana, tokoh Hindu Yanto Jaya,? dan tokoh penghayat aliran kepercayaan Engkus Ruswana.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Prosesi deklarasi disaksikan mantan wakil presiden Boediono, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Tito Karnavian, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, para kiai, para seniman, dan ribuan hadirin yang hadir memadari lokasi acara.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Berikut adalah bunyi lengkap teks deklarasi “Ikrar Ciganjur”:

Demi tegaknya harkat dan martabat manusia, terciptanya kehidupan yang lebih baik bagi generasi saat ini dan masa depa, serta demi tegaknya kedaulatan dan keutuhan NKRI, kami umat beragama warga negara Indonesia berikrar:

1. Akan senantiasa menjaga kedamaian, kerukunan, persaudaraan dan keadilan antar sesama umat beragama.

2. Menciptakan suasana sejuk, harmonis dan bebas konflik antar sesama umat beragama

3. Memelihara keberagaman dan perbedaan dengan saling melindungi berbagai agama dan keyakinan yang ada di Indonesia secara tulus dan sungguh-sungguh

4. Menolak segala bentuk intimidasi dan pemaksaan agama/keyaknian serta menolak anarki kekerasan dalam beragama

5. Mendukung pemerintah untuk menegakkan konstitusi yang melindungi hak warga negara dalam menjalankan agama dan keyakinannya

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi dan melindungi kita semua.

(Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham News, Warta, Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jumat, 01 Desember 2017

Asad Ali: PBNU Dapat Suntikan Semangat Arek-arek Suroboyo

Surabaya, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH As’ad Said Ali mengatakan, PBNU akan terus berjuang mengembalikan tatanan negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 yang benar.

Asad Ali: PBNU Dapat Suntikan Semangat Arek-arek Suroboyo (Sumber Gambar : Nu Online)
Asad Ali: PBNU Dapat Suntikan Semangat Arek-arek Suroboyo (Sumber Gambar : Nu Online)

Asad Ali: PBNU Dapat Suntikan Semangat Arek-arek Suroboyo

"Marilah dari Surabaya ini kita berjihad mengembalikan tatanan negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 yang benar," katanya dalam acara puncak Napak Tilas Resolusi Jihad di Jalan Bubutan Surabaya, Ahad (24/11) kemarin.

“Selama ini kita sudah berjuang dan sangat bersemangat. Dengan ditambah suntikan semangat dari arek-arek Suroboyo ini PBNU menjadi lebih semangat,” katanya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sebelumnya, penggagas Napak Tilas Resolusi Jihad, Choirul Anam, membacakan naskah semacam petisi dari warga NU mengenai kondisi bangsa Indonesia pasca reformasi. Naskah itu dirumuskan dalam peringatan Resolusi Jihad beberapa waktu lalu di Surabaya yang selanjutnya diserahkan kepada PBNU.

Mantan wakil presiden Jendral (purn.) Tri Sutrisno yang dalam Napak Tilas itu disebut-sebut sebagai “bapak arek Suroboyo” juga mengusulkan untuk dilakukan kajian ulang atas perubahan UUD 1945 yang menyebabkan rusaknya tatanan Negara Indonesia yang didirikan oleh para ulama dan pejuang kemerdekaan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

As’ad Said Ali mengatakan, tatatan negara Indonesia pasca reformasi, teutama ditandai perubahan UUD 1945 yang dilakukan empat kali, menyebabkan Indonesia terjerumus dalam sistem ekonomi pasar bebas. Menurutnya, para ulama dalam Munas ALim Ulama NU di Cirebon beberapa waktu lalu telah menegaskan perlunya gerakan kembali ke Khittah Indonesia 1945.

“Musuh kita saat ini adalah fundamentalisme pasar bebas. Negara-negara barat ingin menghegemoni kita. Yang kita tolak adalah keinginan untuk menguasai itu yang jelas-jelas melanggar kedaulatan negara,” katanya.

“Kita tiidak boleh diam. Kita akan dituntut oleh anak cucu kita nanti jika jika diam saja. PBNU akan terus berjuang. Kami tidak akan berhenti sebelum semua tercapai,” katanya.

Selain Tri Sutrisno, hadir dalam acara puncak Napak Tilas Resolusi Jihad itu antara lain putra pahlawan nasional Bung Tomo Bambang Sulistomo, Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Miftahul Akhyar, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Mutawakkil Alallah, sesepuh NU KH Sholeh Qosim, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Halaqoh, Berita, Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Kamis, 16 November 2017

Peserta Munas-Konbes: Terima Kasih, Kempek!

Cirebon, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham?

Para peserta Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2012, mengucapkan terima kasih kepada pesantren Kempek yang menjadi sohibul bait. Peserta menilai Kempek sukses menyelenggarakannya.

A. Hasyim Asy’ari, salah seorang peserta Munas dari PWNU Jawa Barat mengapresiasi positif terhadap pelayanan panitia Munas-Konbes Kempek. ?

Peserta Munas-Konbes: Terima Kasih, Kempek! (Sumber Gambar : Nu Online)
Peserta Munas-Konbes: Terima Kasih, Kempek! (Sumber Gambar : Nu Online)

Peserta Munas-Konbes: Terima Kasih, Kempek!

“Saya sangat mengapresiasi panitia. Mulai dari ikromud dluyuf (menghormati tamu). Kemudian fasilitasnya terintegrasi. Tempat istirahat peserta sangat bagus dan layak. Tidak jauh ke ruang rapat dan tempat makan. Kalaupun ada yang jauh, panitia menyediakan kendaraan,” ungkapnya.

Ia juga menilai kebersihan lokasi sangat terjaga, mulai dari toilet dan halaman. “Juga kalau ada kebutuhan-kebutuhan kecil, para santri cepat tanggap membantu,” tambah Wakil Katib Syuriyah PWNU Jawa Barat tersebut.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Lebih jauh, ia menilai Munas adalah ajang silaturahim yang sangat mahal harganya. “Saya bisa bertemu dengan teman-teman yang sudah lama, ketika di sekolah dan pesantren.”?

Ketua PWNU Sulawesi Utara H Halil Domu, juga mengapresiasi positif terhadap panitia dan pesantren Kempek.?

“Setiap sesuatu yang kita lakukan, ada kurang dan lebihnya. Untuk Munas dan Konbes kali ini, positifnya lebih banyak,” ujarnya.?

Halil menilai, dari segi pelayanan dan tempat sangat memadai, “Pelayanan konsumsi malah sangat berlebihan, menurut saya. Sanitasi ? juga bagus,” tambahnya. ?

KH Muhammad Rasyid, Ketua PWNU Kalimantan Timur terkesan dengan keramahan para santri Kempek.?

“Kita bisa bertemu santri-santri yang sopan-sopan dan ramah-ramah yang tidak mungkin kita temukan di hotel di kota-kota,” tambahnya.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis ? : Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Olahraga, Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 01 November 2017

Diresmikan, Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU Pringsewu Siapkan Program

Pringsewu, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Bertempat di Lapangan Kompleks Gedung NU Pringsewu, Jumat (9/10) Satuan Komunitas (Sako) Pramuka LP Ma’arif NU Pringsewu resmi dikukuhkan. Disaksikan seluruh peserta upacara perkemahan ke-1 Maarif NU Pringsewu, Ketua Kwarcab Pringsewu H Heri Iswahyudi memimpin sendiri peresmiannya.

Hadir pada kesempatan ini Ketua Sako Ma’arif Pusat H Muhsin Ibnu Juhan. Menurut Muhsin, Sako Pramuka Maarif Pringsewu adalah salah satu Sako yang dikukuhkan dari keseluruhan 6 Provinsi dan 17 kabupaten di Indonesia yang sudah ada sebelumnya.

Diresmikan, Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU Pringsewu Siapkan Program (Sumber Gambar : Nu Online)
Diresmikan, Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU Pringsewu Siapkan Program (Sumber Gambar : Nu Online)

Diresmikan, Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU Pringsewu Siapkan Program

Muhsin berharap Sako Pringsewu akan menjadi pembangkit bagi kabupaten-kabupaten lain di Lampung untuk membentuk Sako di wilayahnya masing-masing. "Suatu saat kami ingin datang ke Pringsewu dengan Sako-Sako lain di Indonesia untuk bersama-sama melaksanakan perkemahan Nasional Sako seluruh Indonesia di Pringsewu," harapnya diamini oleh seluruh yang hadir.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sementara itu Ketua Sako Pramuka Ma’arif NU yang sudah dikukuhkan Mas Mustangin mengatakan bahwa dirinya dan seluruh pengurus siap untuk berkiprah dan memajukan Sako Pramuka Maarif Pringsewu. Ia menjelaskan bahwa Sako Pramuka Maarif NU adalah Gerakan Pramuka yang memiliki ciri khas NU dan tidak terpisah dari Gerakan Pramuka Nasional.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Hadir pada pelantikan ini Ketua LP Maarif Lampung H Fauzi, Ketua PCNU Pringsewu H Taufiqurrohim, Ketua LP Maarif Pringsewu Ahmad Rifai, dan beberapa Ketua LP Maarif kabupaten lainnya di Lampung. (Muhammad Faizin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Anti Hoax, Pendidikan, Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sabtu, 28 Oktober 2017

Bekas Markas Pejuang, Rumah Kiai Jember Ini Diusulkan Jadi Cagar Budaya

Jember, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Kiai Umar selain sebagai ulama dan pendiri Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Sumberwringin, Sukowono, Jember, Jawa Timur, juga dikenal sebagai pejuang kemerdekaan. Bahkan rumahnya yang menyatu dengan asrama santri pada zaman revolusi itu menjadi markas berkumpulnya para pejuang, khususnya di Jember bagian timur.

Hal tersebut diungkap oleh penulis buku "Kyai dan Santri dalam Perang Kemerdekaan" KH Sholeh Hayat saat menjadi pemateri dalam Seminar dan Bedah Buku “Kyai dan Santri dalam Perang Kemerdekaan” di auditorium IAIN Jember, Sabtu (29/10).

Bekas Markas Pejuang, Rumah Kiai Jember Ini Diusulkan Jadi Cagar Budaya (Sumber Gambar : Nu Online)
Bekas Markas Pejuang, Rumah Kiai Jember Ini Diusulkan Jadi Cagar Budaya (Sumber Gambar : Nu Online)

Bekas Markas Pejuang, Rumah Kiai Jember Ini Diusulkan Jadi Cagar Budaya

Menurutnya, jasa Kiai Umar dalam merebut kemerdekaan Indonesia juga tidak kecil. Bersama Kiai As’ad Syamsul Arifin, ia bahu-membahu mengusir penjajah. Oleh karena itu, Kiai Sholeh berharap kepada pemerintah agar rumah Kiai Umar dijadikan cagar budaya. “Sudah selayaknya rumah Kiai Umar dijadikan cagar budaya, karena punya nilai historis, lebih-lebih terkait dengan perjuangan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Sepenggal cerita sempat dikuak oleh Kiai Sholeh. Katanya, suatu ketika rumah Kiai Umar dikepung oleh serdadu Belanda. Mereka curiga bahwa rumah tersebut menjadi tempat persembunyian para pejuang. Dengan pongahnya, mereka memasuki pekarangan rumah ayahanda Kiai Khotib itu. Namun Kiai Umar tak kurang akal. “Semua pejuang dan tentara, disuruh ganti baju dan pakai kopiah layaknya santri. Sehingga Belanda tidak menemukan apa yang mereka cari,” urainya.

Harapan serupa juga dilontarkan Katib Syuriyah PCNU Jember, Ustadz MN. Harisudin. Menurutnya, apa yang diharapkan Kiai Sholeh tidaklah berlebihan. Sebab, Kiai Umar memang figur pejuang yang menjadi penggerak rakyat untuk melawan penjajah. “Dan rumahnya difungsikan sebagai markas, yang menjadi sentral perjuangan di wilayah tersebut,” ungkapnya. (Aryudi A. Razaq/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Warta, IMNU, Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 25 Oktober 2017

Jelang Pencoblosan, Ansor Jakbar Pasang 200 Spanduk ‘Menyejukkan’

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham - Mendekati hari pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Barat memasang sedikitnya duaratus spanduk di jalan-jalan utama di Jakarta Barat. Spanduk-spanduk diharapkan dapat menyejukkan kota Jakarta yang sebelumnya dipenuhi spanduk-spanduk bernada provokatif.

Spanduk-spanduk antara lain berbunyi “Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman. Jaga Kedamaian di Jakarta Kampung Kita Semua”, “Pilkada Damai Yes, Fitnah SARA No! Jaga Kerukunan Umat.” Spanduk-spanduk itu antara lain dipasang di sepanjang jalan Daan Mogot, Jalan Panjang, Jalan Gajah Mada, Mangga Dua, Glodok, S. Parman, Mangga Besar, dan Kawasan Kota Tua.

Jelang Pencoblosan, Ansor Jakbar Pasang 200 Spanduk ‘Menyejukkan’ (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Pencoblosan, Ansor Jakbar Pasang 200 Spanduk ‘Menyejukkan’ (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Pencoblosan, Ansor Jakbar Pasang 200 Spanduk ‘Menyejukkan’

“Spanduk juga tersebar di jalan-jalan kampung di delapan kecamatan se-Jakbar,” kata Alfany, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Jakbar kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, Kamis (13/4).

?

GP Ansor berharap warga Jakarta Barat menjaga kedamaian dan menerima siapapun yang akan terpilih dalam pilkada sebagai pilihan rakyat.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dikatakannya, Ansor dan Banser siap melawan kelompok radikal yangg mengintimidasi pemilih ataupun membuat rusuh pilkada.

“Ansor Jakbar juga mendukung polisi dan TNI dalam menjaga keamanan. Ansor juga berharap proses pengadilan Ahok dapat menghasilkan keputusan yang adil dan sesuai fakta hukum dalam persidangan,” kata Alfany.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selain pemasangan spanduk, PC GP Ansor Jakbar juga menyelenggarakan subuh berjamaah, pengajian Ahad dan Dhuha untuk mendinginkan suasana Jakarta. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Kiai, Ubudiyah, Habib Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

GP Ansor Tapteng Gelar Kejuaraan Sepak Takraw

Tapanuli Tengah,Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Sebanyak 19 tim sepak takraw memperebutkan piala bergilir PCNU Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Sembilan belas tim tersebut berasal dari kecamatan Pandan, Sarudik, Badiri, Pinang Sori dan Kota Sibolga. Kegiatan yang diselenggarakan Gerakan Pemuda Ansor Tapanuli Tengah tersebut berlangsung di Pantai Pemandangan kelurahan Hajoran Kecamatan Pandan akhir pekan lalu.

GP Ansor Tapteng Gelar Kejuaraan Sepak Takraw (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Tapteng Gelar Kejuaraan Sepak Takraw (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Tapteng Gelar Kejuaraan Sepak Takraw

Ketua PAC Kecamatan Pandan Sawaluddin Bugis menjelaskan melalui siaran pers yang diterima Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham (14/9), tujuan dari pelaksanaan turnamen ini adalah untuk merangsang para pemain pemula, serta untuk tergalinya potensi-potensi olahragawan sepak takraw.

Guna menumbuhkembangkan olahraga sepak takraw di kalangan generasi muda, sambungnya, dan mendukung serta membantu program-program pemerintah dan Pemkab Tapanuli Tengah di bidang olahraga.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Diharapkan melalui turnamen tersebut, masyarakat dan pemuda dapat mempererat persatuan dan kesatuan di lingkungan masing-masing. “Kegiatan olahraga sebagai sarana dan merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial masyarakat, berkembangnya minat dan bakat generasi muda sesuai dengan bidangnya masing-masing khususnya olahraga takraw,” jelasnya. ?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia juga berharap dengan kegiatan tersebut terjalinnya hubungan silaturrahim antarsesama umat demi terciptanya masyarakat yang aman dan tentram serta lahirnya kebersamaan dan solidaritas pada kader Ansor agar dapat berkontrubusi moral dan sosial kepada masyarakat luas.

Sementara itu, ketua panitia Aidil Adha Sinaga mengatakan, selama turnamen berlangsung sebanyak 19 tim yang turut berlaga dilaksanakan 21 Agustus higga 10 September. “Untuk final bejalan lancar. Tim yang masuk ke final adalah Pondok Saro Senior Kelurahan Sibuluan Indah melawan Tim GP Ansor dan dimenangkan olehTim pondok saro Senior sebagai juara I dan GP Ansor juara II, Sibolga Aster juara III,” bebernya.

Untuk juara I, kejuaraan bertema "Membangun kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah dengan mewujudkan solidaritas dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas" tersebut, mendapat piala bergilir yang akan diperebutkan kembali pada tahun depan.

Sekretaris PCNU Tapanuli Tengah H Alfan Surya Hutagalung didampingi sekretaris PC GP Ansor Munawar Sigalingging dan Wakil Sekretaris Abdul Hamid beserta panitia menyerahkan piala bergilir kepada juara I, II, dan III.

“Turnamen yang baru kita selenggarakan ini merupakan agenda tahunan, makanya untuk di tahun mendatang kita akan mengundang tim takraw dari kabupaten Tapanuli Selatan dan Padang Sidempuan. Tujuannya agar olahraga ini akan dapat lebih berkembang, disamping untuk mempeerat tali silaturahim antara GP Ansor dan masyarakat Tapteng pecinta takraw pada umumnya,” jelasnya. (Bung SB/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ubudiyah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Selasa, 12 September 2017

Nabi Muhammad Dipuji Allah karena Akhlaknya

Purwakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Akhlak menjadi hal paling pokok dalam kehidupan manusia. Ia menjadi parameter bagi keunggulan kualitas kepribadiannya. Atas dasar ini pula Allah memosisikan Rasulullah SAW pada derajat paling tinggi.

”Allah memuji Nabi Muhammad karena akhlaknya, bukan karena ilmunya,” Katib Syuriyah PBNU KH Musthofa Aqil Siroj dalam ceramah peringatan Isra’ dan Mi’raj di Purwakarta, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Nabi Muhammad Dipuji Allah karena Akhlaknya (Sumber Gambar : Nu Online)
Nabi Muhammad Dipuji Allah karena Akhlaknya (Sumber Gambar : Nu Online)

Nabi Muhammad Dipuji Allah karena Akhlaknya

Menurut Kiai Musthofa, berbekal kemuliaan moral, Rasulullah sukses menyebarkan kebenaran Islam dalam waktu kurang dari 23 tahun. Rasulullah merupakan rujukan ajaran dan pusat teladan bagi setiap makhluk di semesta alam ini.

Nahdlatul Ulama, lanjutnya, berusaha mengikuti jejak ini dengan terus mengedepankan akhlak dalam sikap dakwah dan perjuangannya. Ormasi Islam terbesar ini juga tak ingin gegabah menghujat atau memvonis sesat kelompok lain.

Peringatan Isra’ dan Mi’raj digelar bersamaan dengan acara pembukaan Konferenci Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Purwakarta. Perayaan rutin bulan Rajab ini antara lain diisi tahlil, hadlarah, dan tausiyah.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

 

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ubudiyah, Hikmah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Rabu, 02 Agustus 2017

Kapolri, Mendagri dan Cak Lontong Dijadwalkan Hadiri Harlah NU

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham?



Kepala Kepolisian ? Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo dijadwalkan menghadiri peringatan hari lahir (harlah) NU ke-91 yang akan berlangsung di halaman gedung PBNU Selasa malam (31/1).?

Kapolri, Mendagri dan Cak Lontong Dijadwalkan Hadiri Harlah NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Kapolri, Mendagri dan Cak Lontong Dijadwalkan Hadiri Harlah NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Kapolri, Mendagri dan Cak Lontong Dijadwalkan Hadiri Harlah NU

Hal itu dikemukakan Ketua Umum PBNU selepas konferensi pers hasil penelitian Alvara Research Center tentang Potret Keberagamaan Muslim Indonesia di gedung PBNU, Jakarta Senin (30/1).

“Insyaallah Kapolri Pak Tito Karnavian dan Mendagri Tjahjo Kumolo akan hadir,” katanya.?

Ketua Panitia Harlah NU ke-91 H. Masduki Baidlowi menyebutkan, selain Kapolri dan Mendagri, harlah akan dimeriahkan pelawak Cak Lontong serta penampilan penampilan grup musik. Juga pembacaan puisi oleh penyair KH D. Zaawawi Imron dari Madura.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Harlah bertema “Budaya sebagai infrastruktur Penguatan Paham Keagamaan” tersebut mendaulat KH Said Aqil Siroj untuk menyampaikan pidato kebudayaan dan ceramah Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin.?

Peringatan harlah telah berlangsung sejak Senin dengan pameran keris dan manuskrip, ngaji sejarah, dan pemutaran film pemenang Kompetisi Film Pendek Dokumenter dalam rangka Hari Santri.? (Abdullah Alawi)

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Ubudiyah, Makam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock