Selasa, 07 November 2017

Dikritik, Tiap Konfercab yang Diributkan Masih Berkutat soal Pemilihan

Jombang, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Seakan sudah menjadi kebiasaan setiap gelaran konferensi cabang (Konfercab) NU, tak sedikit orang membincangkan terkait siapa ketua dan rais yang layak menakhkodai pucuk pimpinan NU selanjutnya. Bahasan yang berkutat soal pemilihan ini sebetulnya sudah menghilangkan makna Konfercab NU yang semestinya.

Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jombang H Muslimin Abdilla mengungkapkan, dengan merujuk pada ART NU, bahwa Konfercab adalah assembly (forum permusyawaratan) tertinggi di tingkat cabang. Sebagaimana dalam ART pasal 79 Konferensi Cabang membicarakan dan menetapkan lima hal penting.?

Dikritik, Tiap Konfercab yang Diributkan Masih Berkutat soal Pemilihan (Sumber Gambar : Nu Online)
Dikritik, Tiap Konfercab yang Diributkan Masih Berkutat soal Pemilihan (Sumber Gambar : Nu Online)

Dikritik, Tiap Konfercab yang Diributkan Masih Berkutat soal Pemilihan

"Pertama soal laporan pertanggungjawaban PCNU, kedua pokok-pokok program tahunan, ketiga hukum dan masalah keagamaan dan kemasyarakatan, keempat rekomendasi organisasi, dan selanjutnya memilih rais melalui Ahwa dan memilih ketua," katanya, Sabtu (22/4).

Ia tak menampik, isu yang sedang gencar di permukaan menjelang gelaran Konfercab NU di Kota Santri ini adalah soal pemilihan yang sebenarnya hanya menjadi salah satu bahasan Konfercab dari poin penting lainnya.?

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

"Pemilihan rais dan ketua, sampai saat ini masih menjadi pembicaraan yang paling menonjol, padahal pemilihan hanyalah salah satu dari lima pembahasan dalam Konfercab," tambah pria berkacamata ini.

Dari bahasan tunggal itu, tambah dia, sampai saat ini, peserta Konfercab belum menjadikan materi pokok-pokok program, rekomendasi dan pembahasan hukum dan masalah keagamaan, sebagai bahasan yang lebih penting daripada bahasan tentang pemilihan ketua atau rais," tuturnya.

Pada kondisi yang setagnan ini, lanjutnya, menandakan bahwa organisasi NU masih tergantung kepada individu yang dipilih sebagai rais atau ketua, belum menjadi organisasi yang tergantung dengan program.

"Kalau begini terus, maka program akan tergantung dengan siapa yang menjadi ketua atau rais, bukan ketua atau rais yang harus tergantung dengan program yang diputuskan dalam Konfercab. Sehingga tidak banyak memperhatikan keputusan Konfercab tentang program," paparnya.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Semestinya menurut pria yang kerab disapa Cak Muslimin ini siapapun ketua atau rais harus menjalankan program yang diputuskan dalam Konfercab. Tidak boleh sama sekali keluar dari program yang diputuskan dalam Konfercab.?

"Karena itu, menjadi ketua atau rais adalah beban yang berat, karena harus menjalankan program yang dimanahkan oleh Konfercab," tutupnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Nasional Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock