Minggu, 30 Mei 2010

Antara Aku, Anjing Kehausan dan Pelacur Itu

Oleh HM. Nasruddin Anshoriy Ch

Pada malam ganjil di sepuluh hari ketiga bulan puasa

Kubaca makna taubat di Kitab Taurat

Dalam takjub yang mencekik

Antara Aku, Anjing Kehausan dan Pelacur Itu (Sumber Gambar : Nu Online)
Antara Aku, Anjing Kehausan dan Pelacur Itu (Sumber Gambar : Nu Online)

Antara Aku, Anjing Kehausan dan Pelacur Itu

Mulutku tak sanggup memekik

Kureguk keringat Musa di puncak Tursina

Hukum dan keadilan akan bertemu di padang karma

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Jiwaku semakin dahaga

Aku tersungkur ke dalam kubur

Menyimak Daud membaca Zabur

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Debur cinta apalagi yang lebih indah dari kilau permata?

Keindahan tak cuma sebatas mata

Tapi mendidih melelehkan jiwa

Kini kucari kasih yang tanpa pamrih

Pada darah Isa di sepanjang Golgotta

Kasih adalah juru selamat bagi semesta

Sebab sorga tak hanya sekuntum bunga

Di lembah pasrah

Kutemukan anjing kurap menahan gundah

Dahaga mencekik lehernya

Kematian berdiri gagah di depan mata

Lalu pelacur itu

Melepaskan sepatu kusamnya

Bau busuk menyengat di mana-mana

Lebih sampah dari sampah

Lebih tinja dari tinja

Sumur kotor itu pun ditimba dengan sepatu busuknya

Sedangkan di langit

Ribuan malaikat meronta

Dan di atas langit

Berpendar Maha Cahaya

Sumur itu tiba-tiba bening

Dan sepatu itu pun mengharum entah apa sebabnya

Kenapa jiwaku tetap jelaga?

Anjing kurap itu meneteskan air mata

Pelacur itu meneteskan air mata

Ketika hukum dan keadilan pada fatwa Nabi Musa menyentuh hatinya

Ketika keindahan penuh pesona memancar dari syair cinta Nabi Daud

Mengusap ulu hatinya?

Manakala kasih tanpa pamrih yang mengalir dari darah Nabi Isa

Mencuci kesepiannya

Tuhanku,?

Betapa ganjil rinduku menggigil

Betapa ganjil cintaMu memanggil

Hanya padaMu gigil kasihku memanggil

Di sepertiga malam ini

Kutemukan betapa kotornya diri ini

Lebih anjing dari anjing

Lebih sundal dari sundal

Akankah lebih terhina diriku ini

Ketika kesombongan menjadi saksi

Manakala kepongahan menjadi bukti

Saat mulut terus mencaci

Dan merasa paling benar sendiri?

Dari Nu Online: nu.or.id

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham Hikmah, Makam Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham

Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Syam Organizer - Islamic Event Partner | Spirit Of Sham dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock