Minggu, 18 Februari 2018

NU Jombang: Ahlul Halli wal Aqdi Tak Menjamin Bebas Riswah

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Mekanisme ahlul halli wal aqdi atau pemilihan pimpinan di lingkungan NU oleh sebuah dewan yang dibentuk, tidak sepenuhnya bisa menjamin bebas riswah (money politic).

Namun dibandingkan dengan pemungutan suara, saat ini ahlul halli wal aqdi lebih bisa menghindari praktik riswah. Mekanisme ini bisa dipilih dengan pertimbangan akhoffu dlororain atau memilih yang lebih ringan keburukannya.

NU Jombang: Ahlul Halli wal Aqdi Tak Menjamin Bebas Riswah (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Jombang: Ahlul Halli wal Aqdi Tak Menjamin Bebas Riswah (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Jombang: Ahlul Halli wal Aqdi Tak Menjamin Bebas Riswah

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Rais Syuriyah PCNU Jombang, KH Abd Nashir Fattah kepada Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham, Jumat (8/2), menanggapi keputusan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.

Menurut Kiai Nashir, bukan berarti PCNU Jombang tidak setuju dengan mekanisme ahlul halli wal aqdi. “PCNU Jombang sudah mengusulkan hal tersebut sejak Konferwil yang lalu dan menjelang Muktamar di Makassar, tetapi masih belum mendapat tanggapan yang baik”, tandasnya. 

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

“Kenapa mekanisme ahlul halli wal aqdi tidak bisa menjamin sepenuhnya praktek riswah? Karena masih ada kemungkinan orang-orang yang menjadi anggota ahlul halli wal aqdi tidak bebas dari riswah,” terang kiai yang juga pengasuh Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ini.

Seperti diwartakan, mekanisme ahlul halli wal aqdi akan dijalankannya dalam pemilihan Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur dalam Konferwil yang rencananya akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Bhumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo pada 24-26 Mei 2013 mendatang.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Mekanisme ini diharapkan dapat menghindari kemungkinan terjadi praktik riswah yang saat ini marak terjadi dalam berbagai pemilihan pimpinan di Indonesia.

Dalam perjalanan NU, mekanisme ahlul halli wal aqdi pernah digunakan pada saat memilih KH Abdurrahman Wahid sebagai ketua umum PBNU pada Muktamar NU di Situbondo, 1984. Belakangan, eforia demokrasi mengarahkan pemilihan ketua NU menggunakan sistem suara terbanyak oleh utusan-utusan tiap cabang dan wilayah, bukan lagi oleh dewan.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Muslimin Abdilla

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Warta Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock