Senin, 04 September 2017

Raja Yordania Minta Dukungan Penyelesaian Damai Suriah

Jakarta, Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Raja Yordania Abdullah Bin Al-Hussein atau Abdullah II meminta dukungan adanya penyelesaian damai konflik Suriah yang sampai sekarang belum ditemukan titik terangnya. 

Raja Yordania Minta Dukungan Penyelesaian Damai Suriah (Sumber Gambar : Nu Online)
Raja Yordania Minta Dukungan Penyelesaian Damai Suriah (Sumber Gambar : Nu Online)

Raja Yordania Minta Dukungan Penyelesaian Damai Suriah

Jordania yang berbatasan langsung dengan Suriah dilibatkan oleh PBB untuk merumuskan penyelesaian damai, sudah 600 ribu pengungsi ditampung di Jordania.

“Butuh dukungan global untuk penyelesaian konflik ini,” katanya dalam acara Nahdlatul Ulama Sufi Gathering di Jakarta Convention Center, Rabu (26/2).

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Ia menegaskan, inisiatif perdamaian tersebut, harus didasarkan atas keinginan rakyat Suriah sendiri.

Yordania merupakan negara yang memiliki situs-situs tua peninggalan Kristen dan Islam. Karena itu, negara yang juga berbatasan dengan Israel ini menginisiasi sejumlah upaya perdamaian antara Islam dan Kristen. Ia berharap dialog antar agama yang digagas ini bisa melahirkan perdamaian dan perdamaian akan menghasilkan persahabatan.

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Pada kesempatan tersebut, Raja Abdullah II juga mendukung inisiatif perdamaian dua negara antara Palestina dan Israel dengan menggunakan batas wilayah yang ditetapkan pada 1967 dan Yerussalem Timur sebagai ibukota Palestina. 

Menanggapi pernyataan Raja Yordania tersebut, KH Said Aqil Siroj sangat mendukung upaya penyelesaian damai konflik Suriah dan Timur Tengah pada umumnya. Ia menegaskan, NU telah terlibat dalam sejumlah dialog Sunni-Syiah dan penyelesaian konflik yang terjadi di sejumlah negara Muslim. “NU mendorong penyelesaian konflik secara damai,” tegasnya.

Timur Tengah, katanya, bisa belajar dari Indonesia dalam penanganan konflik. Lulusan universitas Ummul Qura Makkah ini menyatakan, di Timur Tengah tidak ada organisasi masyarakat yang bisa menjadi penengah jika terjadi konflik seperti di Indonesia. 

“Jika ada konflik, bedil yang bicara,” tandasnya. 

Hadir pada acara tersebut sejumlah tokoh nasional seperti Jusuf Kalla, Prabowo Subianto, M Nuh, para ketua PWNU seluruh Indonesia serta kader NU dari Muslimat NU, Fatayat, Ansor dan lainnya. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Khutbah Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock