Minggu, 05 Februari 2012

Ansor Purwakata: Mengaji dan Berdayakan Ekonomi

Purwakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. NU, termasuk Ansor di dalamnya, sekarang tidak boleh berpangku tangan, tapi harus mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif.

Demikian diungkapkan Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Purwakarta Ahmad Anwar Nasihin pada pengajian Rijalul Ansor yang berlangsung di Kecamatan Cikao pada Ahad, (7/4) lalu.  

Ansor Purwakata: Mengaji dan Berdayakan Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Purwakata: Mengaji dan Berdayakan Ekonomi (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Purwakata: Mengaji dan Berdayakan Ekonomi

Mengisi kemerdekaan dengan hal-hala positif adalah cara berterima kasih kepada pejuang dan pendahulu yang menegakkan negeri ini.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Anwar, sapaan akrabnya, kemudian menjelaskan sepak terjang NU dalam lintasan sejarah Indonesia, bahwa organisasi para ulama tersebut turut menegakkan negara ini. Ia memberikan titik tekan kepada peran KH Wahid Hasyim dalam perumusan Pancasila.

Kemudian digelar pengajian persoalan-persoalan agama yang berkembang di masyarakat. Pengajian tersebut selalu didampingi Ketua Rijalul Ansor Kabupaten Purwakarta, Ajengan Yayan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Di sela pengajian, Anwar menjelaskan, pengajian Rijalul Ansor baru berjalan dua bulan belakangan ini. "Di PC seminggu sekali, biasanya dihadiri 30 pengurus, sementara di PAC sebulan dua kali.”

Acara biasanya diisi dengan pengajian: Ya sinan, shalawatan, ngobrol-ngobrol organisasi, diskusi, dan evaluasi. Tempatnya di sekretariat GP Ansor di Jalan RE Martadinata Kota Purwakarta. Sementara kegiatan PAC digelar di pondok pesantren atau masjid.

“Ansor Purwakarta ingin mengembalikan ruh NU ke pondok pesantren dan masjid-masjid,” katanya.

Selain pengajian, GP Ansor Purwakarta juga memeberdayakan ekonomi anggotanya. Yang ditunjukkan kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham adalah budidaya jamur dan usaha konveksi di Desa Pasir Angin Kecamatan Darangdan.

Menurut pengelola budidaya jamur, Ungki Miftahul Muttaqin, hingga saat ini usaha jamur sangat bagus. “Di Purwakarta, bahan bakunya sangat melimpah yaitu tahi gergaji (serbuk kayu bekas menggergaji), bekatul, dan kapur,” jelasnya ketika ditanya Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham kenapa budidaya jamur.

Sementara usaha konveksi, GP Ansor memiliki 6 mesin jahit. Selama ini, pesanan lebih banyak dari sesama pengurus dan anggota, misalnya untuk bendera dan seragam Ansor. Tapi ada juga pesanan dari luar, misalnya dari sekolah.

“Biasanya tahun ajaran baru banyak pesanan,” kata Pupud, pengelola konveksi.    

Penulis: Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham News, Kajian, AlaSantri Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock